New World

New World
pasukan elit 3


__ADS_3

jonta terdiam sejenak, dirinya mengamati bangkai monster singa yang tergeletak dihadapannya. "kamu pasti bisa jonta..." kata jonta dalam hati. mencoba menyemangati dirinya sendiri. walaupun jonta juga tidak mengetahui secara pasti, apakah skillnya bisa dipakai untuk membangkitkan monster.


jonta mengangkat kedua tangannya kedepan, bersiap untuk melakukan skill pemanggilannya. sebuah lingkaran sihir langsung tercipta di depan kedua tangan jonta.


"rise from dead!" teriak jonta ketika mengaktifkan skillnya. lingkaran sihir yang berada di depan jonta langsung maju ke atas bangkai monster singa. lingkaran sihir tersebut langsung membesar seukuran dengan ukuran bangkai monster singa, lalu turun untuk menyelimuti bangkai monster singa dengan sihir.


[player tidak bisa melakukan pemanggilan monster. level monster terlalu tinggi.]


notifikasi sistem membuat jonta langsung lemas. dirinya sudah mencoba yang terbaik untuk melakukan apa yang alan pinta, namun tidak berhasil memenuhinya.


"tenang... masih ada kesempatan lain..." alan menepuk bahu jonta. mencoba untuk menghibur jonta yang nampak sedih.


jonta pun mengangguk, walaupun dirinya tetap merasa kecewa. paling tidak perkataan alan membuat dirinya sedikit merasa percaya diri.


alan meminta kepada freya untuk menyimpan bangkai monster singa tersebut di dalam dimensional bagnya. setelah mengamati proses pemanggilan monster jonta, alan sudah tahu bagaimana cara kerja skill yang jonta miliki, dengan bantuan joker tentunya.


cara kerja skill jonta sangat sederhana. jonta hanya bisa memanggil monster dengan selisih 10 level di bawahnya. jonta saat ini baru berlevel 26. itupun karena jonta baru saja naik level setelah alan dan kelompoknya membunuh monster singa. sebelumnya jonta baru level 22. itulah sebabnya pasukan undead yang jonta panggil sewaktu perang dengan para player hanya berlevel 12, mengingat NPC di new world tidak memiliki level. level monster undead yang jonta panggil pun mengikuti level maksimalnya.


alan yakin jika jonta memiliki level yang cukup tinggi, bukan masalah besar bagi jonta untuk dapat memanggil monster undead yang kuat. mulanya alan juga terkejut melihat jonta yang baru berlevel 22 sebelum naik setelah membunuh monster singa. terlihat jelas jika jonta selama ini tidak pernah melakukan levelling untuk meningkatkan levelnya. namun alan tentu tidak begitu mempermasalahkannya, menaikkan level dengan cepat adalah keahlian alan.


alan memeriksa item yang dijatuhkan oleh monster singa tersebut.


[ lions head. gold class.


deff + 35


agi + 15


int + 30


active skill


lions roar


mengeluarkan gelombang bunyi untuk menyerang lawan di sekitarnya. dapat menyebabkan efek stun selama 2 detik kepada lawan yang berada di sekitarnya.


cool down 10 menit.


lions shield


mengeluarkan pelindung kepada pengguna. dengan kapasitas pelindung sebesar 100% jumlah int pengguna.


cool down 25 menit.]


alan memberikan lions head kepada jonta. alan berpikir lions head akan sangat berguna bagi jonta jika jonta sedang dalam keadaan terdesak, mengingat jonta sangat kurang pengalaman dalam pertarungan satu lawan satu.

__ADS_1


"baiklah... kita lanjutkan perjalanan!" alan tidak ingin membuang waktu terlalu banyak. dirinya perlu bertambah kuat secepat mungkin untuk bisa segera memenuhi tujuan utamanya. menghancurkan guild sun flower...


itulah tujuan utama alan saat ini. dirinya perlu memastikan jika guild yang dibentuk oleh sun flower grup tersebut tidak dapat berkembang menjadi salah satu guild terkuat di new world. akan sangat merepotkan untuk menghancurkan guild sun flower jika mereka telah berkembang menjadi guild yang kuat.


alan membawa pasukannya untuk semakin dalam menyusuri hutan. semakin ke dalam, tentu monster yang akan mereka temui akan semakin banyak. dan benar saja, belum sampai mereka setengah jam masuk ke hutan lebih dalam, seekor ular berwarna putih menghadang alan dan pasukannya.


[white skin piton, elite monster, level 43.


hp 46000.]


"bagus... kurasa monster ini cukup bagus untuk latihan kalian!" alan mengkomando pasukannya.


pasukan alan memandang monster ular dihadapan mereka. tatapan monster ular tersebut sangat mengintimidasi pasukan alan. walaupun pasukan alan nampak masih sedikit gemetaran melihat monster ular sepanjang 12 meter tersebut, mereka mencoba untuk bersikap tegar. mereka sudah membulatkan tekad untuk bisa bertambah kuat di bawah bimbingan alan.


"semuanya! dengarkan selalu komando dariku! jangan bertindak sembarangan! langsung mundur jika ada yang terluka!"


pasukan alan hanya mengangguk dan bersiap siaga dengan senjata mereka, tanpa diberitahu alan pun mereka sudah tahu untuk tidak bertindak sembarangan tanpa perintah dari alan.


"range class... serang!"


lesatan panah langsung meluncur ke arah piton raksasa tersebut. alan nampak sedikit tersenyum melihat lesatan anak panah pasukannya kini lebih bertenaga daripada sebelumnya. nampaknya pasukan alan mulai bisa merasa rileks saat menghadapi monster.


jleb...


jleb...


anak panah tersebut hanya menancap ketika mengenai badan monster ular tersebut. monster ular pun marah atas luka yang pasukan alan berikan. monster ular pun menggerakkan badannya untuk maju menyerang alan dan pasukannya.


