Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
lawan yang kuat


__ADS_3

Wajar bagi mereka merasa takut oleh aura tersebut. Bahkan, Lan wu sendiri merasa tidak nyaman atas kehadiran pria berjubah hitam tersebut.


"Kalian, kembalilah terlebih dahulu ke sakte. Katakan pada tetua Guen untuk menjemput murid ku di area terbuang. Selanjutnya minta ketua sakte dan para tetua gerbang untuk bersiap menghadapi serangan.."


Jelas Lan wu yang kali ini tampak tidak begitu tenang.


"Bahkan orang yang biasanya begitu tenang bisa terlihat begitu cemas, sebenarnya.." gumam Wong zuguin mengalihkan pandangannya kearah Wan Xin yang sedang bertarung di udara. "Lawan seperti apa mereka?" Sambungnya kemudian memerintahkan para juniornya untuk bergerak.


Setelah Wong zuguin dan lainya cukup jauh, Lan wu segera menggunakan teknik penggeser waktu dan berpindah tempat di belakang sosok berjubah tersebut.


Lan wu mengarahkan pukulannya mengincar rusuk sosok tersebut, akan tetapi sedetik sebelum pukulan Lan wu sampai. Sosok tersebut mendadak hilang dan berpindah di sisi kanan Lan wu.


Hmm, menggunakan ku untuk menahan serangan wanita itu..?


"Jangan bercanda"


Lan wu kembali berpindah tepat di belakang sosok tersebut, ia kemudian menahan tubuh orang itu sembari menunggu tebasan pedang Wan Xin mengenai orang didepannya.


Tepat setelah pedang Wan Xin mengenai sosok tersebut, Lan wu kembali berpindah ke sisi lainnya.


Apakah berhasil?


Tanya Lan wu seraya menatap tajam kearah cahay ledakan tersebut.


"Dalam mode Avatarnya, wanita itu sepertinya lebih pendiam dari sebelumnya.." ia kembali melirik Wan Xin yang masih terselimuti oleh sosok avatar miliknya.


Wuss..! Bledar..!


"Ledakan yang hebat..!" Kagum Lan wu seiring dengan musnahnya cahaya yang sebelumnya menyelimuti sosok berjubah hitam.


Sosok tersebut entah mengapa terlihat semakin kuat walaupun tubuhnya terus meneteskan darah akibat tebasan Wan Xin sebelumnya.


Disisi lain, Wan Xin terlihat menyiapkan serangan miliknya. Lan wu yang berada cukup dekat dari wanita tersebut dapat merasakan gejolak energi yang berputar dengan kencang disekitar Wan Xin.


"Amarah suci, Musnahlah..!"


Seketika Lan wu tertekan oleh energi kuat dari teknik Wan Xin barusan.


Lan wu bahkan terdorong hingga ketanah usai tapak dari Avatar Wan Xin terselimuti oleh energi berwarna merah.


"Uh, sial..! Mengapa teknik mereka begitu mengerikan.."


Lan wu segera bangkit dan bergerak menjauhi area tersebut bersamaan dengan tanah-tanah disekitar perkemahan yang mendadak terangkat ke udara.


"Hoy..Hoy... Bukankah ini sedikit berlebihan?" Ujar Lan wu dengan ekspresi tegang menatap wajah mengerikan yang mendadak muncul dari dalam tanah yang hancur.


"Ukurannya bahkan lebih besar dari wujud Avatar dewi kemarahan ataupun gabungan wujud neraka dan dewa sunyi, sial.. mendadak aku jadi menyesal karena malas berlatih.."


Wan Xin melayangkan jurusnya bersamaan dengan sosok mengerikan tersebut yang melompat melewati pria berjubah hitam dengan cepat.


Energi yang dasyat berkumpul di satu titik didepan kepalan tangan sosok mengerikan tersebut.

__ADS_1


"Wujud neraka, wujud dewa sunyi.. penyatuan dua aliran..!"


Lan wu buru-buru mengeluarkan kedua wujud miliknya seraya menggunakan penggeser waktu untuk berpindah.


"Duuuar..!" Bomm..!


Ledakan dahsyat tersebut menyapu bersih seluruh benda yang berada di area tersebut.


Ledakan tersebut bahkan dapat dilihat oleh ketua sakte yang menyaksikan dari depan gerbang keluar sakte cakar macan.


Syut..!


"Ughh..! Sial, bahaya macam apa itu...?"


"Guru Lan..?!.."


"Tetua ke 7..!"


Teriak ketua sakte yang terkejut usai Lan wu mendadak muncul tepat dihadapan mereka dalam kondisi pakaian yang compang-camping.


"Hais, jangan pedulikan aku. Segera rawat wanita jika tidak ingin dia mati.." balas Lan wu dengan nada jengkel.


