
" merepotkan !!" Ujar murid bukit dewa usai berbenturan dengan jurus tombak xu lan .
Xu lan mengeluarkan seluruh kemampuannya dan memaksakan hingga tahap akhir. Namun hanya mampu memberikan sedikit tekanan kepada murid bukit dewa .
" Adik sein menurutmu apakah kakak lan bisa memenangi pertandingan ini ?" Tanya Guan sembari menunjuk beberapa luka fatal akibat serangan murid bukit dewa .
Lan wu menyadari kondisi xu lan lebih buruk dari yang terlihat , beberapa titik Meridian nya mengalmi luka akibat ia memaksakan dirinya " itu tergantung dari kakak lan , jurus tapak dewa memiliki kekuatan besar namun juga memiliki beberapa cela sehingga memungkinkan serangan tombak kakak lan mampu menerobos cela tersebut " jelas lan wu tanpa di sadari membuat ketua istana bukit dewa menyimaknya .
Ia tak menyangka bahwa bahwa jurus yang ia latih mampu di analisa oleh seorang anak berusia 19 tahun dengan teliti .
"Ehemm.. apakah kau mampu membuktikan ucapan mu bocah?!" Ujar pemimpin bukit dewa sembari menanti jawaban lan wu .
Lan wu tersenyum mengetahui maksud pria tua tersebut .
"Kalau aku tidak salah , jurus ini hanya di latih selama 10 tahun dan memiliki 4 tingkatan . Melihat dari energi yang di keluarkan murid anda aku dapat menebaknya bahwa ia hanya menguasai tingkat 2 dan sedangkan dirimu sendiri masih berada di tingkat 2 per 3 " terka lan wu seketika membuat rombongan bukit dewa melotot tak percaya
"Kau .. bagaiman bisa mengetahuinya ?!" Tanya ketua bukit dewa dengan raut wajah terkejut
" Aku pernah bertemu dengan pendekar yang mencapai tahap 4 dari jurus tapak dewa dan energinya mampu membuatku tak mampu mendekatinya dalam jarak tertentu . Jurus tapak dewa ialah mengubah qi yang semula berbentuk udara menjadi berbentuk padat dalam hal ini perbandingan yin dan Yan adalah 6 /5 dimana energi yin haruslah lebih banyak dari yan . Serta membutuhkan tubuh yang kuat setara tubuh raja untuk mengeluarkan setengah dari jurus itu...." lan wu mulai menjelaskan hingga tahap penyempurnaan jurus tapak dewa
Pemaparan lan wu membuat para tetua bukit dewa menggeleng tak percaya dengan apa yang di dengar mereka .
Namun di sisi lain penjelasan lan wu memang masuk akal serta hampir sama persis di kitab jurus tersebut .
Hanya saja apa yang di terangkan lan wu hingga tahap penyempurnaan tidak berada di kitab bukit dewa.
"Kau bisa mengetahuinya dan bahkan menemukan cara menyempurnakan jurus tersebut , tapi bagaiman orang luar sepertimu mampu mengetahui jurus rahasia yang hanya di latih oleh pendekar di bukit dewa " kini ketua bukit dewa sedikit mencurigai lan wu merupakan pencuri dari sebagian kitab yang hilang .
"Ketua , guruku berpengetahuan luas dan aku mengetahui banyak pengetahuan yang ia miliki" ujar lan wu dengan tenang
"Jika begitu kau harus memberi ku cara agar menyempurnakan jurus milik kami " kini ketua bukit dewa memasang wajah sedikit mengancam .
Lan wu mengendus kesal mendengar ucapan ketua bukit dewa yang terlihat merendahkannya
"Lalu bayaran apa yang aku dapatkan sebagai gantinya " tanya lan wu tersenyum tipis
"Lancang!!! Geram ketua bukit dewa membuat seluruh mata tertuju padanya
Lan wu menatap ketua tersebut sembari tersenyum . Ketua bukit dewa menenangkan dirinya dan segera meminta maaf atas tindakannya .
"Bocah ini tak memandang ku" ketua bukit dewa menahan emosinya
"Kelemahan jurus ini adalah tak mampu menahan serangan dari bagian lain arah selain depan
Di karenakan seluruh energi yang ada menjadi lebih terfokus di telapak tangan dan memungkinkan lawan untuk melancarkan serangan balik yang cepat dari sisi lain , namun sayang di tengah tekanan jurus itu tidaklah mudah bagi pendekar yang menjadi lawannya untuk berkonsentrasi dan menemukan cela " lan wu mengeraskan suaranya dengan maksud agar xu lan dapat mendengarnya
"Itu dia , pantas saja aku merasa setiap usai melakukan serangan ia terlihat menarik energi kembali untuk memperkuat pertahanannya , selain itu pertahanannya lebih lemah di bandingkan dengan ku" xu lan akhirnya mampu menemukan kekurangan jurus tapak dewa .
