Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
kemenangan


__ADS_3

"aku akan mengundang anda untuk datang ke lima pilar pedang, aku rasa orang yang berbakat seperti anda harus mendapatkan sesuatu yang lebih baik.." sambung tetua tersebut yang membuat Huoli tercengang.


Disisi lain wajah dari Qinde dan beberapa murid sakte immortal terlihat begitu sedih setelah mendengarkan perkataan dari tetua tersebut.


Lan wu yang melihat ekspresi tersebut memahami apa yang dipikirkan oleh ke-enem orang tersebut.


"Senior begitu baik tapi maaf aku harus menolak hal ini. Sakte immortal khusus puncak Zo adalah tempat yang nyaman bagi ku, namun jika anda ingin membahas sesuatu maka aku akan pergi ke tempat anda. Lagian ada sesuatu yang ingin kutanyakan langsung kepada pemimpin sakte mu" jawab Lan wu dengan nada santai.


"Keputusan mu akan aku hormati junior Kein, aku dan adik ku ini adalah tetua yang menempati 2 pilar. Cukup perlihatkan lencana ini maka anda tidak akan kesusahan" balas tetua dihadapan Lan wu dengan wajah ramah.


"Aku Mou lian dan ini adik ku Mou Vo" sambung pria tersebut seraya mengenalkan dirinya.


Sembari menunggu para prajurit mengumpulkan harta perang, Lan wu dan lainya berisitirahat bersama seraya berbincang ringan mengenai beberapa hal.


Seperti biasanya Lan wu hanya mendengarkan sembari memejamkan matanya.


"Saudara Kein..? Apa yang terjadi?" Tanya Ran xiojan dengan raut kaget setelah mendengar helaan nafas Lan wu menjadi berat.

__ADS_1


"Apa senior sekalian memiliki masalah dengan ku..?!" Tanya Lan wu yang melepaskan sedikit niat membunuh miliknya.


"Bocah, aku akui kemampuan mu cukup bagus. Ini adalah pesan roh milik ku, aku Teixije mengundang mu untuk bergabung dengan organisasi pedang hitam ku. Aku akan menjadikan mu sebagai salah satu tetua khusus organisasi ku, bagaimana?" Balas suara tersebut yang didengar oleh semua orang ditempat tersebut.


"Aku tidak suka keramaian, kau boleh mencari orang lain" jawab Lan wu sontak memicu tekanan kuat dari arah langit.


Sebuah sinar energi yang kuat mengarah langsung kepada Lan wu. Hal tersebut membuat pangeran ketiga dan lainya terlihat panik.


"Aku akan mencari mu dan membayar hadiah kecil ini kepadamu nanti" ujar Lan wu dengan nada tenang.


Hawa ditempat tersebut kembali normal sirama dengan menghilangnya petir pengadil. Disisi lain nampak wajah dari pangeran ketiga dan lainya begitu syok setelah melihat sendiri bagaimana Lan wu mengatasi serangan kuat dengan begitu santai.


** Dilain tempat **


Nampak seorang pria tua yang duduk di kursinya seketika memuntahkan darah segar dengan ekspresi kesakitan.


"Pemimpin..?!" Ujar beberapa orang yang khawatir dengan kondisi pria tersebut.

__ADS_1


"Uhuk..! Bocah ini.. aku tidak menyangka bahwa dia begitu kuat..!" Tutur pria tersebut seraya membersihkan darah di mulutnya.


Sementara di benteng dinasti dewa pedang, Lan wu dan lainya sudah berada di istana beberapa saat yang lalu. Pangeran ketiga mengundang tetua dan pemimpin dari aliansi dalam perang tersebut untuk merayakan kemenangan mereka dengan makan dan minum di ruang jamuan kediaman jendral benteng.


Qinde dan lainya hadir dalam jamuan tersebut sementara Lan wu memilih untuk tidak pergi.


Diruang jamuan.


"Jadi saudara Kein tidak bisa datang ya, bak mari kits mulai saja" tutur pangeran ketiga sedikit kecewa.


Para tetua mengucapkan selamat atas kemenangan besar kepad pangeran satu-persatu, mereka juga bersedia mendukung pangeran dalam perebutan tahta kekaisaran yang telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu.


"Terimakasih atas dukungan para tetua, aku pasti akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi tujuan ini. Namun ayah kaisar masih begitu sehat dan aku hendak mengesampingkan urusan tahta ini..


Seperti yang kita ketahui bersama bahwa kakak ku pangeran pertama sebentar lagi akan melangsungkan acara pernikahan, pihak lain yang tidak menginginkan pernikahan tersebut tentu akan berusaha mengacaukan acara tersebut..


Aku ingin meminta bantuan para tetua untuk hadir dan mencegah masalah ini nantinya.." ucap pangeran ketiga yang direspon baik oleh tamu-tamu diruang jamuan.

__ADS_1


__ADS_2