Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
4 pria dengan sorot mata berwarna merah pekat 2.42


__ADS_3

Di dalam ruang pribadi ketua sakte gunung biru, nampak tengah di adakan pertemuan khusus. Terlihat juga putri beserta jendral Can yang juga ikut bergabung dalam pertemuan tersebut. Lan wu mengintip dari atap yang terdapat beberapa cela kecil di atasnya. Ia masih terlihat mencari keberadaan Yui yang sampai kini tidak di temukan oleh dirinya.


Setelah menunggu beberapa lama, nampak sebuah pintu di ruangan tersebut terbuka. Raut wajah lan wu nampak begitu kaget usai melihat Yui yang berjalan masuk di dampingi oleh 4 orang pria bertudung hitam. Aura yang di pancarkan keempat orang tersebut sangat menakutkan. Samar-samar tubuh keempat orang tersebut terselubungioleh kabut hitam yang sanggup menyesakkan nafas lan wu.


Pancaran mata yang terlihat dari balik tudung tersebut berwarna merah pekat. Ini adalah kali pertama bagi lan wu merasa begitu takut hanya dengan melihat sorot mata seseorang.


Kini Yui duduk di kursi ketua sementara keempat pria bertudung hitam tersebut berdiri di samping kanan dan kiri Yui. Suasana di ruangan tersebut mendadak senyap, seakan mereka tengah menanti apa yang hendak di katakan oleh Yui.


"Tidak di sangka, rencana yang telah ku susun dari jauh hari akhirnya akan segera terwujud. Dengan bantuan pasukan emas biru, ditambah dengan isyarat dewa tentu sudah cukup untuk melaksanakan rencan ini. Aku juga telah bertemu dengan tokoh hebat dari wilayah timur yang bersedia menjadi sekutu kita untuk meruntuhkan peradaban kekaisaran QIN, namun itu bukanlah rencana utama. Kiat akan fokus terlebih dahulu kepada ped.." ucapan Yui terputus bersaman dengan melesatnya energi murni milik salah satu pria bertudung hitam kearah atap.


Ledakan dari jurus tersebut membuat atap tersebut hancur berkeping-keping. Sorot mata Yui terlihat begitu tajam, sementara seluruh orang di ruangan tersebut tampak bertanya-tanya akan situasi tersebut.


**


"Hampir saja..!!" Ucap lan wu sembari terus menjauh dari area gunung biru.


Beberapa saat sebelum ledakan tersebut, lan wu berhasil menghindar tepat waktu usai merasakan munculnya tekanan energi dari salah satu pria bertudung hitam. Meskipun lan wu masih penasaran akan perkataan Yui, namun mengetahui alasan pergerakan emas biru ke kekaisaran QIN sudahlah cukup banginya. Ia kini akan memfokuskan diri untuk menangkap seluruh anggota isyarat dewa yang tengah berada di sakte pedang dewa.


"Apa alasan Yui melakukan hal tersebut? Bukankah kekaisaran QIN tidak memiliki dendam pribadi kepadanya?" Tanya lan wu sembari melesat kencang.


"Terlebih lagi keempat orang tersebut benar-benar memiliki kemampuan yang begitu aneh. Aku bahkan tidak sempat melihatnya mengeluarkan jurus" pikir lan wu.


Lan wu memutuskan untuk mendarat di hutan dan hendak menanyakan perihal tersebut kepada naga emas. Ia cukup yakin bahwa naga emas pasti mengetahui beberapa informasi mengenai ras dengan sorot mata berwarna merah. Jika memang tebakannya benar, berarti bencana besar yang telah diramalkan akan segera terjadi.


Usai mendarat, lan wu segera memanggil naga emas menggunakan tehnik kontrak pemanggil.

__ADS_1


Setelah beberapa menit akhirnya naga emas keluar dari sebuah portal bersaman dengan berguncang nya area sekitar. Naga emas tidak sempat menekan kemampuannya hingga menyebabkan alam fana begitu gentar akan kemampuan tersebut.


Pada dasarnya di alam fana, naga emas hanya boleh mengeluarkan 20% kemampuan nya. Jika ia melewati presentase tersebut, maka akan terjadi bencana besar berturut-turut hingga mengakibatkan kehancuran di alam fana. Lan wu sebenarnya begitu bingung akan hal tersebut. Mengapa ia sanggup mengeluarkan seluruh kemampuannya namun tidak berimbas buruk pada alam fana. Sementara naga emas justru berbeda.


"Sudah berapa lama sejak kepergian mu dari alam dewa, aku pikir kau sudah tidak mengingat ku lagi" ucap naga emas yang kini telah berwujud manusia.


"Hahaha.. bukankah kita saudara? Bagaimana bisa aku melupakanmu" jawab lan wu tersadar dari lamunannya.


"Cih.. berhentilah basa-basi. Apa alasan mu memanggil ku kali ini, apakah berhubungan dengan ras harimau petir di alam fana?" Tanya naga emas dengan wajah acuh tak acuh.


Lan wu menghela nafas panjang sebelum mulai menjelaskan. "Beberapa hari ini aku bertemu dengan pendekar yang menurut ku sedikit aneh. Apakah ada cara khusu untuk menahan penolakan alam ketika seseorang telah mencapai tahap permulaan gerbang ilahi?" Tanya lan wu dengan wajah serius.


