
"Mulai hari ini kau akan menjadi murid yang mewarisi seluruh kemampuan ku. Zhengjie aku harap kau tidak mengecewakan ku dan memaksa ku untuk membunuhmu..." Sambung Lan wu yang membuat zhengjie bertambah senang.
Kai lau ikut berlutut dan mengucapkan terimakasih atas bantuan berharga kepada putranya. Ia bahkan membuat sumpah kepada Lan wu untuk tidak pernah berkhianat.
Kai De dan Kai zhu tao bertambah jengkel dan memikirkan cara untuk menyingkirkan zhengjie.
"Kalian semua bisa kembali. Zhengjie kau ikut dengan ku" ujar Lan wu seraya berjalan keluar dari kediamannya.
Zhengjie berpamitan kemudian menyusul Lan wu.
** Suatu tempat di hutan **
Sudah 3 hari semenjak Lan wu dan Zhengjie berada di dalam hutan, Zhengjie mulai membangun fondasi tubuh dengan beberapa herbal berharga yang didapatkan Lan wu sewaktu berada di alam atas.
Dengan bantuan herbal tersebut Zhengjie berkembang pesat dan bahkan telah menguasai beberapa jurus sederhana milik Lan wu.
"Zheng'er... Menurut mu apakah kemampuan fisik penting?" Tanya Lan wu yang duduk di sebuah batu sedang seraya menikmati teh di cangkirnya.
"Tentu guru, aku membaca banyak kitab mengenai pelatihan fisik dan mencoba mempraktekkan nya. Namun karena kecacatan tubuh ku makanya aku tidak bisa mencapai kemajuan.." jawab zhengjie dengan wajah polosnya.
Zhengjie adalah pemuda yang tampan dan gagah dengan rambut panjang berwarna biru serta mata yang berwarna hitam pekat membuat dirinya terlihat semakin rupawan.
Selain itu sifat baik dan beberapa hal bodohnya membuat Zhengjie bertambah menarik dan mudah mendapatkan kenalan.
"Benar, saat ini tahap kultivasi mu berada di ranah langit menengah dan selisih kekuatan antara kau dan ketiga saudara/i mu teramat jauh. Untuk itulah aku berencana meningkatkan kualitas fisik mu ke tahap fisik raja.."
"Guru apa tingkat fisik tertinggi..?" Tanya Zhengjie begitu penasaran.
"Hmm... Fisik terbagi menjadi bumi, langit, raja, suci, dan immortal. Dalam keadaan tertentu kau akan berhasil meningkatkan fisik mu ketingkat yang paling tinggi.
Dengan bahan-bahan yang ku punya saat ini dan kekuatan jiwa mu, aku hanya bisa membantu mu ketingkat fisik raja. Namun dengan tingkat tersebut sudahlah cukup untuk berurusan dengan pendekar ranah suci 5. Kau hanya perlu meningkatkan kultivasi mu untuk mengejar ketertinggalan" jelas Lan wu yang kini dipahami oleh zhengjie.
"Jadi aku bisa melawan seseorang yang berada 3 level diatas kultivasi ku dengan bantuan fisik raja?" Tanya Zhengjie.
"Tidak sepenuhnya. Ada beberapa orang yang bisa kau lawan dan ada juga yang tidak bisa kau lawan. Semua akan bergantung pada firasat dan kepercayaan diri.
Sekarang bersiaplah, aku akan memulai penempaan tubuh mu."
__ADS_1
Zhengjie kini duduk bersila seraya memfokuskan pikirannya. Lan wu mengeluarkan sedikit inti dari penyatuan singa iblis miliknya.
Pecahan tersebut nampak melayang di udara seirama dengan api iblis yang seketika menyelimuti tubuh Zhengjie. Lan wu menggerakkan inti tersebut kedalam tubuh Zhengjie yang kemudian disusul oleh tulang sayap naga dewa dan 4 tetes darah miliknya.
Kini tubuh Zhengjie nampak memerah dan muncul retakan emas di sekujur tubuhnya.
Lan wu menambah api iblis yang kemudian membentuk bola api raksasa.
Dari dalam bola api terdengar rintihan keras dari zhengjie yang terus-menerus tiada henti.
"Bertahanlah.. kini semuanya tergantung pada kemampuan mu" ucap Lan wu kembali duduk diatas batu dengan santainya.
Lima jam sesudahnya.
Nampak bola api iblis seketika hancur bersamaan dengan keluarnya Zhengjie dari dalam bola api tersebut. Tubuhnya kini menjadi lebih kuat ratusan kali lipat dari sebelumnya.
Ia mengepalkan tangannya dengan kuat kemudian mengarahkan tinjunya kearah batu dihadapannya. Sontak batu tersebut hancur berkeping-keping disusul oleh teriakan senang dari Zhengjie.
"eh..kok belakang ku terasa begitu dingin..?" Kaget Zhengjie kemudian menoleh kebelakang.
"Auph..!" Zhengjie terpental beberapa meter dari tempat semula.
