
"tapak naga hitam" kini terlihat lan wu menggunakan energi yang berbungkus api hitam yang pekat. Lan wu terus mencoba mengendalikan api tersebut."mengapa api ini hendak memakan energi ku" pikir lan wu sembari menekan kekuatan api tersebut dengan segel es.
"Guru jangan terlalu berlebihan, tubuh anda belum pulih" ujar suara di belakang lan wu.
"Ah yiyi.... Aku hanya menggerakkan tubuhku setelah sekian lama terbaring" jawab lan wu sembari menutupi kesakitan di bahunya yang di akibatkan akibat tolakan segel es yang menekan api hitam.
"Guru semenjak kau terbangun dari aula es aura mu sangat kuat, bahkan aku tak mampu berdiri lebih dekat dari mu" ucap yiyi yang merasakan aura dari api hitam. Namun ia tak mengetahui alasan nya.
"Hahhah, energi ku sangat banyak hingga membebani tubuh ku yang berasal dari ginseng es . Aku hanya belum mempunyai kemampuan untuk menyerapnya lebih banyak" jelas lan wu berusaha menutupi keberadaan api hitam.
Lan wu hendak menyembunyikan nya, bahkan yang mengetahui keberadaan api hitam hanya ketua Jian dan ketua dong yu. Lan wu tak ingin menampakan nya di karenakan ia takut akan timbul kekacauan antara sesama aliran putih. Api hitam merupakan kekuatan yang begitu hebat setara dengan tingkat dewa langit, kemampuan api hitam bisa di samakan dengan api suci milik kuil dewa gunung.pada umumnya ada 5 jenis api di dunia pendekar yang memiliki kekuatan begitu dahsyat yaitu, api hitam, api iblis ungu,api putih,api es,dan api suci. Kemampuan jenis api tergantung dari tingkat kultivasi se seorang, semakin tinggi tingkatnya maka akan semakin kuat api tersebut.
Dari ke 5 api dewa tersebut, di katakan bahwa terdapat 1 api yang bahkan mempunyai kekuatan untuk membakar seorang dewa suci hingga mampu menghangusi jiwanya. Yaitu api abadi . Namun keberadaan nya tidak pernah di ketahui hingga saat ini.
Lan wu yang sedari tadi berkonsentrasi sembari menyegel kekuatan miliknya menggunakan segel es, mendadak di kejutkan dengan kedatangan wenhua
"Tetua lan, di depan aula utama li-li sedang bertarung hidup mati melawan yin-yin." Jelas wenhua dengan nafas ngos-ngosan.
Lan wu segera membuka matanya dan bergerak dengan cepat menuju ke aula utama.
Pertarungan begitu sengit antara li-li melayan yin-yin , kemampuan mereka berada di tingkat yang sama hingga membuat mereka begitu kesusahan untuk mengalahkan satu sama lain.
Li-li maupun yin-yin nampak di penuhi memar dan bekas sayatan.
"Aku Takan membiarkan mu merendahkan guru ku" geram li-li sembari mengeluarkan tebasan sunyi milik nya.
Yin-yin yang pernah melihat lan wu menggunakan jurus ini telah melakukan banyak latihan demi mengimbangi jurus yang kini di gemari oleh beberapa murid di pedang dewa.
__ADS_1
Gerakan dan kelincahan li-li sedikit menyulitkan yin-yin hingga memutuskan untuk mengambil beberapa jarak.
Mereka yang tengah fokus bertarung tidak merasakan lan wu yang kini telah berada di sudut lapangan. Segera sebelum yin-yin mengeluarkan jurus nya serta li-li yang mematung tanpa sebab, lan wu akhirnya menepis serangan yin-yin dengan satu tangan nya.
Semua yang menyaksikan kejadian tersebut mendadak terkejut akan kemunculan lan wu .
Yin-yin terpukul mundur beberapa langkah akibat energi lan wu yang belum sepenuhnya tenang.
"Tetua apa kau bisa menjelaskan maksud perbuatan mu pada murid ku?!" Tanya lan wu dengan nada datar sembari mencabut sebuah jarum perak dari belakang leher li-li.
Lan wu segera mengaliri energi nya kepada li-li dan menarik racun yang belum terlalu menyebar di badan li-li.
"Guru, aku senang guru sudah sadar" ucap li-li sembari memeluk erat lan wu tanpa memperdulikan situasi yang sebentar lagi akan menjadi kacau.
