
"ini waktunya dirimu untuk menunjukkan kekuatanmu!" olsen melihat pedangnya seakan dirinya sedang berbicara dengan pedangnya.
"semua... ayo maju..." gerbang penutup pabrik senjata pun dibuka. pasukan revolusi langsung berlari keluar pabrik dengan semangat yang menyala. dengan olsen di baris paling depan, pasukan revolusi seakan tidak takut jika olsen akan memimpin mereka ke dalam kematian.
"jangan beri ampun!" deathmark tentu tidak ingin tinggal diam. dirinya sendiri langsung membawa pasukannya untuk menyerbu pasukan revolusi.
"sekarang perlihatkan kemampuanmu!" olsen sekuat tenaga menebaskan pedangnya ke arah depan.
slash...
beserta dengan tebasan olsen, keluarlah tombak tombak tanah yang runcing di sepanjang arah tebasan olsen dari dalam tanah. tombak tombak tersebut langsung mengenai seluruh player yang berada di jalur tebasan olsen. semua player yang terkena tombak tanah tersebut langsung mati seketika.
"apa?" deathmark tentu terkejut mendapati anak buahnya yang langsung mati dalam satu serangan olsen. dirinya tentu tidak menduga di dalam pasukan revolusi ada orang yang kuat seperti olsen.
"jangan berhenti! itu pasti salah satu skill miliknya, dan sekarang pasti sedang cooldown!" deathmark membentak anak buahnya yang berhenti bergerak setelah melihat satu serangan dari olsen bisa menghabisi lebih dari 50 player.
berbeda dengan para player, pasukan revolusi yang melihat serangan dari olsen langsung terbakar semangatnya. kini mereka percaya jika mengikuti olsen bukanlah sesuatu yang salah. mereka yakin akan bisa memenangkan pertarungan bersama olsen.
thang...
thang...
gesekan besi terjadi di setiap sisi pertempuran. walaupun pasukan revolusi memiliki semangat juang yang lebih tinggi, namun mereka kalah dalam formasi. para player selalu bergerak dalam formasi player melee class di depan, dan player range class di belakang.
player player range class inilah yang seakan menjadi mesin pembunuh pasukan revolusi. walaupun pasukan revolusi juga memiliki penyihir, namun para penyihir pasukan revolusi sedang mengisi mana mereka yang telah habis untuk menahan serangan falling meteor.
pasukan revolusi tentu kesulitan untuk bisa membunuh player range class. bahkan untuk bisa mencapai posisi mereka saja begitu sulit.
hanya olsen yang bisa membabi buta membunuh para player dengan mudahnya. pedang barunya seakan akan bergerak sendiri untuk mencabuti nyawa para player yang ada di sekitarnya. pedang baru olsen begitu tajam, setiap kali tebasannya mengenai bagian tubuh player, bagian tubuh tersebut pasti langsung akan terlepas dari badan player.
__ADS_1
"zegra... urus dia!" deathmark yang sedang sibuk membunuh para pasukan revolusi tentu tidak melepaskan pandangannya pada olsen. dirinya bisa melihat olsen yang membabi buta membunuh anak buahnya. dirinya tentu tidak ingin anak buahnya mati sia sia begitu saja di tangan olsen.
"baik tuan..." zegra langsung meninggalkan kelompok deathmark. ditariknya sebuah anak panah eagle wing yang hanya tersisa 2 biji.
"beruntunglah kamu bisa mati di tangan anak panah ini." zegra bergumam sendiri sambil melepaskan anak panahnya ke arah olsen.
ciu...
sebuah elang angin langsung menyasar ke arah olsen. elang angin tersebut langsung menghabisi semua yang ada di jalur tembakannya. tidak peduli kawan atau pun lawan semua langsung terhempas begitu terkena elang angin tersebut.
"tuan olsen... hati hati..." salah satu prajurit olsen melihat serangan elang angin tersebut mengarah ke olsen. olsen yang sedang menebas para player di sekitarnya langsung melihat ke arah serangan elang angin yang mengarah kepadanya.
"kita lihat seberapa kuat kamu!" bukannya menghindari serangan, olsen malah menyambut serangan yang datang ke arahnya. ditebasnya elang angin tersebut menggunakan pedang barunya.
slash...
semua orang yang melihat adegan tersebut langsung terdiam. serangan zegra berhasil ditebas oleh olsen dengan sempurna. elang angin yang menghempaskan kawan maupun lawan langsung terbelah menjadi dua dan menghilang begitu saja setelah terkena tebasan olsen.
"itu karena pedangnya! ambil pedangnya dan berikan kepadaku!" deathmark yang melihat sendiri apa yang terjadi langsung memberikan perintah. dirinya yakin ketajaman pedang dari olsenlah yang membuat olsen bisa menebas angin menjadi dua.
anak buah deathmark langsung sekali lagi mengepung olsen. walaupun olsen bisa dengan mudahnya menghabisi para player, tapi tidak dengan prajurit prajuritnya. kualitas teknik bertarung prajuritnya jauh di bawah dirinya. membuat para prajuritnya kerepotan di semua tempat peperangan.
deathmark melihat jika alur pertempuran tengah memihak ke arah dirinya dan anak buahnya. jumlah pasukan revolusi yang tersisa pun tinggal setengahnya. sementara para player yang mati baru seperempat dari jumlah awal mereka.
