
Ras naga dan kerajaan langit sama-sama pemimpin dari 2 alam, tentu saja kemampuan mereka tidak bisa di bayangkan oleh orang lain terlebih lagi masih banyak pendekar tersembunyi di kedua ras yang masih menunggu waktu untuk menunjukan kemampuan mereka. Dikatakan bahwa dahulu jauh sebelum pembentukan 3 alam. Seluruh ras di ke 3 alam hidup di 1 alam yang bernama, alam utuh.
Terdapat peraturan ketat dimana yang kuat tidak boleh menindas yang lemah, kaya tidak boleh menindas yang miskin, dan hanya berfokus pada kebaikan dan perdamaian. Semuanya berubah semenjak kemunculan seorang pendekar hebat yang menyebut dirinya sebagai kesempurnaan. Pendekar tersebut mengajarkan beberapa tehnik membangkitkan potensi besar di seluruh manusia yang kini dikenal sebagai kultivasi.
Kemampuan tersebut hanya bergantung kepada bakat dan usaha seseorang, dengan kemampuan yang begitu besar akhirnya kehidupan damai tersebut parlahan hancur, hingga alam utuh pecah menjadi 3 bagian yaitu, alam nirwana, alam dewa, dan alam fana. Setiap alam memiliki batasan daya tampung sebuah energi dari tubuh seorang pendekar, jika batasan tersebut terlewati maka secara langsung akan menimbulkan penolakan alam tersebut.
Manusia di era terdahulu akhirnya terbagi dan mendiami alam dengan batasan kemampuan mereka, dimana mereka dapat bertahan dan menjalani kehidupan tanpa penindasan dari orang lainya.
Ras naga memilih untuk meninggalkan pusat alam utuh (alam nirwana yang sekarang) dan tinggal di alam dewa. Ras naga berniat memimpin alam dewa dan menyatukan kembali 3 alam dibawah kepemimpinan mereka.
Dengan harapan merek dapat menciptakan kembali perdamaian seperti sebelumnya, namun usaha mereka sangatlah sulit. Perbedaan kultivasi dan suplai energi sangat menghambat perkembangan mereka, hingga lahirlah Xing mogui. Ia membawa harapan ras naga dan menaklukan beberapa ras lainya di alam dewa setelah latihan leluhur teratai putih. Alam dewa kembali tenang di bawah kepemimpinan mereka.
Selanjutnya Xing mogui menyuarakan peperangan ke alam nirwana dengan gabungan seluruh ras dari alam dewa, tak disangka ia malah tewas dalam peperangan hingga menyudutkan ras naga pada perang tersebut. Beruntunglah naga dewa berhasil mencari solusi terbaik untuk menyelamatkan seluruh orang pada perang tersebut.
Dendam tetaplah dendam, namun perdamaian merupakan jalan terbaik meskipun harus melupakan dengan paksa rasa sakit dari peristiwa tersebut.
...
"Naga dewa, kami hanya ingin melenyapkan keturunan ras legenda. Kami rasa kau juga akan setuju dengan pemikiran kami, dengan memusnahkan gadis ini kita dapat melenyapkan ancaman terbesar dari ke 3 alam" ujar salah satu tetua yang berdiri tenang menatap naga dewa.
"Apakah kalian buta?! Gadis tersebut juga memiliki darah dari ras kami, dan aku telah bersumpah untuk melindungi seluruh ras dari tangan manapun. Aku sarankan kalian segera pergi dari sini, dan jangan memaksa ku untuk menghabisi kalian disini.!!" Ujar naga dewa dengan suara menggema.
Melihat situasi yang semakin memburuk. Lan wu sontak melompat ke atas kepala naga dewa seraya menghentakan kakinya di kepala naga dewa.
"Paman naga, bagaiamanapun juga mereka tetap keluarga ku. Aku harap paman naga bisa memberiku muka" ujar lan wu dengan senyum tenang.
"Nak, aku tentu mengetahuinya sejak lama. Kau memiliki pemikiran yang sangat berbeda dari kebanyak orang di alam ini. Aku akan mendengarkan mu kali ini, toh kedatanganku ialah untuk menyelamatkan mu" ujar naga dewa seraya menghela nafasnya.
"Para tetua, aku mempersilahkan kalian pergi. Tunggulah aku di kerajaan dan akan ku balas perbuatan kalian hari ini" ujar lan wu memasang senyum geram.
__ADS_1
Para tetua tersebut serentak menelan ludah, mereka tau betul kejadian di istana langit yang menyebabkan banyak korban jiwa yang di bunuh oleh lan wu.
Mereka memberi salam sebelum akhirnya menghilang dengan cepat dari pandangan lan wu dan lainya.
Aile segera melompat ke arah Fei yang masih mengeluarkan aura hebat hingga terlihat kulit nya berubah menjadi merah. Melihat hal tersebut lan wu sontak mengarahkan bola api suci dan melapisi tubuh Fei.
"Ini.." ujar lan wu tertahan usai melihat telapak tangannya yang melepuh usai bola api suci menyelubungi Fei.
Tekanan besar mendadak terpancar dari tubuh Fei dan menghancurkan bola api suci di sekelilingnya. Tubuh Fei nampak mengambang di udara seraya di kelilingi oleh ribuan tetes darah yang perlahan membentuk wujud manusia.
Lan wu sangat heran melihat hal tersebut, terlebih lagi munculnya seekor naga berwarna merah pekat yang melingkar di sekitar Fei.
Naga tersebut mengaum dan menciptakan dorongan angin yang sanggup mengoyak baju lan wu. Lan wu segera mengeluarkan pelindung energi miliknya bersaman dengan naga hitam yang membentuk puluhan tiang api iblis berwarna hitam. Tiang tersebut menindih naga merah dan wujud manusia tersebut ke yang.