"Beruntung jarak penggeser waktu sedikit bertambah.." gumam Lan wu dengan wajah lega.


Pada dasarnya penggeser waktu memanfaatkan kesadaran ilahi untuk menentukan destinasi perpindahan. Dan sebelumnya Lan wu sudah menandai gerbang ini menggunakan kesadaran ilahi sebelum pergi.


"Jadi batas maksimal yang bisa ditempuh penggeser waktu tidak lebih dari satu kilometer. Dan juga, semakin jauh jarak nya maka kekuatan roh yang dikonsumsi akan semakin banyak.."


Ia kemudian melompat keatas tembok api seraya mengulurkan tangannya ke atas.


"Bangkitlah api dingin, waktunya bermain.!"teriak Lan wu yang tampak begitu bersemangat.


Hawa dingin dari api berwarna putih tersebut tampak mempengaruhi suhu disekitarnya.


Tampak tembok api iblis membeku kemudian meleh dan terus berlanjut.


"Ini... Apa ini kemampuan sesungguhnya dari guru..?"


Wu Chen yang menyaksikan hal tersebut tampak begitu terkejut sekaligus kagum dengan pemandangan didepannya.


"Dia.. dia benar-benar seekor naga yang bersembunyi.."


Ketua sakte tampak tersenyum senang menatap kearah Lan wu.


Para tetua dan semua murid-murid inti sakte tersebut ikut tercengang, sementara Wu mengyi justru terdiam. Ia terlihat berpikir keras dan mencoba mengingat sesuatu.


"Para tetua, jangan biarkan monster itu memasuki sakte ini. Ayo tunjukkan kemampuan kalian yang sesungguhnya..!"


"Baik..!"


Ketua sakte beserta para tetua lainya kini bergerak mendahului Lan wu menerjang pria berjubah hitam yang berdiri diatas sosok raksasa mengerikan.

__ADS_1


"Guru Lan, kami serahkan monster itu pada mu. Kami akan mengurus pria ini..!"


Teriak ketua sakte yang melepaskan jurusnya bersamaan dengan tetua lainya.


"Ya, aku tau. Jangan mati kakek tua..!"


Balas Lan wu seraya tersenyum tipis menunggu monster tersebut mendekat.


"Baiklah, waktunya serius" sambung Lan wu dengan cepat telah berada didepan monster tersebut.


Tangan besar monster tersebut kini mengarah pada Lan wu dengan cepat. Sementara mulutnya bersiap mengeluarkan serangan energi.


"Api dingin, tapak api..!"


"Heh.. makan itu" ucap Lan wu seraya tersenyum usai tapak api miliknya menyumbat mulut monster tersebut.


"Perubahan elemen, pedang api dingin".


Selanjutnya Lan wu membentuk pedang berukuran sedang serya melompat keatas kepala monster tersebut. Ia kemudian menusukkan pedangnya dengan kuat tepat di kepala monster itu.


"Eh..?" Lan wu terheran-heran setelah melihat pedangnya hancur berkeping-keping setelah berbenturan langsung dengan kulit monster tersebut.


"Bisa kita bicara baik?" Tanya Lan wu dengan ekspresi canggung.


Monster tersebut meraung keras bersamaan dengan ekor panjang miliknya yang menghantam Lan wu hingga terhempas menabrak dinding api miliknya.


"Guru..!"


Aduh..! Bodoh.." tampak Wu mengyi menepuk jidatnya dengan eskpresi malu.


Monster tersebut bergerak cepat kemudian menghantamkan tangannya tepat kearah Lan wu. Beruntung, Lan wu terlebih dahulu berpindah ke atas tembok api miliknya.


Dom..! Dom..! Dom..!


Tiga bola energi yang dilepaskan monster tersebut kini mengarah cepat ke posisi Lan wu.


"8 gerbang es..!" Lan wu dengan tergesa-gesa mengeluarkan jurus miliknya mencoba menghentikan serangan tersebut.


Akan tetapi, ketiga bola energi tersebut berhasil menembus pertahanan Lan wu dengan mudah.


"Tirai api iblis..!" Teriak Lan wu bersamaan dengan berkobarnya api iblis membentuk sebuah tiari raksasa.


Serangan energi dari monster tersebut mendadak melambat kemudian bergerak keatas melewati tirai api milik Lan wu.


"Bajingan..! Ini tidak adil woy..!"


"Sial, apa-apaan ini..?" Gumam Lan wu dengan eskpresi tidak percaya.


"Bodoh..! Bisakah kau lebih serius..?!"


Teriak Wan Xin dari arah belakang tempat dimana orang-orang menyaksikan pertaruangan tersebut.

__ADS_1


"Monster itu setidaknya berada di tingkat line heaven. Selain itu dia merupakan tipe pertahanan dan kontrol serta tingkat kecerdasan monster ini begitu tinggi.."


__ADS_2