
suara langkah kaki para penjaga penjara begitu menggema di lorong lorong ruangan penjara. shoote sun, nightwalker dan pemain lainnya bersembunyi di sebuah lorong gelap untuk menghindari para penjaga. mereka tentu tidak berani gegabah bertindak tanpa adanya instruksi dari alan.
"apa yang akan kita lakukan?" bisik nightwalker pada shoote sun.
"kita tunggu disini. alan sedang membuatkan jalan keluar untuk kita semua."
"dia? sendirian?" nightwalker dan yang lainnya tentu tidak percaya dengan perkataan shoote sun.
"kamu belum lihat apa yang bisa dia lakukan jika dia sendirian. jika kita bersamanya kita hanya menjadi beban untuknya."
nightwalker dan yang lainnya pun mengikuti shoote sun untuk tetap bersembunyi. itupun karena mereka memang tidak punya pilihan lain kecuali jika mereka mau berhadapan langsung dengan ratusan penjaga penjara.
sementara di ruang tahanan kegaduhan dari para tahanan dimulai. mereka berteriak kesenangan melihat alan membantai pasukan penjaga penjara satu persatu. para tahanan tentu sangat senang melihat para penjaga yang biasanya menyiksa mereka sekarang sedang disiksa oleh alan.
"anak muda bebaskan kami!"
"ayo bebaskan kami!"
setiap tahanan tentu sudah tidak sabar untuk minta di bebaskan oleh alan. namun alan tetap pada tujuan utamanya. dirinya tetap mengutamakan untuk membebaskan tahanan elf.
"dengar! aku akan mengeluarkan kalian dari sini. kalian semua ikuti aku, tetap tenang jika kondisi memburuk!" selesai membebaskan para elf alan memberi instruksi pada para elf dan meminta para elf untuk membebaskan tahanan yang lainnya.
"dengar! ambil senjata yang bisa kalian gunakan. pergilah! bebaskan diri kalian dari penjara terkutuk ini!" alan membakar semangat para tahanan yang telah bebas.
"ya...hancurkan penjara ini!" teriak semua tahanan bersamaan.
semua tahanan kecuali para elf langsung berlari ke arah pintu keluar penjara. sementara alan dan para elf memilih memisahkan diri dari kelompok para tahanan. alan berhasil menyelamatkan lebih dari 150 elf dari tahanan tersebut. tentu saja kondisi mereka tidak bagus untuk bertarung, itulah sebabnya alan memilih untuk mengambil jalan lainnya.
"temui aku di tempat dua kereta kuda yang tersisa!" alan memberi komando pada shoote sun dan yang lainnya melalui panggilan pertemanan sambil dirinya berlari memimpin para elf.
sesuai dugaan alan, kelompok tahanan yang berisikan perampok perampok itu berhasil menarik perhatian para penjaga penjara. jalur yang alan lalui pun tidak menemui hambatan yang berarti. hanya satu dua penjaga yang mereka temui di sepanjang lorong penjara. satu dua penjaga tentu bukanlah masalah yang berarti bagi alan. dengan lemparan jarum beracunnya alan selalu bisa membungkam para penjaga.
"semua sudah berkumpul?" alan bertanya pada shoote sun dan lainnya yang telah sampai lebih dulu di tempat parkir kedua kereta kuda yang tersisa.
__ADS_1
"sudah!"
"bagus... pinggirkan kereta kuda itu di tembok dan ledakkan!"
"ledakkan? aku kira kita akan menggunakannya untuk keluar dari sini?" tanya nightwalker.
"kita bisa keluar dari sini dengan berlari! yang terpenting kita buat jalan keluar dari sini, sebelum pasukan bantuan datang kesini!" seru alan pada pemain lainnya. pemain lainnya pun menuruti perintah alan.
duar...
ledakan dua kereta kuda secara berdempetan tentu menghasilkan ledakan yang lebih besar dari pada ledakan sebelumnya. alhasil tembok tebal penjara pun bisa terlubangi.
"cepat keluar satu persatu! nightwalker pimpin para elf meninggalkan kota!" alan langsung memerintahkan semuanya untuk keluar, sementara dirinya berjaga di belakang.
ledakan yang keras tentu menarik perhatian rodin dan semua penjaga yang berjaga di pintu gerbang depan. mereka tentu tidak menyangka akan ada ledakan susulan uang lebih besar. melihat intensitas ledakan yang lebih besar, rodin tentu memimpin anak buahnya untuk memeriksa tempat kejadian ledakan.
