
Lan wu tersenyum tipis kemudian menyarankan kepada Shang Chen untuk meneruskan perjalanan.
Suasana saat itu menjadi begitu hening, masing-masing dari Shang Chen dan lainnya hanyut dalam pikiran mereka masing-masing.
Berbeda dengan Lan wu yang merasa sedikit bersemangat setelah mengetahui bahwa ada cara lain baginya untuk kembali ke alam utuh.
Hak terpenting baginya adalah menemukan murid dari serigala putih dan sosok lain yang sedang menyembunyikan dirinya di alam tersebut.
Setelah berjalan cuku lama akhirnya mereka sampai di luar kota banteng yang tampak dikelilingi oleh tembok besar.
Lan wu sedikit terkejut melihat ratusan jasad ras iblis dan prajurit kota yang berserakan di luar tembok kota.
"Sepertinya sedang terjadi pertaruangan besar ditempat ini.."
Ujar Lan wu yang di benarkan oleh Shang Chen.
"Apa kita terlambat.?"
Tanya Er xuan memotong ucapan Shang Chen.
Mendengar pertanyaan Er xuan, Lan wu tersenyum tipis kemudian menunjuk kearah kiri mereka yang terlihat tentara iblis berjumlah banyak.
"Sial..! Cepat melompat keatas tembok.!"
Shang Chen dengan cepat melompat keatas tembok diikuti dengan Er xuan dan murid lainnya.
Diatas tembok terlihat juga prajurit kota benteng yang sudah berada di posisi masing-masing dengan perlengkapan perang.
Gerbang kota terbuka pelan-pelan bersamaan dengan munculnya sekitar 200 prajurit kota yang dipimpin oleh seorang pria berusia sekitar 40 tahun.
"Lan wu cepat naik ke atas.!"
Teriak Shang Che yang menyadari bahwasanya Lan wu masih berada di posisi semula.
"Nak, kau memiliki keberanian yang tinggi. Namun kami masih membutuhkan kekuatan generasi muda seperti mu di masa depan. Jadilah lebih kuat dan sebelum itu serahkan saja ini kepada kami"
Lan wu tersenyum mendengar ucapan dari pemimpin prajurit tersebut.
Ia tidak menyangka bahwa sosok tersebut memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan manusai.
"Baiklah.. jika senior berkata begitu"
Lan wu akhirnya melompat keatas tembok dan bergabung dengan Shang Chen dan lainya.
__ADS_1
"Suadara ku, hari ini mari kita bawa kembali kemenangan dan musnahkan bajingan-bajingan itu.!"
Teriak pria tersebut menyemangati pasukannya.
Serang.!
Pasukan kota banteng bergerak lebih dulu menyerang pasukan iblis yang semakin mendekat.
Dari atas tembok nampak prajurit lainnya mulai menembak kan panah mereka membantu pasukan di bawahnya.
Bunyi senjata yang berbenturan dan teriakan dari para prajurit membuat ketakutan di hati mereka hilang. Pedang yang semula bersih kini dipenuhi darah seiring dengan luka ditubuh mereka.
"Tetua Shang.. apa kau tidak berniat membantu mereka?"
Tanya Lan wu yang melihat pasukan kota sedikit terdesak.
"Aku sudah menghabiskan banyak energi saat bertarung di tanah rahasia, butuh sedikit waktu untuk pulih.."
Jawab Shang Zhen dengan mimik wajah yang tampi sedikit kesal.
"Gawat.. itu disana..!"
Teriak Er xuan yang menunjuk kearah belakang pasukan iblis.
"Jendral iblis..?! Bagaimana bisa ada jenderal iblis disini..?!"
Kemunculan jendral iblis berhasil merubah alur peperangan, kini pasukan kota tampak terpukul mundur kebelakang.
"Kondisi ini tidak baik.."
Pikir Lan wu.
"Hey kau, cepat buka gerbang kota dan biarkan pasukan dibawah untuk masuk"
Ujar Lan wu seraya menunjuk kearah prajurit di yang menjaga gerbang.
"Tapi.."
"Apakah kau ingin melihat pemimpin mu mati?"
Potong Lan wu yang sontak membuat prajurit tersebut kehabisan kata-kata.
Ia seketika membuka gerbang kota dan menyuruh pasukan diluar untuk masuk.
__ADS_1
Beruntung pasukan diluar menyadari hal tersebut dan segera mundur kedalam benteng.
"Walikota..!"
Teriak beberapa prajurit yang hendak masuk kedalam kota.
"Cepat masuk, jangan pedulikan aku.!"
Balas walikota seraya menebas beberapa iblis yang mengepung nya.
Argh..!
"Sial.. aku kehabisan tenaga.."
Walikota tersebut tampak tersungkur menabrak tembok dengan luka tusukan di bagian perutnya.
Dari arah depan terlihat kawanan iblis yang mengarah padanya dengan cepat.
Disaat-saat tersebut mendadak sebuah pedang api raksasa menindih iblis-iblis tersebut dan memusnahkan puluhan prajurit iblis.
Walikota seketika terkejut dengan kemunculan pedang api tersebut. Belum sempat ia bertanya, kini tubuhnya telah dililit oleh akar api yang menariknya keatas tembok.
"Kau..?"
"Jangan lupa bernafas senior"
Jawab Lan wu yang kini melompat ke bawah.
Api iblis yang dikeluarkan Lan wu tampak berkobar di kedua tangannya, ia membentuk pusaran api yang melahap sisa-sisa pasukan iblis dan membakarnya menjadi abu.
"Sekuat itukah..?!"
Kaget walikota yang memasang wajah sama dengan Shang Chen dan lainya.
Kini seluruh pasukan iblis yang menyerang kota berhasil di bunuh oleh Lan wu menggunakan api iblis miliknya.
Hanya tersisa jenderal iblis yang masih berdiri tenang di posisinya seraya menatap Lan wu.
Api iblis ditangan Lan wu kini menyebar kemudian membentuk gelombang raksasa yang berdiri setinggi 5 meter.
Aura mengerikan dan niat membunuh Lan wu tampak memenuhi udara dan menciptakan tekanan luar biasa pada jendral iblis tersebut.
"Kau ingin bertarung atau tidak?"
__ADS_1
Tanya Lan wu dengan senyum sinis.
"Manusia.. kau beruntung karena raja telah memanggil ku, simpan saja kekuatan mu saat kita bertemu nanti.."