
"Apa Souma baik-baik saja, setelah kembali dari mansion dia jadi pemurung."
"Mungkin di sana Souma banyak bersenang-senang dengan pelayannya."
"Eh, padahal denganku juga belum?"
"Tapi kurasa bukan karena itu, mungkin Souma sedang terkena penyakit bekerja keras?"
"Penyakit apa itu?"
"Biar aku jelaskan, penyakit bekerja keras adalah sebuah penyakit yang muncul saat kita bekerja keras, hal ini hanya diderita oleh orang-orang yang sebelumnya pemalas dan memutuskan untuk bekerja, karena beban mental yang begitu kuat untuk memaksakan dirinya maka tubuhnya tidak bisa menahan lagi tekanan karenanya mood dalam tubuhnya menjadi buruk dan semua perasaan positif seperti ceria dan kebahagiaan lenyap seutuhnya."
"Bukannya itu berbahaya, nah Scarlett kau ilmuan apa kau tahu cara membuat Souma kembali tersenyum?"
"Ini sulit, normalnya penyakit seperti ini bisa dengan mudah dihilangkan dengan kita saling bergiliran mengangkat rok kita di depan wajah Souma dan biarkan ia menilai semuanya, kebanyakan pria akan langsung senang dengan itu... namun Souma."
Semua orang kembali melirik ke arah Souma yang hanya duduk dengan pandangan kosong.
"Hal seperti itu sulit dilakukan untuk pria yang sudah kehilangan nafsunya."
Undine memotong.
"Bagaimana dengan makanan, Souma pasti menyukainya dan Risela membantahnya karena diantara mereka Souma lebih hebat dalam hal memasak.
"Memangnya kau punya ide yang lebih baik?"
"Buat Souma untuk mengikat kita lalu ia menghukum kita."
__ADS_1
"Maaf sudah bertanya denganmu, bagaimana dengan Anna?"
"Heh?"
"Apa aku biarkan Souma menyentuh dadaku lagi."
"Kau mungkin akan memperburuk keadaan, kita harus punya cara jitu untuk membuat Souma kembali bergembira ini tugas dari para istri," teriak Celestrial semangat.
"Yah bukannya dari kita belum ada yang menikah dengannya."
"Apa yang kamu katakan tinggal di satu atap yang sama, menghabiskannya waktu bersama serta melakukan hal mesum itu sudah dianggap sebagai istri."
"Aku pikir tuan putri selalu polos, ternyata aku salah," tambah Asetasius.
"Tunggu, kenapa kalian menatapku seperti itu.. Lilith pelayannya ia mungkin bisa mengatasinya, tolong katakan sesuatu."
"Benarkah?"
"Iya... tuan selalu bersikap dingin bahkan jika seseorang bertanya padanya ia dengan dingin mengabaikannya."
"Entah kenapa aku merasa tertantang untuk membuat Souma kembali ceria."
"Aku juga."
Lilith merasa kebingungan sampai Risela memutuskan.
"Mari coba saja semuanya, pertama mari angkat rok kalian satu persatu dan lihat bagaimana reaksi Souma."
__ADS_1
"Kalau begitu aku duluan."
Celestrial mengambil langkah pertama, saat dia melakukannya Souma hanya tersenyum masam dan ia jatuh di lantai.
"Harusnya aku mengenakan yang lebih imut."
"Punyaku yang lebih berani."
Melihat bagaimana mereka secara bergiliran melakukan hal tidak tahu malu, Souma tidak tahu harus bereaksi seperti apa.
"Sekarang dengan ikatan tali."
"Entah kenapa aku merasa itu akan gagal."
Saat Tako muncul Souma bisa melihat dia melambaikan salah satu tentakelnya dan mendekat ke arahnya.
"Tako, Tako"
"Ada apa Tako?"
"Tako, Tako."
Tako memberikan sebuah bingkisan yang di dalamnya ada potongan kue dengan buah cerah di atasnya.
"Itu, itu adalah kue yang paling enak yang belakangan ini terkenal di kota, sedang diskon lagi... karena sangat laku sulit untuk mendapatkannya," teriak Risela disusul semua orang.
"Entah kenapa Souma memang sulit dipahami."
__ADS_1