Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
kondisi istimewa Hong sui


__ADS_3

"Hmm..? Kenapa kalian tertawa?" Tanya Lan wu yang sedikit heran.


"Guru Lan, sebenarnya bukan Chen'er yang malas berlatih. Tapi sebaliknya malah anda yang terlalu sering melatihnya.."


Ujar tetua pertama yang mendekat perlahan-lahan kearah Lan wu.


"Mengapa tidak mengambil murid yang ingin bekerja keras..?" Sambung tetua pertama.


Lan wu kemudian melirik kearah Hong sui yang tampak cemburu atas perlakuan Lan wu terhadap Wu Chen.


Hais.. anak-anak ini..


"Sui'er.. apa kau benar-benar ingin menjadi murid ku?"


Pertanyaan Lan wu sontak membuat gadis tersebut berlutut dan memberi hormat kepada Lan wu.


"Benar guru.. aku selalu merasa bahwa anda adalah guru yang paling pantas.."


"Begitu ya.."


"Jadi Sui'er, aku akan melatih mu mulai sekarang. Namun, sebagai murid sakte bukan murid pribadi ku. Apa kau menerimanya?"


Tanya Lan wu dengan nada serius.


Hong sui terdiam sejenak untuk berpikir. "Walaupun bukan menjadi murid pribadi guru, tapi hal ini sudah menunjukkan bahwa guru Lan mulai melirikku.." gumam gadis tersebut tersenyum lebar.


"Baik guru, aku menerimanya. Murid ini memberi hormat pada guru"


Gadis tersebut bersujud dihadapan Lan wu kemudian beridiri usai Lan wu menyuruhnya.


"Kemarilah.." pinta Lan wu seraya tersenyum ramah.


Dengan senang hati Hong sui mendekat kearah Lan wu.


Lan wu meletakkan jari telunjuknya di jidat Hong sui dan mengalirkan api suci untuk membersihkan meridian gadis tersebut.


Kini aura seluruh Indra Hong sui tampak meningkat.


"Anak ini..." Ucap Lan wu yang terlihat sedikit terkejut usai mendapati sesuatu didalam tubuh Hong sui.


Keterkejutan Lan wu juga membuat ketua sakte dan lainya penasaran.


"Yap, kau sungguh mengejutkan ku dengan bakat mu Sui'er. Tidak salah jika ayah mu berkata tidak ada guru yang bisa mengajari mu" sambung Lan wu dengan cepat menutupi hal tersebut.

__ADS_1


"Ketua, bisakah kita berdiskusi sebentar?" Ucap Lan wu dengan pelan seraya melewati ketua sakte.


Ketua sakte yang mengerti maksud Lan wu segera menyuruh orang-orang untuk kembali ketempat masing-masing, ketua sakte juga memberitahukan pesan Lan wu kepada tetua lainya secara sembunyi-sembunyi dan mereka setuju untuk melakukan pertemuan.


**


Malam harinya sesuai permintaan Lan wu, kini pertemuan tersebut dilangsungkan.


Seluruh tetua telah hadir termasuk Wan Xin yang sebelumnya mengalami luka saat pertarungan.


"Guru Lan, semuanya sudah hadir. Bisakah anda mulai?" Ucap ketua sakte yang sebenarnya begitu tidak sabar mendengar perkataan Lan wu.


"Baiklah.."


"Sebelum itu aku ingin bertanya kepada para tetua sekalian, apakah anda yang pernah menyelidiki latar belakang Hong sui?"


Pertanyaan Lan wu tampak membuat par


Tetua kebingungan. Tentu saja menyelidiki informasi pribadi murid adalah hal yang tabu dilakukan oleh para tetua di sakte ini.


"Setiap murid memiliki latar belakang yang diketahui, jika menyangkut informasi pribadi seperti silsilah tentu saja kami tidak berkepentingan melakukannya.."


Jawab Juan ge selaku tetua ke 4.


"Selama mereka tidak memiliki hubungan dengan ras iblis maka penyelidikan tentu tidak dibutuhkan"


"Guru Lan, apa sebenarnya yang terjadi..?"