"Anak ini..! Apakah kau ingin membunuh ku.?!" Geram Lan wu yang dikepalanya terdapat serpihan batu.
"Ah.. guru. Maafkan aku..! Aku tidak sengaja..!" Teriak Zhengjie seraya berlari menghindari kejaran Lan wu.
"Cih..! Beraninya dia membuat pahlawan seperti ku mengejarnya.." kesal Lan wu yang berhenti mengejar Zhengjie.
Mendadak ia tersenyum kagum seraya melihat Zhengjie yang masih berlari menjauh. Ia tidak menyangka bahwa akan hadir saat dimana ia menerima murid penerusnya.
Selain itu ia juga merasa bahwa Zhengjie tidaklah sederhana. Tanpa Lan wu sadari tingkat fisik yang di capai oleh Zhengjie adalah tingkat pertama di dinasti dewa pedang selama 100 tahun lamanya.
Seseorang yang memiliki fisik tubuh spesial sejak lahir tentu sangat berkembang dalam kultivasi energi, namun berbeda dengan penempaan yang melewati rasa sakit.
Tubuh mereka akan menjadi begitu kuat dan memiliki kekuatan luar yang diatas rata-rata dari kultivator setingkat nya. Kekuatan dalam juga akan ikut terpengaruh hingga serangan yang dihasilkan akan 3 kali lipat lebih kuat dari kultivator energi.
"Aku akan menunggu hingga dia mencapai tingkat suci awal. Meskipun saat ini ia masih kalah jauh dari Xuya, namun tidak lama lagi keduanya akan setara..
__ADS_1
Oh..hehehe.." mendadak Lan wu tersenyum dengan ekspresi liciknya.
Lan wu memutuskan untuk beristirahat sejenak seraya mengawasi kondisi Bingxue dan tiga murid magangnya.
Nampak ketiga orang tersebut tengah berlatih keras dibawah bimbingan Bingxue.
"Hmm.. jurus pedang kristal..?" Heran Lan wu yang melihat Kai De yang mempraktekkan seni pedang milik Bingxue.
"Sepertinya gadis itu memiliki kecocokan dengan Bingxue, lagian jurus pedang kristal merupakan jurus rahasia yang sempat dikatakan oleh Bingxue.."
"Eh..kau menyadarinya..?" Kaget Lan wu bercsm canggung usai melihat Bingxue yang sedang tersenyum manis kearah kesadaran ilahi Lan wu.
"Tuan, aku tidak menyangka bahwa anda senang melihat pelayan ini mandi. Mengapa anda tidak mengatakan nya dari dulu, aku bisa membantu tuan mandi.." terdegar suara Bingxue bersamaan dengan dirinya perlahan-lahan bangkit dari bak mandi.
"Ahh..sial..!" Teriak Lan wu yang kini kesadaran ilahi nya telah kembali ke tubuh.
Lan wu nampak ngos-ngosan seraya mengusap keringat di jidatnya dengan wajah yang memerah.
"Aku tidak tau bahwa Bing'er akan menjadi mengerikan.." gumam Lan wu tersenyum pahit.
"Tuan, apakah anda ingin melewatkan hal yang lebih bagus..?" Ujar Bingxue lewat telepati sontak membuat Lan wu batuk kecil.
"Ehem.. kau tidak boleh salah paham Bing'er, aku hanya penasaran dengan keadaan mu tidak ada maksud lain.." balas Lan wu dengan nada yang berwibawa.
"Hehehe..tuan, maksud ku hari ini adalah peresmian organisasi kita. Apakah anda masih terpikirkan soal mengintip tadi..?" Goda Bingxue yang seperti tamparan keras diwajah Lan wu.
"Sial kau gadis kecil.. beraninya mempermainkan pahlawan ini.!" Kesal Lan wu yang mengakhiri telepati keduanya.
Setelah menenangkan diri, Lan wu berniat mencari Zhengjie yang belum kembali sejak tadi namun setelah mencari cukup lama akhirnya Lan wu memutuskan untuk meninggalkan pesan di tempat tersebut kemudian kembali ke ibukota.
**Di ibukota, kediaman keluarga Kai**
Nampak begitu ramai dipenuhi oleh orang-orang dari berbagai tempat dan kekuatan. Salah satu yang menarik adalah datangnya pemilik paviliun Jing, yaitu Jing Haa dan 3 pengendali hewan buas yang di rekrut oleh Gang Ju di gunung mistis.
"Nona Bing kemanakah tuan Kein? Apakah dia ada kesibukan sehingga tidak bisa datang?" Tanya Jing haa yang duduk tidak jauh di samping Bingxue.
"Nona Jing tidak perlu cemas, tuan ku sedang dalam perjalanannya kesini.."
__ADS_1
Dari arah pintu masuk, Lan wu datang seraya di kawal oleh Kai kan, Gang ju dan pengikutnya. Orang-orang di ruangan tersebut sontak berdiri kemudian memberikan hormat kepada Lan wu.
Lan wu duduk di kursi milik kepala keluarga Kai sementara Kai kan dan lainnya ikut duduk di sampingnya.