
Lan wu berjalan meninggalkan arena tersebut dengan langkah tertati. Lan wu begitu bersyukur saat tetua Taicu menghentikannya pada saat terakhir, jika hal tersebut tidak di lakukan mungkin lan wu telah menebas kepala fui dari badannya. Dari arah belakang nampak hanzeng yang melompat seraya meninju bahu lan wu. Lan wu yang tengah berada dalam kondisi lemah tak kuasa menahan tinju pelan milik hanzeng.
"Anak ini...apakah kau ingin membunuh ku?!" Ucap lan wu dengan nada kesal.
"Cih..hanya luka kecil mengapa kau begitu manja?" Ujar hanzeng dengan nada acuh.
Lan wu hanya menghela nafas seraya kembali berdiri. Ia mengatur kembali nafasnya sebelum akhirnya kembali melangkah. Hanzeng membicarakan beberapa hal dengan lan wu terkait rencana untuk mengikuti pertandingan antar murid berbakat di sebuah perguruan besar. Ia menjelaskan bahwa setiap murid yang berada di sepuluh peringkat besar akan di ikut sertakan sebagai wakil dari sakte teratai putih.
Lan wu menatap hanzeng dengan wajah heran." Apakah tidak apa-apa jika terlibat situasi di luar? Aku pikir teratai putih hendak menutup diri dari dunia luar, terlebih lagi pertandingan tersebut pasti terdapat orang dari 8 kekuatan utama" lan wu mengutarakan maksudnya.
"Apakah kau memang sama sekali tidak mengetahui hal lain..?" Hanzeng menggeleng seraya memasang senyum kesal.
"Tentu saja kita tidak akan menggunakan nama teratai putih, Selain itu maksud dari guru besar mengirim kita adalah untuk memata-matai 8 kekuatan utama. Kita akan mendapat imbalan besar jika berhasil menyelesaikan semuanya" sambung hanzeng nampak mengejutkan lan wu.
Jika seperti yang di katakan oleh Hanzeng, ada kemungkinan jika ketua teratai putih telah menyusun rencana untuk menunjukan kembali keberadaan teratai putih yang telah menghilang begitu lama. Kunci utama dari semua ini tentu berada di tangan Fei, dan mungkin lan wu juga salah satu kunci tersebut.
Lan wu terdiam seraya menerka lebih jauh tujuan sebenarnya dari ketua sakte.
Beberapa hari yang lalu, lan wu sedikit berbincang dengan Lou yu di villa. Lan wu menanyakan tentang kompetisi tahunan dengan maksud hendak melihat lebih luas kemampuan para pendekar di alam dewa. Ia begitu terkejut usai mengetahui bahwa kompetisi seperti yang dimaksud oleh lan wu tidak pernah di selenggarakan.
8 kekuatan utama telah sepakat bahwa hal tersebut nantinya akan menciptakan peluang bagi beberapa orang yang saling menyimpan dendam satu sama lainnya untuk menuntaskan dendam mereka.
Dengan berbekal informasi tersebut, lan wu menjadi sedikit curiga akan usai mendengar di selenggarakan nya pertandingan antar murid berbakat. Hal tersebut tentu mengarah kepada kondisi fui yang mungkin saat itu telah berhasil melewati kebangkitan darah murni. Bisa jadi ini merupakan strategi cadangan bila rencana mendapat kan yiyi saat proses kebangkitan berhasil di gagalkan.
"Aku sepertinya tidak akan terlibat" ujar lan wu memasang senyum tenang.
__ADS_1
"Maksud mu?" Hanzeng menatap lan wu dengan wajah heran.
"Apakah kau tidak merasa aneh tiba-tiba di selenggarakan pertanfingan antar murid berbakat? Bukankah selama ini hal tersebut tidak pernah terjadi? Yang lebih anehnya pertandingan tersebut di selenggarakan usai kebangkitan darah di tubuh Fei telah berlalu 1 hari" ucap lan wu tersenyum tipis seraya menatap hanzeng.
"Jadi maksud mu adalah.." ucapan hanzeng terputus bersaman dengan datangnya ketua sakte di hadapan mereka.
"Ah guru" ucap hanzeng seraya memberi salam.
"Aku sungguh kagum dengan pemikiran mu yang sangat hebat, dalam waktu singkat kau telah memahami tujuan mereka" ujar ketua sakte seakan telah mendengar percakapan hanzeng dan lan wu sejak awal.
"Hahahaha itu hanya tebakan ku saja ketua, tak ku sangka ternyata bukan hanya aku yang berpokir seperti ini" terlihat lan wu tertawa canggung seraya menggaruk punggung kepalanya.
"Pada awalnya aku tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut, namun aku tersadar akan satu hal dimana situasi ini sedikit mirip dengan situasi saat teratai putih kehilangan pemimpin terbaiknya saat itu" ujar ketua sakte terlihat begitu sedih.
"Aku akan menjelaskan ini kepada kalian, usai proses kebangkitan darah selesai. Aku rasa saatnya bagi ku untuk membersihkan beberapa orang kotor di sakte ini" ujar ketua sakte seraya menepuk pundak lan wu dan hanzeng.
