Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
Episode 13


__ADS_3

" bodoh !, Hanya membereskan seorang anak saja begitu susah" Luan wu merapatkan giginya menahan emosi.


Pendekar yang di kirimkan setidaknya berada di tahap dewa fana dan merupakan kekuatan pelindung keluarga wu.


Keluarga wu merupakan pendukung serta penyuplai bahan kultivasi untuk para pendekar topeng darah dengan Jinan mereka bekerja di bawah keluarga wu. Di karenakan keberadaan topeng darah kekuatan keluarga wu menjadi begitu besar.


Disaat Luan wu terus mengeluarkan amarahnya ,nampak seorang memakai pakaian serba merah dan di hiasi topeng merah di wajahnya mengacungkan tangan sembari berkata.


"Pemimpin wu, aku sendiri akan memberesi bocah itu"


"Jika saudara Wie ,jika kau yang turun tangan aku bisa tenang" kini wajah Luan wu berubah seketika.


Luan wu mengetahui betul kehebatan Wei , bahkan di seluruh kekaisaran Ning ia masuk dalam daftar 50 pendekar hebat . Wei juga merupakan salah satu pelindung keluarga wu dan di kenal sebagai iblis darah.


.


Sementara terlihat di jalan sebuah kereta kuda dan di kawal oleh 10 orang berpakaian seperti tetua laut awan tengah bergerak menuju istana langit yang berada di kota Ting


Di dalam kereta nampak Ning sedang duduk di temani tetua 13 . Sedangkan lan wu duduk di samping tetua 9 yang mengendalikan kuda di depan kereta .


"Aku begitu penasaran mengapa kau yang masih berada di tahap suci awal ,mampu mengalahkan 3 orang yang berada di tahap suci fana." Tetua 9 menatap lan wu hendak mengetahui jawaban lan wu.


"Aku hanya memanfaatkan segel ruang milik kakak zu lan" lan wu tersenyum canggung .


"Hmm. Meskipun begitu , namun di pertemuan kali ini banyak murid dari seluruh bagian kekaisaran Ning lamunan


yang sangat berbakat dan memiliki kemampuan yang lebih darimu " tetua 9 menatap lurus ke depan .


"Tetua tenang saja , aku pasti akan mencoba yg terbaik" lan wu pun mengalihkan pandangannya ke arah pepohonan di samping nya.


"Aura ini tidak begitu asing" lan wu bergumam kecil sembari menatap tajam ke arah depan


Tebakan lan wu tidak meleset , setelah jarak pandang cukup dekat . Mereka dapat melihat rombongan orang memakai topeng merah telah mencegat mereka. Segera tetua 9 memberitahukan keberadaan kelompok di depan mereka.


"Hmmm. Sepertinya mereka di utus untuk menghabisi sein dan xu lan" ujar tetua 13 mengelus janggut nya.


Xu lan yang berada di kuda samping kereta terlihat memasang muka geram , sedangkan lan wu malah tersenyum puas setelah melihat Wei yang dulu pernah ia kalahkan saat masih berada di tahap suci akhir .


"Ternyata dia lari kesini" gumam lan wu sembari melesat kearah depan dan berdiri tenang di hadapan kelompok topeng merah.


Xu lan pun menyusul lan wu di ikuti tetua 11,13,dan tetua 3.


"Hahahaha Wei , tak ku sangka kau masih hidup" lan wu menatap Wei tajam di ikuti dengan para tetua yang terlihat kebingungan.


Wei mengerutkan dahinya sembari mengingat wajah pemuda di depan nya, namun ia masih belum mengingat di karenakan wajah lan wu yang telah berubah di saat pertemuan mereka di sakte bambu emas.


"Aku akan membantu mu mengingat ini!" Lan wu tersenyum sinis dan mengeluarkan seluruh aura naga dan aura membunuhnya .


Seketika mata Wie terbuka lebar begitu merasakan aura mengerikan lan wu.


"Sebenarnya berapah jauh kemampuan anak ini" tetua 9 mundur beberapa langkah begitu merasakan tekanan dari aura lan wu.


"Kau pendekar pedang sunyi" Wie terkejut begitu mengingat hari di mana ia beradu jurus dengan lan wu yang membuatnya hampir kehilangan nyawa.


