Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
tentang Fei 2.6


__ADS_3

Lan wu masih terpikirkan akan kondisi Fei yang begitu buruk, tidak di sangka di balik wajah mempesona nya, Fei memiliki beban yang paling berat dari seluruh manusia di alam ini. Lan wu merasa begitu malu mengingat dirinya yang terus mengeluh dan menyalahkan takdir nya yang memisahkan dirinya dengan istri serta anaknya. Penderitaan lan wu tentu belum sebanding dengan yang di miliki oleh Fei, tapi Fei tetap menjalani hidupnya dengan normal tanpa mengungkit sewaktu-waktu ia akan lenyap dari dunia ini.


Pasti banyak yang menjauhi Fei akibat kekuatan yang di miliki oleh nya, sungguh gadis yang memprihatinkan.


Lan wu segera mengeluarkan seluruh rumput iblis dari cincin ruangnya dan mulai menyerapnya.


Ia terus semakin lama energi hitam di tubuh lan wu semakin pekat. Lan wu segera mengganti posisi tanganya dan kembali berkonsentrasi menyerap rumput iblis.


Pendengaran lan wu semakin menurum bersamaan dengan dirinya yang memasuki pusaran badai hitam di dalam tubuhnya. Lan wu sedikit kaget menemukan dirinya yang telah berada di pusaran tersebut. Lan wu menatap ke atas usai merasakan sebuah kerikil yang mengenai kepalanya. Mata lan wu terbuka lebar usai melihat puluhan tanah yang melayang memutari badai tersebut.


"Tanah? Oh.! Aku mengingat tentang tandamasuki energi hitam tanah" ujar lan wu yang memahami situasi tersebut.


Untuk memasuki tingkat energi hitam tanah.nia harus membentuk energi hitam yang semula berbentuk udara menjadi berbentuk padatan. Hasil dari memadatkan enegi hitam ialah terbentuknya ribuan padatan kecil yang saling menyai hingga menciptakan sebuah daratan di bawah pusaran badai hitam tersebut.


Jumblah padatan yang tercipta dari energi hitam milik lan wu belumlah cukup, namun dengan melihat hal tersebut lan wu akan lebih memfokuskan diri untuk memadatkan energi hitam miliknya.


Lan wu segera melompat mundur usai merasakan sebuah benda keras yang hendak menimpanya dari atas.


"I..ini?!" Kaget lan wu usai melihat gundukan tanah yang berukuran sedang yang berada di dekat kakinya.


"Baguslah, setidaknya aku akan sedikit lebih cepat mencapai tingkat energi hitam tanah" gumam lan wu seraya tersenyum lebar.


Lan wu melihat sebuah aliran energi hitam yang berasal dari berbagai arah. Aliran energi tersebut mengarah dengan tenang ke pusaran badai kemudian bercampur dengannya. Lan wu dapat mengetahui bahwa aliran energi tersebut berasal dari energi hitam yang di serap nya dari rumput iblis.


"Sepertinya aku sudah hampir selesai memyerap rumput iblis" gumam lan wu  melihat aliran energi hitam semakin mengecil dan melambat.


Lan wu segera keluar dari pusaran badai hitam melalui sebuah lingkaran yang terdapat tidak Juhdi belakangnya.


Ia membuka matanya kembali seraya menatap rumput iblis yang telah lenyap di serap olehnya. Ia merenggangkan tubuhnya sesaat sebelum akhirnya memutuskan untuk beristirahat, dan menunggu keputusan dari ketua sakte mengenai permintaan nya untuk melakukan pelatihan di menara energi hitam.


Dan tentu hal tersebut tidak akan begitu mudah untuk di ijinkan oleh ketua sakte.


....


Ke esokan harinya lan wu beserta Lou yu menemhi ketua sakte dan hendak memberitahukan maksud mereka.


Lou yu justru terlihat lebih tegang dari pada lan wu. Lan wu menahan tawanya usai melihat wajah tegang yang berusaha di sembunyikan oleh Lou yu kepada seluruh murid yang di temui nya di jalan.


Lan wu menghela nafas sesaat sembari beridiri menatap balai utama di depannya.


Lan wu mengikuti Lou yu memasuki balai tersebut dan bergerak menuju ruangan utama milik ketua sakte.


Terlihat ketua sakte yang tengah duduk seraya menikmati tehnya dengan tenang.


"Salam guru besar" ujar Lou yu di ikuti oleh lan wu

__ADS_1


Ketua sakte segera menyuruh Lou yu dan lan wu untuk duduk sembari menjelaskan maksud dari kedatang mereka berdua menemuinya. Lou yu terlihat menarik nafas beberapa kali sebelum akhirnya menjelaskam keingin lan wu.


