
berita kematian juris bertholds dengan cepat menyebar kepada seluruh petinggi kerajaan south mountain, tidak terkecuali puteri leoni.
"hem... sepertinya anak muda itu memang bisa di andalkan." puteri leoni yang sedang duduk di depan cermin hiasnya terkagum dengan hasil kerja alan. dalam satu langkah alan bisa berhasil membunuh 3 dari 15 nama yang dia berikan.
jujur saja, olsen yang selalu dirinya andalkan pun belum tentu bisa melakukan apa yang dilakukan alan. apa lagi alan melakukannya dengan sangat rapi, tidak meninggalkan jejak maupun petunjuk siapa yang telah melakukannya.
"tuan puteri..." seseorang muncul dari bayangan di balik tirai. orang tersebut memakai pakaian serba hitam. dari kemampuannya yang bisa masuk ke kamar tuan puteri tanpa diketahui oleh penjaga, orang tersebut pasti seorang assassin yang hebat.
"ada laporan terbaru apa?"
"raja robert diketahui mendatangi ruangan pribadi sander tuan puteri."
"hem... sepertinya dia mulai curiga." senyum licik terpancar dari bibir cantik puteri leoni.
"benar tuan puteri. bagaimana jika rencana kita digagalkan oleh sander?"
"tidak perlu khawatir. biarkan anak itu melakukan tugasnya sendiri. kita hanya perlu membuat pengalihan perhatian saja. suruh pasukan sisi barat untuk bertindak."
"baik tuan puteri." assassin tersebut memberi hormat dan menghilang ke dalam bayangan.
"tunggu giliranmu robert!" gumam puteri leoni dengan tatapan mata yang tajam di depan cermin hiasnya.
###
kota velsen merupakan salah satu kota terbesar yang ada di kerajaan south mountain. pusat pemerintahan untuk bagian barat kerajaan south mountain terletak di kota tersebut. itulah sebabnya 5 orang dari daftar target alan tinggal di kota tersebut.
alan menghubungi gold backer untuk bertemu dengan dirinya di kota velsen. kota yang akan menjadi tujuan selanjutnya dari perjalanan alan untuk menyelesaikan tugas dari puteri leoni.
sebenarnya alan tidak perlu bertemu langsung dengan gold backer untuk memberikan item item yang akan dijual. alan bisa saja mengirimkan item yang akan dijual gold backer melalui email. tapi alan perlu melakukannya di dunia nyata dan harus memiliki komputer untuk melakukannya.
alan cukup mengambil masterchip helm VRnya, mengekstrak data item item yang akan dijual dan mengirimkannya pada gold backer. namun tentu alan belum bisa melakukannya, karena alan belum memiliki komputer. bisa saja alan memakai komputer miliki toni. tapi tentu saja jika alan meminjam komputer milik toni, toni akan tahu jika masterchip milik alan berbeda dengan yang lainnya. keberadaan joker pun akan terungkap. tentu alan tidak ingin itu terjadi, joker adalah senjata rahasia terbesarnya.
alan, shoote sun dan yang lainnya menyewa kereta kuda untuk mempercepat perjalanannya ke kota velsen. sebenarnya bisa saja alan membeli kereta kuda untuk dirinya dan teman temannya dengan emas hasil rampasan dari juris bertholds. namun tentu alan tidak ingin repot repot mengurus kuda yang dibelinya. menyewa kereta kuda adalah pilihan terbaik saat ini.
"lan... racunmu memang sangat efektif. aku baca di forum, juris bertholds dan semua orang yang datang ke pesta mati tanpa diketahui penyebabnya." shoote sun memecah keheningan di dalam kereta kuda.
__ADS_1
"hahaha... begitulah... racun baruku memang bergerak lambat, namun bisa menghilangkan jejak."
"pantas saja kamu langsung mengajakku pergi dari kediaman tanpa melakukan apa apa."
"siapa bilang aku tidak melakukan apa apa?"
"maksudmu?"
"tanya saja freya!" alan dengan senyum liciknya melirik ke arah freya untuk menunjukkan dimensional bagnya pada shoote sun.
shoote sun seakan ingin pingsan melihat dimensional bag freya yang isinya penuh dengan emas dan senjata. dirinya sempat menyayangkan alan tidak mengambil harta miliki juris. ternyata tanpa sepengetahuan dirinya, alan sudah menjarah kediaman juris bertholds.
"kamu memang kejam lan!"
