
Yeng tanxu dengan cepat berpindah didepan Lan wu dan mengeluarkan seluruh energinya untuk menahan serangan tersebut.
Grahh..!
Yeng tanxu meringis kesakitan usai terkena pilar langit milik Lan wu.
"Kau yang mencari mati aku harap kau tidak menyesal.."
Ujar Lan wu yang sepenuhnya mengherankan seluruh tenaganya.
"Tentu tidak, walaupun aku salah.. tapi rasa sayang ku kepada nona Jia yi tidaklah kalah dari anda.. suadara Lan.."
Yeng tanxu tersenyum ramah sebelum akhirnya terdorong pilar langit kearah tanah.
"Yi'er..! Tidak..!"
Teriak kaisar An sembari berlari kearah pilar langit yang menancap menindih kedua orang tersebut.
Disisi lain nampak Lan wu yang berekspresi sedih seraya meringis kesal menatap kearah pilar langitnya.
"Ayo tinggalkan tempat ini.."
Ucap Lan wu setelah mendarat di hadapan kaisar Yon dan lainya.
Tiba-tiba dari arah belakangnya, Lili yang di selimuti oleh keputus asa'an tampak berlari menghampiri Lan wu dengan pedang sunyi yang berada di tangan kirinya.
Lan wu membiarkan wanita tersebut dan memilih untuk berjalan lurus kedepan.
"Mati kau bajingan.!"
Lili menusukkan pedangnya kearah Lan wu yang berjarak 2 langkah didepannya.
"Hoho.. siapa gadis kecil ini..?"
Ujar Bingxue dengan senyum mengejek seraya menahan pedang Lili menggunakan satu tangannya.
Lili seketika terkejut dengan tekanan aura dari Bingxue yang lebih kuat darinya.
"Hentikan Lili.!"
Teriak kaisar An dari arah belakang dengan balutan air mata mengalir jatuh ketanah.
Kaisar An berlutut dihadapan pilar langit Lan wu dengan wajah lesu sembari menyalahkan dirinya atas kematian putrinya.
"Kau.. kau.. kenapa begitu kejam..!"
Hu. Hu..hu...
Lili sontak berlutut dibelakang Lan wu dengan suara tangisan yang tidak bisa ia bendung.
Air mata penuh penyesalan dan kebencian mewakili perasaan kekaisran Qin yang saat itu tengah berduka atas kematian seorang putri dan orang nomor 1 di kekaisaran Qin.
"Datanglah kapan pun jika kau ingin balasa dendam. Aku hanya heran melihat kalian yang begitu sesedih ini.."
Ujar Lan wu dengan suara pelan.
"Sejak kalian memutuskan untuk menyinggung ku, aku pikir kalian sudah siap untuk situasi yang akan terjadi saat ini..
Simpanlah air mata kalian untuk musnahnya negara ini nanti"
__ADS_1
Sambung Lan wu yang melesat ke udara disusul oleh orang-orang dari kekaisaran Yon.
Lan wu terbang dengan hening sembari menggendong Xuya. Kini ia dapat tenang setelah Xuya berada di sisinya kembali.
"Bagaimana dengan pangeran Yeng? Apakah dia benar-benar mati..?"
Tanya Bingxue mendadak memecahkan keheningan.
"Benar, apakah kita sanggup menghadapi amarah wilayah timur.?"
Sambung kaisar Yon yang merasa khawatir.
"Entahlah.. namun mengenai balas dendam kaisar Yeng, aku tidak keberatan untuk berurusan lagi dengan nya"
Sesaat tampak wajah Lan wu mendadak datar. Ia mengarahkan pandangannya kearah atas seraya berhenti.
"Pegang Xuya, kalian pergilah terlebih dahulu.."
Ucap Lan wu kemudian berbalik pergi kearah tanah kematian.
Bingxue dan lainnya tampak begitu heran, dan berniat untuk menyusul Lan wu.
Akan tetapi king turang menahan mereka dan menyerukan agar tidak menggangu Lan wu.
Kini Lan wu telah berada beberapa meter dari tanah kematian yang masih terdapat kaisar An dan lainya.
Kedatangan Lan wu kembali, membuat perasaan kaisar An dan lainya cemas. Mereka berpikir bahwasanya Lan wu akan menyerang mereka dan memusnahkan seluruh orang ditempat tersebut.
Akan tetapi melihat Lan wu yang mengabaikan mereka, perasaan kaisar An menjadi sedikit tenang.
"Chi'er.."
Terdengar suara seorang pria yang memanggil Lan wu dari sebuah tempat yang tidak diketahuinya.
Tanya Lan wu yang mendarat tepat di atas pilar langit.
"Benar, aku datang kemari untuk menyelematkan keluarga Jia dari balas dendam mu"
Suara yang penuh kebijaksanaan tersebut terdengar jelas ditelinga setiap orang ditempat itu.
