
bruk...
suara benda jatuh mengejutkan olsen yang sedang sibuk dengan urusan administrasi pabrik senjata. olsen langsung memeriksa si pemilik suara jatuh yang berasal dari sudut ruang kerjanya.
"arash..." olsen semakin terkejut karena yang dirinya dapati bukanlah suatu benda jatuh, melainkan arash yang pingsan dan bersimpah darah. arash tidak menjawab pertanyaan olsen, tubuhnya terasa sangat sakit akibat luka yang diberikan oleh sander. olsen tentu tidak buru menanyakan apa yang terjadi kepada arash, olsen tahu jika menghentikan pendarahan arash harus diprioritaskan. olsen membawa arash ke ruang perawatan untuk segera mendapat pertolongan untuk luka lukanya.
"uh..." arash terbangun dari pingsannya. arash bisa merasakan jika pendarahan di tubuhnya telah berhenti. namun sekujur tubuhnya terasa lemas. arash mencoba memaksakan diri untuk duduk.
"tidak usah memaksakan diri... kamu baru saja siuman." olsen bangkit dari kursi yang berada di ujung ruangan. dirinya mencoba mencegah arash yang nampak memaksakan diri untuk sekedar duduk di ranjang.
"apa yang terjadi denganmu? bagaimana kamu bisa mendapat luka seperti itu?" olsen tidak menduga orang seperti arash bisa mendapat luka yang begitu parah. arash adalah salah satu orang terkuat di pasukan revolusi. mungkin dari segi kekuatan arash jauh di bawah olsen, tapi arash memiliki suatu kemampuan yang unik.
teleportasi... itulah kemampuan yang dimiliki arash. meskipun arash hanya bisa berpindah tempat di tempat yang sudah arash beri tanda. tapi tetap saja, dengan kemampuan arash tersebut akan sangat sulit bagi musuh yang berhadapan dengan arash untuk bisa mendaratkan luka yang serius kepada arash. karena arash bisa berpindah tempat untuk kabur dengan cepat.
"maafkan aku? puteri leoni..." arash tidak bisa menyelesaikan kalimat yang akan dirinya ucapkan. dirinya merasa sangat bersalah tidak bisa melindungi puteri leoni.
begitu mendengar nama puteri leoni tentu olsen sudah paham apa yang terjadi. "kita tidak punya pilihan lagi... cepat atau lambat hari seperti itu akan datang. hanya saja ini sepertinya terlalu cepat." olsen menghela nafas panjang.
"maafkan aku tuan olsen? seandainya aku lebih kuat dan bisa melindungi puteri leoni dengan benar. puteri leoni pasti tidak akan tertangkap."
"itu bukan salahmu. lagipula semuanya belum terlambat. puteri leoni masih bisa kita selamatkan. istirahatkan dirimu terlebih dahulu." walaupun olsen juga terkejut akan berita yang disampaikan oleh arash, olsen berusaha untuk menghibur arash yang seakan menyalahkan dirinya sendiri akan tertangkapnya puteri leoni.
olsen meninggalkan arash untuk beristirahat, dirinya perlu menyiapkan pasukan revolusi untuk menyelamatkan puteri leoni. olsen menghubungi semua komandan pasukan revolusi yang ada di kerajaan south mountain melalui crystal link. tidak terkecuali alan, olsen juga mencoba menghubunginya.
namun alan seakan ditelan oleh bumi, crystal link yang menghubungkan dirinya dengan alan tidak aktif. berkali kali olsen mencoba tapi hasilnya sama saja, alan tidak bisa dihubungi. "kemana anak ini saat dibutuhkan?" olsen mengumpat sendiri setelah mencoba menghubungi alan lebih dari 10 kali menggunakan crystal link.
__ADS_1
merasa tidak menemui jalan untuk menghubungi alan, olsen memilih untuk melakukan persiapan yang perlu dirinya lakukan tanpa meminta pendapat dari alan.
###
"sit... suit..."
"hahaha... akhirnya ada wanita cantik yang dibawa kesini..."
"bawa dia kemari... biarkan aku bersamanya..."
siulan dan teriakan penggoda tergema di seluruh penjara bawah tanah kerajaan south mountain. penjara bawah tanah ini dihuni oleh penjahat penjahat kelas kakap kerajaan south mountain. mereka yang dikurung disini adalah orang orang sadis, serakah akan nikmat dunia yang semuanya di dominasi oleh laki laki. satu kata bagi mereka yang ditahan di penjara ini untuk bisa keluar dari tempat ini, mati! kehadiran puteri leoni yang dimasukkan ke dalam tahanan penjara bawah tanah tentu membuat seisi penjara gempar. mereka telah ditahan di penjara ini begitu lama, tanpa pernah melihat satu wanitapun di penjara ini. melihat puteri leoni yang cantik jelita tentu membuat para tahanan di penjara tersebut merasakan kegembiraan. alangkah beruntungnya jika salah satu di antara mereka berkesempatan untuk menjadi satu sel dengan puteri leoni.
"masuk!" bentak pasukan kerajaan yang mengawal puteri leoni ke dalam sel tahanan. puteri leoni tentu hanya bisa menuruti perintah pengawal tersebut. di dudukkan lah dirinya di dalam sebuah ranjang kotor yang ada di dalam sel tersebut. puteri leoni hanya bisa pasrah melihat tempatnya berada kini, hanya ada satu ranjang, dan satu toilet menemani dirinya di dalam sel tersebut.
