Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
Perjanjian yang semakin memudar 2.24


__ADS_3

Di halaman belakang nampak Lou yu tengah berlatih beberapa gerakan pedang bersama Chu. Lan wu terlihat kagum melihat Chu yang mengalami kemajuan dalam jurus pedangnya, jika memungkinkan lan wu akan mengajarkan beberapa tehnik pedang milikny kepada Chu.


"Kalian terlihat bersemangat" ujar lan wu mendekat ke arah keduanya.


Lou yu dan Chu akhirnya menghentikan latihan mereka, dan menghampiri lan wu. Chu terlihat begitu senang melihat lan wu yang telah sadarkan diri lebih cepat dari prediksi tabib.


"Tuan, kau sudah siuman? Aku sangat senang melihatnya" ujar Chu tersenyum tipis.


"Iya. Kau pelajarilah beberapa gerakan pedang di kitab ini" ucap lan wu seraya menyodorkan sebuah kitab berwarna putih dengan tulisan biru di sampulnya.


Chu menerimanya dan segera mencari tempat untuk memulai latihan tersebut. Lou yu segera mengajak lan wu ke pondok usai menebak perihal kedatangan lan wu padanya. Sampai di pondok lan wu segera mengatakan maksud kedatangannya pada Lou yu.


"Aku hendak menanyakan keberadaan Fei pada kakak. Aku bahkan tidak melihatnya selama beberapa hari terakhir, apakah ia membenci ku usai menolak dirinya beberap waktu lalu?" Ucap lan wu dengan nada tidak enak.


Lou yu tersenyum sedih seraya membenarkan ucapan lan wu." Tentu saja itu membuatnya sedih, namun setidaknya kau melakukan hal yang benar dan menjaga kebanggaan sebagai seorang suami" ucap Lou yu menepuk pundak lan wu.


"Mengenai keadaan Fei kau tidak perlu khawatir. Aile mengajaknya ke puncak bukit teratai dan hendak mengajarkan beberapa tehnik bertarung dan tehnik pengontrol energi, menurut ku hal tersebut akan sangat berguna bagi Fei dalam menghadapi kebangkitan darah di tubuhnya" jelas Lou yu


Nampak lan wu yang memasang ekspresi khawatir usai mendengar ucapan Lou yu, bagaiamanpun Aile dan Fei adalah keturunan dari 2 ras yang telah lama saling bertempur satu sama lainnya. Ia khawatir jika Aile berniat mencelakai Fei.


"Apakah kakak Lou bisa memberitahukan letak puncak teratai?" Tanya lan wu berharap.


"Puncak tersebut ada di sebelah kanan dari sakte teratai putih. Kau hanya memerlukan sejam perjalanan untuk sampai di tempat tersebut" ucap Lou yu seraya menunjuk kearah sebuah gunung tinggi yang terselubungi oleh kabut.


Lan wu segera melompat ke udara dan terbang menuju ke bukit tersebut. Lou yu terlihat sedikit bingung usai menatap lan wu yang terlihat begitu terburu-buru.


Wajah lan wu menatap dengan serius ke arah depan seraya menambah kecepatan terbang nya. Ia berharap semua ketakutannya tidak akan terwujud sedikitpun, namun jika itu memang terjadi. Lan wu sendiri tidak mungkin akan membalas perbuatan Aile, terlebih lagi membunnya.


Dari kejauhan lan wu dapat merasakan tekanan energi yang begitu kuat. Tidak lama setelahnya terlihatlah sebuah cahaya berwarna merah kuning mengarah ke langit. Cahaya tersebut begitu terang dan beraura kuat. Pepohonan di puncak tersebut nampak bergoyang-goyang tak karuan. Mata lan wu terbelalak melihat segel formasi kuno milik Miren, yang terlihat di udara dengan bentuk yang begitu besar.


Dari arah bawah terlihat Aile yang tengah bertarung dengan beberapa orang yang memakai pakaian berwarna hit dengsn ukiran simbol pahit di baju tersebut, di sisi lain nampak 4 orang berpakaian putih beridiri mengitari Fei yang terlihat memancarkan aura hebat tanpa di sadari olehnya.


"Pasukan langit? Mengapa mereka bisa berada di sini?" Kaget lan wu seraya mengarahkan tapak api iblis ke arah segel formasi di depannya.


