Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
Iblis singa langit 2.30


__ADS_3

"gawat..!! Dia sadar begitu cepat.!" Seru lan wu seraya menarik Xueini untuk keluar dari gua tersebut.


Gua terasa berguncang  dan membuat lan wu sedikit kesulitan untuk menambah kecepatan berlarinya. Ia kembali menggunakan jurus penggeser waktu dan berpindah dengan cepat ke mulut gua tersebut. Lan wu segera melempar xueni ke arah long dan Cuolei yang telah berhasil membunuh ular hijau.


Melihat Xueini yang terlempar keluar, long sontak melompat seraya menangkap xueni tepat sebelum menyentuh tanah.


"Adik xuei, apa yang terjadi?" Tanya long dengan nada cemas.


"Kakak lan melempar ku keluar dan bermaksud untuk menahan singa jahat yang mengejar kami" jelas Xueini dengan wajah lugu.


"Singa jahat? Mengapa ada singa di dalam sana?!" Tanya long dengan nada heran bercampur gelisah.


Beberapa saat terdengar auman kencang bersaman dengan telemparnya lan wu dari dalam gua tersebut.


Mata long tertuju kepada pedang sunyi yang terdapat bercak darah. Long menelan ludahnya usai mengenali aura mengerikan yang perlahan keluar dari dalam gua.


"Iblis singa langit.!" Teriak long bersamaan dengan munculnya sianga tersebut dari dalam gua.


Lan wu nampak bersiap untuk menyerang singa tersebut, ia sedikit kesal usai badai acak hanya mampu menggores tipis kulit dari harimu tersebut. Tujuan nya melempar xueni ialah agar long dan lainya segera menjauh dari tempat tersebut dan lan wu dapat menggunakan lengan naga untuk menundukan singa tersebut, sungguh tidak di sangka ternyata long dan lainya memilih untuk ikut bertarung bersama lan wu.


"Kalau begini akan sangat gawat nantinya, aku harus memikirkan cara agar long dan lainya segera menjauh dari tempat ini" pikir lan wu sembari melirik long dan Cuolei yang telah berdiri di sampingnya.


"Sudah ku duga jika kemampuan mu sangat hebat, kau bahkan dapat melukai kulit dari iblis singa langit" kagum long seraya mengalirkan energinya.


Long sontak menunjukan wujud kedua dari harimau petir. Tekanan yang keluar dari tubuh long sedikit membuat lan wu tersenyum kagum. Ia dapat merasakan bahwa long lebih kuat dari beberapa tetua ras harimau yang ia hadapi dulu di kekaisaran Yon.


"Serang secara bersamaan" teriak long seraya menerjang iblis singa tersebut.


Long mengerahkan tinjunya di sertai dengan Cuolei yang mengeluarkan jurus hebat berbentuk kepala harimau yang menerjang cakaran dari iblis singa tersebut. Benturan jurus ketiganya menciptakan gerakan petir yang keluar dari titik benturan tersebut. Lan wu segera melompat sembari memegang pedang sunyi yang masih tersarung di pinggangnya.

__ADS_1


"Pemusnahan langit" ujar lan wu ikut menahan lengan dari iblis naga tersebut.


Iblis singa sontak mendorong tanganya dan berhasil melempar lan wu dan lainya ke tanah. Mulut lan wu nampak mengeluarkan darah segar akibat terkena dorongan energi dari iblis singa. Ia segera mengaliri api suci untuk mengurangi rasa sakit yang ia rasakan.


"Aku harap Fei tidak kehilangan kesadarannya usai mendadak merasakan sakit sehebat ini" guamam lan wu yang kini bangkit seraya membersihkan darah di cela bibir nya.


Ia tidak punya pilihan lain kecuali menggunakan lengan kanannya untuk mengimbangi seragan hebat milik iblis singa langit, namun lan wu masih sedikit ragu jika long dan lainya dapat menjaga rahasia tersebut.


Pikiran lan wu di penuhi oleh kebingungan. Usai tidak menemukan cara lain, akhirnya lan wu memutuskan untuk memaksa long dan lainya untuk menjauh dari tempat tersebut.


"Saudara long, ada baiknya bila kalian bertiga segera meninggalkan tempat ini. Aku akan memberikan kalian cukup waktu agar bisa menjauh dari tempat ini" ujar lan wu bersaman dengan munculnya aura neraka miliknya.


Tekanan aura milik lan wu sontak membuat ekspresi iblis singa menjadi begitu geram. Singa tersebut mengaum begitu keras, auman tersebut menciptakan dorongan angin yang begitu kencang hingga mampu membuat pepohonan di sekitar gua tersebut beterbangan di udara.


"Kau sudah gila? Apa yang akan terjadi jika kekuatan mu menaruh dendam kepada kami? Terlebih lagi kau merupakan anggota tim ku seharunya aku yang menahan singa tersebut" bantah long menolak usul lan wu.


"Saudara long, keluarga ku tidak akan tinggal diam jika aku dalam bahaya. Aku hanya khawatir jika mereka tiba di sini dan melihat kalian bersama ku, takutnya mereka akan salah sangka pada kalian, terlebih lagi aku sebenarnya tengah kabur dari rumah tentu saja mereka akan sangat marah" bohong lan wu.