"semua menyebar!" perintah alan ketika melihat monster ular maju ke arah kelompoknya. piton adalah jenis ular tanpa bisa. piton hanya mengandalkan serangan fisik untuk melumpuhkan lawannya. menyebar adalah salah satu cara untuk mengecoh pergerakan monster piton.


duar...


lubang cukup dalam ketika piton tersebut menyerang menggunakan ekornya. prajurit alan pun merasa beruntung telah menghindari serangan dari piton tersebut. mereka tidak bisa membayangkan akan jadi seperti apa mereka jika terkena serangan ekor piton tersebut. jadi prajurit geprek mungkin?


"sisi kanan... serang!" alan melihat ada peluang bagi pasukannya untuk menyerang dari sisi kanan.


slash...


slash...


12 orang dari pasukan alan menyerang secara bersamaan. memberikan luka yang cukup dalam kepada monster ular.


duar...


monster ular pun tidak tinggal diam ketika disakiti. monster ular langsung melibaskan ekornya untuk menyerang prajurit alan. untung saja prajurit alan bisa mundur sebelum ekor monster ular tersebut mengenai mereka. ekor monster ular pun hanya menabrak tanah, menimbulkan lubang yang cukup dalam.

__ADS_1


"hati hati dengan ekornya! lakukan serangan secara bergantian! jangan membuat gerombolan!" alan mengingatkan pasukannya dari kejauhan. dirinya sengaja untuk tidak ikut ambil bagian dalam menghadapi monster piton. alan hanya akan bertindak jika pasukannya benar benar terdesak.


prajurit alan menuruti perintah alan dengan sangat baik. mereka percaya sepenuhnya kepada alan dalam meracik strategi. prajurit alan bukannya tanpa kesulitan dalam menghadapi monster piton. sesekali prajuritnya terlambat bertindak ketika alan memerintahkan untuk menghindar atau mundur.


alan langsung meminta freya untuk menyelamatkan prajuritnya yang terluka dengan sihir akarnya. sihir akar freya sangat efektif untuk menarik pasukan yang terluka atau sekedar memberikan perlindungan perisai. alan tentu tidak ingin prajurit elit yang dirinya siapkan mati sia sia di tangan monster.


setelah satu jam pertarungan, akhirnya prajurit alan bisa membuat hp monster piton menjadi 0. saat ini prajurit alan belum mampu untuk membunuh monster piton dengan menyasar bagian vitalnya. alan juga tidak mempermasalahkan hal tersebut. bagi alan, prajuritnya bisa berhasil membunuh monster berlevel 43 dalam percobaan pertama sudah cukup. belum tentu player biasa akan bisa melakukan hal yang prajuritnya lakukan. walaupun itu semua juga karena komando dari alan.


"baiklah... kita istirahat 1 jam... sembuhkan luka kalian. dan kita akan lanjutkan lagi setelah kalian beristirahat."


alan membagikan potion buatannya kepada prajuritnya agar mereka bisa menyembuhkan luka luka mereka. selesai membagikan potion, alan melakukan rutinitasnya. mengambil item yang terjatuh dari monster dan meminta freya untuk mengamankan bangkai monster.


sayangnya... monster piton tidak menjatuhkan item yang bisa langsung bermanfaat. monster piton hanya menjatuhkan koin 5 silver dan sebuah kunci.


[???, ???] alan mengerutkan dahi melihat sebuah kunci yang hanya menunjukkan tanda tanya.


'joker?' tanpa diberi aba aba lebih banyak, joker langsung mengidentifikasi kunci yang dijatuhkan oleh monster piton tersebut.


[treasure screet key. gold class.


kumpulkan kelima kunci untuk bisa membuka pintu ke dalam screet treasure temple. lokasi temple akan muncul ketika kelima kunci telah dikumpulkan.]


"hem... tidak kusangka akan mendapatkan hal seperti ini." alan tentu sangat bersemangat mendapatkan kunci tersebut. tanpa sadar bibirnya tersenyum dengan sendirinya. screet treasure... pastinya akan dipenuhi oleh harta.


"apa yang kita dapat?" shoote sun tahu alan tidak akan tersenyum seperti itu jika tidak mendapatkan sesuatu yang luar biasa.


"kita akan mendapat harta karun." alan tentu tidak ingin menutupi apa yang dirinya dapat dari teman temannya.


"harta karun?" semua orang dalam kelompok alan tentu langsung tertarik begitu mendengar apa yang alan sampaikan.


"benar... ini dia..." alan menunjukkan sebuah kunci.


"ini?" shoote sun dan yang lainnya tentu bingung melihat kunci yang ditunjukkan alan.


"ya... ini kunci untuk membuka tempat harta karun. kita hanya perlu mencari ke empat kunci lainnya."


"4 kunci lagi?" "di hutan ini?"


perkataan alan memang sederhana. mencari 4 kunci di tengah hutan, dan kunci itu akan muncul setelah mengalahkan monster yang memilikinya. sederhana untuk dikatakan tapi bagaimana untuk melakukannya?


berapa monster yang mesti mereka bunuh?


berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencari kunci tersebut?


pertanyaan pertanyaan tersebut tentu terngiang di kepala semua orang yang ada di kelompok alan.

__ADS_1


"tenang... aku punya cara tersendiri untuk mencari kunci ini." seakan tahu akan apa yang dipikirkan oleh teman temannya. alan mencoba menenangkan mereka semua. semua orang merasa hal tersebut mustahil untuk dilakukan. namun tidak bagi alan. dengan bantuan joker... tidak ada yang mustahil baginya di new world.


__ADS_2