Dalam hitungan detik segel tersebut berhasil di hancurkan. Lan wu kembali mengarahkan tapak api ke arah bawah, melihat seragan dari lan wu akhirnya ke 4 orang yang berdiri mengitari Fei memutuskan untuk melipat mundur.

__ADS_1


Tidak di duga sebelum tapak api menyentuh segel formasi di sekeliling Fei, nampak tapak api berubah menjadi ratusan pisau api yang menyebar dengan cepat ke setiap penjuru di tempat tersebut.


Hal tersebut berhasil membuat perhatian penyerang tersebut menjadi teralih. Aile memanfaatkan situasi tersebut untuk melancarkan serangan balik dengan cepat. Terlihat beberapa orang yang terpental ke tanah usai menerima serangan dari Aile.  Pisau api lan wu berhasil menghabisi 10 orang berpakaian hitam sedangkan jumbalah musuh yang di habisi oleh Aile sekitar 30 orang, kini hanya tersisa sekitar 9 orang berpakaian hitam, dan 4 orang ahli segel formasi yang tengah bertarung melawan lan wu.


Lan wu dengan gesit menahan setiap serangan dari ke 4 orang tersebut. Lan wu sedikit kesusahan menghadapi ke 4 orang tersebut dengan 4 formasi sedang yang berada di telapak tangan mereka.


Kekuatan dari Rossi tersebut sangatlah kuat, jika tidak hati-hati nyawa lan wu akan melayang dengan cepat.


"Tebasan dewa" ujar lan wu mengarahkan pedangnya ke satu orang yang menerjang dari arah depan.


Ledakan kuat tercipta dan mempu memukul mundur lan wu kebelakang, nampak tangan lan wu yang mengalami luka besar usai berhadapan dengan segel formasi tersebut.


"Kipas langit" ujar Aile bersamaan dengan munculnya tekanan angin kuat yang dapat menyayat gunung hingga berkeping-keping.


Lan wu menyilangkan tanganya di depan wajah, terlihat ke 4 orang tersebut kini telah berjejer sembari menciptakan 2 formasi besar dengan tingkat energi yang jauh melebihi formasi sebelumnya.


"Chi, sebaiknya kau jangan menyimpan jurus mu lagi, ke 4 orang ini adalah tetua dari menara segel di kerjaan langit. 2 segel tersebut merupakan segel tingkat 4 yang sanggup menghancurkan bulan dan menggetarkan langit" ujar Aile dengan nada serius.


Mendengar perkataan Aile, sontak lan wu menelan ludah. Tekanan energi dari segel pertama sudah mampu melukai lan wu cukup parah, terlebih lagi  menghadapi 2 segel tingkat 4 tersebut.


Kerajaan langit memiliki ahli segel formasi yang terbaik ke 2 setelah sakte Mifeng ( penyegel) di alam nirwana.


Ahli segel sakte Mifeng dapat menciptakan segel formasi tingakat 6 dan menduduki peringkat terbaik sebagai ahli formasi di alam nirwana.


"Apa yang harus ku lakukan? Belum tentu roda tiga api tiga dasar dapat menahan seragan tersebut" ujar lan wu sembari mengepal keras tangannya.


Serangan hebat mengarah ke lan wu dan Aile. Aile melompat ke arah depan lan wu bersamaan dengan kipas di tangan Aile berubah menjadi besar.


"Chi, serangan ku hanya mampu menahan 1 segel formasi aku akan segel yang kedua dengan tenanga terakhirku, setidaknya itu dapat mwmebrimu waktu untuk kabur dari tempat ini" Aile melompat sembari bersiap mengayunkan kipasnya.


"Cih...aku bukan orang lemas seperti dulu" lan wu menyusul Aile bersamaan dengan terbentuknya setengah badan dari aura neraka miliknya.


Wajah dari bentuk aura lan wu menyerupai wajah dari seorang monster. Mata dari aura neraka terlihat berwarna merah pekat menyerupai mata iblis. Kemunculan wujud aura sontak mengejutkan ke 4 tetua yang tengah mengerahkan kekuatan mereka untuk mengaktifkan segel formasi yang satunya lagi.


"Aku akan mencoba kombinasi tapak api" ujar lan wu mengaliri ke 3 jenis api di tubuhnya pada telapak tangan wujud aura miliknya.

__ADS_1


"Tarian Dewi kipas.!" Teriak Aile sembari menyambut segel formasi tersebut.