Nampak para tetua serta Ning begitu terkejut mengetahui kedok asli dari lan wu. Nama pendekar sunyi bahkan telah di ketahui sampai negara MEN di karenakan berita tentang terbunuhnya naga hitam yang merupakan ancaman besar bagi seluruh kekaisaran . Bukan hanya di kekaisaran Qin namun di kekaisaran NingĀ  dan lainnya , kelompok naga hitam menyebar dan membentuk kekuatan demi menguasai seluruh dunia persilatan.


"Jadi kau??!" Tanya tetua 3 memasang tampang terkejut . Ia sama sekali tidak menyangka bahwa pendekar sunyi adalah pemuda berumur 19 tahun dan masih berada di tahap suci awal.


"Karna kau telah datang sendiri menemui ku, maka aku akan memastikan kali ini kau benaran mati" lan wu tersenyum tipis.


Lan wu mengeluarkan anak pedang sunyi yang di simpannya selama beberapa tahun demi menghabisi keluarga wu

__ADS_1


Setelah para tetua melihat pedang tersebut barulah mereka benar-benar percaya bahwa lan wu merupakan pendekar sunyi yang di rumorkan itu.


Melihat situasi yang mengancam , 5 topeng darah menerjang lan wu dengan kemampuan terbaik mereka . Lan wu masih diam tak bergerak sembari mengamati ke 5 orang di depannya. Setalah jarak cukup dekat dengan ke 5 topeng darah tersebut , lan wu meningkatkan tekanan aura nerakanya hingga mampu menghentikan pergerakan ke 5 orang tersebut.


"Ini.." ujar tetua 13 menyaksikan kondisi ke 5 orang di depan lan wu.


Kini 7 orang topeng darah bergerak maju dengan maksud memecah konsentrasi lan wu ,namun begitu jarak ke 7 orang tersebut sama dengan 5 orang yang mematung di depan lan wu . Mendadak lan wu mencabut pedang sunyi dan menggunakan jurus putaran sunyi.


Jurus lan wu mampu menebas kepala 12 topeng darah di depan nya dengan sekali ayunan pedang.


Pandangan Wei menjadi pucat di sertai amarah yang besar. Ning dan lain nya begitu terkejut melihat jurus pedang sunyi yang bahkan tak bisa di lihatnya karena terlalu cepat.


"Haiss.. bocah, kau terlalu kejam" tetua 13 memukul kepala lan wu pelan.


"Tetua , mereka ada dendam pribadi denganku. Jadi aku ingin menghabisi mereka sendiri dengan tanganku , para tetua dan saudara lainnya tak perlu mengeluarkan tenaga hanya untuk membunuh tikus di depan ini" lan wu melangkah ke arah 4 orang anggota topeng darah yang berdiri mematung di depan Wei.


Mereka baru pertamakali melihat pembunuhan yang begitu cepat tanpa menimbulkan suara teriakan ataupun bunyi pedang yang di ayunkan.


"Kau jangan berfikir aku akan takut pada anak kecil sepertimu"Wei mengeluarkan aura membunuhnya yang tak kalah dengan aura neraka milik lan wu.


Lan wu tersenyum kecut mengetahui perkembangan Wei yang begitu cepat . Ia bahkan sedikit ragu bisa mengalahkan Wei dengan cepat.


Lan wu menggunakan langkah iblis dan melesatkan tusukan sunyi dan membunuh ke 4 orang dengan 4 tusukan sunyi dan berdiri tepat di depan Wei yang masih tercengang melihat kecepatan lan wu.


Lan wu mengayunkan pedangnya namun Wei menghindarinya dengan cepat . Mereka bertukar puluhan jurus dalam beberapa menit sebelum akhirnya mereka melompat kebelakang dan mencari kelemahan masing-masing.


"Kemampuan sein bagitu tinggi bahkan mampu menyamai tingkat pemimpin topeng darah itu" Ning melihat lan wu yang kembali menerjang kedepan dan menyudutkan Wei dengan pergerakan pedangnya.


"Sial, bahkan aku yang merupakan pendekar terkuat begitu kesulitan menghadapi nya" Wei semakin terdesak menghindari serangan ganas lan wu . Lan wu mengerahkan fokusnya kepada setiap pergerakan Wei dan terus menekannya dengan aura neraka di saat Wei melakukan serangan.


