
Diantara orang-orang tersebut ada Yisun, pangeran ketiga, shenli, jendral istana Nanren, dan orang-orang lainnya yang memiliki posisi tinggi di wilayah ras manusia.
"Akhirnya anda datang juga ratu Linhua. Dengan begini kita sudah bisa memulai pembicaraan ini.."
Ucap jenderal istana Nanren yang bernama Fui zhenji.
"Adapa hal penting apa hingga mengumpulkan orang-orang sebanyak ini?"
Tanya Cei Hua dengan nada serius sesaat setelah duduk di kursi yang tersedia.
"Masalah ini berkaitan dengan acara perburuan yang seharusnya dilangsungkan siang tadi. Untuk detailnya biarkan jenderal Zhenji yang menjelaskan pada kita semua"
Sambung pangeran ketiga yang kemudian mempersilahkan jendral Fui Zhenji berbicara.
"Seperti yang kita ketahui bahwasanya acara perburuan adalah mempererat hubungan antar 4 istana dan melatih kemampuan masing-masing istana..
Namun, gangguan tentu tidak bisa dihindari dalam acara besar seperti ini.
Mata-mata kami menemukan adanya penyusup dari organisasi malam abadi yang telah menempati pos penjaga dan membunuh para pengawas disana.
"Jendral no 5 dari pasukan pembantai iblis berhasil menangkap 1 diantara mereka dan mengintrogasi guna mendapatkan informasi lebih. Akan tetapi selain fluktuasi energi dan munculnya satu nama istana di altar suci, kami tidak menemukan informasi lainnya.."
"Bisa dikatakan bahwa sekarang wilayah ras manusia akan mengalami sedikit perubahan oleh kemunculan salah satu istana yang telah lama menghilang..
Apakah anda mengetahui nama pewaris istana tersebut..?"
Tanya pangeran ketiga menanggapi penjelasan jendral Zhenji.
"Tidak, apapun itu.. yang terpenting saat ini adalah memastikan bahwa istana yang muncul tersebut bukanlah istana terkutuk itu..."
Timpal jendral Zhenji dengan eskpresi serius.
Lan wu yang mendengar pembicaraan tersebut memutuskan untuk diam dan tidak berbicara lebih.
"Selain itu... Ada hal lainnya yang perlu dibicarakan. Ini berkaitan dengan sosok yang beberapa waktu lalu menghilang setelah berhadapan langsung dengan raja iblis"
__ADS_1
"Dia.. apakah orang yang diperkirakan setara dengan raja iblis dan sosok kaisar dewa..?"
Mendadak Lan wu tersentak setelah mendengarkan nama kaisar dewa yang dibicarakan oleh Cei Hua.
Tentu saja Lan wu begitu mengenal kaisar dewa namun ia belum mengetahui jelas apakah sosok yang dibicarakan ini adalah sosok yang sama dengan orang yang dikenal Lan wu.
"Begitulah.. bahkan 4 dari kita kesulitan untuk berhadapan dengan raja iblis. Namun dia hanya seorang diri dan berhasil mengimbangi kekuatan raja iblis. Setidaknya dapat diperkirakan bahwa kemampuannya tidaklah rendah.."
"Ada informasi dari tetua yang mengatasi bagian pendaftaran, katanya sosok ini muncul dan ikut serta dalam acara perburuan dengan menggunakan nama Sinji.."
Sambung jendral Zhenji sembari menunjukkan lukisan seorang pria dengan topeng hitam lengkap dengan informasi kekuatan dan lainya.
"Di tim mana dia bergabung?"
Tanya Cei Hua dengan nada sedikit tertarik.
"Dia tidak memiliki tim..."
Jawab jendral Zhenji dengan cepat.
Sambung Lan wu ikut berbicara.
Perkataan Lan wu nampaknya juga dipikirkan oleh orang-orang di ruangan tersebut.
"Sederhana saja, salah satu bawahan ku memiliki kemampuan pendeteksi khusus. Ia menemukan adanya sebuah api mengerikan berwarna hitam yang tersimpan didalam tubuhnya.
Dipastikan bahwa itu adalah jenis api kuno dan berada ditingkat 2 setelah api langit milik patriark sakte Ying Yang, aku sangat yakin bahwa tidak ada orang lain yang memiliki api kuno selain dia.."
"Lalu bagaimana dengan acara perburuan..?"
Tanya pangeran ketiga.
"Besok akan dilangsungkan, tujuan pertemuan ini ialah untuk menyusun rencana guna menangkap penyusup ini, dan mengidentifikasi identitas pria bernama Sinji ini.."
"Apa kalian bersedia membantu kami?"
__ADS_1
Tanya jendral Zhenji yang tanpa berlama-lama disetujui oleh orang-orang tersebut.
Akhirnya formasi dan rencana disusun oleh ahli strategi istana Nanren. Ke 4 perwakilan istana akan berada dalam satu kelompok dan mengawasi di sebuah area inti dalam acara perburuan.
Anggota di setiap istana akan dibagi menjadi beberapa kelompok yang setiap kelompoknya ditempati oleh anggota dari ke 4 istana.
"Suadara Xang.. aku banyak mendengar nama anda beberapa hari yang lalu, anda memusnahkan puluhan organisasi gelap dan membantu desa-desa setempat selama perjalanan kemari. Dengan ini aku menawarkan agar anda menjadi pemimpin kelompok 6 dan mempercayakan anda untuk mengawasi area timur.."
"Tentu saja ini sebuah kehormatan bagi ku jendral Zhenji, selama para senior ini tidak keberatan.."
Jawab Lan wu yang meminta persetujuan dari para prajurit dan beberapa asisten dari masing-masing istana.
"Tentu saja tidak.. lagian jarang sekali aku dibebaskan dari status pemimpin tim.."
Jawab seorang pria dengan nada tenang.
"Istana Salju langit kami selalu menghormati keputusan tuan rumah. Mengenai dia yang layak atau tidak itu tidak perlu dipikirkan. Lagian dengan adanya Hanbei, Shenli, Xianli, dan aku. Tidak akan ada masalah.."
Sambung seorang wanita yang merupakan asisten perwakilan dari istana salju langit.
"Quan xi...! Jaga ucapan mu..!"
Potong seorang wanita yang merupakan ratu dari istana salju langit.
"Hahahaha.. tidak apa-apa yang mulia, perkataan nona Xi tidaklah salah..."
Balas Lan wu seraya tertawa kecil.
"Hais... Mengapa aku selalu berada di situasi seperti ini. Namun, kemampuan dari kedua orang itu tidaklah sederhana.."
Gumam Lan wu menatap kearah Quan xi dan Hanbei selaku perwakilan dari istana Nanren.
Jumblah kelompok Lan wu sekitar 18 orang ditambah para prajurit dari masing-masing istana. Jumblah tersebut dikarenakan prajurit lainnya lebih difokuskan pada pintu masuk dan sekitar kota Nanren.
Setelah selesai mengatur rencana, mereka akhirnya kembali ketempat masing-masing untuk beristirahat, terkecuali dengan ke 4 pemimpin istana.
__ADS_1
Mereka langsung berangkat menuju tempat perburuan tepat setelah pertemuan dibubarkan.