"Habislah kau!!" Teriak xu lan yang menerjang ke arah murid bukit dewa yang sedang melancarkan jurus nya
Xu lan dengan cepat mengubah arahnya dengan melompat ke samping dan melempar tombaknya .
Seperti perkiraan lan wu pertahanan sisi lainnya menurun drastis . Tombak xu lan menembus dinding pelindung murid bukit dewa yang tidak begitu kuat .
" Pemenang nya adalah xu lan dari istana laut awan" ujar sesepuh pemimpin pertandingan
Xu lan terjatuh ke arena usai di nyatakan sebagai pemenang . Ia nampaknya telah mencapai batas nya .
Mendadak terlihat murid yang di kalahkan xu lan berlari ke arahnya sembari mengeluarkan jurus andalan nya berniat menghabisi xu lan
"Beraninya kau melakukan trik kotor !!" Geram murid bukit dewa tersebut sembari mengarahkan jurusnya ke xu lan
Yang telah kehilangan kesadarannya
Di situasi genting tersebut mendadak terlihat sebuah pedang melaju dari arah tempat laut awan dan memutuskan lengan kanan dari murid bukit dewa tersebut .
Keterkejutan tak mampu di sembunyikan orang-orang bukit dewa yang melihat dengan jelas jurus yang begitu mereka banggakan di hancurkan dengan mudah .
Di saat semua bertanya -tanya siapakah dalang dari kejadian tersebut , kini terlihat lan wu telah berada di arena dan memanggil kembali pedangnya
" ********! Kau sengaja memancing peperangan antara ke dua istana " teriak ketua bukit dewa dengan marah
Para tamu sontak terdiam mendengarkan ucapan ketua bukit dewa tersebut .
Bagaimana pun duoxi merupakan pendekar yang di takuti . Bukan hanya kekuatan nya yang hampir setara dengan ketua istana langit . Namun guru dari duoxi sendiri di kabarkan masih hidup dan sedang mengasingkan diri .
Di kabarkan gurunya mencapai tingkat ilahi dan merupakan pendekar terkuat di seluruh kekaisaran
"Ketua , murid anda bahkan berniat membunuh kakak seperguruan ku . Aku hanya memberinya beberapa pelajaran " jawab lan wu tanpa memberi penghormatan ataupun alasan lain .
__ADS_1
"Kau juga harus membayarnya dengan sebelah tangan mu" duoxi melompat ke arah lan wu sembari mengeluarkan jurus tapak dewa yang bahkan jauh lebih kuat di bandingkan dengan milik muridnya .
"Kau tak memandangku sebagai tetua di sini !" Kini suara tetua 13 terdengar begitu jelas bersamaan dengan aura nya yang begitu kuat .
"Ini.. pendekar langit ?!!" Kaget para ketua istana beserta tamu-tamu yang menghadiri pertemuan tersebut .
" Aku bahkan penasaran bagaiman gurumu mengetahui bahwa aku masih hidup " sambung tetua 13 membuat tubuh duoxi gemetar
" Tetua 13 , untuk menghabisi orang ini cukup dengan 1 jurus saja bagi ku" ucap lan wu membuat duoxi tak mampu mengendalikan pikirannya .
Jurus yang di tahan nya dari tadi kini aktif kembali dan bertambah ribuan kali kekuatannya dari yang tadi
" Tarian api suci , jurus pemusnah dewa !!" Lan wu mengayunkan pedangnya menciptakan kobaran api yang membentuk pedang besar dengan hawa panas yang mampu mengeringkan danau .
"Jurus apa ini?, Bukankah ini di luar tingkatan dewa !?" Ujar duoxi tak percaya dengan apa yang di lihatnya .
Pedang besar tersebut menutupi seluruh istana langit dan membuat guncangan hebat .
Seandainya lan wu melepaskan jurusnya tersebut , maka dapat di pastikan istana langit akan hancur berkeping -keping .
" Kau tak pantas merasakan jurus ini" ucap lan wu menetralkan jurusnya
Duoxi menelan ludah bersamaan dengan kelegaannya .
Jika saja lan wu serius untuk menghabisinya itu tidaklah mustahil bagi lan wu .
Namun lan wu memilih menahan jurusnya di sebabkan ia tak dapat menjamin bahwa tidak ada korban selain duoxi
"Jika kau berani memprovokasi laut awan jangan salahkan aku jika 4 pedang api ku tertancap di reruntuhan pedang mu . Apakah mendengarnya !!??" Tanya lan wu sembari mengeraskan suaranya
"Ba.biak. aku tak akan mencari masalah dengan mu" jawab duoxi terbata .
