Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung

Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung
Chapter 177 : Hal Untuk Dirundingkan


__ADS_3

Souma duduk bersama dua wanita peri yang memandangnya dengan senyuman jahil, dia tidak pernah merasakan hal seperti ini tapi rasanya dia tahu apa yang dirasakan pria saat berada di ruangan dengan lawan jenis.


Dia tidak pernah memikirkannya sejauh itu.


"Souma wajahmu memerah loh."


"Entah kenapa kau terlihat jadi cowok normal pada umumnya dibandingkan sebelumnya."


Souma menghela nafas panjang dan mencoba untuk mengalihkan topik pembicaraan.


"Kekaisaran mencoba untuk mengambil kerajaan Diamond, kedatanganku kemari ingin menawarkan kerja sama untuk melawannya."


"Itu jelas mustahil," Viyane tanpa ragu untuk menunjukkan keberatannya.


Selain wilayah kekaisaran yang luas dia mengerti bagaimana pasukan yang dimilikinya. Ia akan kalah dalam kekuatan maupun jumlah tapi Souma memiliki hal yang lain untuk dikatakan.


"Aku juga akan mengundang ras malaikat untuk turut ambil dalam bagian ini, tidak berlebihan jika kita menjatuhkan kekaisaran maka hanya akan ada tiga kerajaan di benua tengah."


"Itu ide yang sembrono, ada kemungkinan mereka juga menolak."


Souma bisa saja menyerang kekaisaran secara terang-terangan namun dampak yang diterimanya jelas jauh lebih dari seharusnya.


Ia tidak tahu harus bagaimana jika wilayah ini diambil olehnya terlebih semua orang juga akan takut padanya dan mewaspadainya sebagai monster di sisi lain jika dark elf dan ras malaikat yang memiliki perseteruan sebelumnya dengan kekaisaran melakukannya maka tidak ada yang komplain tentang itu.


Mereka tidak akan dianggap sesuatu yang abnormal seperti Souma bahkan penduduk kekaisaran yang telah kehilangan pemimpinnya akan pulih dengan mudah lagipula kaisar sekarang telah membawa penduduknya ke jalan yang cukup menyulitkan bagi mereka.

__ADS_1


Walau terkesan sombong Souma tidak berpikir bahwa dirinya akan kalah dalam hal pertarungan.


Viyane masih menimbang-nimbang, dia seorang ratu yang memiliki tanggung jawab besar atas dark elf, satu keputusannya yang salah itu juga akan membawa dark elf pada kehancuran.


"Jika itu aku, aku tidak akan ragu untuk membantu Souma... ia menyelamatkan hutan peri aku yakin ia tidak benar-benar ingin membawa dark elf ke tempat yang berbahaya."


"Aku yang akan maju untuk melawan orang-orang yang kuat tersebut."


Viyane akhirnya memutuskan.


"Aku akan menyerahkan pada pilihan ras malaikat, jika mereka ingin bergabung maka aku tidak masalah untuk ikut."


Souma bisa mengerti tentang keputusan itu.


"Aku akan senang jika Symponia tidak memelukku."


"Sudah kuduga kau jadi aneh Souma."


Souma ingin melarikan diri namun kedua wanita ini jelas tidak melepaskannya, entah Hostoria atau Souma mereka memiliki malam yang indah.


"Ugh... aku tidak bisa tidur dengan dua wanita di sebelahku."


Mendengar gumaman itu sang dewi tertawa.


Dia duduk di kursi dengan pakaian militer lengkap dengan topi dan sepatu bot tinggi.

__ADS_1


Souma selalu berfikir dewi ini ahli dalam cosplayer.


"Itu reaksi yang normal loh Souma, tak masalah untuk melepaskannya tapi kupikir Celestrial akan menangis karena dia bukan yang pertama."


"Jadi benar."


"Ia yang mengembalikan perasaanmu, apapun itu kupikir kau harus menemuinya nanti dan nikahi dia."


"Aku tidak berada dalam situasi untuk menikahinya."


"Tidak baik mengabaikan orang yang telah membantumu seperti itu loh, Celestrial tidak menolakmu untuk menikah dengan yang lainnya jadi tidak ada alasan untuk menolaknya."


"Meski begitu."


"Soal gadis itu kah... sudah waktunya kau melepaskan dia, seiring waktu manusia harus terus maju dan mengabaikan apa yang buruk di masa lalu, tak masalah jika Souma meminta waktu untuk menikahi yang lainnya tapi jika Celestrial aku pikir dia pantas mendapatkan hadiahnya, bukannya kau juga menyukainya."


"Sepertinya dewi sekarang sedikit pemaksa."


"Aku memang memaksa loh, aku hanya ingin mengatakan itu pastikan kau tidak melewati batas sebelum dengan Celestrial."


"Kau jelas sangat menyukainya."


"Seharusnya aku sedikit menyembunyikannya."


Sang dewi menghilang seutuhnya dan Souma membenamkan dirinya pada nasibnya.

__ADS_1


__ADS_2