Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
Alam dewa 2.1


__ADS_3

pada dasarnya alam dewa memiliki 8 kerajaan besar dan ratusan kerajaan kecil. Kerajaan besar terdiri dari, kerajaan naga, kerajaan harimau petir, kerajaan pedang cahaya, kerajaan bangsawan langit, kerajaan iblis putih, kerajaan Phoenix langit, kerajaan api dewa, dan kerajaan 8 dewa iblis. Setiao kerajaan tersebut di pimpin oleh seorang raja yang memiliki kemampuan sangat tinggi, dan yang memegang puncak dari seluruh kerajaan tersebut ialah naga dewa yang berasal dari kerajaan naga.


Ras manusia sendiri sangatlah banyak di alam dewa tersebut, tiga kerajaan di pipin oleh ras manusia dan begitu di hormati oleh ras lainya, itulah mengapa banyak tempat di kuasai oleh manusia.


Tingkatan di alam dewa terbagi menjadi 5 tingkatan yaitu, tingkat abadi, tingkat gerbang ilahi, tingkat dunia ilahi, tingkat raga ilahi, dan tingkat 1000 lingkaran energi ilahi.


Kebanyakan pendekar di alam dewa hanya dapat mencapai tingkat 100 lingkaran energi, dan tidak ada yang berhasil menyentuh kesempurnaan. Naga dewa merupakan satu-satunya yang berhasil menerobos hingga ke tingkat 109 energi ilahi, dan menjadi orang terkuat di alam dewa.


**


Lan wu mendapatkan berbagai informasi berharga dari pelayan di restoran. Lan wu memutuskan untuk mencari penginapan sembari mengatur rencana kedepanya. Lan wu tidak terlalu berkeinginan untuk segera menemui naga dewa, menurutnya ada bagusnya bila ia sedikit menjelajahi alam dewa sembari mempelajari berbagai hal penting yang nantinya ia temui.


"Aku sungguh tidak menyangka bila kemampuanku masih belum ada apa-apanya di alam dewa ini, selain itu kecepatan petir pengadil dalam membersihkan hambatan telah berkurang setengah dari sebelumnya" ujar lan wu seraya bersila di ranjangnya


Lan wu melakukan kultivasi sembari mengaliri api suci di sekujur tubuhnya, ia terlihat fokus dengan pernafasan yang begitu teratur selama proses tersebut.


Kini lan wu membuka matanya seraya menatap lingkaran api yang terbentuk di depannya. Lingkaran api tersebut memancarkan aura besar yang dapat meratakan sebuah gunung dengan mudah.


"Jurus ini setidaknya dapat membantu dalam menghadapi musuh kuat " gumam lan wu yang merasa puas akan jurus ciptaanya


Lingkaran api tersebut merupakan gabungan dari tiga jenis api yang berada di tubuh lan wu. Sebagian lingkaran terbuat dari api iblis,dan sebagian lainya twrbur dari api suci. Belasan mata pisau di sekeliling lingkaran api tersebut terbuat dari api es.


"Aku akan memanggil jurus ini dengan sebutan, roda api tiga dasar." Ucap lan wu seraya menetralkan jurus ciptaanya


Lan wu memutuskan untuk mencari udara segar seraya merenggangkan sendi-sendi nya. Mata lan wu tertuju ke arah sepasang kekasih yang tengah menikmati langit malam di sebuah bangku yang berada tidak jauh dari tempat lan wu. Raut wajah lan wu di penuhi dengan kesedihan, ia begitu memikirkan yiyi dan xuya yang mungkin masih tidak percaya akan situasi tersebut.


"Aku harap kalian baik-baik saja" gumam lan wu tersenyum sedih menatap langit


...


Keesokan harinya lan wu memutuskan untuk memulai perjalanannya. Ia hanya mengikuti kemana hatinya mau hingga akhirnya ia menemukan segerombolan orang yang tengah di serang oleh perampok.


Lan wu sontak mendekati kelompok tersebut dan ikut terlibat dalam pertarungan tersebut.


