
#alan proov
disini lah aku...
terduduk, termenung memandangi keramaian orang orang yang menari dan berdansa di sekitar api unggun. terpampar raut wajah nan bahagia yang ikut menghiasi orang orang yang menari. lantunan irama dari alat musik seadanya pun menambah meriahnya suasana di sekitar api unggun tersebut.
terbawanya aku dalam perasaan orang orang disana. entah mengapa? melihat para elf itu bisa tertawa, menari lepas membuat suasana hati ini menjadi lega. apakah mereka juga hidup? padahal mereka hanya lah data dari sebuah sistem. pertanyaan itu terus terngiang di kepalaku.
pertanyaan itu memang tidak bisa kujawab. tapi satu hal yang ku tahu saat ini. aku senang bisa melihat senyum dan tawa di sekitarku. ya... seperti ini lah tempat yang aku inginkan. tempat dimana setiap orang bisa tertawa lepas tanpa takut adanya beban. tempat dimana setiap orang bisa hidup tanpa takut adanya orang yang akan menindas mereka.
###
"kenapa kamu tidak ikut menari dengan kami?" pertanyaan nightwalker membangunkan alan dari lamunannya.
"ah... kamu membuatku terkejut saja."
"haha... boleh aku ikut duduk?"
alan hanya menjawab pertanyaan nightwalker dengan anggukan kepalanya.
"hey... maafkan aku atas kejadian kemarin?"
"maksudmu?"
"kemarin... saat aku menyerangmu tanpa alasan." nightwalker malu malu kucing saat mengingatkan alan atas kebodohannya yang dirinya lakukan kemarin.
"ahh... tidak masalah... aku sudah menganggapnya angin lalu."
"syukurlah... tapi aku bingung kepadamu. kenapa kamu tidak mencoba menjelaskannya kepadaku waktu itu?"
"hah..." alan menghela nafas panjang. "aku mengerti dengan keadaanmu waktu itu. kalaupun aku berusaha menjelaskannya, kamu pun pasti tidak akan mempercayainya."
nightwalker semakin malu setelah mendengar perkataan alan.
"yah... yang sudah biarlah sudah... yang penting sekarang adalah apa yang ada di hadapan kita dan yang akan datang selanjutnya." alan bangkit dari duduknya dan bergerak ke dalam rombongan penari di sekitar api unggun untuk ikut menari.
nightwalker yang memandangi alan bisa mudah berbaur dengan sekitarnya pun merasa takjub. dalam diam dirinya menyimpan perasaan hormat pada alan yang telah membantu dirinya dan para elf untuk bebas dari jeratan kerajaan south mountain.
__ADS_1
###
rombongan kereta kuda bergerak dengan sangat cepat meskipun hari sedang dalam keadaan malam. mereka semua seakan akan tidak memperdulikan kondisi kuda yang menarik kereta mereka. dalam pikiran mereka hanya lah satu, cepat sampai di ibu kota kerajaan south mountain. rombongan kereta kuda itu adalah rombongan keluarga aaren briedish.
aaren briedish membawa seluruh keluarganya ke ibu kota untuk mencari perlindungan dari raja robert. setelah berita penyerangan yury stonkis gagal, dan pembunuhan hans frandsen beserta keluarganya di kediaman mereka. aaren briedisih sudah tidak memiliki harapan lagi untuk bisa hidup dengan tenang di kota velsen.
satu satunya tempat yang dirinya yakini bisa menyelamatkan dirinya dan keluarganya adalah istana kerajaan south mountain. tempat dimana dirinya dan keluarganya bisa mendapat perlindungan dari raja robert.
pagi pagi buta mereka bisa sampai di ibukota kerajaan south mountain, kota terbesar di kerajaan south mountain yaitu big mountain city. seluruh orang dalam rombongan kereta kuda itu bisa bernafas lega begitu mereka telah sampai di depan gerbang pintu masuk istana. walaupun rombongan itu dikawal oleh pasukan lengkap, namun tetap saja rasa was was akan penyergan di tengah jalan terus menghantui mereka.
pengawal gerbang langsung menghentikan rombongan kereta kuda, memastikan identitas setiap orang dan melihat barang barang bawaan yang mereka bawa. rombongan kereta kuda pun baru bisa lewat setelah aaren briedish menunjukkan lencana kementeriannya.
thak thak... thak thak...
sembari menunggu di ruang tamu, aaren briedish tidak henti hentinya menjentikkan jarinya ke pegangan kursi yang dia duduki. dirinya terus berpikir cara yang tepat untuk menyampaikan berita yang akan dia bawa kepada raja robert. jikalau dirinya sampai salah berucap, bukan tidak mungkin dirinya dan keluarganya akan dilenyapkan dari dunia ini.
crack...
"yang mulia robert telah tiba..." suara pelayan penjaga pintu mengumandangkan pengumuman sembari dirinya membukakan pintu untuk raja robert.
seorang pria yang terlihat masih mengantuk berjalan memasuki ruang tamu tempat aaren briedish dan keluarganya menunggu. kilauan mahkota emas yang dirinya gunakan, berbanding terbalik dengan sinar wajah yang ditunjukkan.
