Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung

Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung
Chapter 321 : Berpetualang Bersama


__ADS_3

Sekitar 100 orang pelayan guild yang semuanya wanita membungkukan badan ke arah Souma, itu membuat semua orang terdiam dengan wajah terkejut.


"Apa-apaan pria itu, apa dia memiliki hubungan dengan seluruh staf guild."


"Harem apaan ini?"


Lebih tepatnya beberapa situasi membuat Souma memiliki pelayan sebanyak 300 orang yang sekarang semuanya adalah vampir.


Beberapa bekerja di guild petualang, di guild perdagangan serta berada di mansion. Untuk alasan tertentu Souma selalu menghindari tempat terakhir.


"Kalian bisa mengabaikanku bukan?"


"Mana mungkin kami melakukannya, bagi kami semuanya tuan Souma tetap tuan kami yang luar biasa, saya harap Anda bisa meluangkan waktu untuk berkunjung ke mansion."


"Suamiku memang populer, pastikan untuk memuaskan mereka semua nanti."


Souma hanya bisa menjatuhkan bahunya lemas sebelum dia menerima sebuah kuncian di lehernya.


Yang melakukannya adalah Astrea seorang elf berambut perak dengan rok ketat yang terhubung dengan gaterbelt dari balik pahanya serta pakaian terbuka yang memamerkan dadanya yang besar.


"Sialan Souma, ke mana kau selama ini.. padahal aku sangat merindukanmu."


"Kau mencekikku, bisa kau lepaskan aku dulu?"


"Heh, kau terlihat berbeda sekarang, kurasa itu bagus."


Atas permintaan tulus Souma, Astrea melepaskan kunciannya.


"Kau datang bersama salah satu istrimu."


"Halo, terakhir kali aku datang saat mengirimkan potion kemari."

__ADS_1


"Kami sangat terbantu saat itu."


Beberapa petualang berasal dari luar cenderung tidak mengetahui tentang Souma jadi mereka saling berbisik satu sama lain.


"Salah satu istri, berapa dia punya istri?"


"Kudengar dia memiliki 6 istri salah satunya ratu kerajaan ini, tapi sejujurnya dia punya selingkuhan 300 lebih wanita jika kau menghitung dengan pegawai yang bekerja di tokonya."


"Apa? Aku iri."


"Kau tidak akan kuat tidur dengan wanita lebih dari satu saat malam hari."


Sebuah pisau menembus meja di dekat mereka.


"Kalian cukup berani membicarakan tuan kami, apakah bosan hidup."


"Heeeeh, maafkan kami."


Mengabaikan hal itu Souma menjelaskan kedatangannya.


"Owh, apa kau terdaftar sebagai petualang?"


"Tidak, apa aku harus mendaftar?"


"Biasanya seperti itu tapi kurasa kau tidak akan menjadi petualang, jadi ambilah quest yang kau suka dan akan dihitung sebagai pencapaian Souma."


"Aku senang mendengarnya."


Lugunica menghela nafas panjang.


"Paling juga Noreen hanya bisa melawan slime."

__ADS_1


"Aku bisa lebih dari itu."


Sementara Noreen memilih quest, Souma mengitari pandangan ke sekeliling guild.


Awalnya tempat ini sudah ramai tapi sekarang lebih ramai.


"Bisnis guild sangat maju."


"Kau menyadarinya, setiap jam kami melayani lebih dari 1.000 orang, dengan bantuan pelayanmu kami menjalankan bisnis sangat terkendali."


"Bukannya itu akan buruk jika para petualang malah pindah ke kota ini, guild di luar kota mungkin akan kehilangan pekerjaan mereka."


"Tidak begitu juga, guild yang lain masih memiliki daya tarik berbeda karena itulah mereka tidak keberatan."


"Jika mereka mempunyai masalah tidak masalah jika mereka diperkerjakan di tempat ini juga."


"Tidak seperti Souma yang kukenal, apa kau sedikit merasa bersalah pada mereka?"


Karena perasaan Souma kembali, dia tidak bisa mengabaikannya.


Astrea meletakan tangan di kepala Souma layaknya seorang kakak perempuan yang melihat adik laki-lakinya yang bermasalah yang tumbuh menjadi dewasa.


"Saat pertama kali aku bertemu denganmu, kupikir kau sudah tidak ada harapan tapi sekarang aku senang kau lebih baik dari yang aku kira."


Souma hanya menaikan bahunya sampai Noreen membawa selembaran di tangannya.


"Sepertinya pekerjaan ini menarik, aku ingin mengambilnya."


"Ugh, melawan Minotaurus sangatlah sulit, dan kamu yakin tidak tertarik dengan masuk ke menara?" tanya Astrea.


"Mungkin lain kali."

__ADS_1


__ADS_2