Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung

Pahlawan Dari Dunia Lain Yang Tidak Suka Bertarung
Chapter 322 : Kunjungan Penjaga Makam


__ADS_3

Lugunica hanya bisa melongo saat melihat bagaimana Noreen seorang diri sedang bertarung dengan Minotaurus hanya dengan sebuah pedang pendek di tengah hutan.


"Kau pasti bercanda? Dia ternyata bisa mengatasinya seorang diri."


"Noreen sedikit kuat, kurasa."


"Dengan level seperti itu, sulit mengatakannya sedikit."


Souma yang duduk ditemani Lugunica dalam bentuk pedang dengan cermat mengawasi pergerakan Noreen, dia melompat menghindari pedang besar yang diayunkan musuhnya sebelum berputar untuk memberikan tebasan dalam.


Minotaurus jelas berada di sisi yang tidak diuntungkan, Noreen selalu berhasil menghindari setiap serangannya hingga tanpa terduga Minotaurus menjatuhkan senjatanya yang dimanfaatkan baik oleh Noreen untuk mengakhiri pertarungan selamanya.


Tubuh Minotaurus ambruk ke samping meninggalkan debu setelahnya.


"Aku pikir aku kini cukup baik dalam bertarung."


Souma bertepuk tangan ke arahnya dengan wajah kagum, yang barusan bagi Noreen lebih seperti olahraga.


"Kalian ada di sini," yang muncul untuk menyapa keduanya adalah Asetasius, ia pegawai Souma yang bertugas dengan yang lainnya di toko.


"Asetasius?"


"Hari ini giliranku mengumpulkan tanaman, karena petualang tidak mau mengambil quest tingkat rendah maka kita harus melakukannya sendiri."


"Itu memang benar, karena sudah bertemu di sini mari aku bantu," ucap Noreen.


"Terima kasih."


"Aku juga akan membantu."


Kehidupan santai seperti inilah yang Souma inginkan sejak lama, walau aktivitas malamnya mungkin tidak akan ada hentinya.


Di toko Celestrial menarik tangan Souma ke dalam kamar.


"Mari lakukan yang terbaik Souma."

__ADS_1


"Aku ingin tidur."


"Lagi-lagi aku ditinggalkan," kata Lugunica yang ditaruh di lorong rumah dan Anna menemukannya.


"Apa kau ingin aku membawamu ke tempat lain?"


"Walau aku hanya pedang, aku ingin tidur di ranjang."


"Kalau begitu kau bisa tidur bersamaku."


"Benarkah?"


"Kenapa tidak."


"Kau ini ratu iblis kah, tak kusangka kau sangat baik."


"Semua orang mengatakan hal itu, aku sudah mendengar apa yang terjadi di benua barat, terima kasih sudah turut mengatasinya."


"Aku tidak melakukan hal special."


Masing-masing mengenakan pakaian pendeta hitam dan putih.


"Tuan Souma, ada yang mencarimu."


"Bukannya kalian berdua?"


"Lama tidak bertemu Souma, di sini banyak sekali wanita, aku juga ingin bergabung."


"Tahan dirimu Riel... kami merasakan keberadaan Lugunica di sini."


"Owh, sepertinya aku berhasil menghubungi kalian Karina, Riel."


Pedang yang dimaksud sedang berada di tangan Madam yang meminum teh.


Karina dan Riel mengikuti dan duduk saling berhadapan.

__ADS_1


"Permisi, tolong tehnya.. kamu wanita di sana, buatkan teh."


"Kalian seenaknya saja di tempat orang, aku sedak sibuk mengemas barang pengiriman."


Souma menyentuh bahu Risela untuk menenangkannya.


"Biar aku saja yang buatnya."


"Mungkinkah aku akan dihukum nanti, ah, ah."


"Tidak akan."


Sementara Risela membayangkan hal buruk padanya, dua penyihir menatapnya jijik.


"Apa pahlawan sifat aslinya seperti itu."


"Mengejutkan sekali, dia hanya makhluk mesum."


"Aku juga sebelumnya terkejut," tambah madam.


Setelah menghidangkan teh, Souma turut bergabung dengan mereka.


"Kami dengar kalian mendapatkan sesuatu yang bisa menghidupkan penyihir di Lost Sanctuary," kata Karina menyeruput tehnya.


"Itu memang benar tapi kita memerlukan satu item lagi untuk melakukannya," balas Lugunica.


"Satu item lagi?"


"Kita harus masuk ke dalam dungeon, Souma tolong jelaskan lebih rincinya."


"Ini memang bukan sesuatu yang bisa dilakukan dengan cepat, di dekat sini ada dungeon dan di lantai terakhir ada sebuah item golem, jika kita mendapatkannya maka mereka akan bisa sepenuhnya bangkit."


Riel memberikan tanggapan.


"Apa tidak bisa hanya menggunakan Relife saja?"

__ADS_1


"Tidak, kekuatannya belum cukup.... semakin Relife digunakan maka kekuatannya juga berkurang, kami berfikir akan membuat Relife melahap inti golem tersebut."


__ADS_2