Lan wu mempercepat lajunya, terlihat telapak tangan dari wujud aura lan wu nampak mengeluarkan kobaran api dengan warna ungu terang.


"Tapak neraka.!!" Lan wu menyambut serangan dari segel yang satunya.


Tekanan kuat terjadi dan mendatangkan Sambaran petir di are tersebut. Tekanan angin dari benturan tersebut mampu mencabut pepohonan dari akarnya, di tengah situasi tersebut nampak muncul 2 ekor naga yang melilit segel formasi dan sontak menghancurkannya. Para tetua tersebut nampak mengeluarkan darah segar dari mulut mereka usai segel formasi berhasil di hancurkan.


"Hah..hah..hah.." lan wu terlihat kelelahan usai mengeluarkan Gabugan tiga jenis api, di sisi lain ia cukup senang karena mampu menyempurnakan jurus ciptaan miliknya.


"Ras naga? Mengapa mereka di sini?" Kaget Aile seraya menyimpan kembali kipas langit miliknya.


Dari tatapan ke 4 tetua tersebut. Mereka dapat mengenali 2 naga yang muncul di hadapan mereka.


"Bocah, apakah kau baik-baik saja?" Ucap salah satu naga yang begitu di kenali oleh lan wu.


"Naga hitam, tak ku sangka kau menemukan keberadaan ku" ujar lan wu seraya tersenyum kecut.


"Terlebih lagi naga dewa sampai menyusahkan diri untuk membantu ku dalam pertarungan ini" sambung lan wu menatap naga dewa yang sedang mendekat ke hadapan 4 tetua.


Raut wajah naga dewa terlihat begitu geram, nafasnya seakan sesak dan mengeluarkan hawa panas. Wajah ketakutan kini terlihat dari ke 4 tetua tersebut. Sangat mustahil bagi mereka untuk menghadapai naga dewa dan naga hitam.


"Apa kalian tidak ingat perjanjian dulu? Bukankah sudah jelas bahwa kalian yang menginginkan perdamaian, lalu mengapa kalian menyerang anggota kami duluan?!" Suara naga dewa sanggup menggetarkan tubuh para tetua tersebut.


Sementara lan wu nampak begitu bingung dengan perkataan naga dewa. Aile terlihat lebih paham permasalahan tersebut ketimbang lan wu. Ratusan tahun lalu ketika maha dewa masih remaja. Dia memiliki seorang guru bernama Lueduo xing Mogui atau iblis pemangsa. Kemampuan Xing mogui sangatlah luar biasa, bahkan kaisar langit sebelum Huang Tian sangat begitu menghargainya.


Namun mendadak situasi keduanya memburuk. Xing mogui secara langsung mengumumkan perang kepada ras langit. Pertempuran besar terjadi di langit dan memakan banyak sekali korban nyawa dari kedua pihak. Ras naga semakin terpojok usai 9 tetua menyergap Xing mogui dengan tehnik rahasia yang mengorbankan setengah usai mereka. setelah Xing mogui tewas, akhirnya kepemimpinan di serahkan kepada naga dewa.


Pernah terus berlanjut hingga akhirnya mencapai puncaknya. Naga dewa mendapatkan kemampuan seluruh elemen di saat ia dan pasukannya terdesak oleh pasukan kerajaan langit, namun mendadak naga dewa menghentikan perang dan membuat sebuah perjanjian. Perjanjian tersebut di kenal sebagai Nouyan Sheng.


Dengan adanya perjanjian tersebut ras naga dan ras langit tidak akan pernah saling menggangu, dan akan saling mendukung dan berhubungan baik.


Tidak ada yang menang dalam perang tersebut, namun ras naga tetap menyadari bahwa situasi mereka saat itu sangat buruk, jika perang tersebut berlanjut tentu saja ras naga akan kalah dalam perang tersebut. Namun situasi ras naga yang masih memiliki dendam, akhirnya menambahkan satu perjanjian tambahan yaitu, jika salah satu dari mereka sengaja atau tidak sengaja membunuh kedua belah pihak, maka perjanjian tersebut batal dan akan berujung pada perang lanjutan.


Saat ini perjanjian tersebut semakin melemah akibat pertempuran lan wu dan naga emas melawan kerajaan langit, terlebih lagi kerajaan langit secara terang-terangan mendatangi  alam dewa dan menciptakan kekacauan.

__ADS_1


__ADS_2