Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung

Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung
Chapter 28 : Kota Suci Harmonia


__ADS_3

Di kota suci Harmonia Souma, Risela, Anna dan Undine baru saja melewati gerbangnya, saat mereka melangkahkan kakinya tampak seorang wanita sedang dikejar oleh pria berwajah seram.


"Iyaaahh.... selamatkan aku."


"Hey nona, ayo main denganku huahaha."


"Tidak."


Wanita itu bersembunyi di belakang Souma selagi memegangi lengannya.


"Tuan tolong selamatkan aku, dia adalah pria jahat dari kultus Eria, jika tuan ingin menyelamatkanku tolong isi formulir ini."


Semua orang memucat sementara pria jahat itu mulai ketakutan dan melanjutkan.


"Tidak, jika kau bergabung dengan kultus Harmonia aku pasti akan kalah."


Di mana aku pernah melihat adegan ini sebelumnya, pikir Souma dalam hati.


"Cepat tuan, isi formulir ini."


"Maaf tapi aku seorang percaya dewi lain," ketika Souma berkata itu kedua orang ini mendecapkan lidah lalu pergi sejauh yang mereka lakukan.


Undine memegangi tongkatnya dengan gemetaran.


"Aku tidak tahu kota ini sangat menakutkan, pulang yuk."


"Aku juga," tambah Anna.

__ADS_1


"Lalu kenapa kalian berdua ikut setelah aku memperingatinya?"


"Kudengar mereka kadang melakukan penyiksaan pada para pendatang aku hanya datang untuk itu."


Otak Risela mulai kambuh lagi.


Souma hanya berusaha untuk tidak lupa dengan tujuan mereka. Jika membeli secara langsung itu hanya berakhir sia-sia sebagaimana peraturan yang telah mereka terapkan, karena Itulah mereka akan mencuri air suci dengan tangan mereka sendiri.


Mereka melangkah di jalanan utama yang ramai dikunjungi oleh banyak orang, beberapa kios maupun toko berdiri dengan rapih dan para pedagang tak hanya menjajalkan barang dagangannya tetapi formulir di tangannya juga


"Bergabung di kultus Harmonia akan mendapatkan diskon setengahnya, tolong isi saja."


"Pantas saja pengikut Dewi Harmonia sangatlah banyak hingga jadi agama nasional," ucap Undine lelah.


"Yo kawan sepertinya kau lelah... mau mampir di penginapan, jika kau pengikut sang dewi aku akan membayarmu dan dapat fasilitas secara gratis."


"Apa? Bukannya itu sesuatu yang tidak bisa kau dapatkan dimana pun kau berada, tak hanya dapat tempat menginap kita juga dibayar. Ini seperti bisnis gelap bukan," teriak Souma yang mendapatkan anggukan semua anggotanya.


"Aku ingin menginap di sana, coba bayangkan uang yang bisa kita hemat."


"Hentikan, bagaimana jika kau tidak bisa keluar dari sana?"


"Ini sangat berbahaya, jika hati kita terenggut kita mungkin berakhir dengan jadi pengikut Dewi Harmonia."


Anna mengatakannya seperti kultus ini sesat.


Yah semua orang bebas bersependapat.

__ADS_1


Di bagian tengah kota ini ada kuil karena itulah mereka akan pergi ke sana, hari belum malam jadi mereka akan berjalan-jalan di sekitar kota ini sampai waktunya tiba.


Sesaat itu adegan sebelumnya terulang kembali.


"Iyaaahh... tolong aku, aku dikejar oleh kultus Harmonia."


Sekarang tak hanya satu ada sekitar lima orang yang mengejar wanita itu.


"Nona mari bermain dengan kami huahaha."


"Tidak."


Souma memasang wajah bermasalah, kultus ini sangat pandai berakting jika mereka berniat main film atau sebagainya mereka pasti akan mendapatkan piala perhargaan, terlepas dari itu ada beberapa orang yang mendatangi formulirnya dan kelima orang itu mulai ketakutan dan berlari menjauh.


"Dia sudah bergabung dengan kultus Harmonia, sialan... lari, dengar kultus Eria tidak akan tinggal diam."


Sudah menipu sekarang memfitnah orang lain.


Souma berkata pada ke arah Undine dengan wajah datar.


"Undine tolong simpan sihir ledakanmu nanti."


"Tentu saja, apa Souma berminat untuk masuk ke jalan sihir ledakan.. kita akan bersama-sama memuja ledakan, seperti orang bijak bilang seni adalah ledakan."


Kini Undine juga malah ikut-ikutan untuk membuat sekte aneh.


"Ngomong-ngomong di mana Risela dan Anna?" tanya Souma.

__ADS_1


"Ah, mereka menghilang... mereka pasti diculik," teriaknya.


Mereka berniat melakukan kejahatan tapi sekarang mereka lah yang jadi korban kejahatan.


__ADS_2