
Benteng Argion, selatan dari ibukota ras iblis.
"Mustahil, kenapa ada naga di wilayah ras iblis gyaaaah."
"Lihat baik-baik, naga apa itu? Itu bukan salah satu naga Crimson."
"Lari.. ia mungkin setingkat dengan naga suci Lugunica aaaargh."
Dari tembok yang runtuh dimana asap dimunculkan ke udara, sepenggal kepala naga menengok dari dalam. Taring yang tajam ditampilkan dengan jelas dan mata kuning cerah menatap ke bawah untuk melihat bagaimana setiap ras iblis berlarian ketakutan.
"Tuan, apa tak masalah aku menghancurkan tempat ini."
"Tak apa Lilith, lagipula ini seluruhnya markas musuh."
"Dimengerti."
Souma dan Scarlett melompat dari punggung Lilith dan berdiri di atas tembok yang masih kokoh.
~tatap.
"Ada apa Scarlett?"
"Kau terlalu kuat."
"Padahal aku tidak melakukan apapun."
Lilith sangat kuat karena dia bawahan Souma maka dengan kata lain Souma harusnya lebih kuat darinya.
"Dulu aku mengira Souma adalah alkemis jenius yang menentang dewa tapi ini diluar dugaan."
__ADS_1
"Kau terlalu tinggi menilaiku," kata Souma malas.
"Aku ingin punya anak dari Souma."
Pembahasan berubah cepat hingga Souma tidak tahu harus bereaksi seperti apa. Jadi dia pura-pura tidak mendengarnya.
Stella (cucu) dan Scarlett (nenek) berada di satu rumah menjadi istrinya, itu situasi yang aneh. Dalam perjamuan yang dilakukan bangsawan Duke, Souma telah berjanji akan menikahi Stella jadi dia tidak bisa melanggarnya.
"Jangan khawatir Souma, aku dan Stella berbeda generasi lagipula aku selalu berumur 17 tahun abadi."
Hanya di saat seperti ini wanita sangat peka.
Souma kembali melirik pemandangan kota yang telah dihancurkan, hanya satu kaki itu merusak beberapa bangunan tanpa ampun.
Satu jenderal iblis yang tersisa terbang di atas kepala Lilith bersama pasukannya selagi mengirimkan tombak yang mampu menembakan sihir kuat.
Sebagai balasan Lilith meraung membuat semuanya terhenti dalam ketakutan, tanah bergetar dan sebuah kekuatan menarik mereka jatuh ke bawah.
"Apa itu Souma?"
"Itu dinamakan Lost Gravitation, sihir yang memberikan tekanan pada musuhmu hingga ditarik ke bawah."
Seluruh musuh yang ditarik memuntahkan darah dengan bekas lubang di punggung mereka.
"Kemungkinan besar itu seperti ditindih oleh satu, dua gunung."
"Aku tidak ingin terkena serangan seperti itu."
Semua orang mati dalam waktu singkat dan menyisakan satu jenderal iblis yang berusaha mati-matian memperkenalkan dirinya.
__ADS_1
"Namaku jenderal iblis.."
Sebelum dia menyelesaikannya dia diinjak hingga hancur.
"Scarlett, kau sudah hidup cukup lama... apa kau pernah melihat naga suci Lugunica?"
"Tidak sama sekali."
"Meskipun dia seekor naga besar."
"Aah, naga bisa membentuk dirinya ke wujud manusia aku yakin selama hidupnya Lugunica selalu mengambil wujud seperti itu, namun aku pernah mendengar bahwa beberapa orang pernah bertemu dengan wanita cantik."
"Hanya wanita cantik apa bisa semeriah itu?"
"Tidak begitu, aura yang diberikannya seperti seorang dewi jadi mungkin dialah Lugunica."
Souma mungkin harus menanyakan lebih banyak saat kembali mengunjungi kota naga lagipula naga itu sedikit terlibat dengan sosok penyihir.
Lilith telah menghancurkan setengah dari kota ini, sekarang yang harus ditunggu hanyalah satu orang lagi.
Tepat saat itu, sebuah golem raksasa muncul, tubuhnya tinggi dengan bentuk seperti manusia.
"Heh, jadi itu yang dirumorkan... golem petarung," ucap Scarlett.
Souma pikir itu mirip seperti sebuah robot di mana di dalamnya ada seorang yang mengendalikannya, dalam kasus ini perdana menterilah yang berada di sana.
Dia sering melihatnya di beberapa dunia sebelumnya jadi itu bukan sesuatu yang mengejutkan.
Agar dunia kembali seimbang maka penelitian seperti ini memang harus dihancurkan.
__ADS_1