
Lan wu menyebarkan surat pernyataan yang Telah di sahkan oleh kaisar Jian .
Pengumuman tersebut berisi tentang perintah untuk menyerahkan seluruh orang yang berasal dari emas biru baik pendekar ,bangsawan,rakyat dan rakyat biasa. Lan wu membuat pengecualian pada kaum lansia dan anak di bawah 11 tahun .
Sontak pengumuman yang tersebar pun begitu menakuti beberapa orang emas biru yang sedang melakukan bisnis di kekaisaran Qin . Banyak dari mereka yang memilih langsung berkemas ke negara mereka , namun ada juga yang me.inta perlindungan dari beberapa sakte beladiri di kekaisaran Qin .
"Ketua lan , seluruh kota di bagian barat telah di bersihkan dan hanya tersisa beberapa kota di provinsi timur yang berbatasan langsung dengan kekaisaran Mao " jelas tetua xuro yang juga begitu menyimpan dendam terhadap orang emas biru .
Salah satu murid pribadinya menjadi korban saat penyerangan mendadak di sakte pedang dewa . Dan para tetua sepakat untuk mulai terlibat dalam dunia luar sedikit lebih terbuka . Dengan begitu baru dapat menyadarkan musuh-musuh mereka bahwa sakte pedang dewa bukan bukan bisa di tindas seenaknya .
Pembantaian orang emas biru terus terjadi dan membuat beberapa orang selain penduduk asli kekaisaran Qin tidak berani untuk beraktifitas secara biasa . Siapa pun yang terlihat mencurigakan akan di bunuh tanpa syarat .
Tak terhitung berapa ratus nyawa yang melayang nyawanya oleh pedang dewa .
"Ketua lan utusan dari salah satu keluarga bangsawan di emas biru datang mengunjungi anda " ujar tetua xinxin sembari menundukkan pandangan matanya tak berani melihat mata lan wu yang di penuhi hasrat membunuh .
"Bawa aku menemui mereka " ucap lan wu dingin .
Ia berjalan dan melihat rombongan keluarga tersebut yang terdiri dari 30 pengawal tahap langit akhir dan seorang penjaga pribadi pemimpin rombongan tersebut yang berada di tahap suci awal .
Melihat kedatangan lan wu . Ketua rombongan tersebut langsung memberi hormat dan mengemukakan tujuan kedatanganya di pedang dewa .
"Ke.ketua yang terhormat , bisakah anda melepaskan seluruh orang emas biru . Aku selaku perwakilan dari emas biru akan mendengarkan permintaan anda dan kaisar kami pasti akan mengabulkan keinginan anda " jelas pria tersebut dengan hati-hati .
Lan wu menyeringai sembari melepaskan aura membunuh yang sanggup membuat tubuh pendekar suci gemetaran .
"Tu..taun apakah anda ingin memicu perang dengan negara emas biru ?" Tanya pria di depannya yang di penuhi rasa takut
"Tentu saja aku tidak keberatan soal itu , namun jika kau mampu membawakan kepala pemimpin sakte gunung biru ,maka aku akan melepaskan kalian dan menganggap semua ini tak pernah terjadi " lan wu memegang bahu pria yang sedari tadi menatapnya dengan tatapan pucat
Mendengar permintaan lan wu yang begitu mustahil di lakukan . Utusan tersebut berusaha bernegosiasi lagi namun semua nya mendadak ricuh usai lan wu mencabut tangan utusan tersebut seperti mencabut bibit dari tanah
"Argh!!!" Teriak utusan tersebut sembari berguling tak karuan berusaha menahan sakit yang teramat baginya .
Lan wu mengeluarkan api iblis yang kini membentuk 30 buah pisau api yang masing -masing di tujukan untuk mencabut satu nyawa .
Pra rombongan tersebut berusaha melarikan diri dari cengkraman api iblis lan wu , namun harapan mereka sirna usai .erasakan tekanan aura yang sanggup menancapkan kaki mereka ketanah .
Utusan tersebut melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaiman lan wu mencabut 30 nyawa dengan cepat seraya membakar jiwa mereka hingga tak bisa berinkarnasi kembali .