Kehadiran lan wu membuat para perampok menjadi kesulitan, selain itu perbedaan tingkatan mempermudah lan wu untuk menghabisi beberapa anggota perampok dengan mudah.


"Tingkat dewa akhir bintang 6?!" Lan wu sedikit terkejut usai mengetahui tingkatan dari perampok -perampok  yang berhasil di bunuh nya


Meskipun demikian, lan wu tidak terlalu memikirkannya, mungkin saja perbedaan alam dewa dengan alam fana begitu jauh dari ekspektasi orang baru seperti lan wu


"Tinju gelombang angin " ujar salah seorang yang mengenakan jubah biru dengan lambang teratai putih di punggung nya


Pukulan tersebut berhasil memukul mundur 8 orang perampok yang berdiri di depan pria tersebut. Dari arah belakang terlihat 3 orang yang hendak menyerbu ke dalam kereta namun dengan sigap lan wu berhasil lebih dahulu sampai di depan kereta tersebut.


"Tebasan pedang sunyi" gumam lan wu serta menghunus pedangnya dan berhasil melukai tiga perampok tersebut.


"Ingin lari?" Lan wu tersenyum menatap 2 orang perampok yang hendak melarikan diri dari tempat tersebut

__ADS_1


"Tusukan sunyi" ujar lan wu menerjang kedua perampok tersebut, namun mendadak lan wu terdorong mundur oleh tekanan angin yang begitu kuat.


Lan wu segera mengeluarkan aura neraka miliknya dan berhasil mengenyahkan tekanan tersebut.


"Sial, merek berhasil kabur " kesal lan wu seraya menyarungkan kembali pedang nya


Lan wu menghampiri rombongan yang hanya tersisa 8 orang di tambah seorang pria yang mengenakan jubah biru tersebut.


"Apakah saudara sekalian tidak apa-apa?" Tanya lan wu menatap pira berjubah biru tersebut


"Berkat saudara, adik ku  berhasil selamat. Keluarga yang, pasti akan mengingat jasa besar saudara" ujar pria tersebut seraya berterimakasih


"Hanya kebetulan aku melihat situasi tersebut, saudara tidak perlu terlalu sungkan kepada ku " jawab lan wu tersenyum tenang


Perhatian lan wu kini tertuju kepada seorang gadis yang tengah keluar dari kereta kuda. Lan wu sedikit tersihir usai melihat kecantikan gadis tersebut.


"Boleh aku tau siapa nama tuan?" Tanya gadis tersebut menyadarkan lamunan lan wu


"Nama ku lan wu, dan aku merupakan orang yang baru naik ke alam ini" jelas lan wu yang membuat seluruh orang di sekelilingnya terkejut


"Saudara lan pasti merupakan orang paling berbakat di alam bawah, melihat kemampuan saudara yang begitu tinggi melebihi orang-orang yang naik ke alam ini" seru pria di depan lan wu


"Nama ku adalah luo yu, dan ini adalah adik ku fei yu. Bagaiamam jika saudara lan ikut bersama kami ke sakte teratai putih. Aku sangat yakin dengan kemampuan mu, tidak akan susah untuk menjadi murid khusus di sakte teratai putih " ujar luo yu di sambut baik oleh lan wu.


Lan wu menerima tawaran tersebut di karenakan ia memang belum memiliki tujuan selain istana naga, tentu akan sangat baik jika lan wu berhasil mempelajari beberapa jurus kuat untuk meningkatkan kemampuany ketahap lebih tinggi dari sekarang.


Sepanjang perjalanan lan wu hanya mendengarkan cerita dari lou yu mengenai asal mula sakte teratai putih.


