Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
kembali bertarung 3.9


__ADS_3

Di lain tempat, nampak pertarungan antar kekaisaran Qin melawan emas biru telah mencapai puncak. Dengan bantuan strategi dari pihak istana naga putih, pasukan kekaisran Qin berhasil menduduki pusat kota dan memukul mundur pasukan emas biru ke area timur.


Pasukan sakte pedang dewa yang di pimpin oleh Ling juga berhasil meratakan beberapa komunitas besar yang bernama isyarat dewa. Ling membantai habis seluruh anggota tersebut tanpa sisa.


Penyerangan ia teruskan hingga hampir seluruh sakte di kekaisaran emas biru yang ia dengar terlibat dalam penyerangan pedang dewa, di bantai tanpa sisa.


"Apakah ada tanda-tanda dari keberadaan pemimpin sakte gunung biru?" Tanya Ling seraya menatap tetua Feng yang berada di sampingnya.


"Aku telah menyusuri seluruh wilayah di sekitar gunung biru, namun jejak mereka sama sekali tidak terlihat" jawab tetua Feng dengan raut wajah kesal.


"Aku tidak percaya orang yang sudah di anggap saudara oleh adik Lan dengan keji membantai seluruh anggota sakte pedang dewa.. aku bersumpah akan menghabisi perempuan jal*ng itu dengan pedang ku..!" Geram Ling seraya menebas pohon besar di sampingnya hingga tumbang.


**


Kembali di alam dewa. Kini pertaruangan sengit terjadi antara pendekar kelana melawan Fyusi. Keduanya saling berbalas jurus tanpa sedikitpun terlihat gentar atau letih.


Sementara di sisi lain para pemimpin istana dan saudara-saudari Lan wu telah berhasil mengalahkan para jenderal milik kaisar dewa. 3 bentuk perwujudan alam juga telah berhasil mengahabsi pria bertombak emas yang merupakan orang nomor 2 dari 10 ahli hebat dari kaisar dewa.


"Grrrror..!" Terdengar raungan besar yang bergemuruh bersamaan dengan terjadinya ledakan besar.


Perlahan-lahan mendekatlah naga kiamat dengan ratusan luka di tubuhnya, sayap bagian kanan dari naga kiamat terputus dan meninggalkan bekas potongan luka yang begitu besar.

__ADS_1


Lan wu yang kini telah sanggup menggerakkan tubuhnya datang menghampiri naga kiamat yang berdiri dengan tatapan mata teduh.


Entah apa yang di pikirkan naga tersebut, akan tetapi Lan wu dapat merasakan suatu kepuasan yang terpancar dari sorot mata naga kimat.


"Apakah kau sudah lelah? Kau boleh beristirahat, biarkan aku yang menyelesaikan bagian ku" ucap Lan wu seraya mengusap pelan wajah naga kiamat yang terdapat banyak bekas cakaran.


Tubuh naga kiamat perlahan-lahan terselimuti cahaya merah lalu menghilang bersamaan dengan masuknya cahaya tersebut kedalam tubuh Lan wu.


Di lain sisi nampak Huanlin yang berduel sengit dengan kaisar dewa menggunakan satu pilar langit yang ia punya. Hingga Huanlin terpental mundur usai kaisar dewa mengeluarkan api murni yang menyelimuti seluruh tubuhnya.


"Hahahaha.. aku sungguh puas dengan kemampuan kalian semua, tidak ku sangka semua pasukan terbaik ku dapat kalian kalahkan... Namun, sayang sekali pengikut nomor satu ku sedari tadi tidak ikut bergabung" ucap kaisar dewa seraya tertawa terbahak-bahak.


"Kali ini.. aku akan menunjukkan perbedaan kekuatan antara kaum ku dan kalian semua, kalian boleh memikirkan hal yang paling indah sekarang, sebab sebentar lagi kalian tidak akan sanggup melakukannya" kaisar dewa nampak tersenyum tenang seraya memejamkan kedua matanya.


Api yang menyelimuti tubuh kaisar dewa perlahan-lahan berubah warna menjadi emas kental, dari dalam lingkaran tersebut muncul ratusan meteor besar dan ribuan Sambaran petir yang bergerak lurus kearah Lan wu dan lainnya.


Perlahan-lahan tanah yang di pihak oleh Lan wu hancur berkeping-keping lalu melayang ke udara mengelilingi portal besar yang berada tepat di atas kaisar dewa.


Lan wu dan lainya sedikit bergerak mundur usai seluruh tanah dalam radius 5 meter mulai terbelah dan melayang seperti sebelumnya.


Gemuruh petir yang menyambar menciptakan getaran hebat serta kengerian luar biasa, meteor-meteor yang sebelumnya melayang tenang di sekitar kaisar dewa, kini begerak secara bersamaan kearah bawah.

__ADS_1


Jangkauan dari satu meteor dapat menutupi 100 meter area tersebut, yang artinya seluruh medan perang akan terkena dampak dari meteor tersebut.


Pandangan Lan wu nampak sedikit gelisah, melihat singa iblis dan lainya yang telah begitu kelelahan, terlebih lagi serigala putih yang terus-menerus membagi energi murni kepada sisa pasukan dari alam dewa.


"Pedang sunyi, badai acak.!" Ucap Lan wu seraya melompat ke udara dan melepaskan jurusnya.


Suara retakan terdengar sampai ke telinga ketua sakte teratai putih yang sedang mendekat kearah Lan wu dan lainya.


"Cih.. benda ini lebih keras dari sebelumnya" kesal Lan wu seraya kembali mengeluarkan jurus pedangnya hingga berhasil menghancurkan satu meteor di atasnya.


Ia menyarungkan pedangnya sembari membentuk segel tangan dengan begitu cepat. Kini di sekeliling Lan wu telah berdiri ratusan energi berbentuk pendekar dengan pedang panjang ditangannya.


Jurus Lan wu nampak mengejutkan seluruh orang yang menyaksikan nya dari bawah.


Mereka bahkan tidak pernah membayangkan bahwa Lan wu dapat menciptakan jurus tinggi di luar akal sehat seorang pendekar.


"Sial..! Pertama kali aku menggunakan jurus akhir dari pedang sunyi, tidak ku sangka energi yang di perlukan sangatlah banyak" pikir Lan wu seraya bersiap melepaskan jurusnya.


"Tehnik sunyi, rangkaian nada penghancur" ucap Lan wu bersamaan dengan berkobarnya api abadi secara penuh.


Lan wu bergerak cepat di susul ratusan energi pendekar sunyi yang menghancurkan seluruh meteor-meteor yang ada. Mereka terus melesat hingga meteor terakhir berhasil di tebus oleh pedang Lan wu.

__ADS_1


Melihat Lan wu yang bergerak cepat usai menghancurkan meteor terakhir, sontak kaisar dewa mengangkat kedua tangannya kearah portal besar tersebut.


__ADS_2