Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
ibukota Nanren


__ADS_3

Setelah memutuskan tujuan, Lan wu segera memulai perjalanannya.


Dalam perjalanan tersebut ia beberapa kali bertemu dengan rombongan pendekar dan juga perampok di jalanan.


Akan tetapi dengan kemampuan nya yang sekarang, Lan wu bisa mengatasi hal tersebut jauh lebih mudah dari biasanya.


Tidak lebih dari satu gerakan untuk membunuh para pengganggu tersebut.


Lan wu juga menyempatkan diri untuk menemukan tempat organisasi jahat yang meneror beberapa desa dan menghancurkannya hingga akhir.


Sampai pada hari ketiga barulah Lan wu tiba di ibukota Nanren. Ia seperti pengunjung lainnya harus berbaris untuk mengantri didepan gerbang kota.


"Tempat yang jauh lebih besar dari semua kota yang pernah aku datangi.."


Gumam Lan wu penuh kagum.


Pengunjung diharuskan membayar biaya masuk sebesar 25 koin emas dan akan ditempatkan terlebih dahulu di area pertama kota Nanren selama dua hari.


Hal tersebut bertujuan untuk memberikan waktu bagi petugas keamanan dalam menyelidiki informasi pengunjung kota.


Hanya beberapa kalangan tertentu saja yang bisa mengabaikan peraturan ini.


"Master, mengapa anda tidak mengatakan identitas anda sebagai prajurit istana persik abadi..?"


Tanya pedang hitam setelah Lan wu dipersilahkan untuk mengikuti salah satu prajurit.


"Aku masih belum terlalu rindu dengan Cei hua, lagian menjelajahi area pertama kota ini akan menarik bagi orang dari dunia rendah seperti ku"


Balas Lan wu dengan wajah senang.


"Aku tidak bisa memahami pikiran anda master, namun aku akan mengikuti setiap kemauan anda.."


Balas pedang hitam yang membuat Lan wu tertawa kecil.


"Oh.. kemana naga kiamat dan pilar langit..? Energi mereka terasa sangat lemah.."

__ADS_1


Tanya Lan wu mendadak.


"Mereka sedang berada dalam kondisi tidur panjang"


"Hmm.. apakah ini perbuatan mu?"


Tanya Lan wu kembali.


"Tidak master, pada dasarnya senjata roh seperti kami akan memasuki kondisi ini beberapa kali dalam kurun waktu tertentu. Sebenarnya mereka telah menunda cukup lama kondisi mereka dikarenakan situasi anda yang mengkhawatirkan."


"Setelah melakukan perundingan bersama, mereka akhirnya setuju untuk memasuki kondisi tidur panjang dan mempercayakan anda pada ku..."


Jelas pedang hitam entah mengapa membuat Lan wu merasa lucu.


"Hahahaha.. tidak ku sangka kau sudah begitu akrab dengan mereka. Maaf ya jika aku membuat kalian kerepotan"


Timpal Lan wu dengan tawa canggungnya.


"Anda bisa mencari penginapan disekitar sini, setelah dua hari kemudian aku akan menemui anda dan mengantar anda menuju gerbang inti kota Nanren"


Jelas prajurit yang mengantarkan Lan wu.


"Hmm.. area tertinggi Nanren..?"


Tanya Lan wu yang sontak berhenti tepat disebuah gerbang yang memiliki kesadaran roh.


"Master hati-hati..!"


Mendadak pedang hitam keluar dari sarungnya dan menebas sebuah serangan dari gerbang yang berada 15 meter didepan Lan wu.


"Cih.. aku lengah..!"


Lan wu menarik pedang hitam kemudian melompat mundur menjauhi gerbang tersebut.


"Fyuhh..! Nyaris tewas oleh sebuah gerbang.."

__ADS_1


"Pedang hitam, apa gerbang tersebut sekuat gerbang istana kabut..?"


Tanya Lan wu yang menenangkan dirinya.


"Tidak lebih kuat, lagian metode yang ditanamkan pada gerbang tersebut berasal dari istana kabut. Sayangnya metode tersebut tidak lengkap"


Balas pedang hitam.


"Bahkan itu sudah cukup untuk membunuh ku"


Sambung Lan wu bergidik ngeri membayangkan kejadian barusan.


"Tuan saat anda mulai membuka istana kabut maka seluruh kekuatan di dunia ini akan gemetar oleh anda. Dan orang-orang di dunia anda juga akan mempunyai tempat aman di sini"


Mendengar perkataan pedang hitam sontak Lan wu terkejut dan mendadak seperti linglung sesaat.


"Master.. apa anda baik-baik saja..?"


"Em..iya.."


Balas Lan wu dengan nada pelan.


"Pedang hitam, apakah aku masih bisa kembali ke dunia ku sebelumnya?"


Tanya Lan wu kembali dengan penuh harap.


"Tentu saja itu bukanlah hal yang mustahil walaupun tidak mudah. Seiring berjalannya waktu anda pasti akan menemukan caranya"


Balas pedang hitam.


Walaupun tidak begitu jelas ada cara untuk kembali, namun setidaknya Lan wu memiliki sedikit harapan. Ia bertekad dan membentuk ulang tujuannya.


Kali ini bukanlah untuk menyelamatkan dunia ataupun membalas dendam, ia hanya ingin mengeluarkan orang-orang dekatnya dari sumur dangkal dan melihat dunia yang lebih luas dari luar.


Akan tetapi untuk mencapai tujuan tersebut, Lan wu terlebih dahulu harus menyiapkan tempat yang aman bagi mereka nanti.

__ADS_1


Menjalin hubungan dengan petinggi wilayah manusia dan mungkin dengan ras lainya.


Ia akan terus berkelana dan menemukan hal menarik hingga tiba waktu dimana kembali dan menikmati sisa hidup bersama keluarganya.


__ADS_2