Sebuah tindakan yang begitu kejam dan layak di bunuh dengan cara di lempari batu hingga mati .
Namun siapakah yang dapat menghadapi iblis yang sedang murka?
" Gantung dia di samping mayat anak pemimpin sakte gunung biru. panjang agar menjadi pelajaran bagi semua orang emas biru untuk tidak melakukan tindakan yang bodoh ! Segera lakukan patroli di sekitar area kota pedang dewa hingga jarak 50 meter . Pastikan tidak ada bajing*n emas biru yang berkeliaran " ucap lan wu dengan tegas di ikuti dengan anggukan seluruh murid inti dan tetua pedang dewa .
" Temani aku untuk mengunjungi sakte elang surgawi" ujar lan wu kepada Ming yu
Mereka pun melakukan perjalanan cepat dengan menargetkan akan sampai paling lambat 2 hari .
__ADS_1
Meskipun ming yu tidak sekuat lan wu , namun stamina ming yu berada di atas rata-rata para tetua lain . Bisa dikatakan hanya Ming yu yang mamapu berlari 2 hari tanpa tidur dan istirahat lama selain makan dan minum .
Di setiap perjalanan mereka menemui orang yang tengah melakukan perjalanan dengan membawa barang banyak yang tidak begitu berharga akan langsung di geledah dan di periksa mereka berdua . Dan jika ada yang mencurigakan akan di bunuh dan di bakar rohnya oleh lan wu .
Sesekali Ming yu merasakan ketakutan besar saat lan wu mengeluarkan pisau apinya yang sudah seperti pencabut nyawa dari neraka.
Tidak ada belas kasihan serta senyum ramah nya lagi di beberapa hari terakhir usai penyerangan pedang dewa .
Banyak sakte aliran putih yang menutup diri usai mengetahui pengumuman untuk melenyapkan siapa saja yang membantu orang emas biru .
.
Di sisi lain tepatnya di istana kekaisaran emas biru . Terlihat kaisar serta seluruh menterinya tengah berdiskusi serius soal masalah pembantaian yang di lakukan oleh lan wu . Ini merupakan ancaman terang dari pedang dewa untuk menantang emas biru , namun emas biru belum bisa melakukan tindakan tepat usai keluarnya surat peringatan dari kaisar Ning serta istana laut awan dan istana langit yang akan turun tangan jika negara emas biru melakukan pergerakan militer .
Namun jika peperangan di lakukan oleh para pendekar , maka kaisar Ning Takan ikut campur begitu juga dengan ke dua istana yang mendukung hal tersebut .
"Kaisar , apa perlu kita mengirim beberapa sakte yang. Berada di negara emas biru untuk menghabis pedang dewa ?" Ujar salah satu Mentri emas biru
"Mentri ji, apakah anda mengira hal tersebut berguna ?. Bahkan anak dari ketua sakte gunung biru saja di pajang layak boneka di tiang gantung . Kemampuan dari ketua pedang dewa serta anggotanya bukan lah mudah di hadapi . Pagoda suci yang begitu di lindungi oleh mereka pasti memberikan banyak peningkatan untuk pedang dewa , selain itu latar belakang ketua pedang dewa yang sekarang bukanlah berasal dari orang biasa . Jika kita gegabah dan salah bertindak bisa-bisa kita yang akan menjadi sejarah " bentak kaisar emas biru sembari memikirkan cara agar dapat menyelesaikan permasalahan nya tersebut .
Hampir seluruh keluarga penting yang sedang melakukan bisnis di negara Qin di bunuh dan di ambil hartanya oleh pedang dewa . Jika status orang tersebut penting di kekaisaran emas biru , maka lan wu akan mengirim kepala nya ke hadapan kaisar sembari menancapkan pisau apinya yang akan meledak ketika di cabut dari tubuh korban tersebut .
**
Setelah perjalanan panjang yang di lalui tanpa istirahat , akhirnya lan wu sampai di kota elang surgawi .
Lan wu langsung mengarah ke sakte tersebut dan menemui pemimpin mereka yang kebetulan saat itu tengah menyampaikan pengumuman kepada seluruh murid elang surgawi ,untuk menghindari permasalahan dan menyinggung sakte pedang dewa .