Lan wu mengangkat xu lan dan bergegas meninggalkan pertemuan tersebut
**
3 hari telah terlewati dan kondisi xu lan masih belum sadarkan diri , lan wu mencari beberapa obat di pelelangan dan memberikannya kepad xu lan.
"Sein bagaiman kondisi xu lan ?" Tanya tetua 13
Lan wu tersenyum sedih sembari menjelaskan kondisi xu lan.
Tetua 13 menghela nafas berat dan tak bisa berbuat apa -apa, meskipun ia berada di tingkat ilahi 2 namun ia tak memiliki kemampuan untuk memperbaiki Meridian dan lautan spirit xu lan
"Ada cara lain " ujar suara yang berasal dari rombongan kaisar dan ketua istana langit .
"Yang mulia " lan wu dan tetua 13 memberi hormat
"Maksud yang mulia putri?" Tanya lan wu berharap mendapat jawaban
Terlihat seorang tabib tua datang dari arah pintu masuk dan memberi hormat kepada kaisar.
Ia kemudian menjelaskan bahwa jika lan wu dapat menemukan bunga 5 warna serta akar pohon petir maka tabib tersebut dapat membuatkan pil untuk memulihkan kondisi xu lan dan bahkan membuatnya mencapai tahap dewa akhir .
"..namun bahan-bahan tersebut sangat sulit untuk di temukan " ujar tabib tua menggelengkan kepalanya .
Lan wu berfikir keras sebelum akhirnya ia menanyakan tempat yang terdapat bahan yang di maksud
" Tabib , keselamatan saudaraku jauh lebih berharga dari masalah yang akan timbul nanti " ujar lan wu
"Hmm kau memang pantas menjadi calon suami putri lue" ujar tabib sembari menepuk pundak lan wu
Lan wu tak terganggu dengan ucapan tabib tersebut , bagia nya urusan perjodohan tersebut adalah hal yang sepele ketimbang kondisi xu lan.
Sementara xionglue nampak tersipu malu sembari mencuri pandang ke arah lan wu
" Pergilah ke lembah neraka di bagian yang paling dalam terdapat berbagai tanaman langka salah satunya adalah dua bahan yang ku sebutkan " jelas tabib
" Apakah anda serius tabib?" Tanya tetua 13 yang mengetahui bahwa tempat itu merupakan kawasan yang berbahaya . Bahkan bagi dirinya sendiri
Di sela perdebatan tersebut nampak xu lan telah sadar dan mendengarkan percakapan di sekitarnya .
"Adik sein , aku mengetahui kondisi ku . Kau tak perlu membahayakan nyawa mu untuk mengobati ku" ujar xu lan membuat lan wu terkejut .
"Kakak, aku yang melibatkan mu dalam situasi yang seharusnya menjadi tanggung jawab ku . Kau berbaring saja dan tunggu kedatangan ku " jawab lan wu tersenyum percaya diri .
Xu lan hanya tersenyum melihat ketulusan lan wu .
__ADS_1
**
Lan wu melakukan perjalan menuju lembah neraka . Ia berlari tanpa istirahat demi mencapai tempat tersebut dengan cepat .
"Paman tiang wu ?" Kaget lan wu melihat saudara dari ayahnya nampak di kepung beberapa pendekar bertopeng merah .
Lan wu segera melompat ke bawah dan menebas 3 orang topeng darah hingga terpotong menjadi dua bagian .
Topeng darah begitu terkejut melihat ke 3 rekannya terbunuh dalam waktu singkat .
" Siapa kau? Beraninya mencampuri urusan kami !" Tanya salah satu topeng darah yang tersisa
"Apa kalian pernah mendengar pendekar sunyi dari pedang dewa?" Tanya lan wu sembari mengaktifkan aura nerakanya .
Tubuh ke 5 pendekar tersebut bergetar hebat setelah mengetahui sosok di depan mereka .
Kabar tentang kematian ketua mereka membuat topeng darah mengalami kemunduran dan hampir musnah .
Untung saja terdapat seorang pendekar yang berada di tahap dewa menengah yang mengambil alih kepemimpinan topeng darah
"Ka.aku.." topeng merah tersebut tak sempat menyelesaikan ucapannya ketika pedang lan wu telah memisahkan kepala mereka dari tubuh
Tiang wu terkejut menyaksikan kemampuan lan wu yang begitu tinggi .
Ia segera mendekati lan wu dan memberi hormat serta ucapan terima kasih
"Tuan pendekar , anda telah menyelamatkan hidupku . Keluarga wu berhutang banyak pada mu" ujar tiang
Lan wu tersenyum kecut melihat paman nya bahkan tak mengenali nya . Padahal sewaktu kecil tiang wu sering menggendong dan mengajari lan wu beberapa ilmu sosial .
