Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
Pergerakan naga putih


__ADS_3

Lan wu perlahan membuka matanya usai kehilangan kesadarannya selama kurang lebih dua hari.


Ia meraba dadanya yang terdapat sebuah perban membaluti luka nya tersebut.


Dari arah pintu masuk,nampak tentu 13 bersama dengan Jian memasuki kamar lan wu. Melihat lan wu yang telah siuman.sontak terpampang senyum lega di bibir keduanya


"Akhirnya kau sadar juga... Bagaiman perasaan mu?" Tanya Jian menatap lan wu yang kini mengambil posisi bersandar


"Aku merasa lebih baik. Apakah yang terjadi usai aku kehilangan kesadaran ku?"


Tetua 13 kini menatap lan wu dengan senyum bangganya."berkat mu,kita berhasil memukul mundur pasukan musuh ,dan kaisar menyuruh semua pasukan di semua tempat untuk melakukan serangan besar-besaran.berkat terbunuhnya dua orang tetua dan tertangkapnya pangeran oleh xioca" jelas tetua 13 di ikuti dengan kelegaan di hati lan wu


Awalnya ia sempat ragu bila xioca mampu menangkap ke tiga orang tersebut. Mengingat jika mereka sengaja memancing nya ke suatu tempat.tak di sangka xioca mampu mengatasi nya dengan baik


Jika saja lan wu dapat membunuh sanyu saat di pertempuran,setidaknya itu dapat mengurangi jumblah orang kuat di pasukan musuh.


"Kenakanlah pakaian mu dan segera menuju ke istana. Kaisar akan menjelaskan seluruh yang ingin kau ketahui" ucap Jian seraya mengarah ke pintu keluar


Lan wu kini meraih pakaian nya dan berjalan menuju istana kaisar. Luka di tubuhnya masih basah dan sewaktu-waktu dapat terbuka kembali. Lan wu begitu heran dengan luka yang di deritanya. Bahkan api suci seakan tidak dapat banyak membantu penyembuhan tersebut. Hatinya di penuhi pertanyaan mengenai ras harimau petir.


Ia baru pertama kali melihat orang yang dapat bertransformasi ke wujud setengah harimau. Setahunya hanya kaum siluman yang dapat merubah wujudnya ,namun itu pun harus memiliki tingkat kultivasi yang begitu tinggi


Seketika lan wu terfikir akan ras naga yang berada di dunia atas. Mungkin mereka juga memiliki wujud seperti manusia pada umumnya. Mengingat di dunia atas bukan hanya di huni oleh kaum ras naga, namun terdapat ras lainya seperti manusia dan lain-lainnya.


"Tetua api..apakah kau mengetahu sesuatu tentang ras harimau petir?" Tanya lan wu tanpa bersuara


"Tentu saja aku mengetahui asal mula mereka. Pada umunya ras harimau petir merupakan perwujudan dari hewan gaib yang telah berada di tingkat dewa. Ras harimau memiliki 3 wujud mengikuti tingkat kultivasi yang di miliki oleh mereka. Wujud pertama ialah wujud manusia seperti pada umumnya. Dalam wujud ini mereka memiliki kelebihan tersendiri berupa insting serta kekuatan yang jauh melebihi manusia normal. Jika seorang anak lahir dari kelompok ini, tubuh mereka akan di tempa menggunakan petir suci dan melahirkan tubuh yang begitu kuat dan akan memiliki kemudahan dalam melakukan kultivasi.


Wujud selanjutnya adalah setengah harimau. Pada tahap ini kemampuan mereka akan meningkat puluhan kali lipat dari tingkatan semulanya.pada tahap ini gen yang berada di tubuh mereka sekitar 60% milik dewa harimau dan sisanya adalah manusia. Kecepat dan kekutan mereka menjadi begitu tinggi, seperti yang di alami oleh pemimpin ras harimau yang kau lawan beberapa hari lalu.."jelas  tetua api


"Wujud terakhir mereka adalah dewa harimau. Biasanya mereka dapat mencapai tahap ini jika telah menerima darah murni dari ras asli harimau petir. Aku sarankan jika kau bertemu dengan salah satu dari wujud ini, sebaiknya kau segera menjauh dari nya. Bahkan seseorang yang berada di tingkat ilahi akhir tidak akan mudah mengalahkan keturunan Hariani petir di wujud ini" sambung tetua api membuat lan wu terdiam sesaat


"Jika di bandingkan dengan ras naga, siapakah yang lebih kuat?" Lan wu kembali melontarkan pertanyaan


"Aku sendiri juga tidak bisa memastikannya. Yang ku ketahui ras naga merupakan penguasa langit dan begitu di segani oleh seluruh alam yang ada di dunia,sedangkan ras harimau petir merupakan ras agung yang mampu mengendalikan situasi di alam atas. Selama beribu-ribu tahun tidak pernah terjadi peperangan antar kedua ras hebat in, namun jika itu sampai terjadi maka dapat di pastikan akan menimbulkan kehancuran yang tak bisa kau bayangkan." Lan wu menelan ludahnya usai mendengar perkataan dari tetua api.


