
Ia paham betul dengan sakte yang di sebutkan oleh pamannya tersebut.
Sakte pedang iblis ialah tempat dimana berkumpulnya orang-orang dengan bakat mengerikan dan tertutup dari situasi luar.
Keberadaan mereka bukan lagi sebuah rumor, namun benar adanya. Banyak penguasa dan bahkan pihak kaisar iblis penguasa daerah 1 dan daerah lainya yang menginginkan sakte tersebut untuk bergabung di pihak mereka.
Konon pusaka tertinggi dari sakte iblis pernah sekali di pinjamkan kepada kaisar iblis dan hingga kini belum di ketahui keberadaannya.
"Paman.. apakah kau bercanda? Bahakan pihak kaisar sendiri tidak berani mengusik sakte tersebut, di tambah lagi mereka masih dendam akan pedang iblis yang di hilangkan oleh kaisar" ujar Zun sontak membuat Lan wu tersedak nafasnya.
Ia yakin betul bahwa pedang iblis yang di maksud Zun adalah pedang yang ia temukan di alam dewa tepatnya di istana harimau petir.
"Jika boleh.. aku ingin mencoba untuk pergi ke sana dan meyakinkan mereka untuk bergabung di pihak mu pangeran" tawar Lan wu entah mengapa membuat Zun begitu kaget.
"Jangan berpikir yang aneh-aneh.. meski kemampuan mu tinggi, kau tidak bisa menekan mereka dengan jurus mu. Terlebih lagi ada banyak tetua dan orang hebat yang berkumpul di sana.."jelas Zun dengan wajah serius.
"Kita hanya bisa mencoba, bukankah dengan meyakinkan mereka berarti semua pihak di keluarga bangsawan akan tertuju untuk mu? Aku bukan orang dari kerjaan iblis jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk menyerang ku" jelas Lan wu dengan nada santai.
Zun terdiam sejenak seraya berpikir keras.
Ia juga membenarkan perkataan Lan wu tadi, namun resikonya sungguh bukan main.
"Aku akan menemani tuan Lan, meski aku baru beradaptasi dengan kekuatan baru ku setidaknya aku bisa membantu banyak" ujar ular larva yang ikut berbicara.
"Hahaha sungguh tidak ku sangka.. kalau begitu aku akan langsung berangkat ke sana" ucap Lan wu sembari berdiri dari duduknya di ikuti oleh ular larva.
__ADS_1
"Lan wu... Apakah kau serius..?" Tanya Zun memastikan.
"Heh.. kau sepertinya begitu mengkhawatirkan ku?" Tanya Lan wu dengan nada mengejek.
Zun merasa sedikit kesal dengan ucapan Lan wu yang tidak sesuai dengan situasi tersebut.
"Aku memiliki urusan penting di alam ku.. jadi aku harus cepat-cepat menyelesaikan janji ku dengan mu.. jika aku berhasil meyakinkan sakte tersebut untuk memihak kepada mu maka aku akan langsung kembali ke alam ku, jika aku gagal maka kau akan dapat melihat wajah ku lagi.." ucap Lan wu seraya berjalan lurus kearah pintu keluar.
Zun hanya terdiam mendengar ucapan Lan wu. Ada sedikit kekhawatiran di benaknya mengingat kengerian dari sakte tersebut.
**
Lan wu kini melayang di udara di ikuti oleh ular larva di sampingnya. Lan wu begitu tidak sabar untuk memastikan keberadaan pedang iblis yang mendadak hilang dari istana harimau petir.
Mereka terbang ke arah hutan lebat yang terselimuti aura dari para hewan gaib tingkat menengah hingga tinggi. Bahkan beberapa kali Lan merasakan aura dari hewan gaib tingkat raja dan beberapa hewan gaib tingkat langit.
"Kau benar.. Namun usai aku menyelesaikan urusan ku di sakte pedang iblis" jawab Lan wu menambah kecepatannya.
Beberapa saat setelah terbang, nampak ada 3 orang berjubah perguruan ikut terbang di sisi kanan, kiri, dan belakang. Seakan-akan mereka hendak menyuruh keduanya segera mendarat.
"Ini area pedang iblis, mohon senior berdua mendarat di bawah untuk kami tanyai" terdengar suara dari sisi kanan Lan wu.
Tanpa berlama-lama Lan wu segera mendarat di susul oleh ke 3 orang tersebut.
"Salam kepada senior berdua.." ujar salah satu dari orang-orang tersebut.
__ADS_1
Lan wu dan ular larva membalas salam mereka lalu menanyakan alasan mereka mencegat perjalan Lan wu.
"Kami adalah murid sakte pedang iblis yang di tugaskan untuk menjaga area perbatasan dari para pendekar yang melintas atau terbang kearah sakte" jawab salah satu murid dengan wajah ramah.
Ada rasa heran di pikiran Lan wu melihat sikap sopan dari ketiga murid tersebut.
"Sungguh sakte yang ketat.. maaf membuat kalian repot, namun aku berniat untuk menemui kepala sakte kalian dan menanyakan sesuatu" jawab Lan wu sontak merubah ekspresi tenang ketiganya.
"Orang luar tidak di perbolehkan untuk menemui kepala sakte, sebab beliau sedang.." ucapan murid tersebut nampak di potong oleh satunya.
"Kyou ju.. janga ucapan mu..!" Bentak salah satunya.
Lan wu hanya tersenyum usai melihat ada sesuatu yang di sembunyikan oleh mereka mengenai kepala sakte.
"Kalian tidak perlu khawatir.. aku bukanlah berasal dari dunia iblis.. bisa di bilang aku seperti melintas gerbang dimensi dan tersesat hingga di tempat ini.." ujar Lan wu mencoba mencuri perhatian ketiganya.
"Aku sebenarnya sudah merasakan aura anda yang begitu berbeda dari kebanyakan pendekar di dunia iblis.. aku hanya menebak bahwa anda berada di atas tingkat reinkarnasi akhir.." ujar murid yang bernama Kyou ju.
"Wah tebakan mu sungguh benar" ujar Lan wu dengan sembarangan.
Lan wu bahkan tidak tau apa tingkatan reinkarnasi akhir, ia hanya menebak mungkin saja tingkat tersebut setara dengan tingkat abadi atau gerbang ilahi.
"Sungguh suatu kehormatan bertemu dengan pendekar hebat seperti anda.." ujar Kyou ju seraya memberi hormat.
"Mungkin anda yang di maksud oleh tetua sebagai penolong kepala sakte" sambung Kyou ju dengan nada yakin.
__ADS_1
"Hentikan itu Ju.. sehebat apapun dia, dia hanyalah orang luar.." ujar murid satunya yang masih menaruh curiga kepada Lan wu.