"Jika benar orang kotor yang di maksud ketua adalah mata-mata, Maka bisa di pastikan bahwa leluhur teratai putih kemungkinan besar tewas akibat rencana licik dari beberapa pihak, namun yang membuat ku heran mengapa leluhur yang mempunyai kekuatan begitu luar biasa bisa di bunuh dengan cara seperti ini" pikir lan wu seraya menguraikan maksud dari perkataan ketua sakte beberapa menit yang lalu.
"Rupanya hanya bisa menunggu hingga kebangkitan darah selesai, aku yakin akan bermunculan beberapa kejadian mengejutkan nantinya" gumam lan wu sembari mempercepat langkah kakinya.
Tidak lama kemudian akhirnya lan wu tiba di villa Lou yu. Chu melihat dari kejauhan keadaan lan wu yang begitu parah sontak mendekati lan wu dengan cepat. Lan wu sedikit terkejut melihat hal tersebut. Chu tanpa meminta izin terlebih dahulu ia langsung mengangkat lan wu dengan kedua tangannya. Lan wu nampak meronta-ronta seraya menyiku wajah Chu.
"Sialan ini apa yang sedang kau lakukan?!" Lan wu terus berusaha melepaskan dirinya dari Chu.
Chu tak memperdulikan amukan lan wu. Ia segera membawa lan wu ke kamar Aile untuk di obati.
__ADS_1
Nampak Aile juga terkejut melihat luka parah di dada kiri lan wu, namun yang membuat dia lebih terkejut adalah tindakan Chu, yang seperti memiliki perasan layak manusia. Aile tak sanggup berkata banyak namun hal ini merupakan pertama kali bagi dia untuk melihatnya secara langsung.
Pada dasarnya pusaka ajaib memang dapat di rubah sesuai keinginan dari pemiliknya. Tetapi untuk membuat senjata tersebut memiliki perasaan seperti manusia itu merupakan hak yang mistahil, terlebih lagi Chu bahkan memiki wajahnya sendiri. Aile menepis keheranan tersebut dan fokus untuk mengobati luka dari lan wu. Ia menyuruh Chu untuk membaringkan lan wu di ranjangnya dan meminta Chu untuk tidak mengganggu.
"Mahkluk itu sangat aneh" ujar lan wu seraya menggeleng pelan.
Alie terlebih dahulu mengobati luka di dada kiri lan wu. Wajahnya sedikit terkejut usai melihat bekas tusukan di jantung lan wu yang perlahan menuruo dengan sendirinya. Aile tak mengatakan hal tersebut pada lan wu. Sebaliknya ia malah mengatakan bahwa lan wu membutuhkan tiga Minggu penuh untuk sembuh dari luka tersebut.
Tujuan utama dari Aile ialah agar lan wu tidak lagi bertingkah ceroboh dan terlibat hal-hal yang dapat mengurangi kekuatan lan wu dalam menekan kebangkitan darah.
"Kakak, bukankah tiga Minggu terlalu lama?" Keluh lan wu.
"Anak ini, apakah kau tidak memikirkan perasan kakak mu ini yang setiap saat melihat dirimu penuh luka?! Selain itu aku mengikuti mu untuk memastikan keselamatan mu, jika hal buruk terjadi pada mu bagaiamana aku bisa menemui ayah nantinya?" Ujar Aile seraya mengikat perban dengan kuat.
"Arghh...kak marahnya nanti saja, aku akan tewas jika ikatannya sekencang ini" rintih lan wu sembari membentuekan tumitnya di ranjang tersebut.
Aile tersenyum sejenak seraya mengendorkan ikatan tersebut. Ia memberikan lan wu beberapa pil obat dan menyuruhnya untuk tetap berbaring hingga besok.
"Kak, tapi ini kan di kamar mu. Aku benci dengan aroma harum yang begitu menyengat" keluh lan wu berusaha bangkit dari posisi baringnya.
Aile menotok beberapa titik syaraf di tubuh lan wu. Terlihat lan wu yang mendadak tertidur usai Aile menotok tubuh lan wu. Aile menyelimuti lan wu sebelum akhirnya bernajak keluar dari ruangan tersebut.
"Adik yang merepotkan" ujar Aile memasang senyum lebar di bibirnya.
Selama Aile berada di alam dewa, ia terus mengabarkan kepada Huo Tian lewat jurus khusus kerajaan langit mengenai situasi di tertai putih. Sebenarnya bukan tanpa alasan Aile membantu lan wu kabur dari 9 tetua kerajaan langit. Beberapa saat sebelum kedatangan mereka. Huo Tian merencanakan hal tersebut dan mengatakan bahwa mungkin ada baiknya jika salah satu dari mereka dapat bertemu dan berbicara langsung kepada Fei.
__ADS_1
Dengan kemampuan darah legenda serta campuran darah murni 3 ras lainya. Akan sangat membantu kerajaan langit untuk menggulingkan ras legenda dari alam nirwana. Fei tetap akan di berikan jabatan tinggi di kerajaan langit dan akan menjadi keluarga utama dari kaisar. Aile memanfaatkan rasa suka Fei kepada lan wu untuk mengikat Fei dengan kerajaan langit, meskipun tentu lan wu akan begitu kesal padanya jika mengetahui hal tersebut.
"Haih...aku hanya melakukan sebisaku untuk melindungi adik bodoh seperti mu" ujar Aile seraya beranjak duduk di sebuah kursi yang terletak di taman kecil halaman depan villa Lou yu.