
"kebangkitan darah? Apakah kau tidak salah mengenali nya?" Tanya naga dewa dengan wajah tidak percaya.
"Tentu tidak, selain itu gadis tersebut juga berasal dari istana naga putih dan di kawal oleh seorang pria yang sanggup mengeluarkan wujud ke 2 dari 3 perubahan naga" ujar lan wu kembali membuat naga dewa begitu heran.
Ia yakin betul hanya xunxi yang paling berbakat di ras naga bawah. Akan tetapi ucapan lan wu tidak mungkin salah, terlebih lagi lan wu sendiri yang menekankan ledakan darah terjadi.
"Aku akan membicarakan hal ini dengan naga emas, aku rasa ia paham bagaimana menyikapi hal ini" ujar naga emas sembari menopang dagunya dengan kedua tangan.
"Aku telah bertemu dengan naga emas, dan telah membahas hal ini, untuk saat ini aku rasa itu tidak akan buruk jika istana naga putih memiliki beberapa orang kuat" ucap lan wu menyampaikan pendapatnya.
"Kau benar, aku yakin mereka tidak akan mengulangi kesalahan yang sama" balas naga dewa menyetujui saran lan wu.
Beberapa saat keduanya berbincang, nampak naga hitam bersama souzi datang menghampiri mereka. Naga hitam nampak menduduki kursi yang berada di sebelah naga dewa.
"Sudah ku tebak" ucap lan wu sembari tersenyum puas.
Mendengar ucapan lan wu, sontak naga dewa dan hitam bertanya akan hal tersebut.
"Aku awalnya melihat 4 kursi yang terdapat ukiran naga dengan warna yang berbeda, aku mengira bahwa terdapat 2 naga selain kalian yang memiliki kemampuan mengerikan. Akan tetapi setelah melihat ukiran api di 2 kursi lainnya padam, aku berasumsi bahwa 2 naga tersisa mungkin telah wafat" jelas lan wu nampak membuat naga dewa dan hitam sedikit kagum.
Mereka tidak menyangka bahwa dalam waktu singkat lan wu dapat mengetahui rahasia yang telah lama mereka sembunyikan, bahkan para tetua dan murid inti tidak ada yang mengetahui hal tersebut selain mereka.
"Sungguh asumsi yang akurat. Aku penasaran bagaimana kau dapat melihat ukiran naga serta api yang hanya dapat di lihat oleh keturunan langsung dari kami ber 4?" Tanya naga hitam sedikit membuat lan wu heran.
"Hey.. bukankah itu terlihat jelas?" Tanya lan wu seraya menatap souzi yang menjawab lan wu dengan gelengan kepala.
"Benarkah?" Tanya lan wu memastikan.
"Benar saudara lan, bagaimana mungkin aku berbohong" jawab souzi meyakinkan lan wu.
"Sudahlah itu tidak begitu penting, aku hanya ingin tau mengenai keberadaan 2 naga lainya" ucap lan wu sembari memasang wajah serius.
__ADS_1
Akhirnya naga dewa menjelaskan mengenai 2 naga tersisa kepada lan wu.
"Pemilik dua kursi ini adalah naga laut dan naga bumi. Ukiran yang kau lihat di gerbang depan adalah ukiran mereka berdua.
Naga laut sanggup mengendalikan elemen air dengan begitu hebat, ia dapat menenggelamkan seluruh alam dewa jika sedang mengamuk, sedangkan naga bumi ialah pengendali elemen tanah.
Ia satu-satunya orang yang sanggup meredam kemarahan naga laut. Mereka di juluki sebagai satu ikatan Ying dan yang.
Beberapa ratus tahun yang lalu sebelum aku dan naga hitam kembali dari dunia naga. Naga laut dan naga bumi terlibat pertarungan yang mengacaukan keseimbangan antar daratan dan lautan, pada masa itu naga laut memiliki kerjaan tersendiri di bawah laut dan kerap menciptakan gelombang besar untuk menyerang dartan.
Singkat cerita terjadi lah pertempuran besar antar naga bumi dan naga laut di pinggir pantai yang berada di timur istana naga" ujar naga dewa yang di potong oleh lan wu.
"Lalu dimana kalian saat itu? Mengapa tidak melerai pertaruangan itu?" Tanya lan wu sedikit membuat naga dewa kesal.
"Heh.. saat itu kami tidak akur seperti sekarang. Sama halnya dengan naga laut dan bumi, aku dan naga dewa juga saling bermusuhan" sambung naga hitam seraya tertawa kecil.
"Yang dikatakan naga hitam benar, kami saat itu juga tengah bertarung di dunia dewa dengan alasan yang tidak jelas.
"4 raja? Berarti bisa dikatakan bahwa kalian adalah penerus dari 4 raja terdahulu?" Tanya lan wu dengan wajah lugunya.