"kurang ajar!" dari muka rodin yang memerah bisa dilihat jika dirinya sangat marah. dirinya tentu ingin menelan bulat bulat si pembuat ledakan.
"ada apa?" rodin tentu tidak menyadari jika alan menyerang anak buahnya dengan jarum beracun. jarum beracun alan memang sangat tipis, sehingga sulit untuk dilihat jika tidak memperhatikan dengan teliti.
"cepat maju! jangan biarkan mereka kabur!" seru rodin yang melihat anak buahnya terdiam mematung ketakutan. karena mereka tidak tahu apa yang menyebabkan teman temannya mati begitu saja. namun mereka tetap harus mematuhi perintah dari rodin. jika mereka menolak untuk maju, nasib mereka juga akan sama. bedanya mungkin rodin lah yang membunuh mereka.
lebih dari 50 penjaga langsung maju bersamaan. karena jumlahnya yang terlalu banyak, jarum beracun alan pun tidak bisa terlalu efektif mengurangi jumlah penjaga yang maju. tidak kekurangan cara, alan langsung mengeluarkan busur dan panahnya.
ciuuu...
duar...
ledakan langsung terjadi ketika panah alan mengenai baju zirah penjaga. seketika lebih dari 20 orang penjaga terlempar karena terkena ledakan api dari panah alan. belum sempat penjaga yang lain tersadar dari lamunannya karena serangan ledakan yang mendadak, alan kembali melepaskan panahnya.
ciuuu...
duar...
__ADS_1
ledakan kembali tercipta menghabiskan para penjaga yang tersisa. wajah rodin sudah tidak lagi merah, melainkan berubah menjadi pucat pasi. dirinya kira menjadi pemimpin penjaga penjara adalah pekerjaan yang sangat aman. dirinya tidak menyangka pekerjaannya sebagai pemimpin penjaga penjara akan di uji dengan serangan dadakan seperti ini. dirinya sekarang merasa khawatir akan keselamatan dirinya dan karirnya. "apa yang akan kukatakan pada para menteri?"
"tunggu apa lagi? cepat pergi dari sini!" alan memerintahkan pada para elf untuk cepat pergi karena mereka malah asyik melihat alan menghabisi para penjaga penjara.
tidak sampai menunggu alan berteriak dua kali, mereka langsung bergegas keluar dari penjara dan mengikuti nightwalker untuk segera meninggalkan kota.
setelah alan memastikan elf terakhir keluar dari bangunan penjara, barulah alan ikut keluar dari lubang hasil ledakan tersebut. namun baru setengah badan dirinya melangkahkan kaki, sebuah rantai mengikat kaki alan. dan menarik alan untuk kembali masuk ke dalam bangunan penjara. tubuh alan pun terpental membentur tanah karena tarikan dari rantai yang tiba tiba.
"siapa yang berani menyerang penjara utama kerajaan?" suara wanita yang begitu manis terdengar setelah tubuh alan terpental ke tanah. alan mencoba bangkit untuk memastikan siapa yang menghasilkan suara tersebut.
saat dirinya bisa bangkit, dirinya mendapati adanya 5 orang telah berdiri di dekat dirinya. 5 orang player yang masing masing dari mereka memakai baju zirah hitam. alan tidak melihat adanya lambang guild di dada mereka, menandakan mereka bukanlah termasuk pemain yang memiliki guild.
"siapa kalian? kenapa tiba tiba menyerangku?" alan tentu tidak menduga akan adanya player yang ikut campur urusan dirinya.
"harusnya aku yang bertanya padamu! siapa kamu berani menerobos penjara dan membuat kerusuhan disini?" jawab salah seorang wanita yang membawa rantai. alan sangat yakin wanita itulah yang tadi menarik kakinya hingga dirinya terpental.
alan tentu tidak berani gegabah terhadap 5 orang tersebut. bisa memberikan serangan secara tiba tiba terhadapnya, pasti lah mereka bukan orang sembarangan.
'joker... tampilkan data tentang mereka!'
joker langsung menampilkan data tentang 5 orang di depan alan, alan bisa melihat jika 2 dari mereka mengambil class swordman, 1 orang assassin, 1 orang archer dan seorang penyihir.
'berapa persen peluang aku menang dari mereka?'
[menganalisis data...
menghitung atribut...
membuat simulasi pertarungan...
peluang ditentukan
hasil 25%.]
__ADS_1