
Lan wu kini beranjak dari duduknya dan meminta Sinling untuk memimpin jalan.
Ekspresi yang begitu tenang dengan langkah ringannya membuat Sinling tidak habis pikir dengan Lan wu.
Terlebih lagi gadis yang selalu berada disisi Lan wu yang kemampuannya bahkan melebihi kedua leluhur di sakte immortal.
Sesampainya di balai pertemuan, Lan wu dipersilahkan duduk. Ia dikenalkan oleh Hong huli tentang tetua dari organisasi pedang hitam.
"Kein, dia adalah tetua Jong el. Kedatangannya kemari tidak lain adalah untuk memberikan kesempatan kepada mu untuk menjadi anggota mereka.
Perlu diketahui bahwa banyak orang yang ingin masuk kesana dan ditolak, ini kesempatan yang langka bagi mu bisa diundang secara langsung.." tutur Hong huli dengan wajah yang begitu ramah.
"Maaf sebelumnya tetua, aku sebenarnya telah di undang oleh ketua organisasi pedang hitam di benteng perbatasan namun aku menolaknya..." Jawab Lan wu dengan nada santai.
Ucapan Lan wu mendadak mengubah keramahan Hong huli menjadi murka.
Dengan nada kasar ia berdiri dari kursinya kemudian membentak Lan wu.
"Dasar tidak tau diri..! Kau bahkan tidak memiliki sopan santun kepada senior mu, aku sarankan agar kau berlutut dan meminta maaf kepada tetua El. Jika tidak aku takan sanggup melindungi mu.!"
Sinling yang mendengar perkataan Hong huli terlihat sedikit jengkel namun ia tidak memiliki kemampuan untuk berbicara ditempat tersebut.
"Nyonya Huli... apakah kau berniat untuk memaksakan kehendak mu kepada tuan ku..?!" Timpal Bingxue yang ikut bicara.
"Ini...senior, aku hanya ingin.."
"Sudahlah tetua Huli, penolakan ini akan aku bicarakan dengan pemimpin nantinya. Aku harap kesempatan bagus bagi aliansi kita bisa tercapai.." potong tetua Jong el seraya berdiri dari kursinya dan kemudian berjalan keluar dari tempat tersebut.
Setelah tetua Jong el pergi, Hong huli mengisyaratkan kepada beberapa tetua dan murid khusus untuk menangkap Lan wu didalam ruangan tersebut.
Jidan, Hong anzu, dan ketua sakte menentang hal ini dan bahkan bersitegang dengan Hong huli dan orang-orang yang mendukung keputusannya.
__ADS_1
"Kau sudah keterlaluan kak Huli, bagaimana bisa kau menjual murid sakte yang telah berkontribusi besar demi keuntungan pribadi..?!" Tanya Hong anzu yang terlihat begitu marah.
"Bodoh.! Aku melakukan ini demi sakte kita. Bayangkan seberapa besar keuntungan dan kekuatan yang akan kita dapatkan nanti.! Lagian dia tidak akan dirugikan dan malah beruntung bisa menjadi baru loncatan bagi sakte kita.." jawab wanita tua tersebut yang kini berhasil memancing amarah Lan wu.
"Leluhur... Aku mentolerir beberapa kesulitan yang kau beri kepada ku sebelumnya. Tapi maaf untuk yang satu ini aku benar-benar tidak bisa sabar lagi.
Ada 2 hal yang paling aku benci di kehidupan ini. Yang pertama adalah menyentuh keluarga ku dan yang kedua ialah memanfaatkan ku.." tutur Lan wu sembari mengeluarkan aura neraka.
"Cepat serang dia hanya seorang bocah bagaimana bisa mengalahkan kita"
Sekitar 10 orang yang bergeser menerjang Lan wu dari segala sisi akan tetapi dengan mudahnya dihentikan oleh Bingaxue tidak lebih dari 2 gerakan.
Bingxue yang sedikit jengkel kini melompat kehadapan Hong huli dan bersiap menyerangnya. Namun tanpa diduga dari lengan baju Hong huli menjulur keluar sebuah rantai emas dengan aksara kuno yang melilit Bingxue.
Mata Bingxue terlihat semakin geram dan melepaskan seluruh energinya.
"Apa yang kau lakukan kepad ku..?!" Teriak Bingxue dengan tatapan tajam.
"Jangan menyia-nyiakan energi mu, meskipun kau berada di tingkat immortal sempurna, rantai emas itu tidak bisa engkau hancurkan" sambung Hong huli melihat Bingxue yang perlahan-lahan mulai kehabisan energi.
Para tetua dan murid-murid yang sedari tadi terkapar, kini bergerak kembali menerjang Lan wu yang masih duduk begitu tenang di kursinya.
Jidan dan Sinling tidak disangka melompat kedepan Lan wu dan memasang kuda-kuda bersiap menahan para tetua dan murid-murid.
"Tuan segera pergi dari sini, aku akan mengaktifkan segel ledakan surgawi yang ku tanamkan di tubuh ini.." teriak Bingxue dengan suara bergetar.
Lan wu yang mendengar hal tersebut kini berdiri dari duduknya dan melangkah keluar para tetua dan murid yang menyerangnya.
Saat mereka begitu dekat, sontak 10 akar api keluar dari lengan Lan wu.
Mata Hong huli melebar seketika dengan rasa ketidak percayaannya, para tetua dan murid-murid yang diperintahkan untuk menyerang Lan wu kini telah tergantung di udara dengan tubu yang ditembus oleh akar-akar api tersebut.
__ADS_1
Lan wu menggerakkan lengannya bersamaan dengan terpotongnya atap balai tersebut secara penuh. Akar api yang sebelumnya mengecil kini semakin membesar hingga melewati tinggi balai tersebut.
Akar api raksasa yang kini bisa dilihat oleh anggota, mulai bergerak tidak beraturan menerjang setiap orang yang berada di area inti tersebut.
"Kau..! Iblis, beraninya membunuh murid-murid sakte ku.!" Geram Hong huli yang bergerak cepat menyerang Lan wu.
Pukulan yang diarahkan kepadanya dengan mudah ditahan oleh Lan wu menggunakan satu jarinya. Lan wu meningkatkan aura nerakanya hingga kini membentuk wujud sempurna dari aura neraka.
Hong huli nampak berlutut dilantai dengan paksa setelah tidak mampu menahan tekanan dasyat dari aura neraka.
"Tuan...tuan..tuan Kein, bisakah anda memaafkan sakte kami..?" Tanya Hong anzu dengan nada yang terbata-bata.
Dengan tatapan dingin Lan wu menggeleng pelan seraya menunjuk tapak api raksasa yang diameternya dapat menutupi seluruh sakte immortal.
Hong huli dan lainya sontak menelan ludah seraya terduduk lemas dilantai.
"Apakah ini akhir dari sejarah ratusan tahun sakte kami...mengapa harus di era ku sakte ini hancur.." ratap Hong anzu yang terlihat begitu sedih.
**
****thanks atas suport kalian berupa like, komen, dan vote.
semakin banyak vote dan like kalian maka semakin banyak juga bonus chptr nya.
contoh jika like nya nyentuh 300, maka episod yang di up sebanyak 3-4 chapter.
silahkan share novel ini ke teman-teman klean biar makin banyak yang kesal sama keabsrutan nih novel.
jangan nge sapm promo di novel lain tanpa ijin dari yang punya lapak khusus kalian yg ngebatuin author buat promo.
akhir kata thanks sebanyak-banyaknya kepada kalian semua, dan 4 chapter ini adalah rasa terimakasih author**.
__ADS_1
happy rebahan day🙂**