Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
Kedatangan Lan wu 3.5


__ADS_3

Di seluruh alam dewa kini terjadi penyerangan besar-besaran dari pihak atas yang entah datang dari sisi mana. Seluruh orang di alam dewa tengah berjuang untuk mempertahankan tempat mereka.


Banyak kehancuran serta kekacauan terjadi di mana-mana hingga akhirnya sampai di gunung langit.


Sontak Lan wu bergerak turun dan menyerang puluhan orang yang mencoba menaiki gunung langit. Sorot mata Lan wu semakin tajam usai melihat beberapa murid terbunuh saat menghentikan para penyerang tersebut.


Lan wu mendarat tepat di tengah-tengah musuh dan menebas satu persatu orang-orang tersebut hingga terbelah menjadi beberapa bagian.


Ia membentuk ribuan tombak dari api abadi dan melepaskan tombak-tombak tersebut kearah musuhnya. Darah segar menempel di baju Lan wu bersamaan dengan terdengarnya rintihan kesakitan dari orang-orang yang terkena tombak apinya.


"Ras iblis..! Aku akan membuat perhitungan dengan kalian perihal kejadian di pedang dewa..!" Ujar Lan wu pelan seraya berlari dan menebas musuhnya yang masih tersisa.


Tidak sampai 3 jam nampak kaki gunung langit terlihat beberapa tumpukan mayat yang menghalangi tangga menuju puncak gunung tersebut.


Para tetua dan lainya yang melihat dari atas gunung nampak begitu ketakutan melihat Lan wu yang berdiri di atas tumpukan mayat seraya mengeluarkan seluruh aura membunuhnya.


"Hey..! Kalian tetap berada di sini, aku akan menunju ke medan pertempuran" teriak Lan wu yang langsung di cegah oleh para tetua.


Lan wu dengan cepat mengeluarkan api abdi menutupi seluruh area gunung tersebut.


Para tetua yang hendak mendekatinya sontak menghentikan langkah mereka.


"Aku sudah terlalu lama menunggu tanpa bisa berbuat apa-apa. Aku sangat lelah mendengar kekacauan serta korban jiwa yang berjatuhan di seluruh tempat. Dengan membunuh pemimpin mereka maka kekacauan ini dapat berakhir" ucap Lan wu lalu terbang dengan kecepatan tinggi.


Di perjalanan ia beberapa kali berhenti untuk membantu orang-orang yang tengah di serang oleh ras iblis ataupun para perampok yang memanfaatkan kesempatan tersebut.


Ia terus bertarung di sepanjang perjalanan menuju medan pertempuran. Perjalanan yang harusnya ia tempuh dalam waktu 1 hari menjadi terhambat sebab ia beberapa kali harus berhenti dan menghabisi ras iblis yang ia temui.

__ADS_1


Dalam kurun waktu seminggu, Lan wu telah berhasil membunuh hampir ratusan ribu nyawa sepanjang perjalanannya. Beberapa kali ia bertemu dengan jendral ataupun orang hebat dari pihak musuh.


Akan tetapi dengan mudah ia berhasil mengalahkan semuanya. Ia juga mendapat bantuan dari pihak istana naga dan beberapa jendral besar dari istana Huanlin.


Rupanya naga dewa dan hitam tengah melancarkan serangan untuk menghabisi pihak ras iblis yang menyebar begitu banyak di seluruh alam dewa.


Sementara pendekar kelana dan Huanlin telah berada di medan pertempuran usai kedatangan orang no 3 dari pasukan sang kesempurnaan.


Keduanya berhasil membunuh 4 orang yang merupakan orang penting dalam jajaran 10 utusan langit, kini hanya tersisa 6 orang serta 3 pimpinan tinggi termasuk sang kesempurnaan yang di kenal dengan sebutan kaisar dewa.


Mendadak dari arah belakang terlihat sebuah serangan pedang melesat kearah Lan wu.


