Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung

Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung
Chapter 147 : Jenderal Iblis Ignition


__ADS_3

Selama pertarungan Souma dan Lilith hanya menjadi seorang pengamat.


"Nona Scarlett memiliki gerakan yang bagus apa itu skill combo yang menggabungkan skill percepatan dan skill penguatan tuan."


"Ah, di sini tidak seperti di dunia itu.. mereka menyebutnya sebagai sihir namun Scarlett tidak menggunakan hal tersebut, dia bergerak dengan tubuhnya sendiri."


"Dengan kata lain tubuhnya tidak normal."


"Yah mungkin bisa dibilang begitu."


Scarlett membentuk batang-batang besi persegi yang memanjang ke udara untuk berdiri di atasnya sementara Ignition memotong mereka yang mendekat ke arahnya.


"Sihir besi."


"Kurasa begitu."


"Tuan... sejak dulu aku ingin menanyakan satu hal, kenapa tuan selalu repot-repot menyelematkan orang lain padahal orang-orang tersebut hanyalah orang asing bagi Anda."


"Kenapa yah? Aku juga tidak tahu, jika harus dikatakan mungkin aku hanya ingin memastikan kebahagiaan orang lain saja, orang baik pantas mendapatkan kebahagian kurasa."


"..."


"Ada apa Lilith?"


"Tidak, Anda terlihat berbeda, biasanya Anda terlihat malas dan selalu mengantuk."


"Aku pikir ini gara-gara efek bekerja terlalu keras."


"Begitu."


Souma telah memikirkannya, sejak ia mengambil karyawan toko ia terus saja disibukkan banyak hal, terakhir kali ia harus membangun kota dan sekarang dia terlalu banyak memiliki bawahan yang harus diurusnya.

__ADS_1


Dengan itu Souma memang jelas tidak memiliki waktu bermalas-malasan namun di waktu tertentu dia masih bisa istirahat dan bersantai.


Aku pikir ini yang disebut kehidupan, ucap Souma dalam hati saat potongan besi berjatuhan di sekitarnya.


Itu mengejutkan bahwa Ignition memiliki satu mata tambahan di keningnya yang mampu menembakkan sinar mirip laser.


Lilith dan Souma melompat ke atas untuk menghindari serangan yang menyasar kepada keduanya, di atas genteng dia melihat bagaimana Scarlett bergerak semakin cepat untuk menghindari tembakan laser tersebut.


Itu mengenai bahunya kendati demikian dengan cepat terpulihkan dengan baik. Dia menebas di udara membentuk bilah angin yang meluncur ke depan dan bertubrukan langsung dengan sinar tersebut.


Pertarungan yang sengit dengan kecepatan yang luar biasa.


"Iblis itu sepertinya sudah mulai kewalahan, ini mungkin akan jadi pertarungan membosankan."


Dibandingkan Scarlett jika Lilith bertarung, itu akan lebih membosankan.


Souma tahu akan hal itu lebih dari siapapun.


Didorong Scarlett keduanya menghantam tanah menghasilkan semburan beberapa meter ke udara.


"Sudah berakhir."


Souma dan Lilith memeriksa keadaan Scarlett walau dia babak belur dengan pakaian compang-camping nyawanya sama sekali jauh dari kematian.


"Aku berhasil Souma."


"Tolong tutupi dadamu dulu."


"Kau boleh menyentuhnya kalau mau."


"Kalau begitu aku saja."

__ADS_1


"Yaw hentikan Lilith."


"Seperti memegang mochi tuan."


"Jangan mengatakannya padaku."


Dengan kerusakan kota separah ini, Souma yakin Anna akan memarahinya.


Di tempat lain Misela telah menjatuhkan banyak musuh serta mengalahkan pemimpinnya dengan baik, di antara hal tersebut dia mendapatkan buku yang di dalamnya berisi banyak nama dari orang-orang yang bekerja untuk pemberontakan.


"Yang mulia ratu."


Anna yang masih memiliki tubuh kecil menerima buku tersebut.


"Aku tidak tahu ini benar atau salah, yang jelas tangkap saja dulu dan jangan sampai disakiti."


"Dimengerti, satu hal lagi yang mulia.. laporan dari istana tuan Souma dan nona Scarlett keduanya telah meninggalkan ruangannya."


"Jadi begitu, aku sudah menduganya."


"Apa benar?"


"Saat Souma jadi penurut itu sangat mencurigakan."


"Sepertinya yang mulia sangat dekat dengannya, apa Anda menyukainya?"


"Ugh.."


"Dari reaksi Anda itu terlihat jelas."


"Pokoknya mari pergi dari sini."

__ADS_1


"Baik."


__ADS_2