"Ketua lan , apa maksud anda menerobos masuk dengan tekanan energi begitu kuat " tanya ketua elang surgawi yang bernama moi ang'Jan yang tidak terlalu terpengaruh oleh tekanan aura lan wu .
"Aku hanya ingin bertanya jadi dengarkan dengan tenang !" Bentak lan wu meningkatkan auranya hingga berhasil membuat Jan mengaktifkan aura petarungnya untuk mengurangi tekanan aura lan wu
"Lancang kau pada ketua sak.." seluruh mata anggota sakte elang surgawi terbuka lebar usai menyaksikan kepala salah satu tetua hebat mereka tergeletak di bawah di inringi dengan semburan darah yang membasahi baju ketua Jan .
"Ak.aku bukan lawan nya . Bagi ku untuk mengalahkan tetua ini masih membutuhkan minimal 10 jurus andalan ku , namun dia hanya menggunakan satu gerakan dan tak bisa di hindari oleh ku bahkan melihat pergerakan pisaunya " teliti Jan yang melihat pisau api hitam yang melayang di sekeliling bahu lan wu dan siap kapan saja menerjang tubuh semua orang yang di targetkan lan wu .
"Baiklah aku akan mendengarkan ." Ujar Jan bermaksud tidak terlibat dalam pertempuran melawan lan wu .
"Aku yakin kau banyak menerima bayaran untuk melindungi orang -orang dari negara emas biru, jadi aku menginginkan informasi keberadaan mereka semua, dan tidak akan menyerang sakte mu jika aku mendapatkan yang aku inginkan " ujar lan wu menyilangkan tangan di belakang
Nada ancaman yang begitu lembut begitu memukul pikiran Jan .
"Ketua la, kami sama sekali tidak melindungi orang emas biru " jelas Jan dengan hati-hati .
Lan wu tersenyum sinis sembari memperlihatkan kepala dari salah satu bangsawan yang di penggalnya bersamaan dengan kepala tetua elang surgawi , saat mereka memeriksa rombongan pedagang yang ternyat merupakan murid elang surgawi dan keluarga yang tengah mereka kawal menuju negara emas biru .
"Te..te..tetua hin ?" Kaget Jan melihat kepala salah satu tetua yang paling di segani di elang surgawi .
Bahkan tahap tetua hin telah berada di tingkat dewa awal dan menjadi pendekar ke 2 yang mencapai tahap dewa di kekaisaran QIN.
__ADS_1
"Aku memberi mu kesempatan kedua " ujar lan wu melempar ke 2 kepala tersebut tepat di bawa kaki Jan .
Jan terlihat pucat , ia tak mengetahui bahwa kemampuan lan wu bahkan hampir tidak ada yang dapat menyamainya . Pemuda yang kini telah berusia 20 tahun begitu membuat pendekar yang telah di Hormati begitu lama satu-persatu tunduk pada lan wu .
" Ketua lan , kau telah membunuh semua orang yang meminta perlindungan elang surgawi . Kami tidak melindungi siapapun dan akan ikut menghabisi emas surgawi bersama pedang dewa " ujar Jan membuat lan wu tersenyum heran .
"Apakah anda berniat mencari keuntungan dari pedang dewa ?" Lan wu melontarkan pertanyaan tajam
"Tentu saja tidak ketua lan , aku selaku ketua elang surgawi begitu membenci orang emas biru yang sering menggunakan kekayaanya untuk menekan kami . Berkat kau menghabisi tetua hin , kini tidak ada lagi yang akan menantang ku untuk menuntaskan dendam lama " ujar Jan dengan tatapan benci
Lan wu terlihat cukup senang , tak di sangka kedatanganya akan membawa nya pada orang yang searah dengan pemikiran nya .
" Baiklah ketua Jan , aku akan menghargai bantuan anda . Kalau begitu aku mempercayakan mu untuk menghabisi seluruh orang emas biru di daerah ini ." Ujar lan wu sembari mengarah ke kota elang
" Ketua , bagaimana jika kekaisaran emas biru menaruh dendam pada sakte ku ? . Bagaiman pun juga kami telah kehilangan seorang yang paling kuat di sakte kami " tanya Jan membuat lan wu tersenyum tipis .