Lan wu sontak mencabut pedangnya dan menusuk orang tersebut sesaat sebelum pedang musuh mengenai punggungnya.


"Agh..!" Terdengar rintihan seroang gadis seraya menarik paksa tubuhnya dari pedang Lan wu.


"Kau.. aku tidak menyangka bahwa sosok yang mengalahkan para pemimpin keluarga adalah kau.." ucap syau hi terbata menahan sakit di perutnya.


"Mereka yang menyebabkan kekacauan di alam ku, dan aku hanya bertindak seperlunya" jawab Lan wu dengan nada bingung.


"Putri.. dan pageran Zun sedang menuju kemari.. cepat pergilah..! Aku tidak ingin kalian saling membunuh satu sama lain.." ucap Syau sembari mendorong Lan wu yang mencoba menolong dirinya.


"Tapi kau perlu di obati.." bantah Lan wu sedikit memaksa.


"Aku baik-baik saja.. lagian putri dan lainya sudah dekat aku yakin mereka pasti akan menolong ku" jawab Syau seraya memasang senyum.


Melihat hal tersebut Lan wu dengan berat hati akhirnya meninggalkan gadis tersebut.

__ADS_1


Ia terus mempercepat langkahnya hingga sampailah ia di sebuah jurang besar yang terdapat banyak sekali jasad yang membusuk.


Dari arah depan terdengar suara ledakan serta tekanan hebat di ikuti oleh beberapa aura kuat yang saling menyerang satu sama lainnya.


Tanpa pikir panjang Lan wu segera berlari menuju asal ledakan tersebut seraya memegang pedang sunyi di tangannya.


Dari kejauhan terlihat beberapa orang tengah bertarung melawan 2 orang dengan kemampuan tinggi.


"Menunduk.!!" Teriak Lan wu seraya mengarahkan jurus pedangnya kearah 2 orang tersebut.


Lan wu segera melompat mendekati ke 4 orang yang tengah terduduk lemah di tanah lalu mengangkat mereka secara bergantian menjauh dari tempat tersebut.


"Kakak Lou yu.. apakah kalian baik-baik saja?" Tanya Lan wu seraya mengalirkan energinya kepada Lou yu dan lainya.


"Suadara Lan.. kau bantulah Fei dan ketua sakte.. mereka tengah berhadapan dengan musuh yang teramat kuat di sisi lain.." ujar Hanzeng dengan suara menahan sakit.


"Bagaimana kondisi semua orang..?" Tanya Lan wu dengan nada panik.


"Kami begitu terdesak.. meskipun dengan adanya bantuan singa iblis serta para pemimpin istana.. namun kemampuan dari 6 orang ini bukanlah rendah.. sekarang di garis depan para pemimpin istana tengah menghadapi 2 pimpinan dari sang kesempurnaan.. aku tidak yakin jumblah orang-orang yang masih bertahan di garis depan.." jelas Lou yu dengan nada tertahan-tahan.


Belum selesai Lan wu memulihkan Lou yu dan lainya. Nampak sebuah serangan besar mendekat kearah mereka. Lan wu dengan sigap menggunakan tembok api untuk menghalau serangan tersebut.


"Kalian tunggulah disini, pulihkan kondisi kalian barulah keluar dan bergabung dengan lainya.. aku akan membalas perbuatan mereka berkali-kali lipat" ucap Lan wu lalu melompat keluar dari tembok api yang berkobar begitu besar.


"Hey.. Zeji.. lihatlah sepertinya dia begitu kuat" ucap salah seorang pria yang memegang sebuah pedang dari tulang hewan gaib.


"Benar Zaji, mungkin saja dia salah satu pemimpin di alam ini." Jawab pria berambut merah seraya tersenyum senang.

__ADS_1


"Hahaha.. kalau begitu aku akan bermain-main dengannya..!" Ucap pria bernama Zeji seraya menyerang Lan wu dengan pedang miliknya.


__ADS_2