"nikmatilah sisa waktumu dengan sebenar benarnya..." suara seorang pria membuat puteri leoni mengalihkan pandangannya ke arah pemilik suara. puteri leoni bisa melihat seorang pria berumur 30an tahun berdiri di depan sel tahanannya.
"hahaha... kenapa kamu galak sekali? mungkin sifat itulah yang membuatmu masih melajang sampai sekarang." sander tertawa melihat puteri leoni yang langsung melototi dirinya.
"apa maumu? tidak usah bertele tele."
"hahaha... kamu gadis yang tidak suka basa basi rupanya." sander memasang senyum liciknya. "nikmatilah waktu terakhirmu di kerajaan ini. karena kerajaan ini sebentar lagi hanya akan tinggal nama."
"apa maksudmu?" puteri leoni tentu terkejut akan perkataan great wizard kerajaan south mountain tersebut. pikirannya dipenuhi oleh tanda tanya dengan perkataan sander.
"kerajaan ini... south mountain? hahaha..."
__ADS_1
"aku tidak suka dengan nama itu... akan kuubah nama kerajaan ini saat aku bertahta nantinya. hahaha..." sander meninggalkan sel tahanan puteri leoni. meninggalkan puteri leoni seorang diri yang dipenuhi oleh tanda tanya.
"apa maksud dari perkataan sander? apa mungkin dirinya ingin mengambil kekuasaan juga?" puteri leoni tidak habis pikir jika sander ternyata adalah makhluk busuk yang mencoba memanfaatkan dirinya dan pasukan revolusi untuk mengambil alih kekuasaan.
puteri leoni terduduk lemas di dalam sel tahanannya setelah kepergian sander. dirinya membayangkan peperangan yang akan terjadi di kerajaan south mountain. pasukan revolusi sudah pasti akan mencoba untuk menyelamatkan dirinya dengan kekuatan penuh, dan pihak kerajaan pasti akan menggunakan kesempatan ini untuk memberantas pasukan revolusi secara keseluruhan. sedangkan sander... sander pasti akan menunggu waktu yang tepat untuk menjalankan rencananya. di saat pasukan revolusi dan pihak kerajaan sudah sama sama lemah, sander bisa menghabisi keduanya dengan mudah.
"hah... sander kurang ajar..." puteri leoni tidak bisa menyalahkan orang lain selain kecerobohan dirinya sendiri. andai saja dirinya lebih berhati hati, pasti dirinya tidak akan tertangkap seperti ini.
###
di dalam istana bekas kerajaan oread, alan dan yang lainnya mematung melihat apa yang mereka saksikan di hadapan mereka sekarang. alan telah memilih menerima untuk quest yang diberikan kepadanya. namun bukannya mendapat penjelasan tentang quest apa yang akan dirinya dapatkan. di hadapan alan dan yang lainnya kini muncul 30 pintu yang berjajar rapi di hadapan mereka. 30 pintu hijau dengan hiasan rune di setiap daun pintunya. anehnya... setiap pintu tersebut tidak menghubungkan ruangan satu dengan yang lainnya, setiap pintu tersebut hanya berdiri sendiri.
"kakak apa ini?" clara tentu bingung dengan apa yang terjadi. setelah hologram rekaman kejadian bangsa oread muncul, kini berganti muncul 30 pintu hijau yang berjejer rapi di hadapan mereka. "aku tidak tahu pasti. tapi jumlah pintu ini sama dengan jumlah kita saat ini. mungkin setiap dari kita harus masuk ke dalam satu pintu."
shoote sun dan freya mengangguk setuju. tidak mungkin pintu pintu tersebut akan muncul dengan jumlah yang sama jika bukan karena alasan tersebut.
"aku akan memasuki salah satu pintu. kalian tunggu dan lihat apa yang terjadi. jika ada bahaya segera tinggalkan tempat ini." alan mendekati salah satu dari ketiga puluh pintu tersebut. alan memantapkan hatinya dan membuka pintu tersebut. begitu pintu alan buka, yang terlihat hanyalah bagian dalam istana yang ada di belakang pintu. tidak menunjukkan akan adanya keistimewaan dari fungsi pintu tersebut. alan melangkahkan kakinya ke dalam pintu tersebut.
slash...
tubuh alan langsung menghilang setelah badannya melewati pintu, seakan akan pintu tersebut membawa dirinya ke tempat lain.
"kakak..." clara yang melihat alan langsung menghilang langsung panik. clara mencoba mengejar alan, namun daun pintu tersebut langsung tertutup setelah alan masuk. clara menarik tuas pintu tersebut untuk mencoba membukanya. namun pintu tersebut seperti terkunci. clara tetap tidak bisa membukanya sekeras apapun dirinya mencoba.
"percuma... satu pintu ini hanya untuk satu orang..." shoote sun menepuk pundak clara. "lebih baik kita segera mengambil satu pintu untuk setiap orangnya." shoote sun melangkahkan kaki ke pintu lainnya. dirinya membukanya dan langsung menghilang seperti alan yang juga menghilang ketika memasuki pintu tersebut.
__ADS_1
clara, freya, jonta dan pasukan revolusi lainnya tidak punya pilihan lain. masing masing dari mereka mengambil satu pintu untuk mengetahui kemana pintu tersebut akan membawa mereka.