Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung

Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung
Chapter 199 : Iblis Api


__ADS_3

Sebuah tebasan mengukir tubuh Bertovo dengan darah yang menyembur ke udara, sementara dia melesat mundur Souma hanya menatap dengan mata merah dari balik topengnya.


"Mustahil? Meski aku bisa melihat pergerakanmu tubuhku tidak bisa mengikuti."


"Kau bisa memakai potion di bawah kakimu."


"Jangan meremehkanku."


Bertovo terbang melesat, satu pedangnya memukul tepat di perut membawa Souma ke udara sebelum menjatuhkannya menghantam tanah, di saat yang sama bola-bola hitam yang mengelilingi Bertovo bergerak ke mata ujung kedua pedang yang diarahkan ke bawah.


Ujung pedang itu mulai mengisinya dengan kekuatan menjatuhkan laser hitam yang bergerak menembus lubang di mana Souma berada.


Ledakan besar tak bisa dihindari.


"Haha bagaimana, kau sudah tahu kekuatanku... inilah kekuatan yang diberikan yang mulia kaisar."


Srak.


Tebasan memotong tangan kanan Bertovo oleh sesuatu yang tidak terlihat.


"A-apa yang terjadi? Aku sama sekali tidak melihat tebasannya."


"Sayang sekali tapi tebasanku bisa memotong ruang ataupun Dimensi."

__ADS_1


Souma memasang kuda-kuda saat seluruh api biru terhisap ke pedangnya.


"Sialan kau, paling tidak akan kubawa kau bersamaku," teriak Bertovo selagi melesatkan tubuhnya dengan kecepatan tinggi ke arah Souma yang siap menebas.


"Tebasan Iblis, Blue Fire Blood," bersama perkataan Souma tebasan api biru mirip sebuah ombak menerjang ke arah Bertovo membawanya kembali ke udara sebelum akhirnya meledak dahsyat.


Bola-bola hitam di sekitarnya pecah dalam sekejap mata dan hanya menyisakan teriakan putus asa yang terdengar setelahnya.


Topeng iblis Souma hancur berserakan dan ia kembali ke tempatnya sedia kala. Dia berpikir bahwa dia bisa beristirahat sesaat namun seorang wanita dengan dua pedang sudah menunggunya selagi duduk bersila.


Dia memiliki rambut perak dengan gigi berjeruji.


"Yo, aku sudah menunggumu, ini akan jadi pertarungan yang menarik."


"Paling tidak biarkan aku bersantai dulu."


Tebasan yang diayunkan oleh Scarlett menciptakan jurang pemisah, namun begitu sosok yang dilawannya tetap berdiri tanpa terluka sedikitpun, penampilannya berubah dalam sekejap khususnya kemunculan sayap, tanduk serta mata dengan pola garis horizontal dan satu garis ke bawah.


"Apa itu?"


"Inilah kekuatan kami sesungguhnya, mata Rigen," balasnya demikian.


Scarlett sempat melihat bahwa Miscute memakan sesuatu sebelum tebasannya dilesatkan karena itu kemungkinan besar hasil dari obat-obatan.

__ADS_1


Tidak, sederhananya tidak seperti itu. Obat yang dimakannya hanya sebuah pemicu yang digunakan untuk mengeluarkan kekuatannya.


Scarlett adalah ilmuwan hal seperti itu tidak akan membodohinya.


"Sekarang giliran aku menyerang."


Miscute menerjang ke depan dengan melesat terbang, dia mengayun cakar tangannya seolah menari-nari di udara, dengan gerakan yang terfokus pada pedang darah Scarlett mengayunkan pedangnya menepis berbagai serangan itu selagi berusaha memberikan serangan balasan.


Trang, Trang, Trang.


"Kenapa? Apa segini kekuatanmu, leluhur Vampir yang terkenal tidak mungkin bisa kalah hanya sebatas ini."


"Kau terlalu memandang tinggi diriku, aku hanya manusia walau sekarang tubuhku mirip seperti iblis."


"Heh, kau jadi lembek."


Jika itu dulu Scarlett pasti akan membanggakan kekuatannya tapi semenjak kalah dengan Souma dia berpikir bahwa dirinya tidaklah special. Dia kuat tapi dalam batas normal tidak seperti dirinya.


Istilah di atas langit ada langit lagi berpengaruh padanya tapi bagi Souma itu tidak mungkin paling tidak di dunia ini, eksistensinya menyamai dewa itu sendiri.


Dengan gerakan cepat pedang Scarlett terayun dari samping Miscute tidak berada di sana lagi melainkan berada di belakang Scarlett.


"Lambat."

__ADS_1


Sebuah tendangan menghantam samping tubuh Scarlett membuatnya terlempar menembus satu bangunan.


"Di dalam kesatria meja bunda, aku adalah paling lemah karena memiliki mata Rigen satu, tapi kurasa kau lebih lemah dariku Scarlett Evergarden."


__ADS_2