Beruntung baginya tidak berhadapan dengan wujud sebenarnya dari ras harimau. Akan sangat mustahil baginya untuk menyelamatkan diri jika terjebak dalam situasi tersebut.


..


Lan wu kini memasuki ruang tahta kaisar dan terlihat Jian dan lainya tengah duduk sembari berbincang dengan kaisar. Lan wu memberi salam sebelum akhirnya duduk di salah satu kursi tersebut


"Aku senang kau telah sadarkan diri" ucap kaisar sembari tersenyum ke arah lan wu


"Taukah kau ,jika sui begitu khawatir saat melihatmu dalam kondisi sebelumnya?" Kaisar sedikit menggoda dan berhasil membuat wajah sui memerah

__ADS_1


"Putri sui begitu mengkhawatirkan aku. Aku sungguh tersentuh" jawab lan wu dengan tatapan tenang


"Ba..bagaiman kondisi mu sekarang? a..apakah ada yang sakit?" Tanya sui terbata bersamaan dengan tawa kaisar usai mendengar ucapan putrinya


Lan wu tersenyum sesaat sebelum menjawab " aku sudah lebih baik dari sebelumnya, putri sui tidak perlu khawatir "


"Emm..baiklah " senyum terpancar dari wajah cantik sui. Sesaat lan wu terkena sebelum akhirnya menepis pikirannya


"Kaisar bagaiamana kondisi beberapa hari ini? Apakah ada sesuatu yang terjadi?" Lan wu kini bernada serius. Tidak terlihat lagi ketenangan di wajah lan wu


"Untuk dua hari terakhir. Terjadi setidaknya 3 peperangan di tempat yang berbeda. Namun di bagian perbatasan mengalami kerugian yang besar usai perang berlangsung. Meskipun pasukan kita berhasil menahan benteng tersebut,namun kita kehilangan sekitar 100 lebih prajurit dan 4 jendral terbaik . Total pasukan yang terluka berjumbalah 80 orang..." Nada sedih terdengar dari penjelasan kaisar.


Lan wu meyakini bahwa di rombongan prajurit tersebut,tentu terdapat banyak pendekar hebat dari naga putih. Namun anehnya mengapa peperangan ini juga melibatkan banyak jendral dan prajurit dari naga putih. Bukankah naga putih merupakan sebuah perguruan besar dan bukan merupakan sebuah kekaisaran.


Lan wu terdiam sembari memikirkan keanehan tersebut.


"Kasim won, darimana datangnya para jendral dan parjurit ? Bukankah naga putih merupakan sebuah perguruan besar? Lalu mengapa terdapat banyak prajurit di peperangan ini?." Tanya lan wu sembari memegang dagunya


"Kau benar tetua lan..menurut informasi yang di dapatkan oleh ku.peoerangan ini tidak hanya melibatkan naga putih, namun juga beberapa pihak lain seperti,ras harimau petir ,sakte pedang ilahi,dan salah satu kekaisaran di wilayah timur yang mendukung naga putih. Itulah mengapa kita bisa di buat kewalahan seperti ini"


"Mereka tidak hanya menyerang dari satu titik.sementara di perbatasan seluruhnya merupakan pasukan dari kekaisaran tersebut. Selain ras harimau petir dan pedang ilahi, kita masih belum memgetahui keberadaan naga putih. Ini Yanga membuat pasukan kita tidak leluasa untuk menyerang secara terbuka ,dan hanya mengandalkan serangan bertahan di berbagai tempat " sambung laksamana Ken


"Aku akan segera ketempat Yuan besok. Dengan mundurnya pasukan musuh kematian aku meyakini jika ada kamungkinan mereka bergabung di dengan pasukan yang berada di kota Mon " tawar Jian dan di iyakan oleh kaisar


....


"Kalau saja tetua Feng ada disini, aku yakin ini tidak terlalu susah .." ucap Yuan sembari duduk bersama ke 4 tetua pedang dewa.