Wajah ketua sakte semakin mengerut saat lou yu membahas mengenai menara energi hitam. Tadinya ketua sakte berfikir bahwa lan wu hendak melakukan pelatihan khusus di tempat lain, namun tidak di sangka lan wu malah hendak memasuki menara energi hitam.


"Tidak bisa..!! Aku Takan mengizinkan nya" bentak ketua sakte dengan nada tegas


Lan wu tersenyum kecut usai prediksinya sangat tepat." Ketua sakte, buaknkah anda sendiri yang mengatakan bahwa bakat ku sanggar tinggi? Apa gunanya bakat tinggi jika tidak di gunakan untuk mempelajari tehnik yang memiliki tingkat bahay tinggi?" Lan wu melontarkan pertanyaan yang berhasil membuat ketua sakte diam sesaat.


"Kau benar nak, namun menara energi hitam bukanlah tempat yang bagus untuk bakat mu. Bahkan aku yang sudah begitu lama di sakte ini tidak memiliki keberanian sedikit pun untuk memasuki menara energi hitam" sambung ketua sakte masih dalam pendirian nya.


"Guru, mungkin adik lan memang di takdir kan untuk mewarisi kemampuan milik leluhur kita. Aku percaya dengan kemampuan adik lan. Tidak mungkin dia hendak memasuki menara tanpa persiapan sedikitpun" Ming yu berusaha membujuk ketua sakte.


Jawaban serupa tetap di berikan oleh kedua sakte. Ia bahkan mengancam akan menghukum berat siapapun yang berani memasuki menara energi hitam tanpa izin darinya.


Melihat situasi yang sudah tidak memungkinkan bagi lan wu untuk bernegosiasi, terpaksa lan wu membongkar rahasia miliknya.


Lan wu berdiri seraya mendekat kearah ketua sakte. Ming yu nampak heran dengan tindakan lan wu tersebut.


Di sisi lain nampak ketua sakte juga mengeluarkan ekspresi serupa dengan Ming yu.


Lan wu kini berdiri tepat di hadapan ketua sakte yang masih duduk sembari menbak apa yang akan di lakukan oleh lan wu.


"Bagaiman dengan ini, apakah ketua masih ingin melarang ku?" Tanya lan wu seraya mengaliri energi hitam ke telapak tangannya.


"Ba..bagai..bagaimana bisa?!" Kaget ketua sakte hampir bersamaan dengan Lou yu.


Mereka bahkan masih tak mempercayai apa yang di lihat oleh mereka. Energi hitam bukanlah sesuatu yang bisa di kendalikan dengan mudah, meskipun mereka tidak mampu membaca kitab energi hitam. Tapi merekadaoat mengetahuinya dari catatan leluhur tertai putih yang di simpan di tempat rahasia di sakte tersebut.


"Sulit di percaya, tapi tekanan serta aura mengerikan ini memanglah merupakan energi hitam" seru ketua sakte yang kini telah meyakini hal tersebut.


"Bahagia kau bisa mengendalikan energi ini?" Tanya ketua sakte dengan nada heran


"Ceritanya sangat panjang, tapi yang jelas aku hampir kehilangan nyawa akibat energi hitam yang menerobos paksa tubuh ku. Jika bukan karena keberuntungan mungkin aku sekarang tidak bisa berbicara dengan ketua" jawab lan wu singkat.


"Hahahaha.. sungguh sakte ini di berkahi oleh langit, tidak di sangka akhirnya tehnik yang telah punah ini kembali menekan pemilik yang tepat baginya." Ketua sakte terlihat begitu senang dengan senyum lebar di wajahnya.


Ia begitu menantikan hari ini dalam hidupnya." Akhirnya sakte ini bisa kembali ke masa jaya nya. Nak, gunakan tehnik ini dengan sebaik mungkin Janan sampai kau terbuai oleh kehebatan diri tehnik ini" sambung ketua sakte seraya bangkit dan menepuk pundak lan wu.


"Tentu saja ketua, aku pasti akan membawa sakte ini mendapatkan apa yang sudah semestinya di dapatkan, namun sebelum itu aku harus mencapai tingkat tertentu agar bisa memaksimalkan seluruh kekuatan dari energi ini. Itulah alasannya mengapa kau ingin memasuki menara energi hitam" ujar lan wu


"Bodoh.!!" Geram ketua sakte seraya memukul kepala lan wu


Lan wu mengelus kepalanya seraya menatap heran sikap ketua sakte di depannya.