"hahaha..."
perjalanan mereka berlanjut tanpa halangan sampai malam hari. shoote sun memilih log out untuk kembali ke dunia nyata, sedangkan alan memilih membuat potion yang akan dia serahkan pada gold backer dan toni. alan telah mengisi bahan baku untuk membuat potionnya sebelum berangkat dari kota namsos.
kereta kuda tiba tiba berhenti di tengah malam tersebut. alan, clara dan freya tentu terkejut dengan yang dilakukan oleh kusir kuda. dengan segera alan melihat kenapa kusir kuda memberhentikan kereta mendadak. alan yakin si kusir kuda tidak akan memberhentikan kereta kuda tanpa alasan.
"tuan... kita tidak bisa menyeberangi jembatan tersebut."
"aku tahu" kata alan sambil turun dari kereta kuda untuk memastikan penyebab rusaknya jembatan tersebut. dirinya bisa melihat jembatan tersebut telah di rusak menggunakan sihir elemen api. terlihat bekas bekas terbakar di sekita jembatan tersebut.
"elemen api ya? apa mungkin..." belum sempat alan selesai bicara, serangan bola api telah mengarah ke arah dirinya. alan yang bisa merasakan panas di sekitarnya tentu langsung menghindarinya tanpa kesulitan.
"perampok kah?" gumam alan pelan.
clara dan freya yang mendengar suara serangan langsung ikut keluar dari kereta kuda. namun sialnya, mereka langsung menjadi incaran serangan selanjutnya.
panah langsung mengarah pada clara dan freya. clara yang memiliki insting luar biasa tentu dengan mudah menangkis anak anak panah tersebut walaupun tersembunyi dalam kegelapan malam.
tidak ingin menunggu serangan selanjutnya, alan langsung melacak asal serangan dengan bantuan joker. terlihat ada 14 titik merah tersembunyi yang mengepung alan dan teman temannya di map yang joker tampilkan.
alan langsung meluncurkan jarum beracunnya ke salah satu arah titik panas.
__ADS_1
"aaa..."
teriakan langsung terdengar dari tempat alan melemparkan jarum beracun. tidak ingin menunggu lama, alan kembali melemparkan jarum jarum beracunnya ke beberapa titik tempat penyergap bersembunyi.
"aaa..."
"aaa..."
jarum beracun alan telah dilumuri dengan dry green back potion, yang akan membuat siapapun yang terkena akan merasakan sensasi terbakar di sekujur tubuhnya. tentu itu sangat menyakitkan bagi siapapun yang merasakannya.
alan, clara dan freya memang kalah jumlah. namun kerjasama antar ketiganya, ditambah ketepatan serangan alan membuat jumlah penyergap tersisa 6 orang. serangan yang menuju ke arah alan dan yang lainnya pun berkurang drastis karena jumlah musuh telah berkurang lebih dari setengah.
alan bisa melihat kalau ke enam titik merah yang bersembunyi di sekitarnya bergerak menjauh.
"mau coba kabur?" alan dengan gerakan cepat mencoba mengikuti ke enam titik merah tersebut. alan tidak langsung menyerang secara frontal, melainkan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang. alan tentu tidak ingin gegabah, bisa jadi penyergapnya telah memasang perangkap untuk dirinya.
alan mengikuti ke enam titik merah tersebut dalam jarak aman, sampai mereka semua berhenti di suatu tempat di kedalaman hutan.
alan dengan perlahan mendekati mereka. samar samar alan bisa melihat ke enam orang tersebut berhenti di depan sebuah pohon yang besar.
dug...
ngung...
dari bawah pohon besar tersebut langsung terbuka sebuah pintu yang cukup untuk dimasuki satu orang. alan tentu menyipitkan matanya, mengaktifkan zoomnya untuk bisa melihat lebih dekat.
'joker... tampilkan struktur pohon tersebut!'
joker langsung menampilkan struktur pohon tersebut. pohon tersebut hanyalah pohon biasa di tampilan alan. alan mengerutkan dahi melihat tidak adanya hal ganjil pada pohon tersebut.
'tampilkan struktur area sekitar pohon tersebut!'
barulah alan bisa melihat ada sebuah lorong yang melintang ke bawah tanah. lorong tersebut berkelok kelok ke bawah sampai pada sebuah ruangan tersembunyi di bawah tanah. alan semakin terkejut terdapat lebih dari 100an titik merah terdapat di bawah tanah tersebut.
"siapa mereka?"
__ADS_1