"Kau benar tetua Yuan, terlebih lagi tetua Feng sangat mahir dalam mengatur strategi. Meskipun kita sangat mampu menghabisi beberapa musuh,namn beberapa amhrid juga harus mengalami luka hebat akibat pertempuran ini" sambung tetua xinxin sembari menatap ke arah Yuan.


" Jika kita terus memaksakan diri menjadi tameng pelindung bagi seluruh murid, aku sangat khawatir suatu saat musuh akan mengetahui strategi kita. Sudah saatnya melibatkan mereka dengan maut agar menjadi pelajaran berharga yang kita berikan kepada mereka. Baik murid inti dan murid  para tetua yang berada di sini, harus bisa mengandalkan kemampuan merek masing-masing dan menunjukan ke seluruh orang hasil latihan yang di berikan oleh sakte besar pedang dewa kita" kini tetua xuro mengeluarkan perkataannya


Meskipun itu sedikit berlebihan dengan menghadapkan para murid dengan musuh-musuh yang memiliki pengalaman bertarung yang begitu banyak. Namun ini merupakan jalan terbaik yang harus di ambil jika hendak mempermudah para tetua dalam bertindak di Medan perang. Akan sangat sulit jika mengahadapi ratusan orang kuat hanya dengan mengandalkan para tetua sedang murid-murid tersebut hanya menjadi kekutan kedua untuk menghabisi prajurit yang berada di level menengah.


"Kita tunggu saja keputusan dari ketua Jian " ujar Ling tenang seraya meneguk minumannya


Di sisis lain dari kediaman walikota won. Nampak yueyin yang begitu senang usai mendengar berita tentang kemenangan lan wu di ibukota. Seluruh kisah lan wu di sebarkan oleh kaisar dengan tujuan memotivasi seluruh pasukan untuk sama-sama membakar semangat mereka. Banyak yang hendak menjadi pahlawan seperti lan wu dan berharap namanya di ceritakan seperti sekarang


Seluruh murid pedang dewa sontak menjadi begitu antusias. Mereka juga memiliki mimpi agar dapat mengukur kisah mereka sendiri.


"Wah tetua lan memegang sangat hebat ya.." ucap beberapa murid yang sedang membicarakan kisah lan wu


"Tentu saja. Tetua lan merupakan kebanggaan dari pedang dewa, aku sangat berharap suatu saat nanti akan menjadi sekuat dia" sahut murid yang lainya di penuhi harapan.


Ming yu nampak tersenyum usai mendengar cerita yang di sampaikan oleh yueyin. Ia tak menyangka bahwa gurunya terlebih dahulu melawan orang kuat ketimbang dirinya,padahal Ming yu begitu berharap agar lan wu tidak terlibat pertarungan manapun. Meski lan wu begitu kuat,namun dengan munculnya ia secara mendadak tentu saja menarik perhatian musuh yang lebih kuat untuk menyerangnya

__ADS_1


"Guru..kau selalu mempunyai kejutan untuk ku.." Ming yu tersenyum sembari menatap langit yang di hiasi oleh ratusan bintang


**


Suara langkah kuda terdengar memasuki gerbang yang tengah di jaga ketat oleh prajurit. Raut wajah penunggang ku terlihat begitu ketakutan. Ia bernafas lega usai berhasil memasuki istana kaisar dan segera menghadap


"Salam yang mulia, hamba jendral duanxian datang melapor" ucap jendral tersebut sembari melanjutkan perkataannya .


"Benteng di perbatasan berhasil di rebut,dan pasukan kita di pukul mundur hingga ke kota ain. Berkat bantuan dari ketua Jian dan pedang dewa, kami berhasil mempertahankan kota ain. Aku di minta oleh ketua Jian untuk menyampaikan kepada yang mulai, bahwasanya kota ain membutuhkan setidaknya 5 ketua beserta seluruh anggotanya untuk menyambut serangan besar yang akan terjadi dalam waktu singkat " ujar jendral tersebut membuat kaisar begitu kaget


"Ke..kenapa bisa..? Kenapa kalian tidak melapor kepada ku usai perbatasan berhasil di tembus?!" Nada kaisar di penuhi dengan amarah


"Ampun yang mulai, kondisi kami yang saat itu begitu terdesak oleh pasukan pengejar musuh.tidak mempunyai kesempatan untuk beristirahat di perjalanan" jelas jendral tersebut berusaha tenang


