Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung

Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung
Chapter 310 : Semua Anggota


__ADS_3

Ketika Dark Soul melahap para iblis, sebuah pedang hitam terbang dari atas kemudian menukik dan menusuknya dari atas menembus tanah.


Di pedang itu berdiri pria dengan rambut hitam mengenakan haori serta wajah penuh tindik, dia adalah Jean anggota Six Seven Heaven Fall, di saat yang sama yang lainnya turut mengepung Souma yang duduk selagi menaikan kakinya selagi menenteng pedang di bahunya.


"Akhirnya kalian muncul. Yo... apa kalian sudah mau mati?"


Sikap serta kepribadian Souma telah berubah total, ia menyerupai sosok yang senang bertarung.


"Untuk seorang manusia kau sangat sombong," yang berkata itu adalah pria berotot bernama Miyer. Ia ahli dalam pertarungan tangan kosong.


Kemudian disusul seorang wanita berambut pirang bergelombang Sue, ia menggunakan rantai sebagai senjatanya.


"Sayang sekali jika kau iblis, aku mungkin akan sedikit tertarik denganmu."


"Apa yang kau katakan Sue, kita harus membunuhnya dia ancaman besar untuk kita."


Dan yang terakhir adalah iblis yang menggunakan dua pedang sebagai senjatanya, Garf.


Garf memiliki kepala plontos dengan masker menutup setengah wajahnya.


"Jangan banyak bicara, kita harus membunuhnya secepatnya," tuntutnya kembali.


"Membunuh hahaha, bukannya kalian yang harus dibunuh."


Souma menjentikkan jarinya dan ribuan mayat berjatuhan dari langit, itu menjadi pemandangan mengerikan saat mayat-mayat itu menabrak atap-atap rumah kemudian berjatuhan sepanjang jalan dengan wajah mereka yang remuk.

__ADS_1


Anggota Six Seven tidak bisa berkata apapun melihatnya, dibandingkan mereka yang membantai seluruh pasukan pemberontakan mereka tidak berada di level kebrutalan seperti ini.


Ini sesuatu yang tidak akan dilakukan oleh seorang yang memiliki akal sehat.


Sue menutupi mulutnya.


"Apa-apaan ini?"


Souma menjawab sembari berdiri untuk menunjukan kedua matanya yang mengerikan.


"Seluruh orang-orang kalian di wilayah benua barat sudah mati, ini hanya setengah dari mereka yang kubawa kemari."


"Mustahil?"


Setiap ayunan bisa membelah kota tanpa kesulitan.


Salah satu Six Seven bernama Jean berhasil menahan satu pedangnya. Itu hanya sesaat sebelum pedang lain menebasnya hingga memotongnya jadi beberapa potong daging.


Semua anggotanya berteriak


"Jean?"


"Kalian anggota ternama di kerajaan ini, apa sejauh ini kekuatan kalian."


"Sialan."

__ADS_1


Sue dan Miyer menyerang dari segala arah untuk menembus kekuatan Souma, dia sejauh ini tidak bergerak dan hanya membiarkan sosok di belakangnya untuk menangkis semuanya.


Garf menyelinap di depan Souma, ketika dia mengayunkan dua pedangnya, itu ditahan dengan baik tanpa kesulitan.


"Mustahil, bagaimana tebasan ganda milikku bisa di tahan?"


"Apa itu yang disebut tebasan? Kupikir anak kecil juga bisa melakukannya."


Ketika Garf akan mundur tubuhnya telah terbelah dua bagian tanpa dia bisa melihat Souma mengayunkan pedangnya.


Dua anggota lagi kini terlempar ke tanah dan merangkak untuk melarikan diri.


"Orang ini?"


"Kita harus lari."


Sebelum Sue dan Miyer bisa melakukannya, masing-masing pedang raksasa telah menembus mereka dari atas menciptakan ledakan tanah ke udara.


"Benar-benar membosankan, apa ada yang lainnya? Owh sepertinya kau cukup kuat di sana."


Souma melirik ke arah tempat lain.


Di sana ada seorang wanita dengan tanduk lebih besar dari yang lainnya, mengenakan gaun mewah dengan rambut blonde.


"Ah, jadi kau kaisarnya. Kalau tidak salah namamu Aileen kan? Kurasa ini akan menyenangkan."

__ADS_1


__ADS_2