"Jika kau menjelaskan duanya dengan benar dari awal, tentu saja aku tidak akan melarang mu. Tempat itu memang khusus untuk melatih energi hitam. Di dalamnya juga terdapat bergai kitab serta pusaka yang di tinggalkan oleh leluhur teratai putih, kau dapat mempelajari itu semua" jelas ketua sakte masih terlihat kesal

__ADS_1


"Hahahaha..aku tidak bermaksud membuat anda bingung, untuk saat ini aku hanya akan fokus pada peningkatan energi hitam dan akan meninggalkan pelatihan jurus lainya. Bagi ku sekarang yang terpenting adalah menyelamatkan Fei dari penderitaannya" lan wu tersenyum yakin seraya menatap ketua sakte


Tak sadar senyum ketua sakte terlihat bersamaan dengan wajah cerianya. Ia sungguh kagum akan hati lan wu yang tidak di buatkan oleh kepentingan pribadinya sendiri. Jika saja kemampuan ini di dapatkan oleh murid lain, tentu akan berbeda jawabannya dengan yang di katakan oleh lan wu.


"Kau memang berhati baik, itulah mengapa leluhur memilih mu untuk mewarisi tehnik nya" gumam ketua sakte seraya tersenyum tenang


Ketua sakte segera menjelaskan cara agar lan wu dapat memasuki menara tersebut. Di bagian belakang dari menara energi hitam terdapat sebuah gerbang yang di bangun oleh leluhur mereka dan hanya dapat di aktifkan dengan menggunakan energi hitam. Lan wu di sarankan agar mengambil jalan tersebut demi menghindari kecurigaan dari penjaga menara dan murid lainya.


Untuk masalah pertanyaan yang timbul dari beberapa murid, nanti akan di utus oleh ketua sate dan Lou yu.


"Berapa lama waktu yang tersisa hingga proses kebangkitan darah?" Tanya lan wu memastikan.


"Jika sesuai dengan perkiraan ku, itu akan terjadi dua bulan kemudian" jelas ketua sakte membuat lan wu sedikit berfikir.


"Aku akan segera memasuki menara malam ini, mohon sisanya ketua dan kakak Lou untuk mengurusnya. Aku akan keluar secepatnya jika telah berhasil mencapai tingkat energi hitam tanah" ucap lan wu sembari mengepal tanganya.


Lan wu pamit hendak mempersiapkan keperluanya untuk memasuki menara. Ia berencana mencari rumput iblis dalam jumblah yang banyak. Lan wu merasakan sendiri bagaimana khasiat dari rumput iblis yang bagitu cocok dengan energi hitam. Lan wu juga hendak membeli banyak persediaan makanan, dan minuman. Ia sangat yakin jika hal tersebut akan sangat di butuhkan olehnya.


Di perjalanannya lan wu melihat Fei yang tengah menenteng sebuah tas berisi bahan kultivasi uang baru di beli olehnya. Lan wu segera menghampiri Fei seraya mengambil tas tersebut dari tangan Fei


"Biarkan aku membantu mu"ujar lan wu tersenyum


Fei membalas senyuman lan wu serta mengangguk. Beberapa hari ini ia terlihat sangat senang usai bertemu dengan lan wu. Sikap dinginnya perlahan hilang seiring dengan waktu yang mendekatkan lan wu denganya.


"Apakah kau lapar?" Tanya Fei dengan nada lembut.


"Hmm.. sebenarnya tidak, namun jika kau ingin memasak untuk ku aku akan merasa begitu lapar" canda lan wu seraya tertawa sedang.


"Dasar menyebalkan" gerutu Fei tak ingin menanggapi candaan lan wu.


"Terimakasih ya, aku sangat senang bisa di masakan oleh mu" sambung lan wu seraya mengelus kepala Fei.


Wajah Fei memerah seraya di hiasi dengan senyum senangnya. Rasanya seperti ia tidak ingin berada jauh dari sisi lan wu.


"Nona yiyi, serahkan saja tugas untuk merawat lan wu pada ku. Jika di alam fana kau merupakan jodoh lan wu, maka aku yakin di alam ini lan wu adalah jodohku, jadi izinkanlah aku untuk mendampinginya menggantikan mu" Gusman Fei seraya tersenyum manis menatap lan wu.


Fei mendengar soal yiyi dari hanzeng. Ia menemui hanzeng beberapa saat sebelum ia bertemu dengan lan wu tadi. Tujuan dari Fei ialah untuk mengetahui wanita yang di sebutkan oleh lan wu kemarin padanya.


***


Sebagai permintaan maaf karena kemarin tidak up, author akan memberikan crazy up hari ini.


Berapa episod Thor?\= Semampu author.


Jadi jangan beranjak dulu, dalam beberapa menit atau jam kedepan. Pendekar kelana akan up lagi.

__ADS_1


__ADS_2