Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
seleksi masuk


__ADS_3

##Fyp##


(Tingkat kultivasi di dunia tersebut dibagi menjadi beberapa tingkat yaitu:


Tingkat dasar, tingkat Qi, tingkat pembentukan Qi, tingkat kondensasi Qi, tingkat spiritual, tingkat line heaven, semi immortal, dewa immortal, dan immortal abadi.


Selain itu terdapat juga beberapa tingkatan yang masih belum di ketahui)


"Ujiannya cukup mudah, pilah salah satu dari kami sebagai lawan kalian. Jika kalian bisa bertahan dalam waktu tertentu maka kalain dipastikan lolos.."


Ujar salah satu dari ketiga orang tersebut dengan nada lantang.


Disaat peserta yang lain masih berpikir, tampak seorang pria dengan tubuh kekar berjalan paling depan.


Ia memperkenalkan namanya Xian Ha kemudian mulai mengeluarkan jurusnya.


Namun dalam lima gerkan milik penguji, Xian Ha berhasil ditumbangkan.


Kini satu persatu peserta mulai mengambil ujian tersebut hingga akhirnya tersisi 4 orang termasuk Ye duan dan Lan wu.


"Cih.. dasar sekumpulan sampah, apakah tidak ada seseorang ditempat ini yang layak..?!"


"Ning Yuayu memberi salam kepada senior, aku ingin meminta saran anda"


Seorang gadis berpenampilan elegan dengan baju putihnya tampak membuat dua orang penguji tersebut tersentak.


"Ning yuayu... Apa kau dari kota Bunga?"


"Benar senior.."


"Ternyata adik junior Ning, kau memiliki kualifikasi dan rekomendasi dari salah satu master tinggi di perguruan ini.."


Gadis tersebut memberi hormat kemudian berdiri di samping ketiga penguji tersebut.


"Selanjutnya kalian berdua..!"


Tanpa basa-basi, Ye duan dengan cepat mengeluarkan jurusnya. Kecepatan serta kekuatan fisik Ye duan begitu tinggi, ia berhasil membuat penguji tersebut kewalahan menghadapi serangannya.


Setelah 10 menit berlalu, akhirnya penguji tersebut menghentikan pertarungan dan meloloskan Ye duan.


"Aku akan menunggu mu saudara Lan.."


Ucap Ye duan memberikan Lan wu semangat.


Lan wu tampak tidak berekspresi, ia melangkah mendekati salah satu penguji yang telah bersiap.


"Silahkan..??!!"


Mendadak penguji tersebut berlutut dengan tubuh yang bergetar hebat sembari memandang Lan wu dengan tatapan ketakutan.


Sontak hal tersebut membuat dua penguji lainnya keheranan.

__ADS_1


"Suadara Lan terlalu mengerikan.."


Gumam Ye duan tersenyum pahit.


"Apa yang terjadi?"


Mendadak Ning yuayu bertanya kepada Ye duan.


"Saudara ku memiliki hak istimewa yang sulit untuk kita ketahui.."


"Omong kosong..!"


Tampang gadis tersebut terlihat acuh, ia bahkan menyebut Ye duan dan Lan wu sebagai penipu.


Disisi lain, tampak penguji yang bersujud di hadapan Lan wu seraya memuntahkan darah segar dari mulutnya.


Ia begitu terkejut dengan sosok Lan wu lebih tepatnya pada sedikit aura yang terlepas dari tubuhnya.


"Si..siapa kau..?"


Penguji tersebut melangkah mundur menjauhi Lan wu yang masih diam tak bergerak.


Hufff...


Helaan nafas Lan wu kini terdengar bersamaan dengan terbukanya mata Lan wu.


"Peserta ujian, Lan wu.."


Jawab Lan wu dengan nada tenang.


Ditempat lain, terlihat seorang pria yang tampak berusia 80 tahun sedang mengawasi Lan wu seraya tersenyum.


Ia kemudian mengirimkan pesan batin kepada tetua lainya dan meminta mereka untuk segera berkumpul di ruang rapat.


