New World

New World
oread sword


__ADS_3

dengan perlahan pedang bergagang emas tersebut turun dari langit langit ruangan singgasana. cahaya keemasan yang ditampilkan oleh pedang bergagang emas membuat semua orang yang berada di tempat itu terpana. indah, bersinar, pedang bergagang emas tersebut bagaikan seorang malaikat yang turun dari langit untuk memberikan petunjuk kepada umat umat yang ada.


dengan sendirinya pedang bergagang emas tersebut menancap di lantai ruangan, pandangan semua orang kini teralih kepada alan. merupakan kebiasaan bagi mereka untuk membiarkan alan mengambil item baru yang muncul. seakan tahu apa maksud dari pandangan semua orang, alan langsung menghampiri pedang bergagang emas.


'joker...'


[scanning objek... identifikasi.]


[oread sword by gaia, legendary item.


str +120


agi +95


int +88


def +105


active skill


hand of gaia.


pengguna pedang memberikan serangan kepada lawan menggunakan kekuatan semua elemen yang di bawah kekuasan gaia. dapat melakukan lock serangan kepada 10 orang target secara bersamaan. damage yang diberikan sebesar sebesar 150 persen atribut pengguna.


cooldown 10 menit


gaia soldier.


pengguna memanggil 5 pasukan pelindung berupa golem tanah untuk membantu pengguna bertarung. setiap golem yang di panggil memiliki 100 persen atribut pengguna.


cooldown 1 jam.


sleep on earth.

__ADS_1


dengan menancapkan pedang ke tanah yang di pijak pengguna, pengguna dapat menelan semua lawan yang berada di 100 meter di sekeliling pengguna ke dalam tanah.


cooldown 2 jam.


pedang ini adalah salah satu uluran tangan gaia yang diberikan kepada bangsa oread yang menjunjung tinggi keberadaannya. hanya orang orang yang diakui oleh gaia saja yang bisa menggunakan pedang ini.]


mengerikan! satu kata itu terlintas di pikiran alan setelah melihat atribut dari oread sword. mulanya alan ragu apakah dirinya bisa mengambil pedang tersebut, mengingat dirinya tidak lulus dalam tes kelayakan.


dan... dugaan alan benar. begitu menyentuh oread sword alan merasakan getaran hebat di sekujur tubuhnya. tubuh alan bagaikan tersengat listrik dalam jumlah yang besar.


boom...


tubuh alan terpental belasan meter ke belakang. "kakak..." clara yang berdiri paling dekat dengan alan yang terpental langsung menghampiri alan. "aku tidak apa apa..." alan bangkit sambil membersihkan pakaiannya.


"nampaknya aku tidak bisa mengambil pedang tersebut. hanya orang orang yang lulus dalam tes kelayakan saja yang bisa mengambilnya.


pandangan mata semua orang kini beralih ke clara. meskipun jonta juga lulus ujian, namun semua orang termasuk jonta juga tahu jika clara lah yang lebih pantas untuk mengambil pedang tersebut. di samping jonta juga tidak bisa bertarung menggunakan pedang.


sring...


bunyi oread sword yang ditarik clara dari lantai singgasana tergema di ruang singgasana yang sunyi.


slash...


sebuah cahaya keemasan langsung menyelimuti clara. semakin besar dan semakin besar. cahaya keemasan tersebut menyebar sampai ke seluruh penjuru istana.


begitu cahaya keemasan tersebut padam, alan bisa melihat jika terjadi suatu perubahan pada diri clara. dengan ajaibnya tubuh clara bertambah besar, setidaknya berubah menjadi lebih dewasa. bahkan tidak terlihat lagi jika clara masih berumur 13 tahun.


irish mata clara berubah, dari yang tadinya berwarna coklat, kini berubah menjadi hijau dengan sedikit keemasan di tengahnya. sebuah lambang kecil berbentuk segitiga menghiasi dahinya. siapapun yang melihat clara sekarang pasti berpikir jika clara telah berumur 20 an tahun.


pandangan semua orang yang ada di ruangan tersebut langsung teralihkan ke arah oread sword yang kembali bersinar. walaupun tidak secerah sinar yang tadi, tapu sinar dari pedang tersebut cukup untuk menarik perhatian semua orang yang ada di ruangan singgasana.


sebuah bayangan keemasan yang berwujud seseorang muncul di hadapan clara. dengan sekali melihat, semua orang bisa tahu jika bayangan tersebut adalah klaus, raja oread terakhir.