"kepung dia! dia hanya satu orang!" deathmark melihat jika hanya olsen yang menjadi ancaman terbesar dalam pertarungan ini. jika dibiarkan terus menerus bukan tidak mungkin pasukan revolusi bisa membalikkan keadaan. tentu dirinya tidak ingin itu sampai terjadi.
"tuan... datang bala bantuan musuh dari sisi barat!" seorang assassin memberi laporan pada deathmark yang baru saja menghabisi pasukan revolusi terakhir yang ada di sekitarnya.
"bala bantuan?" deathmark tentu tidak menduga jika pasukan revolusi memiliki support.
__ADS_1
belum sempat deathmark selesai terkejut akan informasi yang dirinya terima, deathmark bisa melihat jika para player yang berada di sisi barat pertempuran terlempar ke udara. akar akar pohon mencuat dari dalam tanah dan melilit player player yang ada di sekitarnya.
###
shoote sun bisa bernafas lega setelah dirinya dan rombongannya telah sampai di kota irtys tanpa adanya gangguan. shoote sun tentu tidak ingin berlama lama, dirinya langsung mengajak rombongannya untuk segera ke pabrik senjata. setelah sampai di pabrik senjata barulah shoote sun bisa benar benar merasakan lega yang sesungguhnya.
namun, ketika rombongan shoote sun tinggal beberapa kilometer dari pabrik. shoote sun bisa melihat adanya awan hitam kelam yang muncul tiba tiba di atas pabrik.
"apa akan datang badai besar?" shoote sun mengerutkan dahi melihat awan hitam tersebut.
tetapi... beberapa menit kemudian... semua orang di dalam rombongan tersebut membuka mulutnya lebar lebar. mereka melihat suatu kejadian sekali seumur hidup.
"hujan meteor?" clara bingung antara dirinya harus kagum atau panik. seumur hidup dirinya baru kali ini melihat hujan meteor. namun di satu sisi dirinya tahu jika itu bukanlah hal biasa yang terjadi. yang pasti adalah masalah.
"gawat... pabrik senjata di serang!" shoote sun tentu tahu jika hujan meteor tersebut adalah sihir yang dilakukan oleh salah satu player.
"AS... dimana kamu? pabrik senjata di serang!" shoote sun langsung menelpon alan. dirinya perlu berkonsultasi tentang apa yang harus dirinya lakukan.
"baiklah... kamu segera menyusul!" shoote sun tahu jika menunggu alan bukanlah pilihan yang bijak. sesegera mungkin dirinya harus bisa membantu pasukan revolusi yang ada di pabrik senjata.
dengan kecepatan tinggi rombongan shoote sun berlari untuk bisa sampai di pabrik senjata sesegera mungkin. mulut seluruh pasukan revolusi yang ada di rombongan shoote sun terbuka lebar ketika melihat kuantitas pertarungan yang terjadi.
baru kali ini mereka melihat peperangan yang melibatkan ribuan orang. "cepat... kita bantu mereka. elman... bentuk formasi... freya, clara, ikut aku!" shoote sun mencoba sebisa mungkin memimpin rombongannya. walaupun tidak sepandai alan, paling tidak dirinya tengah belajar sedikit sedikit dari alan tentang cara membuat strategi jitu dalam pertarungan.
tiga orang gadis tersebut laksana dewi perang yang turun dari langit untuk menumpas musuhnya. di balik kecantikan 3 gadis tersebut, tersirat kekuatan yang tidak bisa diremehkan.
shoote sun membombardir para player dengan sihir cahayanya. setiap serangan sihirnya selalu bisa akurat. kalau tidak untuk membunuh player, sihir cahaya shoote sun menangkis serangan dari player yang sekiranya tidak bisa dihindari pasukan revolusi. shoote sun benar benar bisa mengamati area pertempuran dengan sangat baik.
freya lebih menggila lagi. sihir sihir akarnya membuat para player tidak berkutik. serangan freya selalu muncul dari dalam tanah, membuat para player tidak bisa mendeteksi arah serangan freya, apa lagi menangkisnya.
__ADS_1
sementara clara dengan senang hati meladeni setiap player yang mencoba mendekati shoote sun maupun freya. dengan perlindungan clara, tidak ada satu player pun yang bisa mendekati apalagi menyentuh shoote sun dan freya.
elman dan pasukannya pun tidak tinggal diam. dengan formasi yang teratur mereka bisa membunuh para player satu demi satu. walaupun tidak secepat ketiga gadis tersebut dalam urusan membunuh para player, tapi kedatangan mereka mengangkat moral tersendiri bagi para pasukan revolusi yang tadi sedang terdesak.