Lan wu akhirnya bernafas lega usai tidak lagi merasakan energi milik long dan lainya, ia yakin bahwa long telah berada cukup jauh dari tempat tersebut. Lan wu kini menatap ke arah singa iblis sembari memasang senyum sinis di bibirnya. Ia memasukan kembali pedang sunyi kedalam cincin ruang seraya membuka lilitan perban di lengan kanannya.


"Mari kita lihat kemampuan iblis tingkat raga ilahi mengahadapi tangan dari ras naga murni" ujar lan wu seraya mengepal lengan kanannya dengan sangat kuat.


Ia mengaliri energi hitam di lengan kanannya sesaat sebelum melompat ke arah iblis singa tersebut. Dalam waktu bersaman singa iblis mengayunkan cakarnya menyambut pukulan lengan kanan lan wu. Pijakan mereka seketika hancur bersaman dengan melayang nya lan wu dan iblis singa di udara seraya bertukar serangan cepat.


Dengan lengan naga, lan wu setidaknya tidk terlalu kerepotan untuk menghadapi serangan iblis singa secara langsung.


"Hehehe.. aku bisa menjadikan mu sebagai ganti dari leher panjang yang ku bunuh sewaktu pertarungan ku dengan fui" pikir lan wu sembari cenge-ngesan.


Mendadak iblis singa berpindah dengan cepat ke belakang lan wu seraya mengayunkan kembali cakar nya, lan wu sontak berbalik dan menahan serangan singa tersebut dengan lengan kanannya.

__ADS_1


Nampak lan wu yang terpental ke tanah usai tak sanggup menahan cakaran iblis singa.


Lan wu segera berdiri kembali sembari menghindari tiga terjangan energi yang keluar dari sekitar rubuh iblis singa tersebut.


Area yang terkena serangan tersebut mendadak hancur dan menciptakan kubangan yang begitu dalam di tanah.


Dengan kondisi tersebut lan wu sedikit kesusahan untuk melayangkan tinjunya ke iblis singa tersebut.


Lan wu sebisa mungkin tidak terkena siraman tersebut. Ia begitu memikirkan efek yang akan di rasakan oleh Fei jika lan wu mengalami cidera berat dalam pertarungan tersebut.


Lan wu kini berhenti bergerak acak namun justru malah melompat menerjang ke arah iblis singa yang bersiap mengeluarkan jurus nya untuk menyerang lan wu.


Lan wu segera mengeluarkan wujud aura bersaman dengan tiga jenis api yang menyelimuti tangan dari wujud aura neraka tersebut. Di sisi lain nampak tekanan udara sedikit berkurang dan terlihat berkumpul di tangan iblis singa tersebut.


Tekanan energi yang bagitu besar nampak terasa dari lengan iblis singa. Lan wu kembali meningkatkan kekuatan dari tapak nereka mencapai tingkat maksimal yang dapat ia keluarkan usai melihat cakar iblis singa memancarkan aura membunuh yang sanggup membuat lan wu keringat dingin.


"Tapak neraka.!!" Teriak lan wu bersaman dengan terciptanya ledakan dasyat di sertai gesekan petir di area tabrakan kedai jurus tersebut.


Darah segar kembali keluar dari mulut lan wu yang terus mempertahankan tapak neraka dari dorongan cakar iblis singa. Perlahan-lahan nampak cahaya putih yang menyelimuti lan wu dan iblis singa sesaat sebelum terjadi ledakan susulan yang puluhan kali lebih kuat dari peran pertama.


......


Di sisi lain nampak Fei yang mendadak terjatuh di lantai penginapan usai ia tiba-tiba memuntahkan darah segar dari mulutnya. Nafas Fei terlihat semakin lemah bersaman dengan kesadarannya yang perlahan memudar. Mendadak terpancar cahaya merah dari tubuh Fei yang seketik membuat Fei mendapatkan kembali kesadarannya.


Fei segera mengambil posisi bersila seraya mengobati luka dalam yang terasa begitu menyakitkan di dalam tubuhnya.


"Hampir saja aku kehilangan kesadaran ku, jika saja dia tidak memberitahu ku mungkin aku sudah terkapar di jalanan akibat luka dalam yang begitu parah"  ujar Fei dengan nada sedikit kesal.


Beberapa saat sebelum lan wu mengeluarkan tapak neraka, lan wu sempat memberitau Fei agar mempersiapkan diri untuk menahan luka dalam yang tidak ringan. Itulah mengapa Fei segera mencari penginapan. Fei sungguh tidak menyangka bahwa dirinya terlambat beberapa detik untuk mengaktifkan wujud kebangkitan dari darah legenda untuk menahan rasa sakit yang mendadak terasa di tubuhnya.

__ADS_1


Ia kembali melanjutkan pemulihannya dengan tenang hingga beberapa saat kemudian nampak Fei yang mendadak membuka matanya sembari memasang raut wajah khawatir di wajahnya. Ia tidak lagi merasakan keberadaan lan wu, dan yang paling mengkhawatirkan nya adalah bayangan ledakan dasyat yang menghancurkan area pertarungan antara lan wu dan iblis singa langit.


"Lan wu..?!" Keget Fei mendadak berdiri usai merasakan koneksinya dengan lan wu seketika terputus.


__ADS_2