__ADS_1


"terima kasih... aku titipkan rakyatku kepadamu." bisik bayangan klaus kepada clara dan menghilang secara perlahan.


clara tidak sempat membalas perkataan bayangan klaus tersebut, bayangan klaus sudah menghilang sebelum clara bisa berucap.


belum selesai keterkejutan akan kemunculan bayangan klaus yang tiba tiba. semua orang yang ada di dalam ruang singgasana termasuk clara terkejut akan kemunculan para peri oread yang masuk ke ruang singgasana.


alan bisa mengenali wajah wajah para peri yang masuk ke dalam ruang singgasana adalah para peri yang tadinya berubah menjadi batu. alan bisa memahami keadaan yang terjadi secara garis besarnya. cahaya keemasan yang tadi menyebar adalah cahaya yang membebaskan para peri oread dari sihir yang merubah mereka menjadi batu.


lebih dari 100 orang peri oread memasuki ruang singgasana. mereka berdiri mengelilingi clara yang masih berdiri di tengah tengah ruang singgasana. tanpa ada komando atau perintah dari siapapun. para peri oread tersebut langsung bertekuk lutut di hadapan clara. memberi penghormatan kepada clara yang kini menjadi pemimpin mereka.


bingung... satu kata tersebut terlintas di kepala clara. clara melirik ke arah alan, mencoba mencari bantuan apa yang harus dirinya lakukan. baru kali ini dirinya berada dalam posisi dimana dirinya harus menjadi pemimpin suatu bangsa.


alan hanya tersenyum dan mengangguk, memberi tanda kepada clara untuk sekedar memberikan kata kata.


"dengarkan aku para peri oread. namaku clara, aku adalah pemimpin kalian mulai sekarang. aku mungkin tidak bisa menjadi pemimpin yang baik bagi kalian. tapi aku berjanji akan berusaha sebaik mungkin untuk bisa melindungi kalian semua." ucap clara dengan bijaknya.


"kami bangsa oread akan selalu berada di sisi ratu clara." ucap para peri serentak.


###


setelah adegan adegan pengangkatan ratu clara oleh para peri oread, kini alan, jonta, clara, freya dan shoote sun sedang beristirahat di dalam sebuah ruangan yang ada di istana. para peri oread menyiapkan sebuah ruangan bagi mereka untuk beristirahat. bahkan para peri bisa langsung menyiapkan buah buahan untuk dijadikan hidangan di ruangan tersebut. alan sempat berpikir darimana asal buah buahan tersebut, mengingat istana oread ini terletak di bawah tanah. namun alan akhirnya mendapat jawaban setelah bertanya kepada peri terakhir yang membawakan buah buahan.


bangsa peri oread adalah bangsa yang diberkati dengan sihir tanaman. mereka dapat menumbuhkan atau mematikan tanaman dengan cepat. buah buahan yang ada di ruangan inilah yang menjadi salah satu contohnya. tanpa menunggu proses penanaman dan perawatan tanaman, bangsa oread bisa langsung memanen hasil dari tanaman yang mereka ciptakan.


"bagaimana jika kita bawa para peri ini ke desamu? akan lebih aman jika mereka berada disana." kata alan kepada freya sambil menggigit sebuah apel. alan membuka diskusi tentang bagaimana mereka harus mengurus para peri oread. tidak mungkin jika para peri oread akan dibawa untuk berpetualang. akan sangat berbahaya dan penuh resiko membawa sekolompok para peri. lagipula hal seperti itu akan mengundang perhatian, mengingat bangsa peri sudah tidak pernah terlihat di kerajaan south mountain.


"aku tidak keberatan... tapi bagaimana dengan mereka. apakah mereka mau?"


pertanyaan dari freya membuat semua orang yang ada di ruangan tersebut memandang clara. clara yang baru akan memakan sebuah pisang langsung menghentikan aktifitasnya. pandangannya langsung melihat ke semua orang yang memandang instens dirinya.


"baiklah... baiklah... aku akan bicara kepada mereka." clara tahu maksud dari pandangan semua orang.


"baguslah... kita berangkat besok... kalian istirahatlah dulu. aku perlu kembali ke dunia nyata sebentar." alan mengatur sistem agar dirinya bisa log out. shoote sun dan jonta pun mengikuti alan keluar dari new world dan kembali ke dunia nyata.

__ADS_1


__ADS_2