
"mereka..." zegra tentu masih ingat dengan wajah ketiga gadis tersebut. apa lagi shoote sun, yang pernah zegra bunuh dengan eagle wingnya, pikir zegra. dirinya tahu betul kekuatan dari ketiga gadis tersebut dan harus dirinya akui, kekuatan ketiga gadis tersebut tidak bisa diremehkan.
"tuan... bala bantuan itu adalah pasukan revolusi dari barat." zegra mendekat ke deathmark untuk memberi tahu atasannya.
"dari barat? apa mungkin pasukan revolusi mengetahui rencana ini?" deathmark tentu langsung berpikir jika pasukan revolusi telah mengirimkan bala bantuan dari sisi terdekat untuk membantu peperangan yang terjadi.
deathmark tidak bisa mengetahui apa yang akan terjadi, tapi satu hal yang dia bisa yakini. jika pasukan revolusi mengirimkan bala bantuan lebih banyak, kemenangan bisa dipastikan bisa akan lenyap.
"cepat habisi mereka! jangan sampai bala bantuan mereka datang lebih banyak..."
"zegra... gunakan itu!" deathmark memberi perintah kepada zegra untuk mengeluarkan senjata perang andalan seven guardian.
"tapi tuan... kita tidak bisa mendapatkan kepala kepala mereka jika menggunakan itu!" zegra terkejut mendengar keputusan deathmark untuk mengeluarkan senjata perang kelas berat.
"bukan saatnya untuk memikirkan itu! kita pastikan kemenangan di tangan kita dulu!"
zegra akhirnya hanya bisa menuruti perintah deathmark, dirinya langsung mengajak 10 penyihir ke bagian belakang pertempuran untuk mempersiapkan senjata perang kelas berat.
senjata perang kelas berat yang dimaksud adalah meriam sihir. meriam sihir adalah sebuah item yang berfungsi untuk menembakkan serangan sihir yang dahsyat. meriam sihir berwujud sebuah menara setinggi 3 meter. meriam sihir dapat menggabungkan kekuatan dari 10 penyihir secara bersamaan. kesepuluh penyihir tersebut berdiri di bawah menara dan menggabungkan sihir mereka untuk dilancarkan ke satu arah. itulah sebabnya kekuatan yang dihasilkan dari meriam sihir begitu kuat.
bagian barat pertempuran benar benar menjadi titik lemah para player. pasukan elman beserta ketiga gadis perang secara perlahan bisa menekan para player yang berada disana.
walaupun sisi barat pasukan revolusi bisa unggul, namun di sisi timur dan tengah berkebalikan. pasukan revolusi terus berjatuhan di tangan para player.
kondisi olsen pun tidak begitu baik, walaupun dirinya selalu berhasil membunuh para player yang ada di sekitarnya. namun kini dirinya tengah terkepung sendirian di tengah tengah para player. para player tahu betul jika mereka tidak bisa menghadapi olsen satu lawan satu. karenanya mereka memancing olsen agar dirinya bisa terpisah sendirian di kerumunan para player.
"sialan... aku terkepung!" olsen sadar jika dirinya tengah masuk ke dalam umpan para player. namun dirinya juga tidak bisa berbuat banyak, satu hal yang menjadi kekhawatirannya adalah dirinya tidak bisa memberi komando kepada anak buahnya. tanpa adanya komando dari olsen, pasukan revolusi tentu hanya akan bertarung secara acak acakan. membuat pasukan revolusi lebih mudah untuk dijatuhkan.
duar...
baru saja olsen mendapati jika dirinya terkepung, sebuah ledakan terjadi di belakang dirinya. kepulan debu dan tanah langsung beterbangan di tempat ledakan terjadi. "apa itu?" olsen tentu paham ledakan seperti itu pasti memberikan efek yang besar kepada pasukannya.
belum sempat olsen pulih dari keterkejutannya, sebuah ledakan kembali terjadi di samping tempat ledakan tadi.
__ADS_1
duar...
shoote sun yang juga melihat ledakan tersebut juga merasakan kepanikan. walaupun shoote sun bisa melihat asal serangan tersebut berasal dari bagian belakang pasukan player, namun shoote sun juga tidak bisa berbuat banyak. mengingat posisi shoote sun dengan tempat asal serangan terpisahkan oleh ribuan player.
"AS... dimana kamu? cepatlah!" di sela sela pertarungan shoote sun mencoba menghubungi alan. shoote sun tidak tahu harus berbuat apa setelah melihat serangan sihir para player begitu dahsyat.
"hahaha...." deathmark tertawa dengan puas melihat para pasukan revolusi langsung hangus terbakar oleh serangan meriam sihir. meskipun deathmark tidak bisa lagi mengambil kepala dari jasad pasukan revolusi yang terbakar, deathmark tentu tidak memikirkannya. yang terpenting sekarang di dalam pikirannya adalah bisa memenangkan pertarungan sebelum bala bantuan pasukan revolusi datang.