"Kakak, apakah ini adalah wujud darah naga dari gadis tersebut?" Tanya naga hitam seraya menatap tajam ke arah fei
"Betul, aku rasa kebangkitan darah kali ini merupakan bencana besar bagi alam dewa. Gadis ini memiliki 4 darah dari ras kuat di alam dewa dan nirwana. Kita telah melihat 2 kebangkitan darah dari gadis ini, yaitu wujud naga, dan wujud manusi dari ras legenda. Masih tersedia 2 wujud sebaiknya kau segera menekan energinya" ujar naga dewa bersamaan dengan tatapan tajam dari lan wu.
"Kak Aile, pergilah ke sakte teratai putih dan minta merek semua berjaga di sini, untuk saat ini naga hitam dan naga dewa akan membantu ku" ujar lan wu bersamaan dengan aktifnya formasi pemanggil.
Lan wu segera melompat ke naga emas yang baru keluar dari formasi pemanggil tersebut dan terbang cepat mendekati Fei. Tekanan hebat seakan menabrak lan wu hingg membuat ia mundur babarapa langkah dari kepala naga emas. Ia segera membentuk 2 tapak api di hadapan naga emas seraya menyuruh naga emas untuk terus bergerak. Lan wu hampir mendekati Fei sebelum akhirnya terciptalah Sambaran petir besar dan munculnya harimau petir yang berdiri tenang di samping Fei.
"Saudara lan, aku akan mengurus harimau itu kau fokuslah untuk menekan tekanan hebat di tubuh gadis itu. Gunakan energi milikmu dan jangan sekalipun menyerangnya.!" Ujar naga emas seraya melempar lan wu ke arah Fei.
Harimau petir segera menerjang lan wu, namun dengan cepat di pukul menjauh oleh naga emas. Pertempuran besar akhirnya terjadi antara naga emas melawan harimau petir. Tekanan dasyat terus tercipta dari benturan jurus keduanya. Naga emas kini beehasil melilit harimau petir seraya melemparnya ke tanah. Naga hitam kembali menjatuhkan pilar api iblis dan menindih harimau tersebut, nampak wajah naga hitam terlihat begitu lewalahan menahan amukn dari ke 3 wujud kebangkitan darah tersebut.
...
Ketua dan seluruh anggota teratai putih telah sampai di tempat tersebut. Mereka tidak lagi terkejut usai melihat tiga naga yang tengah menciptakan segel pelindung untuk menahan aura berbahaya dari tubuh Fei. Ketua sate segera menyuruh para tetua dan murid untuk mengerjakan tugasnya sesuai dengan yang di sampaikan beberapa hari lalu kepada mereka.
__ADS_1
Ketua sakte segera terbang dan berdiri tepat di tengah-tengah naga dewa dan lainnya sembari membentuk segel pelindung melapisi pelindung naga dewa dan lainya.
"Sudah lama tidak bertemu dengan anda, ketua maoye" ujar naga dewa
"Aku hanya menghindari beberapa orang egosi, dan aku rasa ketua Gounzi juga memahami maksud ku" ujar ketua sakte seraya tersenyum tipis.
"Kau benar ketua Mao, terdapat beberapa orang serakah di ras ku dan 7 ras lainya. Aku harap anda dapat kembali dan membantu ku untuk menyelesaikan semua ini" ujar Guonzi seraya mental singkat ke arah maoye.
Sementara disisi lain, nampak lan wu yang tengah memasang wajah kesakitan usai berdiri tepat di depan Fei.
Lan wu mengalirkan energi hitam seraya membentuk segel di tangannya. Keluarlah sangkar hitam yang kini mengurung Fei di dalamnya. Lan wu bermaksud menyerap energi Fei menggunakan sangkar hitam sebelum akhirnya ia akan menggunakan bola 3 api untuk menyeimbangkan aliran energi di tubuh Fei.
"Argh..! Ini sakit sekali" ujar lan wu seraya mempertahankan sangkar hitam yang terlihat perlahan-lahan mulai retak.
Lan wu kembali menciptakan 3 sangkar hitam dan melapisi sangkar sebelumnya. Energi hitam milik lan wu berkurang dengan cepat, meskipun ia mendapat pasokan energi dari sangkar hitam namun energi yang keluar dari tubuh Fei merupakan energi murni dan lan wu tidak dapat menggunakan energi tersebut.
Dari arah belakang nampak Chu yang melompat masuk sembari meletakan tanganya di punggung lan wu.
"Tuan, aku akan menghadiri energi hitam pada mu" ujar Chu bersamaan dengan terisinya energi lan wu.
"Kau akan kehabisan energi nantinya, aku masih bisa bertahan sebaiknya kau gunakan tehnik penyegel milik mu" ujar lan wu melirik Chu sekilas.
"Aku terbuat dari pusaka langit. Energi hitam akan terus terisi dengan sendirinya di tubuhku, selain itu aku tidak bisa mengontrol energi penyegel takutnya akan membahagiakan nona Fei" balas Chu
Lan wu cukup tenang mendengarnya, ia kembali memperkuat sangkar hitam dan menciptakan puluhan tapak api iblis yang di gunakanya untuk menutupi sekeliling sangkar hitam. Lan wu mengeluarkan kembali wujud aura neraka
Dan mengarahkan tapak neraka untuk menahan sangkar hitam dari tekanan tersebut.
Aura yang memancar dari tubuh Fei sedikit berkurang usai lan wu mengeluarkan wujud auranya.
__ADS_1
"Masih tersisa 4 jam" ujar lan wu sedikit meringis.