"Li-li, kau istirahat dulu. Aku akan mengurus sisanya sekarang" ucap lan wu bersamaan dengan li-li yang mengambil jarak dari lan wu.
"Aura neraka" ucap lan wu bersamaan dengan munculnya aura mengerikan yang begitu kuat hingga membuat beberapa murid kehilangan kesadaran nya, yin-yin mengetahui bahwa lan wu telah sepenuhnya menyadari semuanya kini menjelaskan sembari menahan ketakutan yang besar.
"Murid yin-yin jaga tingkah laku mu, aku bukan berada sederajat dengan mu"ucap lan wu sembari mengalirkan energi nya ke mulutnya hingga membuat suaranya begitu keras terdengar.
Ketua Jian yang saat itu sedang berada di kediaman tetua Yuan spontan terkejut mendengarkan perkataan lan wu yang begitu keras. Hingga mereka memutuskan untuk menghampiri asal suara tersebut.
"Maafkan kelancangan murid ini tetua lan, namun murid mempunyai permasalahan pribadi dengan murid pribadi anda"seru yin-yin menyadari kesalahan nya berusaha mengentikan emosi lan wu.
"Kau tidak ingin keluar , maka akan ku habisi kau di sini"
"Auman naga" lan wu mengeluarkan jurus dari kitab naga hitam yaitu Auman naga sebuah jurus kuat hingga mampu menghancurkan gunung dengan suara nya.
__ADS_1
Panggung mendadak hancur bersamaan dengan terlemparnya seorang berpakaian seperti tetua pedang dewa. Lan wu segera melompat dengan cepat dan berhasil mencengkram leher tetua tersebut sembari mengangkat nya 1 tangan.
Para murid dan tetua xinxin yang baru sampai menjadi begitu ketakutan melihat kemampuan lan wu yang bahkan tidak sebanding dengan kekuatan Jian.
"Kau pantas mati karena menyerang murid ku dengan jarum racun mu" ucap lan wu bersiap mengeraskan cengkraman nya.
"Tetua lan, aku bersalah mohon maafkan aku !!" Mohon pria di cengkraman lan wu sembari berusaha melepaskan diri dari cengkraman lan wu.
Kini ketua Jian beserta tetua Yuan telah sampai di tempat dan begitu terkejut melihat seluruh kekacauan yang terjadi, beberapa murid terluka akibat amukan lan wu.
Tetua Jian menggeleng pelan sembari menutup wajahnya dengan satu tangan.
"Hais.. apa yang membuat lan wu begitu kesal" tanya Jian ke arah yin-yin yang masih mematung dengan ketakutan besar.
"Ketua, guru lan marah karena tetua nie qu menggunakan jarum racun kepada li-li" jelas tetua houcung yang berada sesaat lan wu mengamuk.
"Lan wu lepaskanlah tetua nie "ujar ketua Jian sembari memegang tangan lan wu
"Ketua apa kau pikir aku akan memaafkan orang yang mencelakai murid ku, selain itu jarum tersebut merupakan senjata pembunuh milik para asasin" jelas lan wu menatap tajam ketua Jian.
Lan wu yang memiliki kebencian terhadap asasin mengetahui hampir semua tehnik membunuh mereka.
"Sejak kedatangan ku beberapa waktu lalu, aku merasakan ada aura yang begitu di tujukan untuk yi-yi, setelah ku selidiki ternyata mereka mengincar pedang sunyi yang berada di tangan yi-yi.Mereka tak mampu mengimbangi kemampuan yi-yi hingga akhirnya mencoba merebut anak dari pedang sunyi yang berada di tangan li-li. Aku sebagai tetua tidak akan membiarkan beberapa orang egois mencelakakan murid ku" jelas lan wu menguatkan cengkraman nya dan membuat tetua nie mengerang kesakitan.
"Lan wu, aku memiliki tanggung jawab sebagai ketua di sini. Ku harap kau memberi muka kepada orang tua ini" ujar Jian bersamaan dengan munculnya tekanan aura nya.
Lan wu menatap tetua nie dengan nafsu membunuh sebelum akhirnya membantingnya ke arena.
__ADS_1
"Huff.. aku akan meninggalkan sakte ini dan berkelana hingga tua. Silahkan ketua sakte mengurusi ini aku lan wu tidak terlibat lagi dalam urusan ini" ujar lan wu berjalan meninggalkan tempat tersebut.
Sementara ketua Jian merasa bingung dan serba salah. Tatapan para murid juga terlihat tak menginginkan lan wu meninggalkan sakte pedang dewa.