"hancurkan mereka!" deathmark memberi perintah kepada para penyihir yang mengoperasikan meriam sihir untuk terus melancarkan serangan.
namun... serangan dari meriam sihir yang ditunggu deathmark tidak kunjung datang. "apa yang terjadi? kenapa kalian tidak menyerang?" deathmark menoleh ke arah para penyihir yang mengoperasikan meriam sihir.
deathmark terkejut melihat apa yang terjadi. kesepuluh penyihir beserta zegra telah tergelatak tak bernyawa di bawah menara sihir. hanya ada satu orang yang berdiri dengan santainya di bawah meriam sihir tersebut.
"kurang ajar..." deathmark tentu marah besar melihat senjata andalannya dilumpuhkan begitu saja oleh seseorang.
"habisi dia!" deathmark tidak tahu darimana asal pria tersebut. tapi karena pria tersebut telah membunuh zegra dan para penyihirnya, deathmark yakin jika pria tersebut adalah salah satu bala bantuan pasukan revolusi.
deathmark dan anak buahnya langsung menyerang ke arah pria tersebut. deathmark langsung melancarkan serangan tusukan ke arah pria tersebut begitu posisinya sudah dekat.
thang...
pria tersebut bisa menangkis serangan tusukan dari deathmark dengan sempurna. deathmark tentu terkejut melihat pria tersebut bisa menangkis serangannya, padahal dirinya sudah meningkatkan kecepatannya dengan skill dash.
"hebat juga kau..." puji deathmark setelah beberapa kali beradu pedang dengan pria tersebut.
"hem..." pria tersebut hanya menjawab dengan nada datar. namun tangan kiri pria tersebut langsung menyerang deathmark, sebuah cakar keluar dari gauntlet pria tersebut tepat sebelum mengenai bahu deathmark.
slash...
deathmark menghindari pukulan pria tersebut, namun dirinya tidak menduga akan adanya cakar yang keluar dari gauntlet pria tersebut. deathmark pun terlempar kebelakang, bekas cakaran membekas dalam di bahunya.
[player telah terkena racun white fog. hp akan berkurang 60 poin setiap detik.]
__ADS_1
raut wajah deathmark langsung memburuk setelah mendengar pemberitahuan dari sistem mengenai dirinya terkena racun.
"pengguna racun? siapa kamu?" deathmark baru kali ini berhadapan dengan pengguna racun. mengingat sulitnya untuk bisa mendapatkan item tipe racun atau mendapatkan racun untuk dioleskan ke senjata.
"kamu ingin tahu siapa aku?" pria tersebut telah bergerak cepat dan muncul di samping deathmark. pedang pria tersebut langsung menyasar ke kepala deathmark.
deathmark bisa melihat serangan dari pria tersebut namun dirinya merasa kesulitan untuk menggerakkan tubuhnya. dengan terpaksa deathmark mengaktifkan skill perlindungan dirinya.
thang...
pedang pria tersebut langsung berbenturan dengan perisai pelindung dari deathmark. melihat adanya kesempatan untuk menyerang balik, deathmark memaksakan tubuhnya untuk melancarkan serangan ke arah pria tersebut.
slash...
mata deathmark melebar. dirinya yakin serangannya barusan mustahil untuk dihindari, mengingat posisi pria tersebut sedang melayang di udara. "bagaimana bisa?"
keterkejutan deathmark langsung bertambah setelah mendapati pria tersebut telah muncul di sisi lainnya.
thang...
pedang pria tersebut kembali membentur perisai pelindung deathmark yang masih melindunginya. namun karena posisi kaki deathmark sedang tidak stabil, tubuh deathmark langsung terpental sampai 10 meter.
anak buah deathmark yang melihat satu pertukaran serangan antara deathmark dan pria tersebut langsung terpaku. baru kali ini mereka melihat pertarungan dalam kecepatan tinggi. mereka merasa ketakutan kepada pria tersebut yang seakan akan sedang mempermainkan deathmark. padahal mereka semua tahu jika atribut deathmark adalah yang tertinggi daripada yang lainnya karena kualitas item yang dimiliki deathmark.
"ka... kamu..siapa kamu?" deathmark mencoba bangkit. matanya memancarkan kemarahan yang mendalam, baru kali ini dirinya merasa dipermalukan di depan anak buahnya.
"kamu masih ingin tahu namaku? namaku AS... apa ada masalah?" alan menjawab pertanyaan deathmark dengan nada sinis.
"kenapa kalian diam saja? cepat kepung dia!" deathmark tahu jika dirinya tidak bisa menghadapi alan seorang diri. dirinya pun memerintahkan anak buahnya untuk segera mengepung alan.
jika tidak bisa mengalahkan dengan kekuatan tunggal, kalahkan dengan kekuatan jumlah. itulah salah satu trik dalam pertarungan.
sembari anak buahnya menyibukkan alan, deathmark meminum potion untuk memulihkan hpnya yang terus berkurang karena racun alan. barulah setelah meminum 4 botol potion penyembuh hpnya bisa kembali penuh dan efek racunnya menghilang.
__ADS_1
merasa dirinya sudah kembali fit, deathmark kembali maju menyerang alan, kali ini dirinya percaya diri bisa membunuh alan dengan bantuan anak buahnya.