
"tidak menyangka tempat ku ini dapat di datangi oleh ras manusi dari alam bawah" ujar sosok yang berwujud sebuah tungku besar yang melayang tepat di hadapan lan wu.
Tungku tersebut terselimuti oleh aura hitam dan berada di tengah-tengahnya antara 2 patung besar. Lan wu nampak begitu keheranan dibuatnya.
"Sungguh hari yang membingungkan.." keluh lan wu seraya berdiri.
Ia kemudian mendekati tungku tersebut tanpa mengalami tekanan aura apapun, kini ia berdiri selangkah di depan tungku yang kini mengeluarkan suara gemuruh kecil.
"Aku begitu bingung akan kejadian ini, namun aku mengetahui dengan pasti perihal aku mengalami ini. Aku hendak meminta mu untuk mengembalikan aku ke dunia ku" ujar lan wu dengan nada serius.
Beberapa saat setelah lan wu mengatakan hal tersebut, nampak sebuah lingkaran hitam muncul di sisi kanan lan wu.
"Lewati portal itu, dan kau akan sadarkan diri" ujar suara dari tungku tersebut.
Lan wu sontak bergerak cepat kearah lingkaran tersebut, setelah beberapa langkah mendadak suasana yang tadinya gelap, kini menjadi begitu terang. ia dapat melihat dengan jelas are di sekitarnya.
"Demi naga-naga bodoh yang berada di istana naga, ras naga iblis berkorban banyak untuk menahan ras-ras iblis lainya untuk menyerang ke alam luar" tutur suara yang berasal dari tungku tersebut.
Lan wu nampak terdiam seraya melihat ratusan makam berukuran besar, dan di yakin olehnya sebagai makam dari ras naga iblis yang gugur.
"Kekacauan di alam kalian belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan dunia iblis, tidak ada sekutu, tidak ada teman, yang ada hanya membunuh atau di bunuh" sambung suara tersebut semakin membuat lan wu kesulitan untuk berjalan mendekati lingkaran tersebut.
"Para keturunan ku diperlukan begitu buruk oleh keturunan Tufu, selain itu ia juga mengingkari janji yang telah kami berdua sepakati" sambung sosok tersebut yang kini berhasil membuat lan wu mengeluarkan suaranya.
"Apakah kau yang bernama gurou?" Tanya lan wu seraya berbalik menatap tungku tersebut.
"Benar, dan tempat ini bernama makam naga" balas sosok tersebut yang ternyata adalah salah satu dari 2 naga ilahi.
__ADS_1
"Bukankah kau mengambil tidur panjang?" Sambung lan wu.
"Kau benar, bukan hanya aku tetapi Tufu juga melakukan hal yang sama, namun beberapa ratus tahun yang lalu ia telah bangun dari tidurnya" jelas gurou dengan nada sedikit geram.
"Sepertinya aku terlihat begitu kekurangan kerja, hingga harus terseret dalam urusan ras kalian" ujar lan wu seraya menatap tajam ke arah tungku besar di depannya.
"Kau sendiri yang menyeret diri mu" jawab gurou yang membuat lan wu tersenyum kesal.
"Jadi inti dari ini semua apa?" Ujar lan wu yang kini kembali serius.
"Dengarkan aku. Kau pergilah ke tempat serigala putih, dan katakan padanya untuk memperbaiki pintu dunia secepatnya" ujar gurou sontak membuat lan wu begitu keheranan.
"Aku tau apa yang kau pikirkan, namun ketahuilah bahwa aku juga bagian dari 4 perwujudan alam dan memiliki peran besar dalam takdir mu" ujar gurou yang kini dapat di pahami oleh lan wu.
"Lalu mengapa kau tidak mengatakan hal tersebut kepada serigala putih sendiri?" Tanya lan wu.
"Posisi ku sama seperti singa iblis, kami berdua terkekang oleh segel murni milik serigala putih dan Tufu" jawab gurou nampak membuat lan wu bertambah heran.
"Mereka di pengaruhi oleh Tufu.." ujar gurou seakan mengetahui apa yang tengah lan wu pikirkan.
"Tufu berencana untuk menarik dunia naga ke alam ini, dan menciptakan sebuah dunia khusus untuk para naga" ujar gurou kembali mengejutkan lan wu.
"Menarik? Apakah dunia naga begitu ringan?" Tanya lan wu dengan nada heran.
"Hais... Kau sepertinya belum begitu mengerti, intinya alam ini akan menjadi bagian dari dunia naga jika rencana Tufu berhasil, dan seluruh ras di alam ini selain ras naga. Akan di habisi..!" Jelas gurou yang kini membuat lan wu sedikit jengkel.
"Sebenarnya apa ras naga begitu bodoh? Mengapa mereka begitu ingin menjadikan alam ini sebagai bagian dari dunia mereka?" Tanya lan wu tanpa sadar menyinggung gurou.
__ADS_1
"Ada sesuatu yang besar sedang di rencanakan oleh Tufu termasuk dengan kekacauan besar yang nantinya akan terjadi. Aku hanya dapat melakukan sebisa ku untuk mencegah hal tersebut, aku takutkan tufu akan menjadi pihak ke 4 setelah ras iblis yang mengincar alam utuh" jelas gurou dengan nada yakin.
"Apakah kau mengetahui kapan kekacauan besar akan terjadi?" Tanya lan wu dengan nada khawatir.
"Tidak begitu jelas, hanya saja melihat tanda-tanda kemunculan puluhan portal di alam utuh aku prediksikan tidak sampai 2 tahun" ujar gurou begitu memukul lan wu.
Ia menjadi begitu gelis mendengar perkataan dari gurou. Lan wu kini memutuskan untuk secepatnya menemui serigala putih, dan menyempurnakan jurus tombak serta kemampuan nya.
Ia tidak lagi memikirkan perihal pedang dewa, dan memfokuskan dirinya untuk menyambut takdir besar yang akan segera datang tidak lama lagi.
"Bagaimana cara untuk membebaskan mu dan singa iblis?" Tanya lan wu dengan nada serius.
"Hanya serigala putih yang dapat melakukannya" jawab gurou singkat.
"Pergilah, dengan kemampuan mu di tambah naga kiamat, aku yakin perjalanan kalian tidak akan sulit. Satu hal lagi.. sebelum kau kembali ke alam mu, tolong pergilah ke istana ras naga iblis dan temui putri ku" tutur gurou memohon.
"Eh... Tapi... Aku sangat asing dengan tempat ini, terlebih lagi bukankah raga ku masih berada di alam dewa? Takutnya jika ku tinggalkan terlalu lama..." Ujar lan wu di potong oleh gurou.
"Tidak apa-apa, tingkat roh mu sudah begitu tinggi" ujar gurou seraya tubuh lan wu nampak di masuki oleh energi berwarna hitam ke ungu-unguan.
"Ap....apa ini..?" Tutur lan wu merasakan ada yang aneh di tubuhnya.
"Seperti iblis singa yang memberikan sesuatu yang bagus untuk mu, aku juga melakukan hal yang sama untuk membantu sang pemilik takdir" ujar gurou seraya tertawa kecil.
"Aura negatif?" Tanya lan wu menebak.
"Bukan.. aku memberikan mu sesuatu yang lebih bagus dari itu.." ujar gurou menahan ucapannya.
__ADS_1
"Nasib dari seluruh keturunan ku.." sambung gurou hampir membuat lan wu kehilangan kesadarannya.
"Pergilah... Bahkan raja iblis sekalipun akan ragu untuk menyentuh mu.." ujar gurou seraya lan wu yang terpukul mundur dan masuki lingkaran hitam yang berbeda.