
Di tempat lain Souma telah menarik pedangnya untuk melawan anggota Six Seven Heaven Fall bernama Miyura, dia adalah seorang pengguna kipas serta seorang alkemis sepertinya.
"Kalau begitu aku mulai duluan," katanya selagi mengibaskan kipas di tangannya.
Kipas itu menciptakan bilah angin yang menerjang pada Souma, dia berhasil menangkis semuanya namun tentu itu hanya pengalihan semata, pada dasarnya Miyura bukanlah seorang yang bertarung dari jarak jauh dia seorang yang mampu melawan seseorang secara berhadapan satu lawan satu.
Ketika dia muncul di depan Souma, ia mengayunkan kipasnya, di ujung kipas ada semacam besi tajam yang dilapisi oleh racun siapapun yang terkena akan langsung lumpuh tanpa bisa melawan.
Souma menahan kipas itu, tepat saat itu sebuah jarum ditembakan dari mulut Miyura menusuk lehernya sebelum dia mundur menjaga jarak.
"Racunku akan langsung bereaksi, apa kepalamu mulai pusing atau sebagainya?"
"Kau lupa sesuatu yang penting, aku juga seorang alkemis."
Souma menelan sebuah pil hingga racun sebelumnya bisa dinetralisir tentu itu membuat semua orang bergidik ngeri.
"Bagaimana kau bisa minum obat tanpa tahu seperti apa racun yang kugunakan?"
"Belakangan ini aku berfikir merepotkan jika membuat anti racun setiap saat ketika seseorang terkena racun jadi aku membuat obat yang bisa menetralisirnya racun apapun."
__ADS_1
"Itu benar-benar tidak masuk akal, tidak mungkin ada obat ajaib seperti itu."
"Tapi barusan kau bisa melihatnya."
Miyura mendecapkan lidahnya dan kembali menyerang Souma, dibanding anggota lainnya kekuatan tempurnya adalah yang paling rendah ia selalu mengandalkan racunnya namun sekarang seolah kekuatan yang dia banggakan tidak bisa berpengaruh pada siapapun.
Dia semakin frustasi.
Miyura mengibaskan kipasnya lagi dan Souma menangkisnya lalu bergerak ke sampingnya, memberikan tebasan pedang cepat yang berhasil ditahan olehnya.
Berbeda dari sebelumnya kini Miyura menjatuhkan bom-bom asap yang sangat beracun, semua penonton bisa mengetahui itu.
"Hanya dengan menghisapnya satu kota bisa langsung mati, aku yakin pria barusan akan mati."
Asap racun dihempaskan oleh kipas milik Miyura namun dia terkejut bagaimana Souma masih berdiri dengan santai.
"Tidak masuk akal, apa obatmu juga bisa menetralisir racun dari pernapasan."
Yang sebelumnya melalui darah dan yang kedua bagi Souma tidak terjadi apa-apa juga, dia terlalu kuat bahkan tidak bisa disebut sebagai manusia lagi.
__ADS_1
Di bangku penonton Janet tampak melihat dengan wajah kagum, sedangkan Black turut terkejut seperti yang lainnya.
"Sudah kukatakan aku memiliki penawaran untuk semua racun, apa kau ingin menyerah sekarang?"
Miyura tak bisa berkata apa-apa lagi, selama ini dia hanya bergantung pada racun bahkan ketika anggota lain mengolok-ngoloknya karena lemah dia merasa bahwa hanya racun yang membuatnya hidup saat penyeleksian Six Seven Heaven Fall diadakan, namun sekarang bahkan racun tidak bisa bekerja pada orang di depannya.
"Aku menyerah, selain racun aku tidak memiliki kemampuan yang lainnya."
Souma menyarungkan pedangnya sebelum mengulurkan tangan untuk membantunya berdiri yang diterima baik olehnya.
"Tidak, kau punya sesuatu yang lebih kuat daripada racun."
Miyura memiringkan kepalanya.
"Kamu bisa memulai dengan menyembuhkan banyak orang khususnya orang-orang yang tidak memiliki uang untuk berobat."
"Souma, kau?"
Yang dilakukan Souma sekarang adalah mencoba memberikan alasan baru untuk membuatnya maju kembali.
__ADS_1
"Kurasa kau benar."
Penonton jatuh dalam kekecewaan, mereka bisa tahu berapa uang yang akan keluar dari kantung mereka ke depannya.