Perlahan-lahan muncul sebuah lingkaran hitam dan sosok pria dengan aura kuat bergerak turun mendekati Lan wu.
"Kaisar langit.. pemimpin alam tertinggi..?"
Uja leluhur keluarga Zi seraya memberikan hormat diikuti oleh yang lainnya.
"Berdirilah.. kalian semua adalah orang kuat yang menjaga alam ini dengan baik. Maafkan atas perbuatan anak ku ini yang masih bertindak kekanak-kanakan.."
"Kaisar yang terhormat.. apakah.. apakah Lan wu adalah anak anda..?"
Tanya leluhur keluarga Zi yang masih meragukan hal tersebut.
Pertanyaan mulai timbul dibenak orang-orang tersebut terkecuali keluarga Jia dan kaisar An yang telah mengetahui hal tersebut dari jauh hari.
"Itu benar saudara Zi, selain dirinya.. tidak ada lagi anak ku yang bisa memaksa orang tua ini untuk turun langsung menghentikannya.."
Mendengar perkataan kaisar langit, sontak orang-orang tersebut menganga lebar.
"Pantas saja kemampuan pendekar Lan tidak main-main.."
__ADS_1
Gumam kaisar Ning dengan raut wajah tak karuan.
"Cih.. apa kau ingin aku memaafkan sampah-sampah yang menindas orang lain demi keuntungan?"
Potong Lan wu sembari melepaskan aura miliknya.
"Hohoho... Anak ini sudah besar.."
Pria tua dihadapan Lan wu tampak menepuk pundak Lan wu dengan santai.
Seketika ledakan energi terjadi diatas pilar langit tempat dimana Lan wu dan ayahnya berdiri.
Ledakan tersebut berhasil mengguncang pilar langit beberapa saat disertai dengan musnahnya kepulan debu di area tersebut yang tersapu oleh hembusan angin kencang.
Kekuatan macam apa itu..?
Ujar Jian yang mengerutkan dahinya usai melihat Lan wu dan kaisar langit tampak baik-baik saja tanpa luka sedikitpun.
"Chi' er, kau adalah keberadaan paling utama di dunia ini. Aku rasa kau sudah mendengar perihal dunia luar yang sebenarnya..."
Lan wu mengangguk sesaat dengan ekspresi muram seraya menundukan pandangannya.
"Ketiga alam akan segera menyatu dan tentunya saat tersebut akan muncul banyak masalah dikarenakan perbedaan kekuatan.
Aku tidak tau bagaimana masalah ini bisa diketahui oleh Jia anfu dan secara sepihak hendak mempersiapkan diri untuk melawan situasi tersebut.."
Jadi leluhur keluarga Jia yang ku bunuh adalah Jia anfu..
Pikir Lan wu dengan ekspresi biasa.
"Lalu apa ayah membiarkan begitu saja kedua anak ku yang di perlakukan seperti wadah kultivasi..?!
Jika benar, maka aku memiliki alasan untuk melawan mu.."
Balas Lan wu dengan nada serius.
Tatapan kaisar seketika berubah menjadi sayup, ia tersenyum tipis seraya menghela nafas panjangnya.
hais..
"Chi'er... Kedua anak mu bukanlah keberadaan yang sederhana. Xuya dan Wu Jia berkembang terlalu cepat, hal ini akan memicu sosok seperti sang kesempurnaan untuk datang dan membawa mereka.
Menekan kultivasi mereka tidaklah mudah, satu-satunya cara ialah dengan menghilangkan kultivasi mereka hingga waktu yang ditentukan tiba.."
"Saat ini pendekar kelana telah berada di dunia sebenarnya dan mulai bergerak mencari informasi, dan saat ini.."
"Saat ini kenapa..?!"
Disisi lain nampak rombongan Bingxue dan kaisar Yon dihalangi oleh dua orang misterius entah dari mana.
Melihat hal tersebut, sontak Bingxue memerintahkan seluruh 4 raja neraka untuk menyingkirkan kedua orang tersebut.
Akan tetapi tidak disangka bahwa kemampuan mereka begitu mengerikan.
Pertaruangan kelompok Diyuze dan kekaisran Yon melawan kedua orang tersebut berlangsung cepat dengan kalah nya Bingxue dan lainnya.
Kedua orang tersebut bahkan sama sekali tidak berkeringat untuk menghadapi 300 orang dihadapannya.
Mereka tidak membunuh siapapun, dan hanya mengambil Xuya kemudian lenyap entah kemana.
__ADS_1
"Apa..?!"
Lan wu seketika melepaskan seluruh aura singa iblis yang membuat orang-orang ditempat tersebut terkapar ditanah menahan sakit.