"hooam... kenapa kamu datang pagi pagi begini?"
"maafkan hamba yang mulia... hamba kemari membawa seluruh anggota keluarga hamba."
"ya... ya... aku tahu... ada apa?"
"hamba kesini ingin memohon pada yang mulia agar memberi kami semua perlindungan yang mulia." aaren briedish tentu terbata bata ketika menyampaikan niatannya datang ke istana.
"maksudmu? apa pengawal yang ku berikan kurang?"
"bukan begitu yang mulia... hanya saja... " aaren briedish langsung menceritakan tentang yury stonkis yang membawa pasukan hawk mountain untuk memburu para elf yang kabur. aaren briedish tidak lupa menceritakan kondisi kota velsen dan bagaimana nasib dari hans frandsen.
"apa?" seketika raut wajah dari raja robert berubah 180°. tidak terlihat lagi wajah mengantuk yang sedari tadi dirinya tunjukkan. kini merahnya amarah seakan akan memenuhi raut wajah raja robert.
"panggil sander kemari!" bentak raja robert.
__ADS_1
pelayan yang mendengar perintah dari raja robert langsung bergerak sebelum perkataan raja robert selesai terucap. aaren briedish beserta keluarganya tentu belum berani untuk bangkit dari posisi hormat mereka. mereka takut akan menjadi korban kemarahan raja robert atas berita buruk yang mereka bawa.
"yang mulia memanggil hamba?" sander datang sembari memberi hormat pada raja robert tak lama berselang.
"briedish! ceritakan pada sander apa yang terjadi!" bentak raja robert pada aaren briedish.
"ba...ba... baik yang mulia..." aaren briedish kembali menceritakan semua yang terjadi pada sander. kali ini dirinya menceritakan semuanya lebih lengkap, mulai dari penyerangan ke penjara kota velsen sampai dirinya bisa sampai ke istana kerajaan.
"begitu ya..." sander tampak berpikir keras setelah mendengar penjelasan dari aaren briedish.
"yang mulia... menurut hamba, seluruh kekacauan yang terjadi ini berkaitan dengan pasukan revolusi." sander mengutarakan pendapatnya.
"pasukan revolusi katamu? darimana mereka mendapat kekuatan yang cukup untuk melakukan penyerangan seperti itu?" raja robert tahu betul selama ini pasukan revolusi tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk melakukan serangan skala besar.
"mungkin mereka telah mengumpulkan kekuatan secara diam diam yang mulia. hamba takut jika ini terus dibiarkan, kekuatan mereka akan semakin besar. sampai kita tidak mampu untuk mengatasinya lagi."
"lalu apa saranmu? kamu tidak akan bilang kalau kamu tidak punya solusi kan?" tatapan raja robert berubah tajam ke arah sander.
"mohon untuk tetap tenang yang mulia. hamba memiliki beberapa rencana. hanya saja saya perlu sumber daya yang cukup."
"lakukan apa yang kamu mau. masalah uang, tidak usah kamu pikirkan!" raja robert tentu tidak ingin kendala biaya menjadi penghambat dirinya bisa memberantas pasukan revolusi.
senyum licik dari wajah sander langsung terpampar begitu mendengar perintah raja robert. "baik yang mulia... segera hamba laksanakan." sander memberi hormat sambil berjalan mundur untuk meninggalkan ruang tamu tersebut.
"yang mulia... apa yang bisa kami lakukan?" aaren briedish tentu mencoba menawarkan bantuan sebelum diminta oleh raja robert. bakat mencari muka aaren briedish satu inilah yang telah membantunya bisa mencapai posisi menteri di kerajaan south mountain.
"kalian? aku sudah tidak memerlukan kalian lagi! kalian juga tidak berguna!"
sontak jawaban dari raja robert langsung menjadi petir di telinga aaren briedish dan keluarganya.
"tapi yang mulia..."
"cukup!! penjaga... enyahkan mereka!" sentakan dari raja robert langsung menggerakkan penjaga istana untuk menyeret keluarga aaren briedish keluar dari ruangan tersebut.
"yang mulia... yang mulia... tolong pertimbangkan lagi yang mulia..." rengekan aaren briedish ketika dirinya ditarik paksa oleh penjaga hanya menjadi angin lalu bagi raja robert. raja robert yang terkenal kejam memang tidak peduli dengan hal hal di sekitarnya. apalagi dengan hal yang tidak berguna baginya.
selang satu hari setelah perintah yang raja robert berikan pada sander, sebuah postingan di forum tentu membuat heboh seluruh player di kerajaan south mountain. bahkan karena postingan tersebut, tidak sedikit player dari kerajaan lain langsung hijrah ke kerajaan south mountain.
__ADS_1
"DICARI PASUKAN REVOLUSI, 1 GOLD PER KEPALA!"