"Benar, ke 4 raja terdahulu adalah guru kami ber 4. Bisakah kau diam dan membiarkan ku menjelaskan hingga selesai?" Tanya naga dewa yang kini tak sanggup menahan emosinya.
"Hahaha baik..baik" ucap lan wu seraya tertawa keras.
"Huh.. setelah pulih, keduanya langsung di angkat menjadi murid dari 2 raja yang begitu tertarik akan kemampuan mereka, terlebih lagi elemen yang mereka latih sama.
Beberapa tahun berlalu dan keduanya kini memiliki kemampuan yang lebih tinggi, dan menjabat sebagai jenderal perang istana naga, dan tibalah kami ber 4 bertemu untuk pertama kalinya di aula ini.
Masing-masing dari kami menerima beberapa kitab serta pusaka dari 4 raja dan secara resmi di Lantik sebagai pemimpin utama istana naga.
Pada awalnya semua berjalan begitu baik, hingga mendadak naga hitam berevolusi menjadi naga iblis dan menghilang beberapa bulan lamanya. Aku beserta 2 naga lainya mencari keberadaan nya akan tetapi tidak menemukan keberadaannya, hingga tibalah pertempuran besar antar naga hitam dengan ras naga.
__ADS_1
Naga laut dan bumi menghadapi naga hitam sementara aku tengah melakukan pelatihan tertutup bersama dengan guru ku" jelas naga dewa yang kini di lanjutkan oleh naga hitam.
"Mereka berdua tidak menginginkan ku terluka parah saat itu, dan hanya menguras energi ku hingga hampir habis. Sangat di sayangkan aku yang saat itu tidak sadarkan diri mengeluarkan jurus terkuat dari api iblis untuk memusnahkan mereka, ledakan besar terjadi dan menghempaskan kami ber 3 sangat jauh. Aku berasumsi bahwa keduanya mungkin terjebak di dunia lain usai tersedot oleh portal dimensi dari api iblis" jelas naga hitam dengan wajah bersalah.
"Selanjutnya aku menyeret naga hitam ke alam fana dan berhasil menyadarkan dirinya walau harus kehilangan seluruh energi serta aura ku saat itu" ujar naga dewa mengakhiri penjelasannya mengenai 2 naga lainya.
"Mengapa kalian tidak mencari 2 naga tersisa?" Tanya lan wu sedikit heran.
"Portal dimensi dari api iblis tidak menentu, aku telah melakukan pencarian dengan menggunakan jiwa ku. Akan tetapi tidak menemukan mereka. Bisa saja mereka berada di istana naga iblis tempat asal dari kekuatan mengerikan milik ku" sambung naga hitam.
"Mungkin saja kempuan 2 naga tersebut setara dengan naga dewa dan hitam. Mereka pasti akan sangat berguna dalam pertempuran ku melawan orang-orang dari dunia dewa" pikri lan wu sembari memegang ujung dagunya.
"Bisakah kau mengajariku jurus portal dari api iblis?" Tanya lan wu sontak mengagetkan naga hitam.
"Nak, jurus tersebut sangat berbahaya, ada kemungkinan kau akan tersedot ke sebuah dimensi asing dan lenyap seperti naga bumi dan laut" jawab naga hitam ragu.
"Ayolah.. aku sangat yakin dapat menguasai jurus tersebut, bukankah untung menghadapi sang kesempurnaan aku harus bertambah kuat?" Ucap lan wu kembali mengejutkan keduanya.
"Bagaimana kau bisa mengetahui hal tersebut?" Tanya keduanya dengan nada kaget.
"Hemm.. dari dia.." jawab lan wu sembari mengeluarkan aura iblis singa yang membentuk wujud singa besar yang tengah berbaring.
Wajah naga dewa dan hitam begitu kagum bercampur tidak percaya usai merasakan langsung aura negatif dari iblis singa. Naga dewa dan hitam saling memandang untuk beberapa saat seakan berfikir keras mengenai permintaan lan wu.
"Sayang sekali, aku tetap tidak bisa mengajarkan mu jurus berbahaya itu" sambung naga hitam dengan wajah serius.
Lan wu hanya tersenyum jengkel mendengar ucapan naga hitam tersebut, namun lan wu tidak memaksa kembali. Ia yakin dengan api iblis yang berhasil di kuasai nya, pasti ia akan dapat menciptakan jurus portal dimensi seperti naga hitam.
"Baikalah paman naga hitam, aku tidak akan memaksa mu lagi" ucap lan wu seraya tersenyum tipis.
Lan wu kembali melanjutkan perkataannya yang kini membahas tentang kemunculan ras iblis di alam fana, dan persoalan mengenai pedang iblis yang ia lihat beberapa tahun lalu di istana ras harimau petir.
__ADS_1