"Memiliki energi hitam sangatlah di untungkan, setiap serangan dan pertahananya akan di perkuat beribu-ribu kali lipat dan di dukung oleh alam" ujar luo yu sembari menatap lan wu


"Sayangnya tehnik tersebut sangat mustahil untuk di kuasai oleh kami, mengumpulkan energi hitam akan sangat membahayakan tubuh di karenakan energi tersebut akan mengikis habis seluruh energi murni yang kita kumpulkan dan hanya menyisakan ruang hampa di lautan spirit. Perputaran lautan spirit akan berlawanan dan tentu hal itu akan sangat buruk bagi setiap pendekar " sambung luo yu dengan nada kecewa


"Sangat di sayangkan tehnik hebat tersebut punah" ujar lan wu sedikit menyayangkan hal tersebut.


Terlintas di benak lan wu untuk mempelajari tehnik pengumpulan energi hitam, namun segera ia urungkan mengingat bahaya yang akan menimpanya jika ia tidak memiliki kecocokan dengan tehnik tersebut.


"Tehnik yang dapat mengendalikan alam tentulah tidak mudah untuk mempelajarinya" pikir lan wu seraya memegang dagunya


Kini muncul keheranan di benak lan wu mengenai status teratai putih yang begitu tinggi di alam dewa tersebut, jika memang sakte teratai putih yang membentuk 8 kerajaan mengapa sakte teratai putih sendiri masih berbentuk sebuah sakte menengah dan tidak begitu di kenali oleh alam bawah.


Naga dewa juga tidak pernah menyinggung soal kehadiran sakte teratai putih.


"Apakah status mereka sudah tidak seperti dulu?" Tanya lan wu dalam hati seraya menerka jawaban dari pertanyaan nya sendiri


" Aku bahkan tidak mengetahui sejarah mengenai leluhur dari teratai putih, namun dari penjelasanya nya aku sangat yakin bahwa itu bukanlah karangan semata" kini tetua api tertarik dengan pertanyaam lan wu


"Apakah 8 kerajaan besar memang sengaja ingin menghilangkan sejarah tersebut dan menganggap teratai putih merupakan penghalang dari tujuan mereka?" Tanya lan wu kepada tetua api

__ADS_1


"Aku sendiri tidak bisa memastikannya " singkat tetua api


"Ah.. sial, mengapa aku begitu memikirkan hal ini?" Kesal lan wu sembari mengacak rambutnya.


Rombongan tersebut memutuskan untuk membangun kemah di alam terbuka usai hari semakin gelap. Jarak kota selanjutnya seharusnya hanya berjarak beberapa kilo, numun rombongan tersebut telah kelelahan akibat pertarungan sebelumnya yang menguras banyak tenaga milik mereka.


Lan wu dan Lou yu kini berbincang di luar tenda sembari menghangatkan diri di api unggun. Lan wu menanyakan kembali mengenai sakte teratai emas.


"Jika mengikuti cerita yang saudara Lou katakan, mengapa sakte teratai putih tidak termasuk dalam 8 kekuatan besar? Bukankah teratai putih merupakan pembentuk dari 8 kekuatan tersebut?" Tanya lan wu sembari mengunyah daging dengan pelan


"Alasannya adalah kekuatan kami telah menurun, para pendekar yang kami latih hanya dapat mencapai tingkat raga ilahi, tentu saja kemampuan segitu tidak terlalu berkesan di mata 8 kekuatan besar tersebut. Akhirnya ketua sakte kami memutuskan untuk meninggalkan kota utama kemari dan menutup diri dari 8 kekuatan besar" jelas Lou yu akhirnya menjawab pertanyaan lan wu


"Apakah tidak ada cara untuk mengembalikan kejayaan teratai putih seperti dahulu?" Ucap lan wu asal


"Aku rasa itu sangat mustahil, bahkan ketua sakte kami hanya berada di tingkat sembilan lingkaran energi ilahi mana mungkin dapat membawa teratai putih ke masa jayanya" jawab Lou yu tersenyum kecut


Mereka melanjutkan perbincangan mereka dengan obrolan yang lebih ringan, lan wu menceritakan kejadian yang di alami olehnya di alam fana. Lou yu begitu kagum akan cerita tersebut, ia tidak menyangka bahwa lan wu telah menjadi begitu kuat di umur yang terbilang muda.