" Berapa jumblah pasukan yang musuh yang menyerang kalian ?" Tanya kaisar usai menenangkan diri


"6 orang tetua dari naga putih. Jumblah korban di pasukan kami berjumblah 30 orang, dan sekitar 200 orang yang terluka. Pada pedang kedua, kami berhasil mengalahkan seluruh pasukan musuh yang mengejar dengan bantuan ketua Jian dan pedang dewa. Pada hari ketiga kami kembali berhasil memukul mundur pasukan penyerang yang di kirimkan dari kota won. Beberapa hari yang lalu mata-mata kami berhasil mendapatkan informasi soal serangan besar-besaran yang akan di lakukan oleh seluruh anggota naga putih , untuk itulah ketua Jian membutuhkan beberapa tetua dalam menghadapi perang yang akan terjadi nanti " sambung jendral kembali


"Tak ku sangka  selama beberapa Minggu ini,akhirnya mereka menampakan diri  juga..jika memang seperti yang kau katakan, aku yakin mereka,hendak mempercepat waktu pertempuran ini" terka kaisar seraya mengerahkan otak nya untuk berfikir


Kaisar kemudian menuliskan beberapa surat yang di mintanya untuk kirimkan ke seluruh ketua yang berada di kota terdekat, sementara lan wu masih dalam kondisi pemulihan nya. Kaisar tidak ingin menganggu proses tersebut dengan menyampaikan berita besar tersebut. Ia memilih untuk menunggu lan wu pulih terlebih dahulu sebelum akhirnya menjelaskan secara detail pada lan wu


....


Beberapa hari setelahnya nya ,terjadi pergerakan dari pasukan musuh yang mendiami beberapa kita yang berhasil di rebut oleh mereka. Pasukan tersebut bergabung di kota Mon dan membangun beberapa tenda prajurit yang berada 50 meter dari kota tersebut.


Di pihak kaisar juga melakukan hal serupa untuk menghindari beberapa mata-mata yang berniat mengamati situasi di kita ain.


Seluruh pendekar dan prajurit telah berada di kota ain ,dan segera melakukan evakuasi para penduduk menuju ke dekat ibukota negara Yon.


Patroli rutin di laksanakan prajurit bergantian dengan para pendekar yang berada di kota tersebut. Secara keseluruhan jumblah pasukan di pihak kaisar sekitar 900 orang yang sudah termasuk para pendekar sakte dan mandiri. Sedangkan di pihak lawan menurut informasi yang didapatkan terdiri dari, 80 anggota naga putih,100 anggota pedang ilahi ,20 tetua ras harimau ,dan sekitar 700 prajurit beserta jendral yang tersisa dalam pertempuran tersebut.


Meskipun jumblah berimbang,namun dari segi kemampuan tentu saja naga putih lebih unggul dengan rata-rata berada di tingkat dewa awal hingg akhir bintang 6.


Sedangkan di pihak kaisar hanya dapat mengharapkan tetua 13 dan para ketua yang berjumlah 50 orang yang berada di tingkat dewa akhir bintang 6 serta 12 orang termasuk Ling dan Yuan yang berada di tahap dewa akhir bintang 4.


Mereka hanya dapat mengandalkan formasi cahaya suci milik bukit biru untuk menutupi kekurangan pendekar dewa akhir tersebut , seta mengharapkan lan wu dapat pulih sebelum peperangan besar ini terjadi..


 "Kau jangan bercanda sui...bagaiman biasa kau memikirkan hal tersebut?!" Ujar kaisar dengan nada tinggi


"Ayah, aku juga merupakan seorang pendekar, setidaknya kehadiranku di sana dapat mewakili mu untuk menghabisi beberapa orang. Terlebih lagi ada ketua Jian dan lainya yang akan melindungi ku . Aku harap ayah memberikan izin atas keputusan ku ini" jelas sui dengan nada lembut berusaha membujuk ayahnya


Nampak wajah kaisar di penuhi kebimbangan. Meskipun sui memiliki bakat dalam kultivasi,namun ia belum pernah sama sekali tidak pernah berhadapan dengan musuh,terlebih lagi dia yang merupakan anak yang paling di sayang oleh kaisar.


akan sangat berat bagi kaisar untuk mengizinkan permintaan putri kesayangannya

__ADS_1


Dengan menghela nafas panjang ,akhirnya kaisar dengan terpaksa mengizinkan sui untuk pergi ke Medan perang. Ia juga mengutus laksamana serta Kasim won untuk mengawal sui dan memastikan keselamatan sui.


__ADS_2