"Bukankah kau sudah mencobanya sendiri? Apakah kau mampu menahan tolakan tersebut?" Naga emas belok bertanya.


"Ada beberapa orang yang dapat hidup di alam manapun tanpa penolakan, yang pertama adalah pendekar terkuat di seluruh alam, dan yang kedua adalah mereka yang terlahir dari kebencian ataupun harapan alam. Energi hitam yang kau kuasai merupakan kebencian alam, sementara energi murni adalah sisi harapan alam. Contoh kecil adalah hewan gaib, mereka yang terlahir dari sebuah batu ataupun air tidak akan menerima penolakan alam dimanapun mereka hidup karena alam telah menganggap mereka adalah bagiannya" jelas naga emas.


Lan wu terdiam sesaat. Ia begitu tidak percaya bahwa ada manusia yang tidak menerima penolakan ataupun kebencian dari alam. Secara tidak langsung peningkatan kultivasi serta energi milik mereka tidak akan terbatas.


Lan wu sedikit risau jika membayang bahwa orang yang terlahir dari harapan alam justru sebaliknya menyebabkan kekacauan di alam tersebut. Tentu akan sangat sulit bagi lan wu jika harus berhadapan dengan orang yang memiliki karunia alam.


Di sisi lain ia tidak hanya berhadapan dengan seorang pendekar yang tidak memiliki keterbatasan, namun ia juga akan berhadapan dengan alam yang akan berusaha melindungi orang tersebut.


"Apakah tidak ada cara untuk menghentikan sosok tersebut jika seandainya aku harus berhadapan dengan nya?" Tanya lan wu dengan wajah serius.


"Entahlah aku sendiri belum pernah mendengar ada seseorang dari ras manapun yang terlahir dari harapan alam, tapi jika seandainya kau bertemu dengan orang tersebut. Kau tidak perlu khawatir, karna energi hitam milik mu melambangkan kebencian alam dan pemenang dari pertaruangan tersebut hanya akan di tentukan oleh besarnya kebencian alam, atau harapannya" jelas naga emas masih tidak memuaskan lan wu.

__ADS_1


Secara tidak langsung jika lan wu berhadapan dengan orang tersebut, maka pertaruangan mereka hanya akan menyebabkan kekacauan besar di alam fana.


"Baiklah, namun bukan hanayhal tersebut yang ingin kutanyakan. Tadi aku bertemu dengan beberapa orang yang memiliki aura menyeramkan dan memiliki sorot mata berwarna merah, aku tidak pernah bertemu dengan orang seperti ini sebelumnya apa mungkin ia berasal dari ras tersembunyi?" Ucapa lan wu sontak membuat naga emas begitu terkejut.


"Apa?!.. apakah kau serius dengan ciri-ciri orang yang kau sebutkan?" Tanya naga emas yang terlihat begitu khawatir.


Lan wu hanya mengangguk sembari ikut penasaran melihat tingkah naga emas yang sepertinya mengetahui sesuatu mengenai orang yang disebutkan oleh lan wu.


"Tidak ku sangka, ternyata mereka belum musnah" ujar naga emas dengan wajah serius.


Naga emas terlihat berkonsentrasi seraya mengeluarkan aura murni miliknya. Ia juga memegang sebuah kristal berwarna hitam di tangan kanannya. Mendadak aura aneh terselimuti di kristal tersebut dan membuat kristal yang di Pegang naga emas memancarkan sinar berwarna merah pekat. Naga emas menggenggam erat kristal tersebut hingga hancur berkeping-keping.


"Ternyata benar..! Aku harus melaporkan hal ini kepada leluhur naga dewa" ucap naga emas bersiap pergi.


"Hey..! Kau belum mengatakan pada ku siapa merka" sergah lan wu seraya menarik kerah baju naga emas dengan kesal.


"Suadara lan.. mereka bukanlah lawan yang dapat kau kalahkan, merka berasal dari alam lain yang berada di bagian dasar dari tatanan 3 alam. Kemampuan mereka setara dengan leluhur mouyan dan mouyin sang pembentuk alam sempurna. Perlu kau ketahui selain alam utuh yang telah terpecah tiga, masih ada 2 alam lain yang berada di dimensi yang berdekatan dengan alam utuh. Aku tidak begitu mengetahui alam satunya tetapi menurut cerita naga dewa. Alam tersebut adalah asal dari bencana besar yang melanda alam utuh di masa lalu. Sementara alam satunya adalah alam iblis, yang juga terlibat dalam pertempuran besar antar alam utuh dan sang kesempurnaan" jelas naga emas di potong oleh lan wu.


"Ternyata memang benar.. kalau begitu aku harap kau segera mengirim Chu dan beberapa saudara ku di alam nirwana. Aku perlu bantuan merka untuk mengurus ras iblis yang berada di alam ini" ucap lan wu nampak di setujui oleh naga emas.


"Satu lagi, bisakah kau mencarikan beberapa informasi mengenai serigala putih? Aku rasa ada baiknya bila segera bertemu dengan nya" sambung lan wu sontak membuat naga emas keheranan.


Ia hendak bertanya sesuatu kepada lan wu, namun lan wu terlebih dahulu menetralkan segel pemanggil dan memukul masuk naga emas kedalam segel tersebut.


"Yui sepertinya aku tidak lagi sepihak dengan mu.!" Ujar lan wu sesaat sebelum melompat ke udara.

__ADS_1


__ADS_2