"Paman ti apakah telah melupakan aku?" Uajr lan wu sontak membuat tiang wu membuka matanya lebar-lebar
Ia tak merasa asing dengan pendekar muda di hadapan nya ini , ia terus memutar otak dan menerka . Hingga akhirnya ia serentak memukul lan wu dengan keras
"Bocah nakal. Kau begitu membuatku khawatir" marah tiang wu bersamaan dengan perasaan senang
Lan wu hanya tersenyum menanggapi reaksi paman nya
"Dasar , kemana saja kau selama ini . Kau bahkan menjadi sangat kuat dari ayah mu" ujar tiang wu kini memeluk lan wu dengan mata berkaca -kaca
Setelah emosi tiang wu mereda , lan wu akhirnya menjelaskan seluruh kisahnya hingga pertarungannya dengan ketua topeng darah .
Tiang wu yang mendengarkan cerita lan wu hampir tak percaya dengan kisah tersebut seandainya jika pemuda di hadapannya adalah orang lain.
"Aku tak menyangka kau mengalami situasi yang begitu sulit ... Haisss.. aku begitu tidak berguna sebagai paman mu. Bagaiman bisa aku punya muka untuk menemui kakak ku di surga " sesal tiang wu yang begitu tak berdaya atas situasi dulu dan sekarang .
"Bagaimana kondisi keluarga wu akhir-akhir ini , apakah dengan kematian pemimpin topeng darah mampu mempengaruhi kekuatan si brengsek itu?" Tanya lan wu berusaha menyelidiki
"Memang dengan kematian pemimpin topeng darah aku beserta keluarga wu yang mengikuti ayahmu memilih mengungsi dan meninggalkan kediaman wu , tanpa di sangka keluarga gio bersedia menerima kami dan memperlakukan kami layaknya keluarga inti mereka . Bahkan beberapa murid dari keluarga wu di terima berlatih di sakte beladiri gio " ujar tiang wu membuat lan wu sedikit keheranan .
Ia bahkan baru pertama kali mendengar adanya keluarga gio , namun lan wu memilih tidak menanyakan hal tersebut
"Paman , aku berencana dalam waktu dekat ini akan membantai habis keluarga wu di kediaman mereka . Aku berharap paman memberi tahukan kepada beberapa orang di keluarga wu yang masih menghormati ayahku untuk segera mengungsi . Karna pada saat itu tidak akan ada lagi satu nyawa yang tersisa di sana " ujar lan wu dengan tatapan benci .
Tiang sedikit takut mendengarkan perkataan lan wu . Ia bahkan tidak menyangka bahwa bencana terbesar keluarga wu akan di sebabkan oleh anak dari pemimpin yang paling di hormati di keluarga wu .
Di sisi lain ia sendiri merasakan kejahatan dari keluarga tersebut dan menginginkan balas dendam .
"Aku akan segera menyampaikan nya , namun kau harus berhati-hati . Di sana masih terdapat beberapa pendekar yang kuat " saran tiang wu .
Waktu tak terasa beranjak malam , lan wu begitu menikmati percakapan nya dengan tiang wu setelah sekian lama terpisah . Bisa di anggap tiang wu adalah orang terdekatnya setelah orang tua lan wu dan Xin . Lan wu sering menghabiskan malam di rumah tiang dan mengikuti tiang menjalankan bisnis perdagangan keluarga wu .
Mereka berdua menghabiskan malam dengan menceritakan kisah perjalanan mereka masing-masing serta beberapa kenangan indah di masa lalu .
Perlahan-lahan luka di hati lan wu menjadi berkurang usai merasakan kehangatan yang selama ini telah hilang .
"Kau akan melanjutkan perjalanan mu ?" Tanya tiang wu yang melihat lan wu telah bersiap hendak pergi.
"Ah.. padahal aku tak bermaksud mengganggu istirahat paman .
Aku akan melanjutkan perjalanan ku ke lembah neraka , jika telah selesai dari sana . Aku akan mengunjungi paman di kediaman keluarga gio" ujar lan wu sembari mengucapkan salam perpisahan .
Tiang wu hanya tersenyum kecewa melihat lan wu yang telah berlari meninggalkan perkemahan nya...
Ia sebenarnya ingin mengajak lan wu bersamanya , namun setelah mengetahui tujuan lan wu . Ia memutuskan untuk mengurungkan niatnya , bagaiman pun juga lan wu kini merupakan pendekar yang kuat dan berasal dari laut awan .
Tidak akan banyak orang yang bisa memberi ancaman serius baginya .
__ADS_1