
Hampir 150000 anggota baru Bergabung dengan kelompok kita, dan menyebar ke berbagai wilayah dinasti ini..."
Jelas King turang seraya menyerahkan daftar anggota baru kepada Lan wu.
Lan wu tersenyum tipis kemudian meletakkan daftar tersebut ke atas mejanya.
"Buatkan mereka tanda pengenal dari giok merah. Mulai jalankan sistem di paviliun misi untuk memenuhi kebutuhannya mereka.
Mereka tidak wajib mengenakan topeng Diyuze kecuali telah menjadi kelompok inti dari organisasi Diyuze ku.."
"Aku mengerti tuan"
"Hubungi Bingxue dan Sying, suruh mereka untuk menemui ku esok hari. Oh ya... Satu lagi, bagaimana hasil pelatihan dari Yuali?"
"Adik kesepuluh berhasil menyentuh ranah pelepasan akhir, mungkin keesokan harinya dia akan selesai menyempurnakan kekuatan barunya"
Lan wu mengangguk paham kemudian mempersilahkan King turang untuk kembali.
Tujuannya untuk mengumpulkan kekuatan kini telah terpenuhi.
Selanjutnya ia akan menunggu saat yang tepat untuk meninggalkan dinasti dewa pedang.
"Aneh.. mengapa aku begitu bersemangat?"
Ujar Lan wu yang merasa heran dengan dirinya. Untuk menghilangkan perasaan tersebut ia memutuskan berkeliling disekitar gunung mistis sekalian melihat aktivitas para pengikutnya.
Semenjak Lan wu dan pengikutnya tinggal di gunung mistis, gunung tersebut berubah menjadi seperti sebuah kota kecil dengan rumah serta fasilitas lainnya yang lengkap.
Para pengikut Lan wu yang telah berkeluarga, membawa anggota keluarganya untuk tinggal disana dan bekerja di gunung mistis.
Ditempat tersebut Lan wu dianggap sebagai raja dan mereka menghormatinya. Menurut mereka, kedamaian sebenarnya bisa mereka rasakan ketika berada di sana.
**
"Kai Zhengjie..! Bagaimana bisa kau mengalihkan pandangan mu dari sakte setelah kematian patriark fao.."
Yeng Dau menggertak Zhengjie dengan nada kerasnya berharap bahwa pemuda tersebut akan tertekan.
__ADS_1
Namun teriakan demi teriakan sama sekali tidak menggangu Zhengjie yang duduk disalah satu kursi didalam aula rapat.
"Memalingkan wajah..? Aku hanya bersikap sopan dan tidak berani mengganggu ketenangan guru ku"
Mengapa sulit sekali untuk memanfaatkannya?
Yeng Dau bergumam pelan dengan wajah merah terbakar rasa marahnya.
"Gurmu memiliki kemampuan hebat untuk membalaskan dendam sakte dewa. Sebagai murid dari sakte ini kau wajib menuntaskan dendam ketua sakte"
"Jangan mengalihkan pembicaraan!"
Zhengjie berdiri dari duduknya kemudian mengeluarkan aura neraka miliknya.
"Lancang.!"
Yeng Dau kini tidak mampu mengendalikan dirinya, ia dengan cepat menyerang Zhengjie dan terjadilah pertaruangan didalam aula rapat.
Keduanya bertukar serangan hingga menghancurkan benda-benda didalam aual tersebut. Beberapa tetua mencoba memisahkan mereka namun dikarenakan hasutan dari pendukung Yeng Dau, para tetua menahan keinginan mereka.
"Hanya bocah kecil berani sekali memprovokasi ku.!"
"Buka mata mu baik-baik anjing tua.!"
Zhengjie memasang kuda-kuda kemudian Menarik pedangnya ketika pukulan Yeng Dau berjarak beberapa sentimeter dari wajahnya.
"Mati kau.!"
Teriak keduanya yang sama-sama terpental mundur hingga menabrak tembok.
Zhengjie mengambil kesempatan tersebut untuk menggunakan penggeser waktu dan melarikan diri menggunakan sisa-sisa dari energinya.
Sementara Yeng Dau hanya luka ringan dan bergerak cepat mengejar Zhengjie.
Tidak jauh didepannya, Zhengjie menemukan sebuah jurang dalam dan memutuskan untuk sementara waktu bersembunyi disana untuk memulihkan dirinya.
"Aku tidak boleh terus bergantung pada guru, untuk menjadi sekuat guru aku harus melewati banyak kesulitan dengan kekuatan ku sendiri.."
__ADS_1
Zhengjie tersenyum tipis seraya terus bergerak turun kedasar jurang.
**
Esok harinya, sesuai dugaan Lan wu. Utusan kehormatan kaisar Yeng datang mengunjungi gunung mistis dengan 100 kereta kuda membawa barang-barang berharga.
Tujuan dari kedatangan utusan kehormatan adalah untuk meminta Lan wu dan organisasi nya bergabung dengan kaisar Yeng menghadapi pergerakan dari pasukan darah putih.
"Salam tuan utusan, tuan ku sedang berlatih di ruangannya. Ia meminta ku untuk mengantarkan anda menuju tempat pertemuan sekaligus menjamu anda"
Yuali mempersilahkan utusan kehormatan beserta 3 anak dan pengikutnya untuk mengitu Yuali.
Ia menuntun merek menuju ke arah belakang gunung mistis yang terdapat sebuah sungai besar dan ditengah-tengah sungai tersebut terdapat pondok besar dengan fasilitas lengkap.
"Tempat yang luar bisa..."
Utusan kehormatan tidak sanggup menahan rasa kagumnya setelah memandangi keindahan dihadapannya.
"Pondok ini dibuat khusus oleh tuan ku, dan terdapat ribuan bahkan lebih herbal khusus yang dicampurkan sebagai bahan pondok ini. Itulah mengapa pondok ini memiliki aura kuat serta bagus untuk berkultivasi"
"Berlebihan... Bukankah barang sebagus ini bisa meningkatkan level kultivasi seseorang? Mengapa menggunakannya untuk campuran yang tidak berguna?"
"Hahahaha.. aku sepemikiran dengan tuan utusan, namun tuan ku sejak dahulu sangat jarang bergantung kepada bahan-bahan untuk meningkatkan kultivasi. Jika anda menanyakan herbal langka, mungkin tuan ku memiliki segudang penuh herbal di cincin ruangnya"
Utusan tersebut sontak menelan ludahnya mendengarkan perkataan dari Yuali.
Jika seperti itu, apa gunanya hadiah yang di kirim kaisar?
Sembari menunggu datangnya Lan wu, Yuali menghidangkan makanan serta minuman terbaik dan menjawab pertanyaan yang dilontarkan.
Dari kejauhan, terlihat Lan wu berjalan dengan tenang mengarah ke pondok.
Utusan kehormatan yang melihat hal tersebut sontak berdiri dan menyambut kedatangan Lan wu.
"Tidak perlu begitu formal.."
Lan wu tersenyum sembari duduk disamping Yuali.
__ADS_1
"Jadi ada urusan apa hingga tuan utusan datang ke gunung mistis ku"
dengan wajah tenang, Lan wu melirik kearah pemuda disamping utusan tersebut.