Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung

Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung
Chapter 93 : Booster


__ADS_3

Jauh di atas langit dimana angin berhembus lebih kencang, Souma berdiri dengan santai selagi memegang katananya sementara di depannya Asteroth yang bersembunyi di balik zirah besinya tampak menunjukkan ketidaksenangannya selagi menunggangi naga.


Naga itu dikenal sebagai Red Crimson salah satu naga dari 4 naga Crimson yang ada di dunia ini, suatu hari salah satu penyihir menciptakan sihir untuk mengendalikan seluruh naga di dunia dan mengirim mereka menghancurkan dunia, memusnahkan setengah dari dunia ini termasuk wilayah ras iblis. Karena itu juga ras iblis kehilangan tanah subur mereka, makanan serta keperluan lainnya untuk bertahan hidup membuat ratu iblis Anna melakukan invasi ke dunia manusia.


Semua kerusakan itu hanya terjadi karena sebuah peristiwa yang disebut 'Festival Naga' dan sekarang kejadian itu terjadi lagi meskipun dalam skala kecil.


"Jadi kau yang bernama Souma? Kupikir kau memiliki penampilan lebih baik dari yang kebanyakan orang katakan."


"Maaf saja karena tidak sesuai ekpentasimu aku juga punya masalah sendiri."


Wajah Souma terlihat lelah dengan mata panda serta rambut yang berantakan, mau bagaimana lagi ada dua wanita gila yang mencoba menerobos ke kamarnya dan ia harus terjaga untuk menghalau mereka.


Itulah yang terjadi.


Red Crimson membuka mulutnya yang mana itu menembakan api merah yang menyerupai sebuah meteor yang menyelimuti tubuh Souma dalam kilauan warna merah terang.


Saat Asteroth Alman tertawa akan kemenangannya sosok yang dilawannya tampak berdiri tanpa terluka, meski tubuhnya mengeluarkan asap, itu tidak melukai kulit maupun pakaiannya.

__ADS_1


"Bagaimana bisa kau?"


"Aku sudah sering melawan naga, api mereka tidak terlalu panas jika kau sering merasakannya."


"Sialan bagaimana kalau ini."


Asteroth menarik Red Crimson ke atas langit, tepat di atas Souma dia menciptakan puluhan lingkaran sihir yang saling bertumpah tindih.


"Haha jika begini bahkan kau juga akan menjadi semut tak berdaya."


"Kau berniat membunuh anak buahmu yang ada di bawah juga."


"Mereka bisa diganti kapanpun aku mau, jika kau mati itu adalah kemenangan bagi kami semua."


Langit yang berwana biru kini telah terhapus dengan warna merah, jika seseorang penasaran bagaimana bentuk matahari berwarna merah maka gambaran dari serangan naga itu adalah jawabannya.


Bola raksasa mulai tercipta membentuk dirinya semakin besar dan besar. Souma yang menatapnya hanya mendesah pelan dan dari belakang punggungnya sebuah energi mana membentuk dirinya semakin besar.

__ADS_1


Asteroth yang sebelumnya puas dengan kemenangan yang akan diraihnya tampak heran saat melihat sosok raksasa yang berada di belakang Souma. Itu terbuat dari mana yang perlahan mengeras dan membentuk dirinya seperti seorang manusia (Setengah tubuh)


Kemudian setengah tubuh itu dibungkus oleh zirah besi samurai dengan empat lengan yang masing-masing memegang katana di tangannya. Sementara untuk wajahnya itu menyerupai iblis Oni.


Tanpa membuat dirinya terpengaruh Asteroth meningkatkan kekuatan Red Crimson jauh melebihi apa yang semua orang pikirkan, warna merah ini bahkan bisa di lihat dari kejauhan.


Seorang yang sedang berbaring di atas bunga pun harus berhenti untuk melihatnya, salah satu peri berkata ke arahnya.


"Nona Symponia itu?"


"Ini perasaan yang sama saat Festival Naga terjadi."


"Apa penyihir itu yang melakukannya lagi?"


"Tidak, aku pikir saat itu jauh lebih mengerikan."


"Terima ini Souma, Booster," teriak Asteroth dan bola raksasa itu dijatuhkan menembus seluruh lingkaran sihir yang membuat ukurannya semakin besar dan kuat.

__ADS_1


__ADS_2