Wei mengeluarkan sebuah tongkat kayu dan berhasil menghantam lan wu hingga terpental beberapa langkah


"Tongkat langit!" Kaget tetua 13 yang mengenali tongkat di tangan Wei.


"Ada kemungkinan tongkat tersebut berhasil di curi"


"Sein.. " khawatir Ning yang melihat lan wu kini begitu kesulitan menahan ayunan tongkat tersebut.


"Rubah tua ini, mengapa memiliki senjata yang begitu mengerikan" gerutu lan wu sembari menahan tongkat Wei dengan pedang sunyi miliknya.


"Ada apa bocah, kemana larinya kesombongan mu tadi?" Wei mengejek lan wu yang kini terpukul mundur beberapa langkah.


"Bahkan aura neraka tak mampu mengimbanginya " celoteh lan wu menahan dadanya yang begitu terasa sakit.


"Penghancur langit" Wei mengeluarkan jurus nya, kini tekanan kuat seakan hendak mengubur lan wu kedalam tanah lan wu menelan ludah ketika melihat sebuah tongkat besar di atasnya yang di kelilingi 9 naga emas tengah mengarah kepadanya .


"Gawat , semuanya cepat keluarkan kemampuan terbaik kalian" tetua 13 nampak pucat melihat jurus Wei .


Mereka semua menerjang Wei dengan seluruh kemampuannya , namun dengan sekali ayunan tongkat mereka terpukul mundur oleh tekanan kekuatan tongkat tersebut .


"Guru apakah kau tidak punya cara untuk menghentikan nya" Ning terlihat begitu menghawatirkan lan wu.


Tetua 19 menghela nafas sebelum akhirnya mengeluarkan aura berbentuk naga perang yang begitu besar . Seluruh tetua begitu terkejut melihat kemampuan asli tetua 13 .


"Guru bukankah ini.." Ning tercengang melihat naga perang yang merupakan naga asli dari dunia naga.


"Tongkat langit adalah tempat dari para naga untuk beristirahat, melihat 9 naga di sekelilingnya , setidaknya tongkat tersebut merupakan milik tetua naga bisa juga leluhur dari ras naga" tetua 13 melanjutkan bahwa ia tak bisa sepenuhnya menghancurkan jurus tersebut di karenakan tingkat naga perang dan tetua naga sangat jauh berbeda . Tingkat naga perang mampu menghadapi 3 naga jendral atau raja , namun hanya mampu mengimbangi 1 naga tetua . Akan begitu sulit jika menghadapi naga leluhur dan kesembilan naga emas di hadapan nya.


Di sisi lain lan wu berusaha berdiri dan membuka paksa segel api hitam , kini tekanan lan wu bertambah beribu kali dari sebelumnya . Kini ia bahkan tak terlalu merasakan tekanan jurus Wei , mendadak di kepala lan wu terlintas sebuah ingatan tentang penggunaan api hitam serta membangkitkan iblis naga leluhur.


Lan wu mengaliri apai hitam di telapak tangannya dan seketika tercipta kobaran besar yang mampu membakar udara di sekelilingnya .

__ADS_1


"Ini sangat kuat " gumam lan wu segera melompat menyambut jurus Wei di udara.


Tetua 13 melompat dan bersiap mengarahkan jurusnya ke arah tongkat Wei namun mendadak gerakannya tertahan.


Dan tetua 13 terlempar ke dekat Ning .


"Ini ." Kaget tetua 13


"Kau benar mong we , keberadaan ku di tolak oleh aura naga iblis . Kemampuan naga hitam bahkan lebih tinggi dari ketua ras naga, hanya 9 leluhur itu yang mampu mengimbanginya menurutku mungkin karena aura 9 leluhur hingga membuat naga hitam yang tertidur kini bangkit kembali" ujar naga perang ke tetua 13.


"Apakah sein yang membangkitkan nya?" Tetua 13 memandang tabrakan jurus yang begitu menyilaukan mata serta mengguncang tanah di sekitar mereka.


"Bahkan naga hitam tak menolak keberadaannya dan aku merasakan energi pelindung yang kuat dari naga hitam oleh bocah itu" naga perang kembali melanjutkan perkataannya


Lan wu beserta Wei terpental ke tanah dan mengalami luka serius . Lan wu segera bangkit dan menerjang Wei yang masih berusaha untuk berdiri. Lan wu menebaskan pedangnya di ikuti Wei yang menahannya dengan tongkat . Benturan tersebut mengakibatkan pedang sunyi patah dan tongkat langit mengalami keretakan


Lan wu segera mengaliri api hitam di tangannya dan berhasil meninju wajah Wei .