Kini giliran ketua sakte yang bersuara.


"Gadis itu memiliki dua kekuatan mengerikan yang tersimpan dalam tubuhnya.." jawab Lan wu dengan nada serius.


"Kekuatan mengerikan..?!"


"Apa kau tidak salah melihatnya..?!" Tanya Mei qingru meragukan.


"Tidak, aku mengetahui sebab roh ku dapat melihat jelas sewaktu berada di lautan spiritualnya..."


"Jauh di dasar lautan spiritualnya, terdapat kekuatan mengerikan yang mencoba menelan roh ku. Dilain sisi aku selamat berkat kekuatan lainya. Namun.."


Lan wu menahan ucapannya sesaat kemudian memejamkan matanya.


"Jika salah satu dari dua kekuatan tersebut bangkit, menurut kalian apa yang akan terjadi?" sambung Lan wu.

__ADS_1


"benar juga yang dikatakan guru Lan. Dalam waktu tertentu, kita akan menghadapi situasi yang tidak bisa diprediksi.." timpal tetua pertama yang memahami maksud Lan wu.


"Bisa dikatakan bahwa Hong sui nantinya akan meningkat begitu pesat ketika kekuatan itu terbangun sepenuhnya. Hal yang akan menjadi keuntungan sakte kita, juga bisa menjadi ancaman serius.."


"Jadi kita harus meningkatkan pengawasan kita terhadap Hong sui, hingga saat itu tiba. Bukankah begitu guru Lan?"


Sambung Hongmen melanjutkan perkataan tetua pertama.


"Ya, pihak lain pasti akan mengincarnya kelak. Lagian tidak semua keluarga sepemikiran dengan tuan Hongsa.."


jawab Lan wu dengan tersenyum tipis.


"Selanjutnya apa?"


Tanya Wan Xin menatap Lan wu penuh maksud.


Sorot mata wanita tersebut jelas memiliki maksud tersendiri yang entah mengapa ditujukan pada Lan wu yang masih terduduk diam di kursinya.


"Aku ingin menyarankan agar Hong sui diangkat menjadi murid pribadi ketua sakte. Selain untuk melatihnya, posisi tersebut akan menjamin keselamatan Hong sui kedepannya"


"Tidak, aku menolak..!" Potong Wan Xin yang tidak sepemikiran dengan Lan wu.


"Ho, apa tetua ke 7 memiliki saran lain?" Balas Lan wu dengan nada tenang.


"Semenjak kedatangannya kemari, Hong sui berkeinginan untuk berlatih dibawah bimbingan mu. Berapa banyak kami mencoba melatihnya ia selalu menolak hal tersebut"


"Selain itu dengan kemampuan mu aku yakin bahwa Hong sui akan berkembang sekaligus terlindungi.."


Jelas Wan Xin yang disetujui oleh ketua sakte dan para tetua lainya.


"Apa anda lupa ketua.."


"Apa maksud anda guru Lan..?" Heran ketua sakte mengerutkan keningnya.


"Aku tidak selamanya berada di sakte ini, setelah Wu Chen bertambah kuat. Aku akan melanjutkan perjalanan ku dan tidak tau akan kembali kapan. Jadinya tugas untuk menjaga Hong sui tidak bisa aku lakukan"


Jelas Lan wu sembari tersenyum kecil menatap kearah Wan Xin didepannya.


"Jadi begitu ya..."


"Sepertinya aku tidak bisa memaksa Anda untuk tinggal lebih lama disini..."


Sambung ketua sakte dengan nada yang terdengar kecewa.

__ADS_1


Lan wu yang melihatnya ikut merasa tidak enak akan hal tersebut. Namun, bagaiamanapun juga ia cepat atau lambat akan meninggalkan sakte cakar macan.


"Yap, untuk sementara waktu biarkan Hong sui bersama dengan ku untuk belajar. Mengenai hal menerima nya sebagai murid pribadi akan aku pikirkan nantinya" sambung Lan wu kemudian pamit undur diri.


__ADS_2