
"Saudara Zi adalah dermawan bagi kekaisran Yon diperang besar sebelumnya, aku pun percaya bahwasanya hati anda tidak melupakan persaudaraan yang terjalin antar dua kekaisran kita..
Seperti yang dikatakan oleh pendekar Lan, bahwasanya peperangan hanya akan menciptakan kebencian berkepanjangan dan akhirnya menghancurkan kita sendiri..."
"Apa maksud mu kaisar Yon..?!"
Ujar kaisar Zi dengan nada serius.
"Hentikan pergerakan kalian, dan tarik semua pengacau mu dari kekaisaran Yon ku. Jika tidak maka aku sendiri yang akan mengirim kepala mereka kehadapan mu.!"
Balas kaisar Yon memperlihatkan sisi lainnya.
Hal tersebut membuat suasana sedikit tegang, kedua pasukan terlihat bersiaga dan para jendral perang mereka mengambil posisi masing-masing.
"Jangan kira bahwa dengan kehadiran dewa pedang sunyi pihak ku akan ketakutan.
Ketahuilah bahwa berbicara lebih mudah ketimbang melakukan..
Waktu sebulan sudah cukup untuk mempersiapkan kuburan kalian, dan mengenai Lan wu.."
Ucapan yang sengaja ditahan oleh kaisar Zi tampak membuat kaisar Yon bertanya-tanya.
"Ada baiknya bila kau memperingati dirinya agar tidak bergerak terlalu jauh. Ia tidak mengetahui musuh seperti apa yang berada di balik bayangan.."
Sambung kaisar Zi yang mengomandoi pasukannya untuk meninggalkan tempat tersebut.
Dilain tempat terlihat Bingxue yang bergerak kembali menuju kekaisaran Yon. Wanita tersebut nampak masih memikirkan perkataan naga misterius yang ia temui.
"Jika memang seperti itu... Bukankah tuan seharusnya tidak memikirkan perihal masalah di alam ini..?"
Gumam Bingxue.
"Aku harus secepatnya menanyakan perihal ini kepada tuan.."
,,
Seminggu berlalu semenjak pertempuran Lan wu dengan pemimpin istana laut awan.
Kabar tersebut menjadi perbincangan hangat di dua kekaisaran yang berdekatan tersebut.
Orang-orang mulai penasaran dengan sosok legenda hidup yang menghilang begitu lama dari wilayah timur.
Kabar kemunculan Lan wu juga sampai ditelinga pedang dewa dan kaisar An dan beberapa sakte besar seperti gunung persik, kuil matahari, dan sakte elang surgawi.
Kabar yang lebih mengejutkan adalah munculnya 1000 orang dari wilayah timur serta 10 kultivator yang mengatas namakan organisasi Diyuze.
Pergerakan kelompok tersebut berhasil mengacaukan pergerakan pihak kekaisran Zi di dalam kekaisran Yon dan bahkan memukul mundur pasukan kekaisaran Ning di area perbatasan.
Dalam waktu singkat itu kekaisaran Yon berhasil memulihkan jalur perdagangan dan ekonomi mereka yang sempat menurun begitu jauh.
"Sial..! Apa yang dilakukan bocah ini hingga mampu merekrut orang-orang kuat dari wilayah timur..?!"
Seorang pria tua yang duduk di hadapan kaisar An seketika memukul hancur meja didepannya usai mendengarkan informasi yang disampaikan oleh salah satu prajurit istana.
"Tidak disangka bahwa selama ini dia berada di wilayah timur, mungkin saja alasan mengapa pangeran Yeng tidak bergerak adalah dia.."
__ADS_1
Sambung pria tersebut dengan mimik wajah tidak senang.
"Leluhur, Lan wu bukanlah lawan yang mudah untuk di atasi. Sebelumnya dia juga telah menempatkan beberapa orang kepercayaan nya di seluruh kota kekaisaran kita..
Bahkan 5 jenderal besar dari pasukan naga telah meninggalkan posisi mereka dan sedang dalam perjalanan menuju kekaisran Yon.."
Sambung kaisar An dengan nada gusar.
Dari arah pintu istana kini terlihat seorang prajurit yang berlari dengan cepat kemudian berlutut dihadapannya kaisar An.
"Lapor yang mulai, kota Ziyou berhasil ditembus oleh sekelompok orang yang mengenakan topeng aneh.."
"Apa..?!"
Semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut sontak berdiri dari duduknya.
Kini kaisar An tidak lagi bisa menyembunyikan kekhawatirannya mendengar perkataan tersebut.
"Apa yang terjadi dengan pasukan disana.?!"
Ujar Yiyi yang mencoba untuk menenangkan dirinya.
"Mereka semua tewas, hanya jendral penjaga kota yang dibiarkan hidup dan saat ini melarikan diri ke kota Fazhan.."
Siapa mereka..? Jika memang mereka adalah orang-orang dari wilayah timur, maka pastinya kekuatan mereka tidaklah rendah..
Gumam Yiyi seraya mengerahkan pandangannya ke Lili dan anggota paviliun 5 warna.
