
Di sebuah istana megah beralaskan batu marmer yang memukau seorang wanita setinggi 177 cm berjalan dengan sepatu haknya, dia mengenakan gaun terusan ketat berwarna hitam dan cenderung terbuat dari kulit, ia mengenakan sarung tangan hitam serta memiliki rambut hitam sepinggulnya terayun ke kiri ke kanan mengikuti pinggulnya yang bergerak dengan sempurna.
Satu hal yang menggambarkannya adalah bentuk tubuh yang tidak memiliki kecacatan sedikit pun dan semua orang memangilnya penyihir senja, mata yang berwarna hitam lapis menatap sosok seorang wanita berambut merah yang duduk di singgasana selagi menyilangkan kakinya.
Tidak seperti dirinya yang mengekspos wajah serta tubuhnya, wanita di depannya cenderung menutup wajahnya dengan topeng putih dan hanya menyisakan dua lubang untuk mata.
"Hmm kau masih tidak menunjukkan wajahmu, apa kau tidak ingin ketahuan jelek."
"Lucu sekali penyihir senja dan kau benar-benar memamerkan tubuhmu itu, meskipun kudengar kau tidak pernah terlihat oleh siapapun bahkan di depan organisasi yang kau buat."
"Fufu akan berbahaya jika mereka melihatku seperti ini, kau tahu penyihir sage memiliki reputasi buruk kami sering disebut eksistensi yang penuh kegilaan."
"Itu terlihat dari tingkah lakumu."
"Apa maksudmu?"
"Di wajahmu ada noda darah."
"Ara, Ara, kenapa aku melewatkannya... padahal aku membunuh selalu tidak meninggalkan jejak."
"Kau memang makhluk yang jahat."
"Bukannya kau yang lebih jahat dariku.. kau menghapus keberatan ras serigala kemudian membakar hutan peri dengan menggunakan sihir tertentu agar manusia menurutimu, bahkan memintaku untuk membunuh dua pahlawan serta membantu empat kerajaan untuk membuat perang di benua ini. Bukannya kau sangat mengerikan ratu para vampir."
__ADS_1
"..."
"Ah tidak, harusnya aku memanggilmu Scarlett Evergarden... cucumu Stella pasti akan kecewa bahwa neneknya adalah vampir pertama yang membuat ras lain terhapus."
"Sifatmu benar-benar menyebalkan, jangan sentuh Stella atau kau akan menyesal entah kau penyihir Sage aku akan membunuhmu."
"Fufu memangnya kau bisa mengalahkanku."
"Apa kau pernah mendengar istilah para semut mengalahkan gajah yang besar."
Penyihir Senja memutar tubuhnya sekolah menari selagi memiringkan kepala dengan senyuman lebar.
"Aku tahu, maksudmu menang dengan jumlah banyak... jika ratusan pecundang berkumpul maka mereka jadi pemberani."
"Awawa benar-benar mengerikan, ras vampir menakutkan aku lupa bahwa kalian sebelumnya diciptakan oleh manusia dari berbagai penelitian mengerikan."
"Tapi tidak semengerikan para penyihir."
"Benar sekali."
"Asetasius, tarik kembali pedangmu."
"Baik yang mulia."
__ADS_1
"Ara, kupikir aku akan mati.. itu membuatku takut kau tahu, jantungku lemah darahku juga rendah, aku adalah wanita yang membutuhkan jalinan kasih sayang yang lembut dan hangat."
"Sampai sekarang aku tidak tahu kenapa kau mau membantu kami, sebelumnya kau juga membantu Anna?" pertanyaan itu dikeluarkan oleh Asetasius yang tidak langsung mendapatkan jawabannya.
Sementara itu luka di mulut penyihir senja tertutup dengan baik, dengan kegembiraan yang tidak bisa digambarkan dengan mudah penyihir senja melompat di dekat patung-patung yang diletakkan di aula ini, dia mengayunkan tubuhnya selagi memegangi setiap patung dengan satu tangan.
"Kami penyihir sage tidak memiliki pekerjaan, kami selalu dibuat merasa bosan, bosan dan bosan, singkatnya kami melakukan ini untuk satu hal... agar kami terhibur entah siapa yang menang dan kalah aku tidak peduli, selagi bisa memuaskanku itu sudah cukup, kau memintaku untuk menyulut peperangan di kerajaan ini maka aku lakukan, saat mereka saling membunuh satu sama lain maka akan muncul pemenangnya dan kau akan menyerang siapapun yang menang dan menjadikan rasmu berada di atas, bukannya itu sangat menghibur, aku ingin tahu bagaimana kalian jatuh."
"Tutup mulutmu."
"Asetasius."
Scarlett segera menghentikannya.
"Maafkan aku yang mulia."
"Ras kami akan menjadi ras terkuat melebihi Elf, Dwarf, Naga, Lizardman, manusia, iblis atau bahkan penyihir."
"Aku tidak sabar melihatnya, kalau begitu sampai nanti.. semoga beruntung Scarlett.. ah, aku mencuri pengetahuan tentang sihir pengendali naga, jika aku bertemu dengannya aku pasti akan dibunuh jadi aku tidak akan muncul beberapa hari ini.. mengingat wanita itu cukup mengerikan aku sedikit merinding, dia menggerakkan ribuan naga selagi berteriak, waktunya festival naga, festival naga."
"Kau pun sama mengerikannya penyihir senja."
"Kuanggap itu sebuah pujian, sampai nanti."
__ADS_1
Penyihir senja berjalan pergi.