"Tebasan sunyi" lan wu dengan cepat menarik pedangnya seraya menebaskan nya ke pepohonan di arah belakang


Terlihatlah 3 orang yang memakai penutup wajah melompat ke tanah akibat serangan lan wu.


Lou yu begitu terkejut usaha melihat 2 orang tersebut yang sebelumnya tidak di ketahui oleh Lou yu


" Kewaspadaan lan wu begitu tinggi " kagum Lou yu seraya mengambil posisi siap bertarung


Nampak raut cemas terlihat dari 2 orang di depan lan wu, mereka tidak mengira serangan senyap mereka dapat di batalkan oleh lan wu.


"Heh..masih tidak ingin bersuara ya? Katakan apa tujuan kalian bersembunyi di pohon?" Seru lan wu mengeluarkan aura nerakanya


Tekanan dari aura lan wu berhasil membuat 2 orang tersebut merinding, meskipun mereka ahli dalam membunuh namun bertarung secara terbuka bukankah sesuatu yang mudah bagi pembunuh senyap seperti mereka. Disisi lain tekanan aura lan wu sangatlah merugikan pergerakan mereka.


Salah satu dari pembunuh tersebut melemparkan sebuah bola yang menciptakan ledakan asap dengan tujuan untuk melarikan diri. Lan wu hendak menerjang asap tersebut namun segera di hentikan oleh Lou yu yang mengenali bau dari asap tersebut.


"Ini merupakan racun ungu yang begitu mematikan, sepertinya mereka memiliki hubungan dengan balai racun ungu" ujar Lou yu sembari menatap asap yang perlahan memudar


"Sepertinya mereka memiliki dendam dengan saudara Lou, jika tidak mengapa mereka dapat menemukan rombongan kalian di sini. Mungkin mereka juga dalang dari penyerangan sebelumnya " terkan lan wu seraya menyarungkan pedanya kembali.


"Ada baiknya bila kita segera mempercepat perjalanan ini, kemungkinan besar mereka sedang mangtur rencana untuk melakukan serangan susulan. Akan sangat merepotkan bila ada pendekar kuat yang dikirimkan kemari" sambung lan wu di sertai dengan anggukan Lou yu


Malam tersebut lan wu memutuskan untuk berjaga dan membiarkan Lou yu dan lainya beristirahat.


Lan wu memanfaatkan situasi tersebut untuk menghancurkan penghalang tingkatan yang berada di tubuhnya. Lan wu menyadari bahwa kempauanya saat ini belumlah cukup untuk melindungi dirinya dari bahaya. Setidaknya ia harus mencapai tingkat ilahi akhir untuk mengurangi resiko bahanya di alam dewa tersebut.


Lan wu melanjutkan penyempurnaan dari jurus roda api tiga dasar. Ia menaruh perhatian lebih di jurus tersebut yang akan menjadi jurus terkuatnya apabila tapak api dan pedang api tidak sanggup untuk mengalahkan seragan pendekar yang hendak menyerang nya. Proses tersebut memakan energi yang tidak sedikit, lan wu bahkan beberapa kali hampir terjatuh dari posisi bersila nya.


"Ini sudah cukup " ujar lan wu sembari menghapus keringat di dahinya.

__ADS_1


"Dunia ini begitu luas dan selamanya akan seperti itu. Dunia juga merupakan tempat paling damai bagi manusia dan ras lainya, namun sayang keserakahan merenggut kedamaian itu dan menciptakan pertumpahan darah yang mengerikan. Siapa yang patut di salahkan? Apakah pencipta seluruh alam? Apakah ras iblis yang menyesatkan? Ataukah mata hati dari merek yang benar tidak lagi melihat?... Semua ini adalah kesalahan manusia. Mereka tidak pernah puas dengan apa yang mereka miliki, namun masih menginginkan lebih bahkan jika itu harus membunuh.


Sampah seperti mereka... Akan ku temui satu-persatu dan menggorok lehernya untuk di persembahkan kepada mereka yang menderita akibat ulahnya" pikir lan wu melihat jauh ke atas.


__ADS_2