Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
kompetisi ll


__ADS_3

"Heh..jangan terlalu terkejut begitu saudara kei.."


"Menunduk.!" Teriak Lan wu bersamaan dengan melesatnya sebuah cahaya energi dari jari telunjuknya yang menembus tubuh hewan buas dibelakang Long Qinde.


Gadis tersebut nampak terkejut setelah melihat hewan buas yang berada di tingkat raja menengah tewas seketika dengan satu gerakan kecil dari Lan wu.


"Jangan diam saja, ayo bergerak" ajak Lan wu kemudian melompat kedahan pohon disusul oleh kedua orang tersebut.


"Siapa dia..? Apakah murid inti?" Tanya Long Qinde dengan wajah yang masih terkejut.


"Dia adalah murid dari puncak Jidan yang berada di tingkat suci 4. Namun kemampuannya tidaklah sederhana, aku dengar ia membunuh beberapa tuan muda keluarga Wun yang berada di tingkat abadi.


Selain itu dia juga adalah murid yang membangkitkan lebih dari 5 akar roh dihari yang sama dengan mu" jelas Long rudo menambah rasa penasaran dari gadis tersebut.


Ketiganya bergerak hingga memasuki area perbatasan inti hutan kutukan lalu berhenti sesaat.


"Suadara Kein apakah kau serius ingin masuk kedalam area inti? Bahkan tetua biasa akan kesulitan kembali hidup-hidup setelah memasukinya.." tanya Long Qinde.


"Setidaknya ada banyak hewan buas tingkat raja dan beberapa ditingkat kaisar. Sial, mengapa tidak ada yang ditingkat suci atau abadi..?" Pikir Lan wu sesaat.


"Akan aku gunakan aura neraka ku untuk menarik perhatian hewan tersebut kesini.


Semakin banyak maka semakin bagus" tutur Lan wu yang mengeluarkan 40% aura miliknya.


Tekanan besar tersebut membuat guncangan hebat hingga memaksa kedua orang dibelakangnya untuk menjauh.


Dalam hitungan detik kini area tersebut dikelilingi oleh puluhan hewan buas tingkat raja dan 5 hewan buas tingkat kaisar.


"Sial..! Kita dalam masalah besar. !" Gumam Long Qinde dengan wajah panik.

__ADS_1


Kedua orang dibelakang Lan wu mulai bergerak menyerang hewan buas tingkat raja. Pertaruangan keduanya membuat hawa ditempat tersebut semakin menakutkan.


Disisi lain Lan wu memperhatikan kedua orang tersebut dan sedikit tertarik melihat kemampuan mereka yang dalam waktu sebentar sudah berhasil membunuh 4 hewan buas.


"Aku tidak perlu menahan diri.." ujar Lan wu yang mengeluarkan pedangnya dari dalam cincin ruang.


"Pusaran api iblis keluarlah.."


Hawa panas bercampur mengerikan dalam sekejap menghanguskan pepohonan diarea tersebut. Tornado api besar menyedot seluruh hewan buas dan membakar mereka.


Hawa menakutkan yang dikeluarkan oleh Lan wu membuat kedua orang yang kini memperhatikannya tak sanggup bergerak ataupun bersuara.


Pusaran api tersebut kini terpecah menjadi beberapa akar besar yang menghancurkan apapun yang menyentuhnya. Akar-akar tersebut kini melilit 4 kaisar hewan buas usai membantai habis puluhan hewan buas tingkat raja.


"Aku bahkan belum pemanasan, apakah ini kutukan bagi orang kuat?" Tanya Lan wu dengan ekspresi wajah kesal lalu menetralkan energinya.


"Kalian bunuh 4 hewan buas itu dan berikan satu inti mereka kepada ku. Sisanya kalian ambil" ujar Lan wu dengan nada santai.


"Apakah kau tertarik untuk bergabung dengan keluarga Long ku..?!" Potong Long Qinde dengan cepat memegangi tangan Lan wu.