Wei terkapar seraya berteriak akibat kobaran api hitam di wajahnya tak kunjung padam hingga menjalar di seluruh tubuhnya dengan cepat.


Para tetua serta murid yang menyaksikan kejadian tersebut menjadi sedikit takut akan kemampuan lan wu yang mengerikan.


Lan wu memuntahkan darah segar akibat beberapa pukulan Wei yang menghantamnya , serta lonjakan apai hitam yang belum bisa sepenuhnya di kendalikan . Lan wu menatap langit seraya menghela nafas panjang dan melompat ke arah Ning. Ning serentak memeluk lan wu di karenakan kekhawatiran nya .


"Guru, kau bisa membunuhku " lan wu terbatuk akibat merasakan sakit yang luar biasa.


"Kau terkena jurus tongkat langit , kemungkinan besar luka dalam mu tidak seringan itu" tetua 13 memberikan lan wu sebuah pil dari darah naga untuk memperbaiki organ tubuh lan wu yang terluka dan rusak.


"Tetua aku hendak memberikan ini pada mu" lan wu mengeluarkan tongkat langit yang di ambilnya dari Wei .


Tetua 13 menerimanya dengan senyuman lalu menepuk pundak lan wu.


"Hahahha, sesuai rumornya kau memang luar biasa" ujar tetua 9 tertawa lantang.


"Maaf sebelumnya jika aku menyamarkan identitas ku, nama ku sebenarnya adalah lan wu aku berasal dari keluarga wu "


Sontak ucapan lan wu membuat Ning melotot


"Kau , anak dari paman lean wu . Kau benar-lan wu?" Ning memeluk lan wu dengan erat seraya menangis


Lan sedikit heran dengan reaksi Ning beserta para tetua lainnya.


"Kau adalah tuan muda keluarga wu, anak dari salah satu pahlawan laut awan" tanya tetua 13 tak percaya .


"Benar, aku tak menyangka kalian begitu mengenal ayah ku" lan wu tersenyum senang .


"Beliau adalah pendekar hebat serta saudara yang baik bagi kami, mendengar kematian nya kami semua begitu terpukul dan tak berdaya untuk membantu mu"ujar tetua 3 dengan tampang sedih.


"Dulu kau sering mengunjungi keluarga qio bersama paman lean dan sering bertemu dengan adik qio ye" ujar Ning tersenyum


"Sepertinya guru salah, aku hanya mengikuti ayahku dan tidak pernah bertemu adik guru." Lan wu menggaruk kepalanya .


Ning mengendus kesal melihat jawaban lan wu , lan wu semakin terlihat canggung ketika Ning terus menggenggam tangannya tanpa pernah melepaskan


"Tetua 13, aku akan mengunjungi keluarga wu selepas pertemuan murid pemimpin istana. Dan mungkin aku akan segera kembali ke kaisaran Han untuk melihat ke 2 murid ku" ujar lan wu sembari melepas tangan nya dari Ning yang telah tertidur.


Di luar dugaan tetua 13 malah tertawa begitu keras hingga membangunkan Ning .


"Orang tua Bodh!!' lan wu memaki dalam hati melihat Ning telah bangun dan kembali memegang tangan nya. Lan wu hanya menghela nafas dan berfikir tak bisa berbuat apa-apa lagi .


"Hahahhaha. Maafkan aku bocah , aku hanya terkejut mendengarkan kau telah memiliki murid. Namun dengan kemampuanmu ini kau memang sudah sewajarnya bila mengangkat beberapa murid " tetua 13 mengangguk pelan.

__ADS_1


"Aku sebenarnya tidak ingin ikut campur masalah mu , namun membantai seluruh keluargamu bukankah terlalu mengerikan , beberap di antaranya mungkin merasakan hal yang sama dengan mu namun tak punya kemampuan untuk melawan" tetua 13 berdiri sembari melangkah pelan ke luar tenda.


Lan wu termenung mendengar perkataan tetua 13 yang kini telah menghilang dari pandangan nya.


__ADS_2