Lili yang mengerti maksud kakaknya segera meninggalkan ruangan istana di ikuti dengan orang-orang dari paviliun 5 warna.
Tegas Yiyi dengan wajah sinis seraya melangkah menuju pintu keluar.
"Leluhur, apakah sudah saatnya untuk 10 pilar dewa bergerak..?"
Tanya kaisar An menatap pria tua dihadapannya.
"Belum waktunya, kita akan menyerahkan hal ini kepada Yi'er.. mengenai Lan wu, aku akan menyiapkan pemakaman khusus untuknya.."
"Apa itu akan berhasil..?"
Tanya kaisar An membuat pria tua dihadapannya terdiam sejenak.
Ia menghela nafasnya kemudian melepaskan aura membunuhnya yang menyelimuti seluruh istana bersamaan dengan munculnya awan hitam di langit istana.
"Siapapun yang mengetahui hal ini tentunya akan mengerti kemauan kita.
Puluhan tahun bahkan jutaan tahun, orang-orang seperti kita akan lenyap atau menjadi budak para dewa serakah..
Dan tanda-tanda kemunculan mereka sudah terlihat di dunia ini, satu-satunya jalan kita saat ini ialah tersus maju.!"
Ujar pria tua tersebut dengan nada tegas bercampur sedikit penekanan.
Aura yang terpancar dari pria tua tersebut disisi lain dirasakan juga oleh Lan wu, tekanan dasyat yang setara dengan leluhur keluarga Yeng itu mampu memaksa naluri Lan wu untuk waspada.
Ia berjalan keluar dari kediaman yang disediakan oleh kaisar Yon menuju halaman depan sembari menatap senyap kearah langit.
__ADS_1
"Apa kau mengundang ku..?"
Tanya Lan wu menggunakan pesan suara yang ia tujukan kepada pria tua tersebut.
Pesan suara Lan wu tidak ia samarkan hingga bisa terdengar jelas di telinga seluruh orang-orang 3 kekaisaran besar.
"Aku meremehkan mu nak, kemampuan mu adalah yang terbaik diantara generasi mu. Sayang sekali bahwa kau berdiri di sisi yang berlawanan dengan ku"
Pria tua di istana kaisar An membalas perkataan Lan wu menggunakan pesan suara yang sama dengan milik Lan wu.
Orang ini tidak lemah..
Gumam Lan wu sedikit terkejut dengan kemampuan leluhur keluarga Jia.
"Haruskah aku mendatangi mu atau kau yang datang pada ku.?"
Balas Lan wu dengan nada tenang.
"Hahahaha.. semangat yang bagus, rasanya sudah begitu lama tidak berbicara dengan orang yang setingkat dengan ku.."
"Senior Jia terlalu memuji, tapi perasaan yang sama juga aku rasakan.."
"Bagiamana jika kita menyelesaikan masalah ini dengan duel?"
Ujar pria tua tersebut seketika mengejutkan semua orang yang mendengar perkataan nya.
"Leluhur..? Apa kau serius..?!"
Potong kaisar An yang tidak setuju dengan keputusan pria tua dihadapannya.
"Ya.. jangan lupa bahwa kekuatan kekaisaran Yon saat ini sudah mengimbangi kekuatan kita. Terlebih lagi munculnya organisasi Diyuze yang di pimpin langsung oleh Lan wu..
Dengan kemenangan di pertaruangan ku maka secara tidak langsung kita akan menundukkan mereka dan bahkan mencapai tujuan akhir"
Di pihak Lan wu nampak Yuali yang juga meminta agar Lan wu tidak menyetujui hal tersebut. Ia sangat yakin bahwa pihak lawan pasti merencanakan sesuatu yang buruk.
"Saat ini kelompok kita sudah berhasil mengacaukan kekaisran Ning dan menyebabkan kerugian besar akibat gelombang monster yang di kendalikan oleh kakak Zuwun..
Walaupun kekaisran Ning masih bisa melawan, tapi saat ini situasi dalam negara mereka pasti sangat kacau.
Kita hanya perlu melancarkan serangan besar-besaran lalu menundukkan kekaisaran Ning.. selanjutnya tinggal.."
"Katakan kepada tiga King bersaudara untuk menahan gerakan mereka, aku hanya menyuruh agar mereka mengunci pergerakan kekaisran Ning untuk tidak meminta bantuan pada kekaisran Qin.
Jangan membuat ku mengingkari janji, mengenai pertaruangan ini aku rasa perkataan mu ada benarnya"
"Jadi tuan, apa yang akan anda lakukan?"
Pandangan Lan wu sontak berubah menjadi sedih, senyum yang terpapar di bibirnya perlahan-lahan sirna bersamaan dengan munculnya hembusan angin sepoi-sepoi.
**
**sory banget guys dari kemarin-kemarin ane jarang up, sebenarnya bukan karna malas ngetik atau apa.. cmn ya gimana situsnya gini.. ( ngomong apa aku.?)
moga kawan-kawan pada mengerti**..
__ADS_1