" Kau tenang saja .kekaisaran emas biru akan menghadapi ku terlebih dahulu. Kau telah memilih untuk membantu ku di saat semua sakte menutup mata dari permasalahan ini , jika kelak kau butuh bantuan ku silahkan mencari ku dai pedang dewa . Aku akan siap memberikan bantuan ku" jawab lan wu sembari melanjutkan langkahnya yang sempat tertahan .
Jan memberi hormat lalu segera menyerukan seluruh anggota elang surgawi untuk bergerak .
**
Lan wu kini duduk di sebuah restoran yang berada di kota elang . Ia menikmati makanannya sembari meneguk santai arak khas kota tersebut .
Mimik wajahnya begitu ceria , entah telah berapa lama dia tidak menikmati hidup seperti ini .
Ming yu bercakap dengan lan wu seakan begitu akrab dan tidak memiliki satu pun hal yang membuatnya kaku untuk melontarkan beberapa candaan yang membuat lan wu tertawa sewajarnya .
"Ketua lan , aku sedikit menaruh curiga pada ketua Jan . Bukankah ia merupakan orang terkuat di sana ? Mengapa ia begitu khawatir usai melihat kepala tetua yang kau penggal sewaktu di perjalanan " tanya Ming yu
"Sistim mereka sedikit berbeda dengan pedang dewa , jika di pedang dewa ketua merupakan orang yang paling hebat dan begitu di segani , namun di elang surgawi tidak seperti itu . Mereka hanya mengangkat ketua dari garis keturunan langsung pemimpin sakte sebelumnya , itulah mengapa beberapa tetua terkadang menentang ketua Jan .
Tapi kau tidak salah sepenuhnya . Ketua Jan memiliki kemampuan yang begitu tinggi dan merupakan orang terkuat di antara seluruh pendekar di kekaisaran Qin " jelas lan wu santai sembari meneguk arak dengan nikmat .
" Ternya seperti itu ..." Ujar Ming yu yang telah mengetahui jawaban dari pertanyaan nya .
"Ketua lan, aku sempat mendengar bahwa kau pernah bertarung dengan orang yang berada di tahap dewa akhir ? Bisakah kau menceritakan kemampuan tahap dewa akhir " tanya Ming yu membuat lan wu tersenyum mengingat pertarungannya dengan Wei
"Entahlah aku juga tak mengetahui bahwa dia berada pasti di tahap dewa menengah atau akhir . Yang pasti kemampuan nya tidak begitu hebat . Aku mengetahui bahwa kenaikan tingkatnya di sebabkan oleh mengkonsumsi bahan kultivasi yang begitu banyak , di sisi lain ia bahkan tak memperkuat fondasi nya dan hanya mengandalkan energi dari tahap dewa sebagai satu-satunya andalan nya .
Beberapa jurus nya tidak begitu merepotkan , namun kau harus berhati-hati dengan senjata yang berada di tingkat dewa , terlebih lagi jika senjata tersebut memancarkan aura yang kuat .
Aku hampir kehilangan nyawa ku Karena meremehkan senjata Wei . jurus terkuat ku saat itu hanya seperti usapan gadis di hadapan senjata Wei . Beruntung saat itu aku tertolong dengan api hitam dan mempelajari beberapa tehnik dari naga hitam yang tersimpan di kepala ku" jelas lan wu membuat Ming di penuhi perasaan tabjuk .
"Suatu saat aku akan mengajak mu mengunjungi kekaisaran Qin dan meminta pendekar langit untuk mengajari mu sedikit " ucap lan wu sembari tersenyum manis
"Woah... Aku mengucapkan terima kasih pada ketua " Ming yu memberi hormat yang kemudian di tahan lan wu
Lan wu menyadari potensi dari Ming yu serta wenhua yang memiliki bakat di atas rata-rata .
__ADS_1
"Emm.. aku bahkan belum sekali pun membuka kitab naga , sebaiknya aku pelajari beberapa jurus dan kemudian mengajarinya pada ke 5 bocah itu " pikir lan wu teringat kitab pemberian laut awan .