"Saudara Lan... Tehnik apa yang kau gunakan saat menghadapi penguji didepan?"


Tanya Ye duan.


"Keberuntungan.. aku mendadak menerobos.."


"Hahahaha.. sungguh luar biasa, bahkan disaat seperti itu kau berhasil menerobos.."


"Lalu berada di mana sekarang tingkat pelatihan mu?"


Dengan tenangnya Lan wu menjawab pertanyaan Ye duan.


"Ranah Qi awal.."


Hal tersebut seketika membuat Ye duan tersedak nafasnya.


Ia tidak menyangka bahwa orang sekuat Lan wu masih berada di tingkat Qi awal.

__ADS_1


"Bagaimana bisa...? Bahkan aku yang berada di tingkat pembentukan Qi sama sekali bukan tandingannya...?"


Gumam Ye duan.


Keduanya berhenti tepat di depan sebuah gedung yang tampak tidak begitu ramai.


Terhitung sekitar 6 orang yang lolos dari ujian pertama.


Pada ujian kedua ini adalah pengukur bakat serta roh spritual bawaan.


Roh spritual terbagi menjadi 4 bagian dimulai dari roh biasa, roh jendral, roh kaisar, dan roh legendaris.


Walaupun tingkat kultivasi seseorang cukup tinggi namun roh spritual mereka rendah, maka mereka tidak memenuhi syarat untuk menjadi murid dalam dan hanya diterima menjadi murid luar gerbang.


Diam-diam, ketua sakte tengah menaruh perhatian kepada Lan wu dan berharap Lan wu memiliki roh spritual jendral hingga ia bisa menjadikan Lan wu sebagai muridnya.


Setelah mendengarkan arahan dari salah satu tetua, kini satu-persatu peserta ujian maju untuk mengukur bakat serta roh spritual mereka.


Beberapa murid tampak membuat tetua terkagum-kagum dengan bakat mereka.


3 orang diantaranya memiliki bakat sebesar 70% dan roh spritual tingkat jendral.


"Tidak mungkin...?!"


Suasana mendadak menjadi ramai setelah seorang pemuda selesai melakukan ujiannya.


"Bakat sebesar 89% dan roh spritual tingakat... Tingkat kaisar rendah...?!"


"Luar biasa...! Tidak ku sangka sakte kami menemukan jenius langka..!"


Ujar tetua tersebut dengan wajah senang.


"Hahaha.. siapa yang tidak kenal tuan muda dari keluarga Shan?.. bahkan kakaknya menjadi jenderal menengah di pasukan pembantai iblis..."


Sahut Ye duan seraya tersenyum. Ia kini berjalan mendekati tempat tes dan segera memulai ujiannya.


Tidak di sangka bahwa bakat serta tingkat roh spritual Ye duan sama dengan milik pemuda sebelumnya. Hal tersebut tentu membuat Ye duan menjadi perhatian khusus dari para tetua.


Pemuda yang sebelumnya bahkan menatap Ye duan sesaat seperti memberikan ucapan selamat kepadanya.


"Saudara Lan... Sepertinya rencana kita akan sedikit berubah..."


Ujar Ye duan seraya menggaruk-garuk kepalanya dengan canggung.


"Rencana mu.. bukan milik ku, kau bisa menjadi murid khusus dan menyembunyikan identitas mu. Kelak kau juga akan bisa menuntaskan balas dendam mu. Untuk yang tidak suka dengan keramaian tentu akan memilih kedamaian"


Dengan tenangnya Lan wu berjalan menghampiri tempat tes kemudian memulai tes tersebut.


"Mari kita lihat bakat seperti apa yang kau miliki..."


Gumam ketua sakte yang melihat dari tempat tersembunyi.

__ADS_1


Duar..!


Tak disangka tempat ujian tersebut mendadak meledak hingga membuat para peserta mundur beberapa meter. Di sela-sela kepulan debu, tampak Lan wu berjalan keluar seraya membersihkan bajunya dari debu.


__ADS_2