Wajah gadis tersebut nampak begitu serius dengan mata imut serta pipi yang memerah.


"Mengapa harus bergabung..?" Tanya Lan wu dengan nada cuek seraya menepis tangan gadis tersebut.


"Tentu saja karna keluarga ku adalah keluarga terkuat di ibukota dewa perang" jawab Long Qinde.


"Maaf nona kecil aku tidak tertarik dengan ini. Berikan saja satu inti kaisar monster dan ambil sisanya. Aku akan menunggu kalian di luar hutan kutukan" jawab Lan wu yang melesat cepat meninggalkan tempat tersebut.


Nampan wajah Qinde begitu kesal dengan sikap cuek Lan wu. Akan tetapi ia tidak bisa melepaskan orang kuat seperti Lan wu yang mungkin dapat membantu keluarga Long mencapai kejayaan.

__ADS_1


Ia mengirimkan sebuah pesan lewat token pesan yang hanya bisa digunakan sekali dalam situasi yang tidak menguntungkan.


"Long rudo...aku ingin pemimpin cabang sakte Long untuk melindungi Kein apapun kondisinya, jika perlu lenyapkan orang-orang yang berniat jahat kepadanya" tegas Qinde dengan wajah serius.


"Baik nona, tapi bagaimana jika saudara Kein direkrut oleh organisasi pedang hitam ataupun istana api di ibukota? Cepat atau lambat nama saudara Kein akan menyebar di dinasti dewa pedang ini.." jawab Rudo yang juga dipikirkan oleh Qinde.


"Makanya aku ingin menunjukkan ketulusan keluarga Long kita.." tutur Qinde.


Pertandingan babak pertama tersebut hampir berakhir ditandai dengan beberapa kelompok yang telah berada di area utama sakte immortal.


Lan wu dan dua anggota timnya juga telah bergabung kembali dan menjadi pusat perhatian dikarenakan dua ekor hewan buas tingkat kaisar yang dibawa pulang oleh Long Qinde dan Long rudo.


Disisi lain Lan wu sedikit kaget melihat kedua hewan buas tersebut hampir pulih dari luka-luka serangan Lan wu.


"Hehehe..! Nona Qinde, aku sudah mengatakan kepada mu jika Kein merupakan beban. Lihatlah dia yang mungkin saat ini tidak memiliki satu inti monster sedikitpun..hahaha.!" Ledek Wun yuba yang ikut ditertawakan oleh murid-murid ditempat tersebut.


Lan wu tidak menanggapi hal tersebut sama sekali, ia bahkan terlihat begitu tenang serya menunggu giliran untuk menyerahkan inti dari hewan buas hasil perburuan.


"Cih...aku mengumpulkan sekitar 40 inti hewan buas kelas tinggi dan 3 inti hewan buas raja" ujar Wun yuba dengan lantang memamerkan dirinya.


Nampak beberapa murid dan pemujua Wun yuba menyanjungnya dan membandingkan dirinya dengan Lan wu yang disangka tidak sebanding dengan tuan muda mereka.


"Si brengsek ini..!" Geram Rudo hendak menghajar pria tersebut akan tetapi ditahan oleh Lan wu.


"Aku tidak mempermasalahkan kebodohannya, mungkin saja dia sedikit depresi setelah mendengar nama ku yang dikagumi oleh orang-orang di sakte ini" ucap Lan wu yang sengaja memancing emosi Wun yuba.


"Cih...jika kau memiliki inti monster lebih banyak dari milik ku, maka aku akan bersedia menuruti perkataan mu. Jika kau kalah maka kau harus menjadi tunggangan ku selama 1 tahun. Bagaimana..?" Balas Wun yuba yang sedari tadi ditunggu oleh Lan wu.


****besok ane rehat sob. uang udut Ama kopi abis..

__ADS_1


wkwkwk becanda, ane lagi ada tugas kuliahan besok. nanti lusanya baru lanjut.


mana nice nya**..?!


__ADS_2